
Tara terkejut ketika pintu di kamar mandi terbuka,
Di depan pintu nya berapa orang berpakai hitam menatap nya
"siapa kalian, mau tanya tara dengan kaget
" Culik gadis itu,,," perintah seorang cowok tegas
"Kau yakin,,? Sadari posisi mu,,," lagi, hembusan nafas lelah terdengar menderu.
" iya aku ingin Nathan datang pada ku menyerah posisi nya " kata tuan Francisco
"baik lah , kemana aku harus membawanya,,???" kata boby tee
"Jeju island,," kata Francisco
Tara mau mundur mau menutup pintu nya
"jangan melawan nyonya tara, ikut lah dengan ku, kau ingin tau bukan masa lalu mu tanya Francisco dengan senyum
Boby tee pun menutup mulut tara dengan sapu tangan, tara pun pingsan
Boby membawa tara ke dalam mobil dan menuju gudang.
Sementara itu
Natthan menatap marah pada para bodyguard dan pelayan yang menjaga bayi kembar nya Dua pengawalnya yang tadi di tugas kan menjaga tara berdiri ketakutan dengan wajah lebam bekas pukulan natthan
“Kenapa kalian bisa sebodoh itu hah?,” suara nathan. terdengar tenang, tetapi intensitas kemarahannya membuat bulu kuduk dua anak buahnya berdiri.
Para pengawal itu saling bertatapan mencoba berkata-kata, tetapi tak bisa. Mereka memang bersalah. Kevin sebagai atasan mereka telah menginstruksikan untuk memeriksa ctv
"maaf kan saya tuan, saya tidak bisa menjaga nyonya tara karena dia ingin kekamar mandi kata kevin dengan pelan
" buat apa aku membayar kalian , melindungi istri ku saja tak bisa, aku tak ingin berita penculikan tara di dengar oleh Wartwan, para tamu kalian harus menemukan tara, tutup semua pintu hotel jangan ada para tamu keluar teriak natthan
1000 para bodyguard mengelingi hotel menutup pintu hotel membuat para tamu bertanya tanya
"baik tuan, saya sudah mendapt ctv, kata kevin dengan pelan
" aku yakin itu boby tee , pembunuh bayaran yang di takuti , kata natthan denganmasih menatap marah kepada kedua pengawalnya, memikirkan hukuman apa yang cukup kejam untuk dilimpahkan atas kebodohan mereka.
Andrew datang, menyerahkan setumpuk berkas lagi, mengalihkan perhatian natthan
“Sepertinya dugaan Anda benar Tuan Nathan profil pelayan bernama brian sangat mirip dengan profil Boby Tee. Dia lulusan jenius dari kedokteran, kehidupannya sangat misterius, dan menurut desas desus, ibunya meninggal karena bunuh diri. Dia baru masuk mendaftar ke rumah sakit ini dua bulan yang lalu, dan ketika kami melakukan pengecekan terhadap masa lalunya, semuanya kosong, tidak ada satupun data tentangnya, seolah semuanya dihapus” Jelas Andrew
“Cari sampai dapat,” Nathan menggertakkan giginya,
“Apapun itu, alamat, nomor mobilnya, apapun untuk bisa mengarahkan kita kepadanya. Kita harus menemukan istri ku sebelum terlambat,” kata nathan dan menggendong bayi kembar nya
"baik tuan, kata kevin dan Andrew dengan pelan
" tenang ya sayang kita pasti akan menemukan mommy bisik Nathan dengan
memejamkan mata, sejenak merasakan sesak di dadanya. Tara harus selamat, meskipun sekarang hal itu diragukan, karena tara berada di tangan Boby yang sangat kejam. Natthan akan menempuh segala cara untuk mendapatkan tara kembali, selamat, dan hidup-hidup.
Sementara di bangunan
Ruangan itu gelap dan menyesakkan dada. Tara merasa pusing saat kakinya menapaki lantai. Ada rasa sakit pada kepalanya dan pikiran-pikirannya tidak bekerja dengan semestinya. Seolah-olah otaknya terisi penuh dengan lumut menyebalkan. Apa yang sebenarnya terjadi ? Pikirnya. Ia kembali melangkah meski matanya tak mampu melihat apapun karena gelap yang menyelimuti.
"Akhh" rings Tara pelan
saat kakinya menendang sebuah benda keras. Tara menekuk lututnya, berjongkok lalu mengarahkan jemarinya menyentuh ibu jari kakinya yang terasa begitu sakit. Merasa kesal karena rasa sakitnya, ia memilih mendudukkan kembali tubuhnya diatasa lantai dingin. Ia menyerah! Kepala yang pusing dan kegelapan yang pekat menyita seluruh semangatnya. Ntah apa yang terjadi hingga ia bisa terkurung dalam ruang gelap dan pengap ini tanpa alas kaki.
Tara kembali mengangkat tangannya. Menekan dadanya yang mulai terasa sesak karena debu yang menyelimuti ruangan. Lalu menangis sesal dalam kebisuan.
" Nathan tolong aku bisik tara di dalam hati nya tangan dan kaki nya di ikat
ketika pandangan matanya terpaku pada sesuatu, dan wajahnya memucat. Di sana, di salah satu sisi tembok itu penuh dengan foto-foto yang ditempel. Dan itu bukan foto-foto biasa, itu foto-foto
Nathan sedang melakukan aktivitasnya, beberapa di antaranya ada natthan yang sedang bersama diri nya Dan melihat ekspresi natthan di sana, tampaknya foto-foto itu diambil dengan kamera tersembunyi, tanpa seizin objeknya.
“Ada pepatah, kalau rasa ingin tahu yang besar suatu saat. akan menjadi penyebab kematianmu” kata suara itu
"kau ingin tau tentang masa lalu mu, waktu kecil dan berpisah dengan kakak mu bukan kata tuan Francisco dengan ketawa
Tara hanya menatap saja mulut di tutup dengan kain
Mata tara hanya bisa menatap dalam ketakutan, lelaki di depannya ini sudah berubah total, dari lelaki ramah dan baik hati menjadi monster yang menakutkan, Tubuh tara diikat di sebuah kursi dan tara sepenuhnya tidak bisa bergerak, di bawah kuasa psikopat gila yang sekarang sedang berjalan mondar-mandir sambil memainkan pisau di tangannya.
“Membunuh dengan pisau adalah favoritku,” boby tee memainkan pisau itu di dekat tara , membuat kilatannya menyilaukan dalam kegelapan
. “Karena itulah aku dipanggil boby ,akulah Brian Tee yang kalian cari-cari itu yang menyerang Kim. Jeha kakak nya natthan tapi aku tak ingin membunuh mu, karena kau adik nya alden tapi aku ingin alden membunuh suami mu kata boby tee dengan tertawa
Tuan Francisco hanya memperhatika aksi gila boby tee
” tara mencoba meronta, kengerian merayapi dirinya ketika menyadari bahwa lelaki di depannya ini bukan saja orang j
Bobby tee tertawa melihat usaha tara yang sia-sia untuk melarikan diri, kemudian mendorong kursi tara ke dinding dan menekankan pisaunya di pipi tara
“Pisau ini sangat tajam,” boby memain-mainkan pisau itu di pipi tara
“Aku ragu apakah Nathan masih mau menjadikanmu pelacurnya kalau mukamu rusak,” diletakkannya besi dingin itu di pipi tara membuat mata tara terpejam ketakutan. Tetapi kemudian kata-kata boby menyulut amarahnya, dia bukan pelacur natthan
Francisco yang melihat dari Jauh
"astaga apa dia bodoh atau gila, dasar anak buah bodoh maki Francisco
“Aku bukan pelacur Nathan !,” dengan Lantang tara meneriakkan bantahannya. Dan rupanya bantahannya itu malahan memancing emosi boby
“Bukan pelacurnya katamu? Kau tidur dengannya dan menikmatinya, kau menerima segala fasilitas darinya dengan suka rela, dan kau membayar dengan tubuhmu. Dari pengamatanku, kau adalah pelacur yang paling disukai dan istimewa di mata Nathan dibandingkan pelacur-pelacurnya
yang lain, dan aku membayangkan kepuasan yang kudapatkan ketika dia menyaksikan tubuhmu yang sudah mati, penuh dengan sayatan pisau,” kata boby tee
Plak sebuah pukulan di kepala oleh tuan Francisco pakai tongkat
" aduh , mengapa tuan memukul ku kata boby tee meringis kesakitan
" pukulan itu memang pantas buat mu, jangan main main lagi, dia, itu istri nya natthan bodoh bukan perempuan yang sering natthan tidur , kau bisa menggal kan rencana ku, kau kirim video itu pada alden, cepat perintah Francisco
Baik lah “Mari kita mulai ritual ini…. Aku akan menyayatmu pelan-pelan di bagian-bagian tubuhmu hingga kau akan mati pelan-pelan kehabisan darah….,” pisau itu berkelebatan dengan main main di depan tara , “Lalu aku akan membuang tubuhmu
tepat di depan mata natthan pasti aku akan puas sekali…. Sebelum kemudian akan alden membunuh Nathan kata boby tee Dengan tawa mengerikannya yang terkekeh dan menakutkan,
Boby mengayunkan pisaunya, dan sekejap, tara merasakan pedih karena sayatan besi tajam. itu di lengannya.
Francisco menirim vidoe kepada alden
Sementara itu di hotel n
Semua para tamu yang. Hadir pada bingung mereka seperti di kurung di hotel mewah
__ADS_1
"maaf tuan dan nyonya , sebaik nya nikmati pesta nya, dan tak boleh keluar dari hotel n sebelum ada pemberitahuan dari pihak hotel kami kata kevin dengan pelan.
Semua bodyguard berjaga di setiap pintu hotel
" tuan Kita sudah berhasil melacak mobilnya,” Andrew datang dengan terengah, mendatangi Nathan yang menunggu sambil mondar-mandir tak tenang di ruangannya.
Di ruang pengawasan tempat CCTV
" bagus, akan ku bunuh mereka teriak natthan langsung berdiri dan bergegas, dia menyiapkan senjatanya, belati berat yang selama ini ada di kakinya dan sebuah magnum miliknya. Kalau dia harus membunuh demi tara , akan dia lakukan. Lelaki itu memejamkan matanya, semoga dia tidak terlambat datang
Sementara di luar hotel
Sebuah mobil mewah Berhenti
Para bodyguard membuka pintu mobil dan membungkuk,
"ada apa ini Alex mengapa pintu hotel di tutup apa acara sudah selesai tanya seorang cowok berwajah tampan
" para tamu semua di dalam tuan, tuan Nathan lagi marah semua pintu di tutup oleh tuan kata Alex dengan pelan
"apa!! Apa yang terjadi mengapa Nathan marah tanya Kim. Jeha dengan pelan
" nyonya tara di culik tuan kata Alex
"astaga , kata Kim jeha dengan kaget
Rosalina yang di dalam mobil pun keluar dia mengenakan gaun
Hitam. Melirik Kim. Jeha
Rombongan Nathan keluar pintu samping.
Dan Kim jeha melihat menghampiri
" kau mau kemana, siapa yang menculik tara tanya Kim jeha dengan khawatir
" aku dah menemukan keberadaan orang yang menculik tara, Orang itu juga yang menyerang mu, boby tee akan ku bunuh dia sempat menyentuh tara kata natthan dengan tajam
"apa boby tee bukan pria itu target kepolisan, aku ikut kata Kim jeha dengan cemas ,.
" Nathan sudah masuk ke mobil
" aku akan pergi kau masuk lah ke dalam tolong kau jaga ke dua keponakan ku kata Kim. Jeha pada rosalina dengan lembut
" baik lah, hati-hati kata Rosalina dengan pelan
Sementara itu
Di hotel alden
Alden yang lagi duduk sambil melihat berkas
Tiba tiba saja ponsel alden berbunyi
Alden melihat ponsel nya mendapat pesan video yang memperlihatkan tara di ikat dan lengan nya luka . Alden menyadari tara di culik langsung berlari pergi dengan panik..
Berteriak memanggil asisten nya
" ada apa. Tuan tanya asisten nya,
" kita ke juju Island perintah alden dengan panik
Alden yang mengetahui tara adiknya dalam keadaan bahaya segera menghubungi natthan memberitahu. Kan nya tetapi tak di angkat
Sementara itu
Di daerah juju Island
Natthan memasuki rumah itu dengan marah, kevin dan yang lain-lain sudah mengepung villa putih itu. Villa itu tenang dan sepi seolah tidak ada siapapun di sana. Lalu mata natthan mengarah ke pintu di ujung lorong yang setengah terbuka, dan melangkah kesana, lalu masuk dengan marah ketika melihat apa yang terjadi di sana.
Tuan Francisco melihat pengawal Nathan cukup banyak dari pengawal nya, dia pun kabur melewati pintu belakang
Boby tee sudah melukai tara dengan dua sayatan berdarah di lengan tara membuat tara meringis menahan sakit dan nyeri dalam kondisi terikat di kursi dan hampir kehilangan kesadarannya.
Nathan menatap tajam kearah boby tee
Wajah yang tampan memacar kan aura gelap
“Lepaskan dia, Boby ” suara Nathan dingin, mencoba menahan kemarahannya dengan terkendali. Lelaki itu sedang memegang pisau di dekat tara , dia tidak ingin tara terluka lebih dari ini. Boby membalikkan tubuhnya dan tersenyum melihat Nathan berdiri di ruangan itu,
“Ah… sang pangeran penyelamat akhirnya datang,” dengan tenang boby mengacungkan pisaunya ke arah natthan
“Kau lihat Nathan , pelacurmu eh maksud ku istri mu yang cantik ini sedang dalam proses meregang nyawa, tadinya aku ingin mempersembahkannya mati dan tersayat kepadamu. Tetapi rupanya kau terlalu cepat datang”. Balas boby tee
“Aku akan membunuhmu, kau tahu itu tapi kau takut kan, kau berlindung di balik istri ku , ” geram Nathan marah.
Tawa boby membahana ke seluruh ruangan. “Tentu saja, sekarangpun aku tahu bahwa seluruh pengawalmu sedang mengepung tempat ini, siap menembakku kapanpun aku lengah,” dengan cepat boby bergerak ke sebelah tara dan menempelkan pisau tajam itu ke lehernya,
“Tapi sebelum kau membunuhku, aku akan membunuh istri mu yang cantik ini dulu”. Kata boby
"apa yang kau ingin kan boby, aku akan. Menyerah kan posisi ku, aku akan. Memberi semua pada mu lepas kan istri ku dengan mengepal tangan nya
Menahan amarah,
" keluar lah Kim jeha, jangan coba coba melakukan hal bodoh atau pisau ini memotong leher wanita ini teriak boby tee
Kim jeha pun keluar dari persembuyian nya sambil memegang pistol
Tara terkesiap, menahan sakit dan ketakutan ketika besi dingin itu menempel di lehernya, lapisannya yang tajam telah menyayat lehernya, menimbulkan sedikit perih di sana.
"cepat letakkan senjata mu teriak boby tee
Kim jeha jongkok meletak kan senjata nya ke lantai
“Kalau kau lakukan sesuatu kepadanya, aku bersumpah kau akan mati dengan mengerikan,” Kali ini Nathan sudah tidak bisa menahan kemarahannya, “Aku akan membunuhmu dengan pelan dan mengerikan hingga kau akan merasakan setiap detik-detik menjelang kematianmu” ancam Nathan dengan marah
“Kau ketakutan Nathan , kau takut aku menyakiti istri mu ini, bisa kulihat di matamu, aku kira pelacur mu ternyata dia istri mu, apa kau masih ingat dengan wanita bernama nana tanya boby tee
" dr nana !! Apa hubunga nya dengan ku tanya Nathan
" jelas ada, dia adik ku, dia sangat mencintai mu, setelah kau puas kau campak kan Dia , kau suruh para bodyguard mu memperkosa adik ku kata boby tee
"yang benar saja, aku tak pernah meniduri adik mu, dan aku tak perna menyuruh para bodyguard ku memperkosa adik mu , jelas natthan
"cih mana ada maling mengaku perbuatan nya, jika kau tak mau mengakui aku akan membunuh dia kata ” boby menatap Nathan dengan senyuman gilanya, memain-mainkan pisaunya di leher tara
, “Satu sayatan saja, aku akan memotong nadinya, tepat di leher… darahnya akan memancar keluar dan dia akan mati dengan cepat… tepat di depan kedua matamu…dan aku rela mati demi balas demdam adik ku, akibat perbuatan mu adik ku di rumah sakit jiwa kata boby
"tara menatap Nathan mata nya berair, mendengar tuduhan boby
" berapa kali aku mengatakan pada mu, aku tak pernah merengut kehormatan adik mu, kata Nathan
__ADS_1
” boby Lalu dengan gerakan secepat kilat, boby mengangkat pisaunya, lalu membuat gerakan menghujam untuk menikam leher tara ..
Tara memejamkan matanya, menanti detik-detik kematiannya. Tetapi kemudian dia tidak merasakan sakit,
apakah memang kematian tidak terasa sakit? Dengan ragu di bukanya matanya, dan dia terkesiap dengan pemandangan di depannya.
Seorang pria sedang menahan pisau itu, dengan tangan telanjang. Bagian tajam pisau itu mengiris telapak tangannya, tetapi lelaki itu menggenggam pisau itu tanpa ekspresi, meskipun darah mulai bercucuran dari tangannya, mengenai tara,
Semua orang memandang, kearah alden, tiba saja boby menguar kan pistol mau membak tara , alden memeluk tara hingga. Peluru itu mengenai alden
, alden menyelamatkan tara dari kematian. Kim jeha langsung mengambil pistol menembak boby tampak terperangah dengan gerakan Nathan yang tak disangkanya itu, dia berusaha menarik pisaunya dari genggaman alden , menikam kearah boby
“Aku akan menghajarmu sebelum membunuhmu…,” Nathan menerjang boby lantai, dan mereka bergulat saling memukul. Tetapi boby yang terluka Karena tembak Kim jeha , boby itu tidak terbiasa berkelahi dengan tangan kosong sehingga dia kewalahan, Nathan terus dan terus menghajarnya tanpa ampun, ketika kemudian terdengar Tara ,. Nathan membuka ikatan tara dan menyelimuti tara dengan jas nga
"alden panggil tara dengan lemah
," maaf kan aku terlambat menolong mu, kata alden dengan lemah dan pingsan
Nathan menghentikan pukulan tara kehilangan kesadarannya, mulai oleng , dan dia berdiri untuk meraih tara , pada saat itulah, boby yang sudah babak belur mencoba meraih pisau yang dilemparkan Nathan tadi, dia berhasil meraihnya dan mengarahkannya untuk menikam punggung Nathan dan…DOR!
Tubuh boby ambruk ke lantai karena tembakan itu. Nathan menoleh ke belakang, melihat boby ambruk dengan pisau masih di tangannya, dan dia lalu menoleh ke pintu, ke arah Kim jeha yang memegang pistol di tangannya.
Kevin pun datang membawa berapa bodyguart
” kevin. Bawa alden kerumah sakit kata Nathan memerintah cepat, lalu perhatiannya sepenuhnya terarah kepada tara tidak dirasakannya telapak tangannya yang tersayat dalam, perempuan itu langsung jatuh ambruk ke pelukannya
"Nathan mengendong tubuh tara ke mobil
Kevin mengangkat tubuh alden ke mobil
Kim jeha pun menelepon anggota nya
Mobil polisi sudah datang mendekat. Villa
" selamat pagi kapten , apa anda baik-baik saja tanya Ken dengan memberi hormat
"aku baik-baik saja, tulis laporan dan kejadian Ini, penculikan nyonya tara, periksa semua di tempat ini perintah Kim jeha dengan tegas
" baik kapten perintah di laksana kan kata Ken
Tempat kejadian sudah diberi garis polisi.
Kim jeha pun masuk ke mobil menunjuh rumah sakit
Rumah sakit senjaya
Dr alice refleks menutup mulutnya karena kaget melihat alden. tak sadarkan diri dengan lumuran darah di sekujur tubuhnya.
"astaga apa yang terjadi dengan nya kata dr alice
Alden pun segera dibawa ke ruang IGD. Alden
Tara di bawah rumah sakit , dan di tantangi oleh Arvin
Ketika kesadarannya kembali, tara berada di ruangan putih itu, dan dia memejamkan matanya lagi, tak pernah sebelumnya dia merasa begitu bersyukur berada di ruangan ini. Kengerian masih merayapinya, membayangkan pisau yang berkelebatan di mukanya, di tubuhnya, di lengannya…. Aduh!
Tara merasa nyeri yang amat sangat dan menoleh ke arah lengannya, lengannya itu sudah dibalut perban yang amat tebal, nyerinya masih terasa tetapi lebih karena trauma mendalam tara akibat pengalaman buruknya itu.
Jangan menangis”. Sayang terlonjak ketika suara itu terdengar di
“Semua ini gara-gara aku maaf kan aku ,” kata natthan
, “Kalau kau tidak melibatkanku dalam kehidupanmu yang penuh musuh itu, kau tidak akan mengalami ini!” kata Nathan lagi dengan memeluk tara
"jangan bicara begitu Sayang, aku sangat takut tadi kata tara dengan menangis
Natthan menyentuh dagu tara dengan jemarinya. Pada saat itulah tara melihat, telapak tangan Nathan di balut perban, “
" aku sangat takut kehilangan mu tara apa hidup ku tanpa mu kata natthan dengan mencium kening tara
" Bagaimana dengan alden, Nathan, alden itu kakak ku, ternyata aku tidak sendiri di dunia ini aku masih mempunyai seorang kakak kata tara dengan senyum bahagia
" iya aku tau, dia kakak mu, sekarang dia lagi ruangan operasi kata natthan dengan pelan
" aku mau melihat keadaan nya Nathan kata tara dengan bangkit
"baik lah, kata Nathan dengan membimbing tara menunjuh pintu
Operasipun selesai alden dengan di bantu oleh para suster terbaring tidak sadarkan diri. Saat keluar Dokter menjelaskan bahwa Limpah alden putus sehingga mengharuskan mereka untuk mengangkat limpah alden Dan yang menjadi permasalahan adalah alden kehilangan banyak darah sebelum sampai kesini jadi mereka harus terus memantau alden dan seperti yang mereka lihat sepertinya hal itu akan sulit.
Tara yang mendengar hal itu tampak tersentak ketika alden di bawa menjauh darinya, tara tidak bisa menahan tangisnya, air matanya jatuh sementara dirinya terus melihat kearah alden
Nathan merangkul pundak tara
mengapa ia belum sadar juga?” kembali tara bertanya
Dr alice menjawab kalau alden mengeluarkan banyak darah sehingga ketika operasi berlangsung para dokter harus menstransfer banyak darah pada alden . Alden kehilangan banyak darah dan darah orang lain sudah masuk ke tubuhnya tapi reaksi yang diberikan tubuh alden buruk, ia mengalami trauma saat transfuse dilakukan, jelas dr alice .
“lalu apa yang akan terjadi?”Tanya tara
“ini di sebut D.I.C. D.I.C menyebabkan pengumpalan darah pada uratnya sehingga saat ini ia berada dalam kondisi yang sangat kritis. Dia mungkin tidak akan bangun dari komanya”terang dr alice yang terus melihat kearah alden
“Alden aku tau siapa kau, kau kakak ku, aku adik mu ”ujar tara miris
Dr alice kaget mendengar perkataan tara
“ kakak bangunlah, ada sesuatu yang harus aku katakan padamu jadi tolong bangunlah,kakak ” tangis tara
Natthan menyentuh pundak tara menangkan tara yang menangis
“mengapa kau meninggalkanku seperti ini?” tanya tara
Tapi mengapa, kau tinggal kan aku sewaktu aku kecil mengapa ini terjadi? Sekarang kau akan meninggal kan aku dalam keadaan seperti ini tanya tara
Tolong tolong tolong buka matamu, buka matamu!!!
Aku sedang memohon padamu, aku mohon buka matamu!!! Kata tara dengan menangis
Saksikan episode selanjutnya
1apa. Kah alden akan selamat dari kematian nya
Bagaimana Kisah percintaan Kim. Jeha dan rosalina apa akan mulus tanpa ada yang ganggu?
__ADS_1
Terima kasih sudah setia menunggu dan vote nya