The Cool Beauty

The Cool Beauty
episode 30


__ADS_3

Megna dan Kevin sedang berada di dalam mobil menempuh perjalan untuk kerumah sakit . kurang lebih 30 menit mereka telah sampai di loby rumah sakit.


" turun lah dan tunggu aku disitu aku akan memarkirkan mobil ku dulu " perintah Kevin saat mobil nya sudah sampai tepat di depan loby rumah sakit.


" baik lah dan jangan lama! cuupp " megna mencium pipi Kevin sekilas dan langsung keluar dari mobil karna malu membuat sang empu nya terdiam mamatung.


" dia sudah mulai berani " ucap Kevin sambil memperhatikan kekasihnya yang terus menundukan kepalanya karna malu .


" sungguh menggemaskan " sambungnya sambil terus tersenyum dan mulai melakukan mobil nya untuk mencari tempat parkir .


Megna terus mondar mandir didepan lobi sambil merutuki dirinya yang dengan berani nya sudah mencium Kevin duluan.


" ah bodohnya aku! kenapa aku bisa melakukan hal memalukan seperti itu! " ocehnya pada diri sendiri.


" kalo sudah seperti ini aku harus bagaimana? ahhhh aku Maluuu sekali " Megna masih terus berbicara sendiri tanpa dia sadari kalau Kevin sudah ada dibelakang nya .


" kenapa harus malu? aku sangat menyukainya " ucap Kevin dengan senyum manis nya membuat Megna langsung membalikan badannya ke asal suara .


" ah sudahlah lupakan saja! " ucap Megna dan langsung berjalan duluan meninggalkan Kevin .


" sayangggg tunggu aku "


Megna tidak menghiraukan teriakan Kevin dia masih terus berjalan dengan cepat sangking malunya sampai akhirnya dia sampai diruangan papa Albert .


ceklek suara pintu terbuka membuat orang yang berada di dalam nya menengok .


" hai papa " sapa Megna sambil melangkah mendekat pada pria paruh baya yang sudah dia anggap seperti ayah nya sendiri .

__ADS_1


" putri papa kemari nak " ucap papa Albert yang sudah merentangkan tangannya membuat Megna langsung masuk ke dalam pelukan orang tua itu .


" ekhmm " deheman Sofi menyadarkan Megna .


" apa kau sudah melupakan aku sekarang? " sambung Sofi dengan sinis nya .


" iya aku melupakan mu " jawab Megna santai sambil melepaskan pelukannya .


" papa lihat lah dia dia sudah tidak sayang pada ku lagi " adu Sofi pada papa nya membuat pria paruh baya itu terkekeh geli melihat tingkah putri-putrinya.


" cih! tukang ngadu " ucap Megna yang langsung berjalan mendekat pada Sofi dan langsung memeluknya dengan erat .


" Megna kau sendiri? dimana Kevin? " tanya Sofi saat sudah duduk di sofa yang ada diruangan itu .


" iya nak dimana tuan kevin? " tanya papa juga .


ceklek nampaklah pria yang tampan dan gagah diambang pintu dengan senyum manis nya membuat Megna kembali merasa malu akan tingkah nya tadi .


" ahh aku sungguh malu untuk melihatnya bagaimana ini " gumam nya dalam hati .


" selamat sore menjelang malam tuan Albert " sapa Kevin saat sudah berada tepat disamping ranjang tuan Albert .


" saya sangat baik tuan Kevin terima kasih sudah menyempatkan waktu mu untuk datang kemari pasti anda sangat sibuk "


" jangan memanggil saya dengan embel-embel tuan lah saya jauh lebih muda dari mu tuan itu sangat tidak sopan " jelas Kevin karna memang dirinya sangat tidak suka dipanggil dengan sebutan tuan oleh orang yang lebih tua dari nya .


" tapi sangat tidak pantas jika saya hanya memanggil dengan sebutan nama saja "

__ADS_1


" tidak apa-apa lagi pula saya akan segera menikahi salah satu dari putri anda " Ucap nya sambil tersenyum manis pada megna.


blussss wajah Megna langsung merona mendengar penuturan Kevin .


" sungguh? kau akan segera menikahi megna? " tanya tuan Albert antusias .


" tentu saja, kalau Megna sudah setuju saya akan langsung melamarnya " jelas Kevin dengan tegas nya .


" wahh Megna cepatlah setuju papa sudah tidak sabar ingin menimang cucu " ucap papa Albert membuat Megna yang sedang minum tersedak .


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2