
Mereka berdua sama sekali tidak menyadari bahwa mereka sebenarnya sedang diawasi ayahnya angkat alden
"Mereka kembali bersama? Baiklah alden aku akan memberi mu peringatan " kata ayah angkat alden di dalam mobil
"sedang apa kau kesini, apa kau sedang menjenguk seorang tanya tara pada alden
" ya begitulah , apa kau benar-benar tidak takut bicara dengan ku, tanya alden dengan datar
"tidak, aku yakin kau tak akan menyakiti aku kan karena di sini banyak para bodyguart suami ku balas tara dengan datar
Alden terdiam , dia sangat senang bisa bicara dengan adik nya ,
" apa kemarin kau , kau ada di ruangan rawat ku, aku melihat mu duduk di depan ku ,tanya tara tiba tiba saja
Alden pun kaget dan gugup
" tidak!! Mana mungkin aku menemui mu, bisa bisa aku di bunuh sama suami mu yang kejam itu balas alden senyum
" Aish , kau tak mengenal nya, dia mungkin bengis, kejam, berdarah dingin, dan sadis. Tapi suamiku itu juga manusia biasa. Dia menyayangi keluarga, adik dan kakak. Nya dia juga . Menyayangi semua orang yang bekerja pada nya , maka nya aku sangat mencintainya. Kata tara dengan senyum
Alden terdiam, mendengar perkataan adiknya
...",Bagaimana mungkin dia membunuh, suami adiknya, harus kah dia membiar keponakan besar tanpa ayah, dan adik nya akan menjadi janda di usia muda pikir alden dilema...
" maaf tuan alden aku permisi dulu, kata tara dengan pelan,
Andrew yang tak jau dari tara melihat tara pergi
Andrew mengikuti tara, Andrew sempat melirik alden yang mantap kepergian tara
" Berhentilah menatap nya, tuan NAtthan tidak suka nyonya tara di tatapan seperti itu, kata Andrew dengan datar
Alden hanya diam saja tanpa ekspresi mendengar perkataan Andrew
Alden melihat ponselnya tara ketinggalan kursi halaman . Saat alden menyalakannya, ponsel dia melihat foto foto tara bersama NAtthan yang terlihat sangat romantis
Alden pun pergi menyusul tara, untuk mengembalikan ponsel nya, yang tinggal, tentu dengan mengedap , dia tak ingin bertemu dengan NAtthan
Sementara di ruang vip tara,
Tara berdiri di depan pintu
"Andrew beli aku es krim aku sangat menginginkan es krim kata tara dengan pelan
" baik nyonya tara kata Andrew dengan sopan
" kalian berjaga di depan pintu ruangan nyonya jangan sampai ada yang masuk kata Andrew dengan tegas
" baik ketua Andrew kata 2 para bodyguart
Tara pun masuk dia mau mandi
, tiba-tiba dia mendengar suara jendela terbuka . Perlahan-lahan tara membuka pintu kamarnya dan setelah yakin tidak ada siapa-siapa, tara langsung bernapas lega dan masuk kedalam kamar dengan tenang.
Tapi saat dia melihat ke kasur, tara langsung terkejut melihat ada seekor burung mati tergeletak di kasur itu, tara langsung berteriak ketakutan tepat saat
alden tiba di depan ruang vip , para bodyguart NAtthan melarang masuk mau menguar pistol ke arah alden, alden langsung menarik tangan dan memukul tengkuk para bodyguart NAtthan , dua bodyguart itu pingsan,
Alden mendengar teriakan tara . Langsung masuk dan melihat tara sedang meringkuk dan gemetar ketakutan.
Saat alden melihat sumber ketakutan tara adalah burung mati, alden langsung teringat kalau itu adalah burung mati yang sama yang pernah dibunuh anjingya
Pasti kerjaan ayah angkat nya
"Apa kau baik-baik saja?" tanya alden dengan cemas
Tapi saat dia melihat seluruh tubuh tara gemetaran, alden langsung teringat masa kecilnya sendiri yang suram, yang selalu meringkuk di pojokan dan gemetar ketakutan.
Mata alden berair melihat tara yang ketakutan
Alden lalu berlutut disamping tara , perlahan alden mengulurkan tangannya untuk membelai kepala tara dan berusaha menenangkannya.
"Tidak apa-apa. Sekarang sudah tidak apa-apa" alden berujar dengan lembut
Tara masih gemetaran saat tara menyandarkan dirinya dalam pelukan alden yang masih berusaha menenangkannya, kelembutan kata-kata itu membuat tara merasakan perasaan tak asing, beda perasaan dengan perasaan terhadap NAtthan, kalau NAtthan dia mencintai sebagai pasangan hidup tapi yang tara rasa sebagai sosok kakak, apa dia merindukan sosok kakak, dia hidup sebatang kara, waktu bayi dia tinggal di panti asuhan, dia tak tau siapa kedua orang tua, nya apa dia tak tau apa dia punya saudara
Andrew yang datang sambil membawa es krim, melihat dua para bodyguart pingsan di depan ruang tara langsung m menguar kan pistol
Masuk ke dalam dan melihat nyonya tara yang ketakutan di peluk oleh alden
Alden yang melihat Andrew memegang pistol menodong pistol ke arah alden ,
"Kau mau ke mana? Di negara kami, kau tak bisa pergi tanpa izin kata Andrew dengan berjalan mendekati tara sambil pistol di tangan
“Minggirlah. Kau jadi bodyguart tidak becus, jika aku jadi NAtthan, aku akan. Memecat mu, membiar orang masuk ke ruangan istri nya balas alden dengan sinis
“ sayang nya kau Bukan tuan NAtthan sedang apa kau di sini, apa yang kau melakukan membuat para bodyguart pingsan dan, bangkai burung itu tanya Andrew nada tinggi
" untuk apa menjelaskan pada mu, kata alden dengan datar, kedua para bodyguart yang pingsan itu sadar dan mau masuk,
Tara yang melihat itu" aku tak apa apa Andrew, dia tidak melakukan apa pun pada ku, tolong telepon NAtthan kata tara dengan pelan
"apa kau dengar, justru aku ke sini mengembalikan ponsel nya yang tinggal di halaman tadi, kata alden melempar ponsel kepada Andrew
Alden pun pergi keluar dari ruangan itu
Andrew menangkap ponsel itu, dan mendekatinya tara
" saya akan menelpon tuan, dan memanggil dokter arvind, sebaiknya nyonya istirahat kata Andrew membimbing tara ke ranjang, dan Andrew menekan bel darurat pansien
Sementara di ruang dr arvind
Dr arvind lagi termenung di ruangan
" mengapa dokter alice memutuskan untuk membatalkan pemindahan nya , aku harus ngasih kabar sama kim jeha kata arvind
Tiba-tiba saja pintu di ketuk
Masuk lah kata arvind dengan pelan
Seorang dokter masuk lah dengan membawa laporan
" pak pemimpin ada nya menyebarkan virus , di rumah sakit meliter mereka membutuhkan bantuan kita, mereka kekurangan dokter dan tenaga medis kata dokter
" apa!! Kata arvind dengan kaget ,
" Berita adanya virus M3 di Mohuru sampai di sini pak, , banyak yang sudah sesudah tau pak , dan dokter lainnya melihat berita tersebut. Mereka terlihat sangat khawatir dan langsung menelepon ke orang-orang yang ada di rumah sakit militer , mereka sangat khawatir pak, apa yang kita lakukan tanya dokter itu
" Baiklah, aku akan menugas berapa dokter kesana, di sana dekat tempat kaka ku kim jeha kata dr arvind
Bel berbunyi darurat berbunyi
Arvind yang melihat itu ruangan vip no 12 ruang Kakak ipar nya dia langsung pergi membuka pintu ke menu juh ruangan tara
Sementara di kafe
Kim jeha dan rosalina berhentilah di depan kafe mereka pun makan di sana
"selamat datang di kafe kami tuan, anda ingin memesan apa tanya pelayan itu dengan sopan
Avocado coffe dengan float, boleh sedikit lebih extra float nya?” kata kim jeha dengan santai
“ iya tuan tunggu sebentar ya” kata pelayan wanita itu
Kim jeha menganggukan kepalanya selagi barista coffe shop itu membuatkan pesanannya. Hari ini ia sedang tidak berada dalam nafsu makan siang jadi meminum kopi adalah alternative baginya.
“Ini pesananmu, total nya 20,000won” kata pelayan itu
“ Astaga bukan kah dompet ku tinggal aku melupakan ini kata rosalina dengan kaget
“Ini pesanannya” kim jeha mengambil satu cup Americano nya, dan memberikan kartu debit nya.
“Dengan yang ini ya” Ucap kim jeha sembari menunjuk pesanan milik rosalina
“ kau kan tau, kau tidak membawa dompet mengapa kau sok mau membayar nya Aish dasar bodoh kata kim jeha dengan dingin
“Transaksinya sudah selesai” Petugas kasir itu mengembalikan kartu debit milik kim. Jeha , ia lalu berjalan mencari tempat duduk . Mau tak mau rosalina harus mengikutinya, Ia menarik kursi dan duduk di hadapan kim jeha. setelah menaruh Cup kopi nya
“ terima kasih nanti akan ku ganti uang nya” Ucap rosalina dengan sedikit malu
“Tidak perlu, hanya 20.000 won kan?” balas kim jeha dengan datar
“Tapi tetap saja aku tidak mau berhutang” kata rosalina dengan pelan
“Kau sudah berhutang banyak padaku” kim jeha memotong kalimat rosalina dan menatapnya dengan tajam
“Apa ? hutang yang mana?” Tanya rosalina dengan polos
“Orang bilang hutan budi lebih berat daripada hutang materi” Dengan sengaja kim jeha rosalina menyindir , ia lalu mengambil Americano nya dan menyeruputnya perlahan. Rosalina tahu ke arah mana pembicaraan mereka, ia lalu mengambil nafas dalam-dalam dan mencoba mengaturnya dan menunjukan senyuman.
“Aaah soal malam kemarin, kau sudah menyelamatkan ku dari danau, dan menyelesaikan masalah ku dengan pegawai mini market terima kasih ya kata rosalina
“Lalu bagaimana kau akan membayarnya?” Tatapan kim jeha kembali menyoroti rosalina
“Aaah? Aku akan mentraktirmu jeha , ah makanan yang sedikit mahal hmmm apa ya? Steak ! aku akan mentraktirmu Steak!” Jawab rosalina dengan antusias
“Apa steak Asia lebih mahal daripada Steak yang di inggris?” tanya kim jeha datar
“Cih, sombong sekali. Menyebalkannya tidak pernah hilang” rosalina menggurutu lagi dalam hatinya, padahal malam tadi baru saja ia dibuat tersanjung oleh pria menyebalkan ini.
“Yasudah kalau begitu, kau ingin apa? Bilang saja, aku akan mengabulkannnya” kata rosalina dengan pelan
“ oke ? Akan ku pikirkan” kim jeha. mengangguk setuju dan kembali sibuk degan Americano nya. Rosalina memperhatikan wajah kim jeha dan kembali mengingat apa yang terjadi tadi malam.
Mereka pun pulang, kim jeha memasang jas nya
Rosalina masuk ke dalam mobil
Kim jeha membawa mobil sambil memandang rosalina
Tangan rosalina bergetar, rosalina masih mengalami ketakutan dan tak bisa menahannya. Kim jeha berulang kali menoleh pada yang duduk di samping nya selagi ia menyetir.
“Tenang lah ” Satu kata dari kim. Jeha. membuat rosalina mulai tenang, perlahan ia melirikan matanya pada kim jeha yang fokus menyetir menujuh Mansion
“maaf kan aku merepotkanmu. Kata rosalina dengan pelan
“Kau memang selalu merepotkanku” Jawab kim jeha dengan asal, rosalina kembali meminta maaf lagi dan menundukan kepalanya kali ini. Perjalanan yang cukup jauh membuat rosalina lelah dan tak bisa menahan kantuknya, tanpa disadari ia tertidur lelap di mobil kim jeha bahkan setelah mereka sampai. Kim jeha menepikan mobilnya perlahan dan melihat rks masih nyenyak tertidur, terlihat dengan jelas wajah lelah nya mungkin karena sibuk kerja
Dengan hati-hati kim jeha mematikan mesin mobilnya agar suara deru nya tidak mengganggu
Kim jeha bersender di bangku kemudi nya, menarik nafasnya dalam-dalam dan memejamkan mata sejenak. Lalu menoleh pada rosalina yang sama sekali tidak terganggu dalam lelap nya. Pandanganya menuju , memperhatikan setiap garis wajahnya yang terlihat damai saat tertidur. Jemari nya perlahan bergerak menuju kepala rosalina dengan ragu-ragu kim. Jeha menatap jemarinya sendiri, ia menaruh tangannya di puncak kepala rosalina secara perlahan dan mengusapnya dengan lembut. Tiba-tiba rosalina mengeliat tangan memeluk kim jeha k terkejut bukan main dan langsung menjauhkan tangannya rosalina yang memeluk nya
Rosalina punya terbangun karena kim. Jeha melepaskan tangan rosalina yang memeluk nya
? Ada apa?” rosalina kaget dia merasa merasa jamari seorang menyentuh rambut nya terbangun
“Kotoran di rambutmu, aku tidak mau mobilku jadi kotor” Ucap kim jeha dengan terbata
“Benarkah?” rosalina lalu mengusap rambutnya sendiri mencari kotoran apa yang dimaksud oleh kim jeha
“Sudah tidak ada, tapi kau tadi memeluk ku kata kim. Jeha menatap rosalina
“ apa?? Itu tidak mungkin kata rosalina dengan kaget
“apa yang tidak mungkin kau memeluk seperti guling, aish mengapa aku bisa menikahi wanita tukang tidur seperti mu balas kim jeha. Membuka pintu
"Aish apa aku yang meminta mu menikahi ku mengapa aku begitu menyebalkan. Wajar saja kau putus dengan dr Alice teriak rosalina dengan kesal
, turunlah apa kau akan terus di mobil ingat tugas my beres beres mansion ini Jangan ganggu aku dengan tingkah laku mu yang gila balas kim jeha dengan menujuh Mansion
" apa, bukan kah kau mempunyai banyak pelayan mengapa kau selalu menin das ku teriak rosalina dengan membuka pintu mobil
" Berhentilah berteriak dan kerja kan apa yang aku suruh kata kim. Jeha dengan santai masuk ke Mansion
“Kenapa? Kenapa dia mau repot repot menawarkan pulang begini padahal dia bisa saja mengabaikan masalah Aaah mungkin, karena aku istrinya nya. Itu hanya tanggung jawabnya sebagai suami saja. Ayolah rosalina , jangan berpikir yang macam-macam”
Rosalina pun masuk kedalaman mansion menuju kamar nya
Sementara di perusahaan NAtthan
__ADS_1
Sebuah mobil mewah berhenti di halaman perusahaan terbesar di negara A no 1di negara A
Seorang berpakain hitam membuat pintu mobil nya
Seorang cowok berwajah tampan keluar dari mobil,
Para bodyguart memberi hormat
"tuan presdir, ada yang ingin bertemu dengan anda, dia membawa informasi penting kata alex dengan datar tanpa ekspresi
" iya, aku sudah tau, bagaimana tugas terakhir aku berikan pada mu tanya NAtthan dengan datar, dia berjalan
"tuan lin tidak mau menyerahkan perusahaan kepada tuan kai, karena perusahaan nya sudah terikat oleh tuan alden leon welys kata alex
" paman ku seorang ******** yang kurang ajar. Benar-benar bibit sampah yang sangat tidak berguna. Bagaimana bisa ayah ku memiliki saudara seperti nya, kalau tidak paman ku, sudah lama aku habis manusia itu kata NAtthan dengan emosi
Alex dan kevin hanya diam sja mengikuti NAtthan yang menunjuh ruangan nya
NAtthan melihat seorang berpakai hitam lagi duduk , ketika NAtthan datang dia punya berdiri
" Bagaimana tugas terakhir aku berikan pada mu apa sudah selesai ?” tanya NAtthan dengan datar pada dua orang yang langsung berdiri dan membungkuk menyambut kedatangan nya
" sudah tuan saya sudah menemukan informasi tentang tuan alden leon welys kata cowok itu
Kevin membuka pintu ruangan
NAtthan masukan dan mempersilakan cowok itu
“ kerja yang bagus kata NAtthan dengan senyum
" ini data tentang alden leon welys kata informan nya menyerah file
NAtthan mengambil dokumen itu
NAtthan melihat informasi tentang alden dan gambar alden masih kecil
membaca riwayat hidup alden musuh. Sambil membaca ia tersenyum sinis.
" apa!! jadi masa kecil alden sangat prihatin dia dipaksa untuk mengemis oleh sindikat pengemis. Kata NAtthan dengan kaget
" benar tuan, alden juga telah membunuh seorang preman, waktu kecil, dia terpisah dengan adik nya yang bernama tasia , tuan alden di bawah dan du besar kan oleh ayah nya arya guna , alden dan arta guna tidak mempunyai hubungan darah tuan
Francisco selalu berkata hanya dia yang peduli pafa alden jelas informan itu
" jadi alden hanya seorang anak yang di ambil dari gang kumuh, tuan Francisco benar-benar licik kata NAtthan dengan datar
" Tuan Sejak saat tuan alden masih kecil sampai remaja, tuan Francisco sering menyiksanya dengan tongkat sampai membuat tuan alden ketakutan. selalu mematuhi
" Dia juga terus menerus melatih tuan alden untuk meraih kesuksesan dengan cara kotor dia juga selalu ber kata menyelamatkan alden hanya diri tuan Francisco kata mata mata nya NAtthan
" apa kau tentang adik perempuan nya tanya NAtthan dengan bangkit
Belum sempat mata mata NAtthan menjawab , tiba-tiba
Terdengar suara pintu di ketuk, seorang berpakain hitam membuka pintu
" ada apa alex tanya NAtthan dengan datar
"ada utusan tuan Francisco dia ingin bertemu dengan anda tuan kata alex
" suruh mereka masuk kata NAtthan dengan dingin
"Baik tuan kata alex ketua para bodyguart
" kau terus awasi si tuan bangka dan alden lapor kan semua nya kata NAtthan
Pintu pun di buka alex mempersilah kan ke dua utusan Francisco itu
"silahkan duduk apa kalian utusan tuan Francisco tanya NAtthan dengan datar
" benar tuan, saya bayu asiten tuan Francisco dan ini sektaris tuan Francisco, karmila balas asisten Francisco
"apa yang kalian inginkan tanya NAtthan dengan datar
“ Tuan kami ingin bertemu Anda untuk membahas mengenai kasino Anda di Tokyo, Tuan.” Jawab salah satu diantaranya.
“ untuk apa aku menemuinya? ~ aku maksudku kami selalu melakukannya sesuai prosedur
yang berlaku. Kami legal.” kata NAtthan dengan datar
“ tapi bukankah Anda harus bersikap baik pada tuan rumah, Tuan Francisco ? Bahkan Tuan Francisco menawarkan kerja sama dan mendatangi Anda lebih dulu. Bukankah seharusnya Anda bersikap lebih sopan? Kata asisten Francisco
” NAtthan mendengus pelan mendengarnya
" . Apa katanya? Bersikap sopan pada tuan ,Francisco ? Memangnya mereka pikir perusahaan ku akan bangkrut tidak bekerja sama dengan nya, apa mereka lupa aku bos mafia no satu dan presdir nk satu di neraka asia ? Tidak! Aku tidak akan tunduk' pada ayahnya angkat alden . Tua Francisco yang selalu merasa paling berkuasa itu. Tidak! Aku tidak mau!
“ katakan saja pada Tuan Francisco kalau Tuan tuan NAtthan Alvaro senjaya mengundangnya untuk minum
teh. Di sini!” balas NAtthan dengan bangkit
"Baiklah tuan nanti kami sampaikan kami permisi dulu kata buyu dan sopan dan melirik wanita di samping nya, dari tadi mata nya tak lepas dari NAtthan
, sektaris tuan Francisco mata nya tak lepas dari NAtthan
" astaga pria ini sangat dingin, dan tampan, membuat aku ingin merasakan sentuhan nya kata hati karmila dengan pesona
" hmmmm bayu mendehem , membuat karmila sadar, dan mengikuti bayu keluar ruangan
Tiba-tiba saj ponselnya NAtthan berbunyi
Dari Andrew
" ada apa, apa semua baik-baik saja tanya NAtthan dengan cemas
" nyonya tara lagi ketakutan tuan, ada bangkai burung di ruang nya , kata suara Andrew
"aku akan kesana, kau perketat penjagaan tara kara NAtthan dengan panik dia berlari menuju halaman depan perusahaan nya di ikuti kevin dan para bodyguart nya
Sementara itu di hotel alden
Sebuah mobil mewah berhenti di halaman hotel yang besar
Alden membuka pintu mobil dengan wajah dingin,
"Tuan Francisco sedang bercanda tawa dengan keluarganya saat alden datang menemuinya secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan terlebih dulu.
"Anda sangat takut pada NAtthan , bukan?" tanya alden dengan sinis
Setelah aku mendengar hal itu, tuan Francisco langsung melemparkan tongkatnya ke alden yang langsung berhasil dihindari alden dan mengenai seekor kucing.
"Setiap kali aku melihat kucing liar. Untuk beberapa alasan aku tiba-tiba suasana hatiku jadi buruk. Membodohi mata orang lain, mengendap-endap dengan hati-hati. Mereka itu cocok untuk mengobrak-abrik sampah" ujar tuan Francisco dengan marah
"Apa anda berusaha membunuh adik ku hah, aku sudah bilang pada mh jangan ganggu tara, biarkan aku menyelesaikan demdam mu ?" tanya alden dengan datar
"aku melakukan demi mu alden, dan supayah rencana kita tidak gagal kata tuan Francisco dengan santai
" , demi aku cih,?? Atau demi kepuasan mu , aku yakin kalau insiden burung mati itu juga pasti ulah kau kan .
"Tolong berhentilah sekarang. Aku pasti akan membuat perusahaan NAtthan h menjadi milik mu Setelah itu, kau akan mengumumkan dengan bangga siapa aku yang sebenarnya. Tara juga akan tahu siapa aku.aku kakak nya yang membunuh suami nya kata alden dengan menahan amarah
" aku tidak terlalu menyukai ide mu , aku ingin kau menemui nya mewakili aku bertemu dengan NAtthan karena dia menolak menemui ku untuk membahas bisnis kasino , dan dia malah mengundang ku minum teh balas tuan Francisco dengan emosi
Alde terdiam entah apa yang rencana kan ayah angkat,
"Hubungan darah bisa menakutkan. Merubah loen ku yang baik menjadi orang yang kasar" tuan Francisco mengatakannya sambil mengetuk-ngetukkan tongkatnya dengan keras dan alden langsung gemetar ketakutan mendengar ketukan tongkat itu.
Trauma masa kecilnya, setiap dia melakukan kesalahan, ayahnya angkat memukul dengan tongkat
Sambil menatap tajam alden ,
"Aku memperingatkan kau alden untuk tidak kehilangan kontrol pada tara karena jika tidak maka aku akan membenci tara adik mu karena membuat mu jadi lemah, ancaman tuan Francisco
Peringatan itu membuat alden jadi semakin gemetar ketakutan sampai-sampai dia harus mengepalkan tangannya yang gemetaran.
Tuan Francisco tersenyum dan pergi meninggalkan alden yaang di lema
"tak akan ku biarkan kau menyakiti adik ku , aku akan membuat hidup dalam bahaya jika kau masih menganggu nya, ayah kata alden dengan datar mata nya berkaca kaca
Sementara di mansion kim jeha
Kim jeha yang selesai mandi, dan melihat rosalina masuk ke kamar nya, langsung memanggil
Rosalina pun menoleh, " ada apa kau memanggil ku
Kim jeha punya ide untuk tetap membuat rosalina tetap bersamanya.
"Atur semua baju dan sepatuku. Semua baju harus diatur berdasarkan warna, tipe dan harus ditata dengan rapi"
Rosalina langsung mengeluh lirih "Apa yang sebenarnya dilakukan pria ini padaku?" apa aku ini pembantu
"kau tak usah banyak mengeluh, lakukan saja, aku ingin semuanya beres setelah aku kembali mengerti kata kim jeha dengan datar
Rosalina mendengus kesal
" dasar cowok tukang perintah Aish menyebal kan memang aku ini pembantu nya, kalau mau cari pembantu buat apa menikah omel rosalina
Setelah pergi ke rosalina lemarinya, kim jeha tersenyum dia pun pergi ke luar ke halaman
Kim jeha sedang minum-minum sendirian di teras
Saat dia melihat seekor kucing memandanginya, kim jeha langsung memberikan cemilan di piring pada kucing sebelum dia kembali masuk ke kamar.
Setelah mengatur semua baju-baju kim jeha rosalina tertidur di sopa , kim jeha melihat rosalina tertidur di sofa.
Saat kim jeha menghampiri rosalina untuk membangunkannya dan meminta rosalina kembali kemar nya
"Aish mengapa dia selalu tidur di tempat sembarangan selalu merepotkan ku omel kim jeha
Kim jeha langsung tercengang melihat rosalina menangis dalam tidurnya. Kim jeha. lalu menyelimutinya dan memandanginya.
"Tidurlah yang nyenyak, rosalina entah mengapa hati merasa senang membuat mu marah dan suka ngerjain mu " kata kim. Jeha dengan senyum ,
Saat kim jeha hendak pergi, tiba-tiba dia mendengar rosalina mengigau " ayah jangan pergi ibu jangan pergi aku takut
" ( rosalina seorang gadis yang kesepian dan berusaha melindungi dirinya sendiri dengan berusaha bersikap angkuh)
Kim jeha pun mengambil ponsel nya menelpon dr Alice
Sementara di rumah sakit senjaya
Sebuah mobil mewah berhenti di depan rumah sakit, NAtthan membuka pintu mobil nya dan berlari menuju pintu rumah sakit VIP no.12.
NAtthan melihat Andrew dan arvind lagi di ruangan tara
Andrew dan arvind melihat NAtthan khawatir
"ada apa, apa semua baik-baik saja Andrew tanya NAtthan dengan datar
" ya, tara tidak apa-apa, sekarang dia lagi tidur, nanti temui aku ke ruangan ku NAtthan ada yang ingin aku bicara dengan mu kata arvind dengan pelan
"baik lah, aku mau melihat tara dulu kata NAtthan dengan datar
NAtthan menghampiri tara yang tertidur pulas sekali. NAtthan ingin menyentuh rambut tara namun diurungkannya. Digenggamnya tangan tara membayangkan bagaimana terjadi apa dengan tara sudah tidak bagaimana kehidupannya nanti tanpa tara istri nya tercinta.
“aku takut kehilangan mu tara, aku mencintaimu ” Ucap NAtthan mencium tangan tara
Arvind dan Andrew melihat itu mereka keluar dari ruangan itu
“aku mencintai mu ” Ucap NAtthan mencium kembali tangan, mengelus perut tara yang besar
Tara membuka mata nya dan memandang kearah NAtthan dengan senyum ,
" aku tak apa apa, maaf kan aku telah membuat mu khawatir kata tara dengan senyum
" aku takut terjadi apa-apa pada mu dan anak kita sayang, maaf kan aku pergi meninggalkan mu, Aku sangat menantikan calon anak kita ini, jadi tolong jangan terlalu lelah” Bisik NAtthan mengelus perut tara yang sudah memasuki bulan ke-9 sebentar lagi akan melahirkan bayi kembar
“aku tidak akan membuat penantianmu sia-sia sayang. Aku tidak ingin melihatmu kecewa denganku.” Ujar tara bangkit lalu diciumnya bibir , NAtthan tentu saja membalasnya. NAtthan sudah sangat merindukan bibir tara itu, bukan hanya bibir tapi tubuhnya, NAtthan ingin sekali melakukan hubungan itu jika saja tara dalam keadaan baik-baik saja
“aku benar-benar merindukanmu.” Bisik NAtthan disela-sela ciuman mereka.
“aku juga merindukanmu.” Balas tara . Mereka berdua kembali berciuman, ditengah malam yang dingin itu, namun tidak membuat kedua insan itu merasakan dinginnya musim, namun sebaliknya, mereka merasakan kehangatan dimalam yang dingin itu.
Terdengar suara pintu di ketuk
Tok.. Tok.. Tok
"Aish ini yang tidak aku sukai, ada saja yang ganggu, apa adik ku yang bodoh itu yang ganggu lagi omel NAtthan melepas ciuman nya pada tara, NAtthan bangkit
__ADS_1
NAtthan membuka pintu ruangan vip , di depan pintu seorang cowok berwajah tampan tapi dingin
" ada apa tanya NAtthan dengan datar tatapan seakan ingin membunuh
" Maafkan saya mengganggu ini es krim nya tuan kata Andrew dengan gugup
"kau memang menganggu ku , . Kau terlalu cepat untuk membeli es krim seperti ini saja, apa kau ingin membuat aku membunuh mu ?” tanya NAtthan menatap datar kevin
“maaf tuan .” Ujar Andrew menunduk, Andrew sempat melihat mata NAtthan yang memerah.
“kemarikan es krim itu, berikan tugas untuk semuanya, tugaskan beberapa berjaga Di mansion dimarkas, dan di rumah sakit ini!” suruh NAtthan dengan datar
“baik tuan .” Jawab Andrew yang sebelumnya menyerahkan kantong plastik yang berisi es krim .
“pergilah dan suruh kevin mengawasi berapa orang yang masuk rumah sakit ini , dan seledik siapa yang meletakkan burung mati di ruangan tara !” suruh NAtthan , Andrew mengangguk lalu membungkuk dan pergi dari hadapan NAtthan
Di villa dr Alice
Setelah mengeringkan rambutnya dengan handuk, dr Alice duduk di kursi meja rias nya dan menatap dirinya di cermin. Lingkaran hitam di bawah matanya terlihat semakin jelas ketika wajahnya sudah tidak lagi di hiasi oleh make up . Akhir-akhir ini dr Alice mengalami kesulitan tidur meskipun tubuhnya sangat lelah selepas bekerja,namun ia masih saja mengalami insomnia. Waktu sudah menunjukan pukul 11 malam,. Dr Alice mengambil ponselnya dan mengecek kolom chatnya dengan kim jeha
Dr Alice pun pergi ke arah taman dekat vila di sana ada jembatan han nya
“Belum di baca juga, apa dia sangat sibuk sampai tidak sempat mengecekDrrt drrtt” Ponselnya lalu bergetar, tanpa disadari air mata sudah pecah dan membuat pipi dr Alice basah. Ia mengambil ponselnya dan melihat nama kim jeha muncul disana
“Hallo mengapa kau tega pada ku mengapa kau baru menelpon ku ?” Suara dr Alice terdegar parau
“ kau dimana aku ingin bicara dengan mu ?” Tanya kim jeha dengan nada khawatir
“ aku di jembatan tidak jauh dari villa ku, aku sangat lelah aku ingin—“ dr Alice menahan suaranya dan kembali menangis terisak
“Kau tunggu disitu! Jangan berani bergerak sediktipun! Aku akan kesana secepat mungkin , awas saja kalau kau macam-macam! Tunggu disitu” kata kim jeha panik
Kim jeha terburu-buru lalu memutuskan sambungan teleponnya dengan dr Alice
“apaan ini ? Aku belum selesai sudah di tutup saja” Gerutu dr Alice
, dr Alice lalu kembali memasukan ponselnya dan mengusap air matanya, menatap langit malam yang begitu gelap tanpa bintang. Saat menatap ke atas lagi-lagi ia teringat akan kim jeha yang sewaktu itu memeluknya dari belakang dengan sangat hangat dan mereka bersama-sama menatap bintang , waktu pertama mereka di kenal.
“Aiish sialan! Kenapa kau melakukan itu padaku? Kenapa kau malah memelukku? Kenapa kau mencium ku! Wae wae wae!!” dr Alice kembali menggerutu dan merutuki dirinya sendiri, merasa bodoh karena membiarkan kim jeha melakukan hal-hal manis itu dan membuatnya sangat sulit untuk melupakan kenangan itu.
Sebuah mobil menepi di dekat tempat berdiri, karena cuacanya sangat dingin Soeun segera berlari ke arah mobil itu dan membuka pintunya lalu mengambil posisi duduk.
“Aish mengapa kau lama sekali aku hampir mati kedinginan” kata dr Alice
“ apa yang kau lakukan malam begini di sini, tanya kim jeha dan menatap dr Alice
"Melihat bintang dan bulan balas dr Alice asal
" apa kau tak bisa melihat bintang di villa mu kata kim jeha dengan pelan
“Kenapa kau selalu seperti ini? Membuatku berharap—“ tanya dr Alice
“Jangan harapkan aku” Satu kalimat yang diucapkan kim jeha dengan pelan
“kita bicara nanti” Lanjutnya dengan menambah kecepatan laju mobilnya. Hanya butuh 45 menit untuk sampai di tempat tinggal dr Alice . Kim jeha mengedarkan pandangannya melihat sekitaran rumah yang jadi tempat tinggal.
Kim jeha pun sopan di kursi
“Ini” dr Alice menaruh secangkir teh hangat di meja, kim jeha masih duduk di sofa kemudian dr Alice duduk disampingnya. Ia bilang ada yang harus di bicarakan malam ini, jadi dr Alice mempersilahkan kim jeha untuk masuk ke rumahnya karena diluar terlalu dingin dan mereka bisa membeku disana.
“Apa yang ingin di bicarakan?” Tanya dr Alice yang langsung kepada intinya
“aku kesini menjawab pertanyaan mu yang kemarin kau tanyakan ” kata kim jeha menatap dr Alice
" oh itu, iya apa benar kata ayah ku kalau kau sudah menikah, mengapa aku tak tau hal ini tanya kim jeha
" iya, aku sudah menikah, pernikahan ku sudah melewati seminggu Alice, maaf aku kata kim jeha dengan pelan
Seperti tersambar petir, pernyataan sungguh membuat dr Alice tidak bisa mengatakan apapun. Baru saja dibuat terluka dengan kenyataan bahwa kim jeha masih merasa bingung dengan perasaanya sendiri,
“maaf kan aku dr Alice, ” aku bukan pria yang pantas buat mu, aku seorang ******** kata kim jeha sedih
“Itu sebabnya kau memutuskan ku , kau melakukan itu pada nya ?” Tebak manahan airmata nya
“iya karena aku sudah menikahi gadis itu, entahlah aku tak tau kata kim jeha dengan pelan
dr Alice menganggukan kepalanya, ia tidak tahu harus menanggapi seperti apa kabar yang . Di dengar nya
“alice dengarkan aku” Mata Alice tertuju pada kim jeha yang kini menggenggam tangannya, terasa sangat hangat mereka lalu menatap satu sama lain.
“Hidupmu masih panjang, kau masih akan bertemu banyak orang dan kau pasti akan bertemu seseorang yang baik untukmu. Aku yakin, pasti ada seseorang yang baik untukmu disini” kata kim. Jeha dengan menahan kesedihan nya
Rasanya sangat menyesakkan saat mendengar kalimat itu, dr Alice kembali menangis ia tak bisa menyembunyikan air matanya dari kim jeha Perlahan dr Alice melepaskan genggaman tangan kim jeha dan mulai beranjak dari tempat duduknya, kim jeha melakukan hal yang sama. Ia menatapi dr Alice dan menghela nafasnya.
“aku senang kau sudah menemukan seseorang yang membuatmu bisa melupakan masa lalumu” Ucap dr Alice dengan suara yang bergetar
“Jangan menangis lagi, jangan buang air matamu untuk laki-laki manapun termasuk aku” Perlahan tangan kim jeha menyeka airmata dr Alice dengan lembut, namun sentuhan itu malah membuat dr Alice semakin ingin menangis kencang ia tak bisa membayangkan bagaiman kehidupannya setelah ini, setelah kim jeha akan pergi diri nya , setelah mereka berpisah dan dr Alice tidak akan pernah bisa lagi bertemu dengan pria yang sudah membuatnya jatuh cinta itu.
“Bolehkah untuk terakhir kalinya aku memelukmu?” Tanya dr Alice , kim jeha lalu menarik dr Alice ke dalam dekapannya ia memeluk dr Alice dengan erat. Saat kik jeha memejamkan matanya, ia merasakan air mata juga mengalir di pipinya, tangannya semakin erat memeluk Alice dan mengusap kepala belakangnya.
Kau bilang , kau menyukaiku Kau bilang kau senang saat bersamaku Tapi kenapa kau malah menyuruhku untuk tidak mengharapkanmu? Kenapa kau terkesan menyerah dan sama sekali tidak ingin memperjuangkanku
Kau tahu? Kalimat yang kau ucapkan begitu merobek hatiku, saat kau bilang aku akan menemukan pria lain yang lebih baik. Kau terkesan membiarkan aku, melepaskan aku untuk bersama orang lain. Saat aku bersama orang lain? Apakah kau akan merasa lega?
Saat aku bersama orang lain nanti, apakah kau tidak akan merasakan sakit?
Saat aku bersama orang lain nanti, apakah itu akan menjadi kebahagiaan untukmu?
Kau bilang aku pasti akan bertemu dengan pria yang baik
Apa kau tidak tahu kalau aku berahrap pria itu adalah kau?
Aku berharap pria yang sedang memelukku sekarang ini, adalah pria terbaik untukku.
Aku sangat berharap bahwa itu adalah kau
Menatap kepergian kim. Jeha dengan air maya membasahi pipi nya
Sementara di rumah sakit senjaya
Setelah NAtthan selesai membersihkan dirinya di kamar mandi rumah sakit., ruangan vip sangat besar dan luas dia membuka pintu kamar mandi
pun langsung menemui tara … karena tara akan lahir dalam beberapa hari ini.
Tara lagi duduk ranjang ru sakit sambil melipat pakaian
“ehm… tara , sedang apa kau, sayang?” Tanya NAtthan sambil memeluknya dengan erat dari belakang. Hal ini dilakukan karena perut tara yang semakin membesar , pasca melahirkan.
Tara pun tersenyum…
“ehm… aku sedang merapikan barang barang perlengkapan anak kembar kita, NAtthan … lihat ini lucu sekali bukan??? Semuanya berukuran begitu kecil dan mungil… aku tidak percaya!”
NAtthan tersenyum…
“Kau tahu tara …?” kata NAtthan dengan senyum
" apa tanya tara dengan senyum
“kadang aku pun tidak percaya, jika aku akan menjadi seorang ayah ! Jantungku berdegup kencang, dadaku terasa memburu… I’m so happy with that tara ”
Tara tersenyum lebar “ tidak apa apa …, aku juga akan menjadi seorang ibu … apakah aku pantas ???”
“tentu saja, cantik, kau adalah seorang ibu yang sempurna untuk anak-anak kita, tara ! Dan istri yang hebat untukku yang sosok kejam sadis begiis ini
“ssstttttt” jangan kau katakan ‘kata’ itu lagi, NAtthan Aku tidak mau mendengar kau mengatakan dirimu adalah seorang kejam Aku… aku sangat marah! “ tiba-tiba tara kehilangan control emosinya… “Ingat kau bukanlah seorang kejam, sadis atau keji ! Kau pria tampan yang baik hati… hanya kesempatanmu untuk hidup bahagia tertunda… dan kau pernah mempunyai keluarga, mengerti ???!!!” tara pun menarik napas panjang… untuk kembali mengontrol emosinya…
“kau adalah seorang ayah, yang baik, seorang presdir no satu yang di segani
“maaf kan aku … jangan marah padaku seperti itu…, aku akan sangat susah hati jika kau marah atau sedih, sungguh… hatiku seperti sakit dan aku pasti tidak bisa berkonsentrasi bekerja…”
“benar kah tanya tara dengan senyum
“ iya apakah kau tidak melihatnya selama ini, atau kau tidak dapat merasakannya selama ini???”
Tara berpikir keras… lalu tampaknya ia menyerah … dan menggelengkan kepalanya…”maafkan , aku tidak peka…”
“bukan salahmu, tidak apa-apa…kau juga sedang dipengaruhi oleh hormone-mu, dan kau merasa terbatasi… mungkin aku bukanlah suami dan ayah yang sempurna untuk mu dan anak-anak kita nanti namun aku berjanji akan melindungi mu anak kita dan kau dari musuh ku
Tara menatap NAtthan dengan wajah yang terharu, matanya pun sudah berkaca-kaca…
NAtthan tersenyum lalu mencium pipi dan bibir tara sambil mengelus lembut perut nya itu.
“kau harus banyak istirahat, tara . Karena untuk menjadi seorang ibu baru dalam beberapa hari ini… di awal minggu-sampai beberapa bulan pertama tidaklah mudah sayang…”
“ iya sayang kau benar sekali… banyak ibu-ibu muda yang mengalami syndrome, atau lengkapnya disebut baby blues syndrome …ehm… aku sebenarnya juga takut… karena hal itu bisa menyerang ibu hamil pasca melahirkan siapa saja tanpa memandang bulu …”
“’Baby blues syndrome’ katamu?” tanya NAtthan dengan datar
“ iya sayang , baby blues syndrome…” balas tara
“Kalau demikian… kau harus menjelaskan dan menceritakannya padaku tara ! duduklah dan jelaskan padaku, supaya aku bisa memahami dan membantumu… jika mungkin kau … terkena dampak itu…yeobo…”
Tara terkekeh mendengar kata ‘yeobo’ itu muncul dari mulut NAtthan
“kenapa kau tertawa,…. yeobo, yeobo, yeobo….” goda kimbum sambil menuntun tara menuju sofa mendudukkannya di sana demikian juga dirinya. Tara masih tersenyum geli….
NAtthan memegang tangan tara dengan lembut dan mencium telapak tangannya… dan memandang wajah tara dengan hangat…
“kau sangat cantik tara aku sangat mencintai mu
Gombal NAtthan dengan senyum
“ …”NAtthan kau memang perayu ulung
“oya… tentang syndrome tadi tara ….” aku bingung juga kata NAtthan
” dengarkan aku ya… “ tara mengambil napas panjang…dan ia pun memulainya…
“Baby Blues Syndrome, atau sering juga disebut Postpartum Distress Syndrome adalah perasaan sedih dan gundah yang dialami oleh sekitar 50-80% wanita atau sang ibu setelah melahirkan bayinya. Ehm… ini hal yang aneh memang… perasaan senang menanti-nanti kelahiran sang buah hati di awal pasca melahirkan, ternyata pada sebagian ibu bisa berubah menjadi depresi, setelah proses kelahiran bayinya. “
NAtthan mendengarkan dengan seksama… sambil memijati telapak tangan tara dengan lembut.
.
Tara menarik napas panjang lalu melanjutkan penjelasannya…
”Baby Blues Syndrome yang masih tergolong ringan biasanya hanya berlangsung kira-kira 2 minggu saja. Jika sang ibu mengalaminya lebih dari 2 minggu, bisa jadi itu adalah Postpartum Depression. Dan untuk itu sebaiknya sang ibu dianjurkan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter keluarga atau dokter kandungannya.”
“separah itukah tara ??”
“ne, NAtthan aku sudah mempelajarinya beberapa bulan ini…”
“bagaimana aku bisa mengetahui… ehm.. apakah mungkin kau juga bisa mengalaminya,. Tara ?”
“Tentu, syndrome ini menyerang wanita manapunpun tanpa syarat. tentu ada beberapa tanda bum… atau beberapa gejala yang kelihatan pada sang ibu yang mengalami Baby Blues Syndrome ini…. seperti misalnya, menangis tanpa sebab yang jelas, mudah kesal, lelah, cemas, tidak sabaran, enggan memperhatikan si bayi, tidak percaya diri, sulit beristirahat dengan tenang, dan mudah tersinggung misalnya…” kata tara
, tapi apakah penyebab semuanya itu???”
“ehm… biasanya bisa karena perubahan hormon pada si ibu, tekanan menjadi ibu baru, mungkin juga memiliki sejarah keluarga yang terkait dengan depresi, kurangnya perhatian, dan bantuan pasca melahirkan, merasa terisolasi atau sendirian, juga kelelahan”
“kurang bantuan…??? ehm… tara apakah kau membutuhkan seorang, aku akan berada di samping mu waktu kau akan melahirkan tara aku janji kata NAtthan dengan senyum
"benarkah tanya tara dengan mata binar binar
", iya sayang kata NAtthan dengan memberi ciuman di bibir tara
Tiba-tiba saja terdengar keributan di luar rumah sakit, membuat NAtthan menghentikan ciuman nya,
" dengar kan aku kau tunggu di sini, jangan keluar dari ruangan mu aku melihat apa yang terjadi di luar,
Bersambung Saksikan episode selanjutnya
1 keributan apa kah di luar rumahnya sakit
2 bagaimana kelanjutan kisah dr Alice dan kim jeha
3 apa kah tara akan melahirkan dengan tenang tanpa ada yang ganggu.
Terima kasih bagi yang setia dan membaca novel ini, tolong berikan dukungan like dan komentar nya jangan lupa. Vote 😘😘😘😊🙏
Maaf lambat up nya karena lagi sakit kemarin
Salam hangat dari tara _ NAtthan
__ADS_1