Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh

Terpaksa Menikahi Tuan Muda Yang Angkuh
Episode 61 terungkap. Nya pernikahan Kim. Jeha


__ADS_3

Di ruangan Kim. Jeha



Kim jeha sudah siuman, dr alice membantu Kim. Jeha dengan posisi duduk.


Kim jeha tersadar, ia membuka mata dan melihat dr alice duduk disamping ranjangnya dalam mimpinya ia melihat rosalina yang duduk disana, menggenggam tanganya dan menangis untuknya tapi kenyataan yang ia lihat sekarang adalah dr alice bukan rosalina seseorang yang sangat ia harapkan ada disana. Tapi dia baru sadar kalau dia dan rasa rosalina mengalami kecelakaan


.


“Kau sudah merasa baikan?” Tanya dr alice pelan


“iya terimakasih ” Kim. Jeha mengangguk


“Jangan terlalu banyak bergerak, luka dan jaitanmu masih belum sembuh” Kata dr alice perhatian


“Bagaimana keadaan rosalina apa dia baik-baik saja tanya Kim jeha dengan cemas


"aku harus melihat rosalina kata Kim. Jeha bangkit tapi meringis kesakitan


" aku sudah bilang jangan bergerak , rosalina baik-baik saja kata dr alice



"tapi aku sangat mencemas kan nya kata Kim. Jeha dengan pelan


“Dia sudah selamat. Dan sekarang dia sudah dipindahkan ke kamar inap. Dia masih belum sadar. Selain pasien itu, ada juga pasien lain yang selamat dari sekarat. Sepertinya pasien itu hanya menganggapku dokter sekarang. Dokter itu, kau tau selam ma 1jam aku mencemas kan mu .” Kata Dokter Alice


“Maaf.” kan aku telah membuat ku khawatir tapi itu tak perlu lagi alice kata kim. Jeha dengan pelan


“Hanya itu. Penjelasannya? Kau tak ingin menjelaskannya? Apa kau tak ingin bertanya bagaimana dengan perasaannku? Bahkan kau dengan teganya malah bertanya tentang keadaan orang lain. Cepat sembuh. Jika tidak, aku akan membunuhmu.” Kata dr alice


"dia bukan orang bagi ku, dia istri ku alice kau harus bangkit Alice, kata Kim jeha dengan pelan


Tiba-tiba saja pintu ruangan di buka,


Seorang pria berwajah tampan masuk dan. Memeluk Kim jeha dengan khawatir


“Syukurlah kau baik-baik saja, semua orang sangat khawatir” Kata natthan dengan cemas


Natthan tidak tau kalau ada dr alice, suasana menjadi sepi


" Hmm Apa hanya aku yang merasa canggung sekarang? Aku akan pergi kata natthan dengan menarik napas panjang


Bagaimana keadaan tara, aku dengar dia sudah melahirkan ya maaf aku belum Bisa melihat nya ?” Kata dr alice


“Tidak apa-apa, aku mengerti kau sibuk kata natthan dengan senyum


“Sepertinya, kau baik-baik saja, ya? Aku harus pergi, tara pasti akan mencari ku ” Kata natthan dengan pelan


“ eh tidak usha aku akan pergi kata dr alice


“Aku akan keluar. Kau bicara lah dengan kakak ku ” balas natthan


"tidak, aku harus pergi untuk memeriksa pasien ku kata dr alice


“Kau memang bodoh. Mengapa kau tak mencegah nya kata natthan dengan pelan


“Karena itu lah aku ingin dia pergi bodoh, hubungan ku dengan nya sudah berakhir kata Kim jeha


" aish mengapa kalian bisa putus kata natthan dengan menarik napas panjang


" ayah nya meminta aku berhenti jadi polisi dan kerja di perusahaan sebagai presdir kata Kim jeha


“Apa?” natthan terkejut


“Aku tak bisa ..memenuhi permintaan ayah nya aku tak bisa bersamanya.” Kata Kim jeha pelan


“Aku rasa keputusan mu benar, bagaimana kau bisa terluka seperti ini tanya nathan dengan pelan


“astaga mobil ku ada di jalan pusat Karena ban nya bocor aishh sudah berapa kali aku ganti mobil ?” Kata Kim jeha baru ingat


“Eiiy kau ini! Fokus saja pada penyembuhanmu, kau masih memikir kan mobil mu, aku akan membeli kan nya nanti ” natthan mengomelinya,


Kim jeha kemudian menghela nafas.


“bagaimana keadaan rosalina ? Apa dia sudah benar-benar baik-baik , aku harus melihat nya pikir Kim. Jeha


           " ada yang ingin aku tanya kan pada mu kata natthan dengan pelan.


“Soal apa?” tanya Kim jeha


“ semua nya, mengapa kau bisa mengalami kecelakaan seperti ini tanya natthan dengan menatap Kakak nya



" waktu itu aku dalam perjalanan menuju rumah sakit, bersama rosalina, kami di hadang 20 orang berpakain hitam, aku tak tua mereka musuh ku atau musuh mu, yang jelas mereka menginginkan kematian ku kata Kim. Jeha dengan pelan


" mengapa kau bisa bersama rosalina , apa kau lagi dekat dengan nya tanya natthan dengan datar


" aish mengapa kau bertanya seperti itu, kata Kim jeha pelan


"kau tak perlu menyembunyikan suatu pada ku, asisten ku kevin menemukan ini di mobil mu, di jalan pusat kota kata natthan dengan menyerah kan surat


Kim. Jeha menarik napas, menatap adik nya


" kau sudah tahu, kalau aku dan rosalina menikah kata Kim. Jeha dengan pelan


" iya, aku sudah tau, tapi tak masalah dengan ku, itu hak mu untuk memilih pendamping , cuma aku kecewa kau tak percaya pada ku kata natthan dengan pelan


"maaf kan aku, aku menikahi buru buru tanpa persiapan , pernikahan ku sudah 1bulan dengan rosalina , kata Kim. Jeha dengan pelan



Mereka lalu sama-sama terdiam


" Bagaimana dengan Alice, apa dia tahu kau sudah menikah bukan kah kau sangat mencintai dr alice. tanya natthan dengan tajam.


..." iya dia mengetahui , pokoknya aku tidak ingin ada masa lalu yang memberatkan baik itu untuk ku atau untuk nya " kata Kim jeha...


" ,semoga saja, aku harap kau bahagia tanya natthan dengan pelan


" Bagaimana dengan keadaan rosalina apa dia baik-baik saja tanya Kim. Jeha dengan pelan


" aku tak tahu, tapi dokter sudah mengatasi nya, apa kau mencemas kan rosalina tanya natthan


" iya, ini salah ku, karena aku dia mengalami seperti Ini kata Kim. Jeha dengan sedih


"sudahlah, apa kau ingin melihat nya tanya natthan


Tiba-tiba saja pintu di buka seorang pria berpakai putih mendekati dan memeluk Kim. Jeha


“kau sudah sadar? Syukur lah kau baik-baik saja ” arvin berjalan masuk ke dalam ruangan, ia sudah berganti pakaian


“eoh, ku dengar kau yang transfuse darah pada ku saat kau kehilangan banyak darah ” tanya Kim jeha pada arvin


“Eiiy bukan, tetapi natthan, karena aku lagi tidak enak badan kata Arvin pelam


“mwo?” apa? Tanya Kim jeha


            “natthan melakukan transfuse darah padamu saat kau kehilangan banyak darah” Jelas arvin


“Eiiy tidak usah dibahas ayo kita keluar , kau akan membuat Kim jeha tambah terluka dan biarkan Kim. Jeha istirahat” ajak natthan dengan menarik tangan Arvin


"aish mengapa kau menyebal kan, Bagaimana mungkin aku menpunyai kakak seperti mu kata Arvin



" Aigoo kau juga menyebal kan bagaimana mungkin aku mempunyai adik seperti mu , kata natthan dengan pelan


"hei hei kalian berdua sama sama menyebal kan mengapa bersikap seperti itu, aku lagi terluka mengapa pada ribut di sini kata Kim. Jeha dengan kesal


" kau istirahat saja kata natthan dan Arvin secara bersama


" Kim. Jeha dengan geleng kepala. Melihat Arvin dan natthan yang ribut


"ayo lah ke ruang tara, dia mencari mu tadi kata natthan dengan menarik tangan


Arvin,


Setelah natthan dan Arvin pergi, Kim jeha berjalan menunjuh ruangan rosalina


Para bodyguard mengikuti Kim jeha


Pintu rosalina, terbuka dan melihat dokter alice keluar


"kau!! Sedang apa kau di sini sebaik nya kau istrihat jeha kata dr alice dengan cemas



Bagaimana keadaan dia?,” Kim. Jeha tanpa menjawab pertanyaan dr alice


Dokter Alice pun Meninggal kan mata berair Dan pergi ke kamar mandi rumah sakit nya


" mengapa dia sangat perduli dengan rosalina apa dia mulia menyukai rosalina pikir dr alice


Dr wanda menghampiri Kim. Jeha mencoba menjelaskan,


“Dia baik-baik saja Tuan Kim jeha kami sudah menjahit luka di kepalanya. Tetapi dia kehilangan banyak darah, dan saat ini kami sedang mencari darah dari penyedia terdekat….”


“Cari darah itu. Hey kalian Cari darah itu !!,” Kim jeha berteriak


“Dia akan membantu mencari darah untuk rosalina apa golongan darahnya?”


“AB,” dokter itu menjawab cepat, tiba-tiba merasa takut akan api yang menyala di mata berwarna cokelat muda itu. Kim jeha tertegun sejenak, “Ambil darahku, aku juga AB”


“maaf tuan Tuan, Anda juga habis terluka karena kecelakaan ini,” menyela cemas.


“Kami tidak bisa mengambil darah Anda, kondisi Anda tidak memungkinkan,” Dokter wanda


Kim. Jeha mengepalkan tangannya marah,



“Dengar, ini hanya luka lecet kecil, dan aku ingin semua perkataanku dituruti, ambil


darahku dan selamatkan dia! Dan kalau…,”


Kim jeha terengah, matanya melirik ke arah tubuh rosalina yang terkulai lemas di sana,


“ kalau sampai terjadi sesuatu kepadanya, aku akan membuat kalian menerima ganjarannya,” gumamnya dengan nada mengancam yanMenakutkan


Mereka pun melakukan transfusi dara


Kim jeha duduk di pinggir ranjang dan menatap rosalina yang masih tertidur karena pengaruh obat. Transfusi darah sudah dilaksanakan dan kondisi rosalina berangsur membaik. Kali ini barulah Kim jeha merasakan sedikit pusing dan sakit di lengannya yang tersayat besi mobil yang terguling tiga kali sebelum terhempas ke turunan jalan tadi.


Setelah memastikan rosalina keadaan baik


Dia pun mengunjungi ruangan tara


Sementara di ruangan tara



Natthan berjalan keluar kamar bersalin dan di gendongannya seorang bayi mungil sedang tertidur nyenyak, Suster tersebut memintanya untuk menggendong bayinya, awalnya dia takut untuk menggendong bayinya dia takut jika nanti dia menjatuhkannya karena dia belum pernah menggendong bayi,


“Keponakanku” teriak Kim. Jeha saat melihat bayi digendongan natthan


“Ini Imo, kau sangat tampan” lanjut Kim jeha dan mencium pipi chabby didepannya.


“Kau mendapatkan bayi yang sangat tampan dan sehat, dan bayi perempuan sangat cantik selamat” ucap Kim. Jeha dengan senyum, mencium pipi. Nala


“Terima kasih, kuharap secepatnya kau juga akan menjadi seorang ayah” ucap natthan ,


Kim. Jeha tersenyum mendengarnya


"aku harap. Seperti itu kata Kim. Jeha dengan senyum


Tiba tiba terdengar pintu di buka


“ kedua keponakan ku teriak Arvin


“aish dasar adik gila kenapa kau berteriak di rumah sakit apa kau pikir hutan, kau ini kan dokter ” Kata natthan saat Arvin mendekat


“Aku sangat ingin melihat keponakan ku jadi aku tidak peduli,,, omo omo dia sangat tampan dan cantik ” ucap Arvin mengambil bayi laki itu pada natthan dan mengambil alih menggendong keponakan


“Matanya mirip mataku” ucap Kim jeha pada Nala


“aish mana mungkin mirim matamu, itu jelas-jelas mirip mata ku dia putri ku ” ucap natthan tidak setuju dengan kakak nya


“Kau benar mana mungkin, dia mirip ku ya kan sayang, mirip paman Arvin kata Arvin pada Nala

__ADS_1


Natthan dan tara hanya senyum melihat Kim. Jeha dan Arvin berdebat


" hari ini aku dan tara akan pulang ke mansion, aku rasa di sini tak aman untuk kedua anak ku dan tara, musuh musuh ku akan berusaha menyakiti mereka kata natthan meletakkan kedua bayi ke box



" iya aku juga berpikir begitu, bagaimana persiapan perayaan kelahiran mu udah siap kata Kim. Jeha


" sudah.. Semua kata natthan dengan senyum


"baik lah aku permisi dulu kata Kim jeha dengan senyum


Kim. Jeha setelah melihat kedua keponakan nya dia pun menuju ke ruangan rosalina yang lagi di rawat


Di ruangan rosalina


terbangun ketika merasakan lengannya disengat. Dia membuka mata dan bertatapan dengan wajah muda berkacamata yang sangat tampan dan ramah.


“Ups aku membangunkanmu,” dr John tersenyum ramah,


“Aku sedang menyuntikkan obat untuk lukamu. Aku sudah berusaha melakukannya selembut mungkin, tetapi sepertinya aku tak selembut yang kukira” Kata john


Rosalina hanya diam , dia memandang sekeliling


“Perkenalkan, aku Dokter john , dokter kepala meminta , aku dokter yang merawatmu, ketika kau dibawa ke sini, Kepalamu pasti sakit ya? Kau terbentur cukup keras, aku menjahit 12 jahitan di sana”Jelas dokter John


“Kecelakaan?,” rosalina berusaha mengingat semuanya-tetapi ingatan terakhirnya hanya sampai pada teriakan Kim. Jeha dan pelukannya yang begitu erat, sebelum semuanya menjadi gelap.


“Ya kecelakaan, kata polisi kalian di kejar kejar dan mobil kalian ada yan mengatur Mobil kalian terguling dan kepalamu membentur, untung kami dapat menyelamatkanmu” Kata dr johnn dengan senyum


“Bagaimana dengan Kim jeha ?,” rosalina bertanya cepat, Apakah Kim jeha terluka? Ataukah lelaki itu sudah mati? Dan kenapa bukannya senang tetapi rosalina nmalahan merasa cemas?


“Maafkan aku mengecewakanmu,” suara khas itu terdengar dari pintu,


“Tetapi aku masih hidup” Kata Kim jeha dengan santai


Rosalina menoleh dan melihat Kim jeha berjalan memasuki ruangannya , dia tersenyum manis pada Kim jeha


.


‘"Bagaimana kondisinya dokter?,” tanya Kim. Jeha mengalihkan tatapan matanya dan menatap Dokter John yang masih berdiri di sana, memeriksa infus rosalina


“dia baik baik aja tuan Kim jeha kata dr John


“Baiklah nona rosalina , saya harus kembali bertugas. Saya yakin Anda akan segera sembuh”, senyumnya yang secerah Matahari memancar lagi, membuat rosalina terpesona, bahkan setelah Dokter John pergi. Kim jeha menatap rosalina dan mencibir,


“Jangan bermimpi”, desahnya kesal. Rasa menatap Kim. Jeha dan mengernyit,


“Apa maksudmu?” apa kau cemburu tanya rosalina menatap wajah Kim. Jeha


“ tidak ! Kau menatap dokter itu dengan tatapan bodoh dan terpesona akulah suami mu , kau Masih terikat dengan pernikahan ku ”, kata Kim. Jeha Datar


"ya aku tau, selama kontrak belum. Berakhir aku tak akan mendekati pria puas kata Rosalina dengan cemberut Kepalanya terasa berdenyut-denyut, seperti ditusuk dengan tongkat besi. Dia meringis dan memegang kepalanya. Ekspresi Kim jeha langsung berubah, lelaki itu berdiri dari kursinya dan setengah duduk di ranjang, memeluk Rosalina


“rosalina ? Apa kau baik-baik saja ? Tanya Kim jeha yang masih memeluk rosalina ”


“Aku tak apa apa …cuma kepalaku cuma sedikit sakit”


“Berbaringlah”, Kim jeha membantu merapikan bantal-bantal di belakang rosalina lalu dengan pelan membaring kan rosalina di ranjang. Tapi rosalina memejamkan matanya, merasakan denyutan itu mulai mereda, dan mendesah.


“Bagaimana?” apa kepala mu Masih sakit tanya Kim. Jeha


Rosalina menarik napas panjang dan membuka mata, menemukan wajah luar biasa tampan itu menatapnya dengan cemas, benar-benar cemas, bukan sesuatu yang dibuat-buat.


"aku baik-baik saja aku selalu merepotkan mu dan menyelamatkan ku maaf kan aku kata Rosalina dengan nyadar kan tubuh nya di punggung ranjang


“.ah aku tak menolong mu, kata Kim. Jeha dengan menatap rosalina


“Lalu? Tanya Rosalina kaget ”



“Ini akan sangat merepotkan—“ balas Kim. Jeha dengan senyum


“Kenapa kau menolong ku terus tanya rosalina dengan menatap Kim jeha


Mereka sama-sama bertemu pandang dan sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mata rosalina masih menantikan jawaban yang akan diberikan oleh Kim.. Jeha padanya.


“Karena—“ kata Kim. Jeha tak menerus kan kata nya lalu menyentuh tangan rosalina memasang kan cincin pernikahan



"mulai saat ini, aku akan di tambah perjanjian kita kau harus mengenakan cincin pernikahan sama dengan ku , kau tak boleh melepas kan nya kata Kim. Jeha dengan memegang tangan rosalina


“kenapa?” tanya rosalina jantung nya berdebar keras


“Haish! Kau ini banyak Tanya,cerewt sekali kata Kim. Jeha dengan cemberut


Kim jeha malah mengomelinya, dan membuat rosalina berdeham. Benar-benar jawaban yang tidak sesuai dengan apa yang Ia harapkan.


Tiba tiba saja Kim jeha mendekat kan wajah nya ke wajah rosalina beberapa menit kemudian bibir. Kim jeha telah menyentuh bibir mungil rosalina yang lembut itu. kedua nya terhanyut dalam ciuman


Sementara itu


Dr alice yang baru selesai mencuci muka nya kembali berjalan menuju ruangan tempat Kim. Jeha di rawat. Kakinya berhenti di pintu,tanganya hanya sampai menggenggam gagang pintu tanpa membukanya, dari kaca kecil terlihat


Kim. Jeha mencium bibir rosalina



Dr alice mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam, mata berair melihat Kim. Jeha yang mencium rosalina


Dr alice pun berlari menuju pakiran meninggal kan rumah sakit dengan perasan kecewa dan terluka


Sementara di perjalanan pulang


“Tepat jam 8 malam alden baru menyelesaikan pekerjaan nya, alden menjalan kan mobil nya



Dan dia sedang nelepon


" ya ada apa tanya alden


" tuan Menerut informasi yang saya terima , Kim jeha mengalami kecelakaan di jalan pucat, ada gerombolan mengejar mereka kata suara bodyguard nya


"astaga bagaimana keadaan nya, apa kau tahu siapa pelaku nya


" ayah angkat tuan kata suara itu


Ketika mau lewat jalan besar, dia melihat


"HEY bukan kah itu dr alice aish mengapa aku bertemu dengan nya dalam keadaan menyedih kan kata alden dengan heran


Alden menghentikan mobil nya di depan dr alice


Dokter Alice yang menangis , mengalap air mata nya


“Aku senang bertemu lagi denganmu, “Kau percaya takdir tidak?” Kata alden dengan senyum


“eoh” dokter alden kata dr alice


“Sedang apa kau larut malam begini?” aku selalu bertemu dengan mu dalam. Keadaan menyedih kan Tanya alden


“eoh, aku baru saja pulang daru rumah sakit kau sendiri?” Kata Dokter Alice



“Aaah aku baru pulang dari konferensi ” Ucap alden dengan pelan


“Jam segini?”tanya dokter


“ iya apa kau mau pulang, tanya alden dengan pelan


Dr Alice. hanya menganggukan kepalanya


“masuk lah aku akan mengantarmu pulang” alden membuka pintu mobil


“Terimakasih aku bisa naik taksi—“ tolak dr alice


“Memang nya ada yang masih beroperasi?” tanya alden


“Kalau sedikit menunggu pasti ada” Kata dr alice


“masuk lah , akan kuantar dengan selamat (aku bukan pria jahat)” Kata alden


Dr alice masih ragu,ia bahkan menggaruk tengkuknya, apa lagi ada rsa canggung nya, dia ingat waktu itu dia mencium bibir alden di depan Kim jeha, hanya untuk membalas rasa sakit hati nya


Dr alice merasa kebingungan apakah harus ikut pulang dengan alden atau menunggu taksi hingga nanti pagi.


“tidak mau alden kembali bertanya


“eoh! Aku mau”Kata dr alice


Tanpa berpikir panjang lagi dr alice segera Masuk , alden tersenyum dan mulai melaju dengan hati-hati. Alden sedikit menambah kecepatannya, tidak terlalu banyak mobil maupun kendaraan lain di jalanan


“Sepertinya aku bisa berguling disana” karena negara A sepi kalau malam kata dr alice


“wae? Haruskah aku menepi dulu dan membiarkan mu berguling di aspal?” Tanya alden dengan senyum


“eiiyy aniya, nanti aku disangka orang gila” balas dr alice dengan senyun


“Sepertinya aku yang sudah gila? Alden melirik ke samping


“kenapa? Tanya dr alice


“sejak pertemuan pertama dan kedua kita, aku tidak bisa berhenti memikirkanmu” Kata alden dengan senyum


Dr alice terdiam, Ia tidak tahu mengapa pria ini malah menggodanya seperti itu. Ia juga tidak tahu harus menanggapi candaan itu seperti apa.


"Mungkin saja kau melihat ku dalam keadaan menyedihkan kan, aku minta maaf ya masalah ciuman kemarin kata dr alice


“wae? Mengapa kau harus minta maaf, aku mengerti perasaan mu, kata alden dengan senyum


" mobil mewah itu berhenti, di depan vila


Dr alice mau buka Safety Belt Tapi Tak bisa,


agak susah.. Alden pun mulai membantu membuka nya


Membuat wajah alden dekat dengan wajah dr alice membuat dr alice nyadar kan punggung di kursi mobil


“Gomawo , dan juga maaf sudah merepotkanmu” Kata dr alice dengan senyum. Membuka pintu mobil


Alden menatap ke arah rumah tempat dr alice tinggal


“Kau tinggal disini?” tanya alden


“ iya” aku tinggal di asrama dokter


“Aaah mian, kalau begitu pulanglah terimakasih ya!”


Dr alice merundukan kepalanya, saat ia hendak berjalan masuk ke rumahnya alden lalu menarik tangannya dan menghentikan langkahnya


“waeyo?” Tanya dr alice


“ini pertemuan ke tiga kita” Tatap alden dengan lekat, pria itu selangkah lebih dekat pada dr alice sehingga ia bica mencium wangi nya


“eoh kita secara kebetulan bertemu—“ kata dr alice


“kau masih menyimpan no ponsel. Ku ” tanya alden


“iya ada apa tanya dr alice


“aku menunggu kau menghubungiku, jika memang tidak berarti aku tidak akan percaya dengan yang namanya takdir”


“mwoya” Kata dr alice


“jika kau terus – terusan memikirkan aku setelah pertemuan ketiga kita ini, hubungi aku dan aku akan menunggumu. Masuklah kau perlu istirahat”alden dengan


tersenyum lagi ia mengacak puncak kepala dr alice sebelum pergi dengan mobil nya .


Dokter Alice terpaku jantung berdecak kencang saat melihat senyum alden.


Sementara di rumah sakit



Di ruang tara


Natthan duduk di pinggir ranjang dan menatap tara yang masih tertidur karena selesai menyusu kan kedua anak nya .

__ADS_1


Natthan mendekati tara,.mengusap kepala tara dengan lembut


"tara …aku tidak tahu sampai kapan aku bisa berada di sisimu. Jadi saat ini aku tidak tahu apakah aku sebaiknya mengatakannya. Aku akan melakukan yang terbaik agar aku bisa berada di sisimu untuk waktu yang sangat lama. Meski aku tidak tahu akan berapa lama…aku akan berusaha yang terbaik. Dan aku akan mencintaimu….” terima kasih sudah menemani ku, dalam sulit dan serumit apa pun hubungan kita di masa lalu, aku akan selalu berada di sisi mu terima kasih sudah memberi ku 2meleikat kecil dan aku akan melindungi dan kedua anak kita bisik natthan mencium kening tara


Aku tidak berbohohng, saat bersamamu aku merasa dunia kelamku sedikit lebih bercahaya. Kau membuatku ingin selalu menyapamu, mendekatimu, dan melindungimu. Aku tidak bisa menolak diri sendiri, ketika persaan ini semakin tumbuh untukmu. Tapi ada saat aku merasa bahwa aku terlalu memaksakan diri, sesekali aku masih saja teringat soal masa laluku dan itu membuatku sangat takut


Kata hati natthan menatap tara



Tiba tiba saja pintu


Di ketuk


Tok


Tok


Natthan menyelimuti tara dan mencium kedua anak nya lalu membuka pintu


"ada apa tanya natthan berdiri di depan pintu


" ada yang ingin saya bicara kan dengan tuan kata Kevin dengan pelan


Natthan mengangguk kepala nya mengambil jas nya dan mengenakan jas


“Kami sudah menyelidiki pelakunya” penyerangan tuan Kim jeha tuan kata Kevin dengan pelan mengikuti natthan


"apa alden tanya natthan dengan geram


" bukan tuan, tapi tuan lin kata Kevin dengan pelan


" . Bajingan busuk itu berani-beraninya melakukan ini. Dia tidak tahu apa yang menantinya. Aku pasti akan mencincangnya sampai menjadi bubur. Maki natthan dengan kesal


”Kau sudah menemukannya?” lanjut natthan tajam.


Kevin bergerak sedikit gelisah, “Belum tuan, ketika dia sadar bahwa dia gagal membunuh Anda, dia langsung melarikan diri entah kemana”


“Cari dia, temukan lalu bawa dia ke depanku, hidup-hidup,” suara natthan terdengar mengerikan


Kevin tahu kalau tuan nya sedang sangat marah. Saat ini seharusnya tuan lin berdoa supaya dia ditangkap dalam kondis sudah mati, karena kalau tuannya sudah menemukannya dalam kondisi hidup… Kevin tidak berani membayangkan bagaimana jadinya.


“Ada satu lagi tuan,” kevin tiba-tiba teringat


Natthan hanya melirik tidak berminat, “Apalagi?”Kata natthan pelan



"tuan tidak melakukan semuanya sendiri, dia menyewa seorang pembunuh bayaran yang sangat terkenal di dunia gelap, Boby Tee.”


Bobby tee K pernah mendengar nama sebutan itu. Boby tee adalah pembunuh jenius bermental psikopat yang sangat keji dan maniak. Dia membunuh korbannya dengan perhitungan yang sangat matang dan terkadang bisa sangat kejam. Sampai saat ini, tidak ada yang tahu sosok asli pembunuh itu, mereka semua menyebutnya Boby Tee karena dia selalu berhasil membunuh korbannya… sampai sekarang.


“Boby tee terkenal tidak pernah gagal. Dia akan terobsesi kepada korbannya kalau tidak bisa membunuhnya. Dan sekarang, dia pasti akan mengejar Anda. Anda harus berhati hati karena sampai saat ini kita tidak tahu siapa dirinya” Kata Kevin dengn nada datar



Natthan menganggukkan kepalanya. Merasa siap karena marah. Paman tiri nya dan pembunuh psikopat yang entah siapa itu telah berani-beraninya melukai kakak nya Kalau mereka memutuskan berhadapan dengannya, berarti mereka telah memilih musuh yang salah.


" baik lah kau tak usah khawatir, aku takut nya tara dan kedua anak ku jadi sasaran mereka, kau harus melindungi mereka kevin kata natthan dengan pelan


" siap tuan, ada informasi lain lagi tuan, orang kita menemukan tentang masa lalu tuan alden


"apa cepat kata kan kata natthan


" tuan menurut informasi yang saya dapat kan, hmm tuan alden , adalah kakak nya nyonya tara tuan kata asisten Kevin


"apa!! Benar kah tanya,. Natthan dengan kaget


" benar tuan, di usia 7 tahun tuan alden berpisah dengan nyonya tara, pria membawa nyonya tara tuan alden mengejar dan berapa orang membantu tapi orang itu gagal, orang itu meletakan di panti asuhan kedua orang tua alden telah lama meninggalkan dunia


Natthan hanya mendengar cerita masa lalu tara dan alden


"tuan, semenjak itu alden hidup dan tinggal gang kumuh di Amerika, Dia dipaksa untuk mengemis oleh sindikat pengemis Saat tiba saatnya menyerahkan uang hasil mengemis itu menyerahkan uang recehan yang hanya sedikit. , para preman itu langsung memukul dan menampar tuan alden jelas kevin


"aish tragis sekali hidup alden, aku jadi ingat waktu pertama kalau kenal dengan tara, gadis itu berkerja separuh hari, entah banyak kerjaan yang dia jalani kata natthan dengan menarik napas panjang


" iya nyonya wanita pekerja keras, dan hanya nyonya yang berani melawan tuan kata kevin dengan menahan tawa jika ingat pertama kalinya melihat tara, gara gara tabrakan mobil.


" aish mengapa kau tertawa apa kau ku izin kan tertawa yang benar saja Kata natthan dengan dingin


"maaf kan saya tuan , Tuan alden juga menyerahkan hasil yang sangat sedikit. Si preman itu langsung memukul alden , dan tuan alden. Sudah tahu kalau tara adik nya tuan, ini informasi tuan alden dan photo tuan alden dengan nyonya tara kata Kevin dengan menyerah data nya


Natthan pun mengambil.dan melihat, mata terkejut


" Bagaimana mungkin dia bisa membunuh kakak nya istrinya. Apa aku harus memberi tau tara tentang ini, tara pasti senang kalau dia masih punya saudara pikir natthan


" tuan ini hasil pemeriksaan DNA yang asli. DNA , dari hasil ini menyatakan kalau nyonya tara dan alden bersaudara kata kevin lagi


" natthan melihat hasil DNA alden dan tara cocok



"aku senang tara mempunyai saudara, mengapa alden. Yang menjadi kakak nya tara, musuh ku Kevin kata natthan dengan menarik napas


" apa yang tuan akan lakukan apa tuan akan. Memberi tahu pada nyonya muda kalau selama ini dia Masih punya saudara kata kevin


" mungkin , Kau terus cari tuan lin dan boby bawa dia di hadapan ku, mati atau hidup kata natthan dengan



Datar


"baik tuan. Saya sudah kerah kan semua para bodyguard kita kata kevin dengan datar


Sementara di sebuah gedung



Sebuah mobil mewah berbenti , alden pun masuk kesbuah rumah sakit


" apa kau baik-baik saja tanya dokter itu


"iya, tapi aku selalu bermimpi tentang masa lalu , trauma di masa lalu ku , kata alden denga pelan


" baik lah, kau baring dan pejam kan mata mu kata dokter itu


Alden pun baring memejam. Kan mata nya



" tenang kan pikiran, relex.. Dan bayang kan. Apa yang ada di pikiran mu kata dokter itu


Alden berlari mengejar orang yang membawa pergi adik perempuan . Ia tak sanggup berlari, ia terduduk dan menangis keras.


" apa yang kau lihat tanya dokter itu


“ Seorang membawa pergi adik perempuan


.” alden kembali terisak. “Aku tak bisa melindungi adikku.”


Tangis alden semakin menyesakkan. “Ini salahku. Maafkan aku.”


" Apa kau baik-baik saja. Alden " tanya dokter itu


Alden yang masih menangis dan berada di alam bawah sadar berkata, “Saat ibu kembali nanti, aku tak tahu apa yang akan kukatakan padanya. Maafkan aku. Dan aku sangat takut.” dan aku melihat tuan Francisco menolong ku, dan dia sering memukul ku jika aku melakukan kesalahan


Dokter pun menyudahi hipnoterapi-nya. Ia mengembalikan alden agar kembali sadar dalam hitungan 5.


Alden membuka mata dan melihat sekeliling. Ia mengusap air matanya yang menetes. Ia terduduk melamun berusaha mengingat apa yang dilihat olehnya.


Dokter bertanya pada alden


apa ingat dengan apa yang alden lihat tadi di alam bawah sadar.


"iya aku sudah mengetahui adik perempuan masih hidup, tapi aku belum menyatakan kalau aku kakak nya kata alden dengan pelan


" kau harus membawa adik mu kesini, supayah dia bisa mengetahuinya tentang masa lalu nya kata dokter itu


"aish mana mungkin aku bisa membawa nya kesini, kau tau kan dia mempunyai suami yg kejam kata alden


Kau harus bisa membawa nya dia keisni biar hipnoterapi dari seorang psikiater untuk bisa mengingat masa kecilnya jadi ia tak tahu apakah ia memiliki keluarga atau dimana ia lahir, tapi psikiaternya bilang kalau dirinya bisa mengingat kembali dengan hipnoterapi ini.


" baik lah kata alden dengan tajam.


Sementara itu hotel



Tuan Francisco membanting semua barang


“Dulu saat masa pertambangan tuan senjaya ayah nya natthan adalah ancaman terbesarku dan kau yang menyingkirkannya. Sekarang anaknya menjadi ancaman yang lebih besar. Kau harus segera menyingkirkannya. Aku tak bisa membiarkanya begitu saja.” Kata tuan Francisco dengan marah


"berapa imbalan jika aku bisa membunuh natthan , kau tau jika aku gagal nyawa ku jadi taruhan nya kata cowok berwajah seram itu


" jika kau berhasil menyingkirkan natthan , aku akan menjadikan kau sebagai gengster di bawah komando Sekarang, kau akan memasukan kau ke dalam bisnis kasino Tapi kau lupa kalau alden Mafia yang mengatur itu kata tuan Francisco


" Aku hampir lupa bahwa alden merupakan ancaman bagi ku, baik lah aku akan melakukan apa pun kata pria itu


.


" kau jangan sampai lengah kata tuan Francisco


Sementara di rumah sakit



" di ruangan rosalina


Rosalina baru tersadar dan membelalakan matanya karena terkejut,Sementara Kim. Jeha hanya tersenyum Kim. Jeha kembali mencium bibir rosalina kali ini dengan memejamkan matanya. Rosalina tak dapat menolak, Kim. Jeha menghisap bibir bawah rosalina dengan sedikit kuat hingga membuat rosalina meringis, namun nampaknya pria itu tidak peduli dan semakin membuat ciumannya lebih dalam.


Sesekali rosalina membuka matanya, Kim. Jeha juga melakukan hal yang sama mereka saling menatap, tersenyum dan kembali menyatukan bibir mereka. Kim. Jeha sedikit memberikan dorongan lembut pada rosalina hingga mereka berbaring disana. Rosalina merasakan jantungnya semakin berdebar kencang Saat tubuh menindih tubuhnya. Untuk mengambil nafas,


Kim. Jeha tangannya lalu mengusap kaki rosalina hingga ke paha nya, perlahan-lahan dengan bergriliya telapak tangan Kim. Jeha menyentuh perut rosalina dan mengusapnya perlahan, rosalina terpaku diam menikmati Kim. Jeha mencium nya Rosalina menyadari tangan Kim. Jeha mulai naik dari perutnya.


Kim. Jeha melepaskan ciumannya, Kim jeha kembali menciumi , menggigit mengisap leher rosalina dengan tangan kirinya yang mulai membuka kancing baju tidur nya yang digunakan oleh rosalina satu persatu.


"ka.. Kau mau apa tanya rosalina dengan menghentikan tangan Kim jeha


" Menerut mu, kata Kim jeha dengan senyum dan mencium bibir rosalina


",tiba-tiba saja pintu di buka dan seorang pria menatap dengan pandang tajam


" Kim. Jeha melepas kan ciuman nya dan memandang kearah pintu.


" apa kau tak bisa mengetuk pintu tanya Kim jeha


" ini rumah sakit, bukan mansion mu,mengapa kau mencium nya kata dr Arvin


"ya aku tahu, tapi mengapa. Aku tak boleh mencium nya, dia istri ku kata Kim. Jeha dengan tegas


" apa! Istri mu, lelucon apa ini balas arvin dengan kaget


"apa kau pikir aku melucu, aku dan rosalina sudah menikah, pernikaha ku dengan nya sudah sebulan jelas Kim jeha


“Jadi semua ini adalah rencanamu ? kau bekerja sama dengan Kim. Jeha itu untuk mempermainkanku, dia kakak ku ?” Kata Arvin pada rosalina


Rosalina kaget dan terdiam


“mwo? Mempermainkanmu? Apa maksud mu tanya rosalina dengan heran ”


“kau pura-pura tak mengerti, aku baru tahu yang di maksud dr alice itu adalah kau, kau sudah menikah dengan Kim.jeha ,. Mengapa kau tidak perna jujur pada ku, aku kecewa ” Kata arvin pelan


" biar aku jelas kan semua, rosalina tidak tahu apa apa? Bukan kah kau menyuruh ku menikahi rosalina kata Kim. Jeha pelan


“memang benar, tapi “Sudahlah, kau juga menyukainya kan? Apa yang perlu di ributkan” Kata arvin dengan marah membanting pintu rumah sakit


Bersambung Saksikan episode selanjutnya




Apa kah Kim. Jeha dan arvin saling bermusuh




Apa. Reaksi tara jika selama ini dia mempunyai kakak? Tapi musuh suami nya?


__ADS_1



Terimakasih sudah membaca dan setia jangan lupa vote dan like 😘


__ADS_2