
" haha abisnya sudah lama rasanya aku belum mendengar kau menceritakan tentang hubungan mu dengan marchel"
"kenapa kau jadi begitu penasaran dengan hubungan ku? biasanya kalau aku cerita kau pasti malas-malasan untuk mendengarnya huhh" desis Sofi yang kesal dengan semua pertanyaan Megna tentang kekasihnya itu.
"permisiii selamat menikmati hidangan kami nona" sapa pelayan yang datang dengan membawa pesanan Megna dan Sofi pelayan pun langsung menyusun makanan tersebut dimeja mereka berdua.
"terima kasih nona" jawab Megna dan Sofi sopan berbarengan diiringi dengan senyuman mereka berdua yang terlihat sangat manis jika dipandang. pelayan pun hanya menganggukkan kepala dan membalas senyuman mereka sembari berlalu pergi.
"cantik sekali nona-nona itu ah aku jadi iri melihat mereka" gumam pelayan tadi.
" aku dan Marchel baik-baik saja Megna" jelas Sofi karena melihat wajah sahabatnya itu yang begitu penasaran.
" kalau baik-baik saja kenapa raut wajah mu seperti itu? pasti ada sesuatu kan? kau pasti menyembunyikan sesuatu dariku?" cecar Megna bertubi-tubi.
sontak saja Sofi langsung menghentikan aktivitas makannya dan langsung menatap tajam sahabatnya itu.
" bisa tidak kita makan dulu baru nanti aku bisa bercerita kau sungguh membuat nafsu makan ku hilang Megna " ketus Sofi menjawab.
" haha Yaya baiklah kita makan dulu"
tidak butuh waktu lama bagi mereka berdua untuk menghabiskan makanan itu dan saat ini mereka sudah terkulai lemas karena kekenyangan.
" jadi Sofi kau sudah siap cerita tuan putri?" tanya Megna menyelidik.
" apa yang ingin kau ketahui?" tanya Sofi malas.
" apa hubungan mu dengan marchel baik-baik saja atau sudah...?" tebak Megna memastikan.
" hei aku masih baik-baik saja dengan marchel jangan bicara yang buruk tentang hubungan kami" ketus Sofi . " aku memang sedang bertengkar akhir-akhir ini dengan Marchel" jelas Sofi jujur dengan memasang wajah sedihnya.
" bertengkar? kenapa? ah pasti karena kau begitu menyebalkan yakan?" racau Megna asal
drrrtttt drrrrttttt drrrrttttt
" sebentar sof ponsel ku berdering" Megna langsung merogoh tas nya untuk mencari keberadaan ponsel nya itu, begitu melihat siapa yang menelpon Megna langsung sumringah sampai membuat Sofi terheran.
" siapa yang menelpon?" tanya Sofi menyelidik.
"ini ayah ku sof sebentar ya" tidak butuh waktu lama Megna langsung menggeser tombol hijau dilayar ponselnya itu dan muncul lah wajah tampan ayahnya walaupun ayahnya sudah mulai menua tapi tetap terlihat tampan dan gagah.
" hallo ayah aku merindukan mu" sapa Megna dengan antusiasnya yang mana malah membuat ayahnya terkekeh.
" haha kau ini tidak pernah berubah Megna selalu saja antusias jika melihat wajah ayah yang tampan ini" terdengar gelak tawa ayahnya dari sebrang sana.
" segerah lah cari kekasih yang tidak kalah tampan supaya bukan hanya ayah saja yang menurutmu tampan Megna" ledek ayah dan berhasil membuat megnaengerucutkan bibirnya.
" hai uncle " sapa Sofi yang langsung duduk disamping Megna agar wajah cerianya kelihatan di kamera ponsel Megna .
__ADS_1
" hallo anak cantik uncle, apa kalian sedang berada diluar?" sapa ayah Jordi yang tidak kalah antusias melihat wajah cantik Sofia itu.
" iya uncle kami sedang jalan-jalan diluar lihatlah kami habis makan makanan khas India katanya Megna sedang sangat rindu dengan kalian" racau Sofi sambil melirik Megna yang sedang kesal karena ledekan ayahnya itu.
" kalau rindu cepat lah pulang nak kami juga sangat merindukan mu dan kalau pulang jangan lupa bawa juga teman mu yang cantik dan ceria itu kesini ya" jawab ayah yang suaranya sudah mulai serius.
" kenapa sepertinya ayah sekarang lebih mengingat Sofi dari pada aku" kesal Megna yang mulai protes karena ayahnya selalu saja menggoda dirinya dengan bilang kalau Sofi lebih cantik dari dirinya.
" hahahaha Sofi juga kan putri ayah jadi wajar kalau ayah mengingatnya kan"
" thank you uncle, uncle emang yang terbaik " racau Sofi sambil memperlihatkan senyumnya yang manis kepada ayah sahabatnya itu.
" yasudah kalau kalian sedang bersenang-senang lanjutkan lah ayah masih ada pekerjaan nanti ayah hubungi lagi ya nak byee sayang byee anak uncle yang cantik" tutur ayah Jordi sambil terkekeh.
" baiklah ayah byee ayah"
" byeee uncle"
jawab Megna dan Sofi berbarengan.
" ayo lanjutkan cerita mu yang tadi sof" terang megna.
" akan aku lanjutkan sambil berjalan ayo kita keluar dari restauran ini "
" kita mau kemana lagi?" tanya Megna malas.
" beli es cream " jawab Sofi sambil berlalu begitu saja meninggalkan Megna yang masih duduk diam ditempatnya.
" kenapa kau bertengkar dengan Marchel?" tanya Megna.
" aku kesal habisnya dia selalu berbohong dengan ku Megna" jujur Sofi yang langsung memelaskan suaranya.
" berbohong? seperti nya tidak mungkin deh bukannya marchel sangat tidak suka membohongi mu sof?" tanya Megna yang memang tau tabiat marchel yang sangat tidak suka berbohong pasalnya mereka bertiga memang dulu adalah seorang sahabat dekat sampai akhirnya marchel memilih melanjutkan pendidikan kedokterannya dijepang walaupun mereka terpisah oleh jarak mereka selalu saling menghubungi satu sama lain terutama Sofi dan marchel karena mereka sudah menjalin hubungan cukup lama.
" tapi memang dia bohong padaku Megna" jelas Sofi yang langsung memasang wajah memelas ya.
" berbohong gimana? coba jelaskan padaku?"
" harusnya kan dia akhir pekan ini bisa pulang dan menemui ku tapi tiba-tiba semalam dia membatalkan nya begitu saja aku sangat kesal dengannya Megna " jelas Sofi jujur.
" apa kau sudah dengar penjelasan dari dirinya sof?" tanya Megna karena hafal banget dengan sifat sahabatnya itu karena saat sedang kesal dia tidak akan mau mendengarkan penjelasan siapa pun termasuk Megna dan marchel sekalipun.
" ya memang sih aku belum mendengarkan penjelasan dia Megna" jawab polos Sofi tanpa rasa bersalah sedikitpun.
" astagaaa Sofi kenapa kau tidak pernah menghilangkan kebiasaan buruk mu itu hah?" kesal Megna yang tau kebiasaan buruk sahabatnya itu. " cepet kau hubungi marchel pasti dia sekarang sedang cemas karena kau mengnonaktifkan ponsel mu kan?" ketus Megna.
tapi Sofi malah tidak menghiraukan Megna dia malah mengerucutkan bibir imutnya itu seolah dia lah yang bersalah.
__ADS_1
" sudahlah jangan memasang wajah seperti itu Sofi muak aku melihatnya" kesal Megna karena melihat ekspresi Sofi yang sangat menjengkelkan. " cepat hubungi marchel" racau Megna yang langsung mendorong-dorong badan Sofi supaya mau menghubungi kekasihnya.
saat mereka sedang asik dorong-dorongan tiba-tiba Megna tidak sengaja menabrak seseorang.
brukkkkk
Megna langsung terpental kelantai karena tubuh yang dia tabrak jauh lebih besar dari pada dirinya.
" megna kau tidak apa-apa?" panik Sofi langsung menghambur menghampiri Megna yang sedang duduk dilantai karena kakinya sakit.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
hayooo kira-kira siapa ya yang menabrak megna??๐๐
__ADS_1
kalo penasaran selalu tunggu up selanjutnya ya dan jangan lupa like comen dan tambahkan the cool beauty jadi favorit kaliann...
tenccuuuu gengssss๐๐