
Megna terus berjalan masuk ke dalam kampus setelah turun dari mobil Kevin tadi, dia terus berjalan menunduk kan kepala nya karna masih merasa sangat malu setelah di cium dadakan oleh Kevin tadi .
" pria macam apa dia itu main cium-cium sembarangan ahhhh tapi kenapa aku tadi malah diam dan menerima nya saja " gumam Megna merutuki ke bodohan dirinya sendiri yang malah diam saja saat Kevin mencium nya biasanya Megna akan langsung menghajar laki-laki yang berani menyentuh nya .
Megna sudah berhasil sampai di dalam kelas nya tapi dia malah tidak melihat keberadaan Sofi saat ini .
" kemana anak itu " racau megna dalam hati sambil celingukan mencari keberadaan Sofi .
" megnaaaa " teriak Sofi yang baru saja muncul di ambang pintu kelas .
" hei kau mengagetkan aku nona " kesal Megna sambil mengelus-elus dada nya karna kaget .
" hehe maaf " ucap Sofi santai sambil terkekeh . " Megna kenapa kau tadi lama sekali bersama Kevin di mobil apa yang terjadi? " sambung Sofi .
" tidak terjadi apa-apa " singkat Megna .
" kau bohong Megna kalau tidak terjadi apa-apa kenapa wajah mu menjadi merona begitu? ayooo ngaku megnaaaaa pasti terjadi sesuatu " racau Sofi menggoda Megna dengan terus mengedipkan matanya .
" tidak terjadi apa-apa Sofi " tegas Megna yang langsung memalingkan wajah nya karna sebenarnya dia sedang merasa sangat malu saat ini .
" awas saja kau pria mesum kau membuat ku sangat malu saat ini " gumam Sofi dalam hati yang terus memaki Kevin .
" hahahaa pasti sudah terjadi sesuatu kan sampai kau merasa malu seperti ini " Sofi malah tertawa dengan riang melihat wajah malu Megna yang menurutnya sangat lucu .
" diam lah kau Sofi " Megna bicara sambil merapatkan giginya dengan penuh penekanan . " jika kau terus tertawa seperti ini bisa-bisa seisi kampus ikut mentertawakan aku " sambung Megna .
" hahaha baiklah baiklah tapi kau harus janji untuk cerita dengan ku " Sofi berhenti tertawa walaupun sebenarnya dia masih ingin mentertawakan Megna lagi .
" kau tadi dari mana saja? aku mencari-cari dirimu " tanya Megna mengalihkan pembicaraan .
" tadi aku menelfon marchel di taman aku memberi tau dia mengenai papa yang ingin menemui nya " jawab Sofi yang mulai serius .
" terus bagaimana tanggapan Marchel?"
" dia bilang dia akan menemui papa dan dia juga bilang kalau semuanya akan baik-baik saja dia akan memperjuangkan aku begitu kata nya " jelas Sofi .
" bagus dong kalau begitu " jawab Megna dengan semangatt . " berarti Marche benar-benar mencintai mu Sofi lalu kenapa wajah mu terlihat sedih?" tanya Megna yang melihat wajah Sofi berubah menjadi sedih .
" aku tidak yakin semuanya akan baik-baik saja Megna entah kenapa semenjak papa bicara hari itu perasaan ku menjadi tidak enak " jelas Sofi yang mulai berkaca-kaca .
" aku takut Megna " sambung Sofi yang langsung memeluk Megna dan mulai menetes kan air matanya .
" semua akan baik-baik saja bukan kah marchel bilang seperti itu tapi kapan Marchel akan datang?" tanya Megna seraya menghapus air mata di wajah cantik sahabatnya itu .
__ADS_1
belum sempat Sofi menjawab tapi dosen mereka sudah keburu masuk kelas dan akhirnya mereka memfokuskan untuk mendengarkan penjelasan dari sang dosen .
kurang lebih dua jam mereka di dalam kelas akhirnya kelas pun berakhir .
" Sofi kau akan pulang ke apartemen ku kan? " tanya Megna memastikan .
" tentu saja mobil ku kan masih disana lagi pula aku sudah menyuruh bibi mengantar ke perluan ku ke apartemen mu "
Megna hanya manggut-manggut mengerti . " sof kau belum menjawab pertanyaan ku tadi kapan Marchel akan datang kesini? " tanya Megna sambil terus berjalan beriringan dengan Sofi .
" katanya sih akhir pekan ini tapi aku juga tidak tau lah Megna aku pusing memikirkan nya " jelas Sofi . " tapi kita pulang naik apa megna? " tanya Sofi bingung .
" katanya Kevin akan menjemput kita " reflek saja Megna menjawab seperti itu dan langsung menutup mulutnya karna terkejut mendengar perkataan nya sendiri .
" hahaha apa kau sedang berharap akan dijemput oleh Kevin Megna ?" tanya Sofi sambil menggoda Megna .
" tidak mana mungkin aku berharap lagi pula dia sendiri yang berkata seperti itu " jelas Megna memungkiri kalo dia berharap Kevin akan menjemputnya .
Sofi terus menggoda Megna sepanjang perjalanan mereka menuju keluar kampus dan akhirnya mereka sampai di depan pintu masuk kampus .
" Megna bukan kah itu mobil Kevin ?" tanya Sofi sambil menunjuk ke arah sebrang jalan yang terdapat mobil sport hitam sedang terparkir disana .
" mana?? " tanya Megna sambil terus memperhatikan apa yang di tunjuk oleh Sofi .
" tuh kan benar Megna itu Kevin ternyata dia benar-benar menjemput mu Megna " ucap Sofi yang terus menggoda Megna tapi Megna malah terus memperhatikan Kevin yang sedang berjalan menuju ke arah dia berdiri sekarang . " sepertinya dia benar-benar mencintai mu " sambung Sofi .
sontak saja megna menengok ke arah Sofi karna kaget mendengar perkataan Sofi barusan .
" kenapa kau malah melihat ku seperti itu memang itu kenyataan nya " ucap Sofi dengan tegas nya .
belum sempat Megna menanggapi ucapan dari Sofi Kevin sudah berada di depan dirinya dengan memasang senyum yang manis .
" hai " sapa Kevin kepada Megna dan Sofi terus menahan tawanya melihat ekspresi Megna .
" hallo " jawab Megna singkat .
" ayo sudah mau pulang kan?" tanya Kevin .
Megna hanya mengangguk dan entah kenapa dia tidak menolak ajakan Kevin saat itu tiba-tiba saja dia ingin pulang bersama dengan Kevin Megna sampai bingung sendiri dengan dirinya .
secara mendadak Kevin langsung meraih tanya Megna dan menggenggam nya dengan erat seketika itu juga Megna langsung meronta agar Kevin melepaskan tangannya .
" lepaskan tangan ku kenapa kau begitu lancang hah " teriak Megna dengan terus meronta-ronta agar tangannya terlepas dari Kevin tapi apalah daya tenaga seorang wanita genggaman tangan Kevin jauh lebih kuat dari pada tenang Megna dan akhirnya Megna pun mengalah dia membiarkan Kevin menggenggam tangannya .
__ADS_1
Kevin baru saja melangkah kan kakinya beberapa langkah dan dia mendengar suara teriakan dari belakang .
" hei apa kalian melupakan aku sekarang? " teriak Sofi sambil berlari kecil berusaha mengejar Kevin dan megna .
Kevin menengok kebelakan dan terkekeh melihat Sofi sedang berlarian mengejar dirinya dan megna .
" haha maafkan aku Sofi aku lupa kalau ada dirimu " ucap Kevin sambil terus terkekeh .
Kevin membukakan pintu mobil untuk Megna dan Sofi langsung masuk ke dalam pintu mobil Kevin tanpa tunggu perintah .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung
__ADS_1