The Cool Beauty

The Cool Beauty
Episode 8


__ADS_3

cukup lama Kevin menunggu lama Alex diruangannya ntah apa yang di lakukan asisten nya itu sehingga begitu lama menurutnya .


tok tok suara pintu ruangan Kevin diketuk dan Kevin langsung memberi perintah agar langsung masuk .


" kenapa kau lama sekali Lex " racau Kevin yang sedikit dibuat kesal karena menunggu .


" maafkan saya tuan saya tadi membereskan berkas-berkas ini karena harus tuan tanda tangani " jawab Alex dan langsung menyerahkan berkas yang cukup banyak kepada Kevin . namun Kevin malah beranjak berdiri dan berpindah tempat duduk di sofa yang ada di ruangannya itu .


" taruh saja di meja ku Lex dan tolong pesankan aku kopi pada wanita genit yang ada didepan itu " racau Kevin yang menyebut sekertaris nya itu wanita genit ya Kevin memang menjuluki sekertaris nya itu wanita genit karena Kevin sebenarnya sangat tidak suka dengan tingkahnya yang selalu mencari-cari kesempatan padanya tapi Kevin tetap tidak bisa memecatnya karena kinerja Grace sangat bagus menurutnya .


" baik tuan " jawab singkat Alex dan langsung menekan telpon yang ada dimeja Kevin untuk menghubungi Grace di depan ruangan Kevin .


" Grace segera buat kan kopi untuk pak Kevin " perintah Alex dan langsung mematikan sambungan telponnya .


tidak berselang lama pintu ruangan Kevin diketuk dan Alex langsung beranjak berdiri untuk membukanya .


" berikan padaku biar aku yang memberikannya pada pak Kevin " ucap Alex yang langsung menyambar kopi panas yang ada ditangan Grace sedangkan Grace hanya diam mematung karena tidak biasanya dia tidak diperbolehkan masuk untuk mengantar kopi .


" tuan silakan kopi anda " ucap Alex yang langsung meletakan gelas kopi itu didepan Kevin .


" kau tidak minum kopi juga lex?" tanya Kevin sambil menyeruput kopi nya itu .


" tidak tuan saya sudah minum kopi tadi " jelas Alex , " tapi tuan kenapa tuan ke kantor bukannya hari ini tuan ingin libur?" tanya Alex karena tidak bisa menahan rasa ingin tau nya .


" haha tadinya aku fikir akan susah mendapatkan nomer ponselnya tapi ternyata aku beruntung Lex aku mendapat kan nya langsung dari sahabatnya " jelas Kevin sambil tersenyum sumringah .


" maaf tuan tapi nomer ponsel siapa yang anda maksut?" tanya Alex heran dan langsung mengingat-ingat kira-kira nomer ponsel siapa yang diinginkan bosnya ini .


" sudah tidak usah kau pikirkan Lex aku memang tidak meminta mu untuk mencari nomer siapa pun "


" lalu nomer ponsel siapa yang tuan maksut?"


" haha kau begitu penasaran Alex " racau Kevin sambil terus tergelak melihat ekspresi asisten nya itu . " aku mencari nomer ponsel gadis yang kemarin aku tabrak di mall, apa kau ingat?" jelas Kevin


" maksut tuan nona Megna Khan ?" tanya Alex terkejut dan Kevin hanya manggut-manggut sambil terus tersenyum .


" kenapa tuan tidak mengatakan kepada saya? kenapa harus merepotkan tuan sampai harus menemuinya" tutur Alex yang masih terus keheranan dengan tingkah bosnya hari ini . " padahal aku sudah ada nomer ponselnya tuan " jawab santai Alex dan Kevin langsung menyembur kan kopinya karena terkejut .


" bagaimana bisa kau mendapatkannya?"


" saya memintanya dengan pihak kampus tuan " jawab Alex yang masih terlihat santai .


buukkk Kevin langsung memukul lengan asisten nya itu .

__ADS_1


" aawwww tuan kenapa anda tiba-tiba memukul lengan ku" protes Alex sambil mengelus-elus lengannya yang lumayan terasa sakit .


" kenapa kau tidak memberitahu ku semalam saat memberikan informasi tentang dia semalam?" tanya Kevin kesal dan menatap dingin asisten nya itu .


" tuan tidak menanyakannya lagi pula tuan langsung mematikan telpon padahal saya belum selesai memberitahu semuanya " jelas Alex . " tapi tuan tidak biasanya tuan begitu ingin tau nomer ponsel seorang wanita" heran Alex yang sangat tau bagaimana bosnya itu walaupun terlihat ramah tapi bosnya itu sangat tidak suka berurusan dengan wanita-wanita bagi bosnya wanita sangat merepotkan .


" dia berbeda Lex " jelas Kevin yang mulai serius bicara dengan asisten nya .


" berbeda gimana maksut tuan?"


" sudahlah kau tidak akan mengerti " ketus Kevin yang malas memberi tau alasannya kenapa menyukai megna . " informasi apa lagi yang kau ketahui tentang gadis manis itu?" tanya Kevin penasaran .


" tuan ingat seharusnya tuan hari ini ada pertemuan dengan clien dari India yang ingin bekerja sama dengan perusahaan tuan?"


" iya aku tau terus apa hubungannya dengan gadis manis ku?" ketus Kevin yang masih menikmati kopi ditangannya .


" nama clien tuan adalah Jordi Khan "


" lalu?" jawab Kevin yang masih tidak mengerti kemana arah tujuan pembicaraan asisten nya .


Alex menghela napas kasar melihat kebodohan bosnya yang sangat malas berfikir kalo diluar pekerjaan nya .


" dia adalah ayah dari nona Megna Khan" jelas Alex yang berhasil membuat Kevin terbatuk-batuk .


dikampus Megna sedang duduk di bangku panjang yang berada di taman kampus .


" megna kenapa kau meninggalkan ku dikelas?" tanya Sofi sambil mengatur napas nya yang terengah-engah karena mengejar Megna . " megna apa kau marah dengan ku?" tanya Sofi dengan tatapan sendunya .


megna menghela napas dengan kasar melihat wajah cantik sahabat nya yang sudah berubah menjadi sangat sendu .


" tidak aku tidak marah dengan mu sof aku hanya tidak suka berbicara dengan orang asing dan kau tau itukan?" jelas Megna dengan tatapan seriusnya .


" iya aku tau maafkan aku " ucap Sofi menyesal . " tapi Megna apa kau benar-benar tidak tau siapa pria itu?" sambung Sofi


" aku tidak tau dan aku tidak mau tau Sofi " jelas Megna dengan penuh penekanan .


" Yaya baiklah baiklah, ayo kita pulang ini sudah sore " ajak Sofi yang sudah beranjak dari duduknya dan diikuti oleh Megna .


mereka berjalan beriringan menuju parkiran mobil Sofi berada sambil mengobrol dan sesekali tertawa bersama tanpa mereka sadari mereka sudah menjadi pusat perhatian kaum Adam yang mereka lewati karena kecantikan mereka yang menurut para mahasiswa sangat lah luar biasa .


" Sofi apa kau akan menginap di apartemen ku lagi apa kau mau langsung pulang?" tanya Megna disela-sela perjalanan mereka menuju pulang .


" sebenarnya aku masih ingin menginap Megna tapi tadi mama ku mengirimi ku pesan agar aku pulang hari ini karena dia mengajak ku makan malam bersama" jelas Sofi dengan malasnya menjelaskan kepada Megna . " tidak seperti biasanya " sambung Sofi malas sambil terus mengemudikan mobil nya .

__ADS_1


" jangan seperti itu sof mungkin mama mu menyesali sikap nya selama ini kepada mu " jelas Megna mencoba memberi pengertian kepada sahabatnya .


" ntah lah Megna aku sungguh malas meladeni drama keluarga ku "


" Sofi jangan bicara seperti itu walau bagaimana pun mereka tetap orang tua mu " tegas Megna .


" ya ya ya nona Megna Khan aku mengerti " cengir Sofi sambil terkekeh .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2