The Cool Beauty

The Cool Beauty
Episode 7


__ADS_3

" kau yang menabrak megna kemarin di mall kan?" tanya Sofi langsung pada intinya dan tidak lupa dia juga sangat antusias melihat siapa yang ada dihadapannya saat ini lain hal ya dengan Megna yang tidak melihat bahkan melirik pun tidak padahal Kevin sudah memasang senyum termanisnya .


" iya aku yang menabrak teman mu kemarin nona apa kau masih mengingat ku? " tanya Kevin basa-basi terhadap Sofi padahal dia sedang mencari kesempatan supaya bisa dekat dengan Megna yang terlihat masih saja cuek dengan nya .


" tentu saja aku mengingat mu tuan lagi pula siapa yang akan melupakan mu seorang Kevin Smith pengusaha muda tersukses di kota ini " ucap Sofi begitu antusias nya dan Megna hanya menaikan satu alisnya melihat tingkah konyol sahabatnya saat ini .


" hahaha kau berlebihan nona aku tidak sehebat seperti yang kau katakan " jelas Kevin merendah karena dia memang selalu merendah didepan orang lain sambil sesekali Kevin melirik kearah Megna yang hanya diam dan tidak peduli dengan kehadiran nya itu .


" tapi sedang apa tuan berada disini? " tanya Sofi yang bingung melihat seorang Kevin berada didepan kampus nya .


" sa-saya se-sedang menunggu teman saya nona, apa kalian berkuliah disini? " tanya Kevin mengalihkan pembicaraan .


" ya kami berkuliah disini kami sudah semester akhir dan sebentar lagi kami akan lulus tuan " jelas Sofi


Kevin hanya manggut-manggut mengerti padahal dia sendiri sudah tau semuanya tentang Megna .


" nona apa kaki mu tidak apa-apa? aku merasa khawatir melihat mu kemarin terjatuh dan sepertinya kaki mau terluka" Kevin berusaha membuka pembicaraan dengan Megna tapi Megna malah diam saja dan tidak menghiraukan nya .


" sof ayo jalan kita harus segera masuk kelas kalau tidak kita akan terlambat " oceh Megna dengan penuh penekanan dan melihat tajam kearah Sofi .


" kakinya baik-baik saja tuan " Sofi menjawab pertanyaan Kevin dan menghiraukan perkataan Megna . membuat Megna jengah dan menghembuskan napas nya dengan kasar .


" nona sebagai permintaan maaf ku apa kalian bisa minum kopi dengan ku setelah jam kuliah kalian selesai? hitung-hitung sebagai ganti rugi karena telah membuat kaki teman mu sakit " ucap Kevin mencoba mengajak Megna keluar walaupun hanya minum kopi .


" tentu saja bisa " jawab Sofi antusias tapi sebelum dia melanjutkan perkataannya Megna sudah memangkas perkataan Sofi .


" tidak bisa " jawab Megna ketus dan melihat Sofi yang terkejut dan menatapnya dengan tajam tanpa diduga megna langsung membuka pintu mobil Sofi dan keluar dari mobil itu meninggal kan Sofi dan Kevin yang masih terbengong karena kaget melihat sikap Megna tapi tanpa Kevin sadari dia malah tersenyum dengan tingkah Megna yang mengacuhkan nya .


" ma-maaf tuan teman ku tidak bermaksud seperti itu dia sebenarnya gadis yang sangat baik tapi memang dia selalu dingin dan cuek kepada orang-orang yang dia anggap asing " ucap Sofi mencoba memberi penjelasan kepada Kevin .


" tidak apa-apa nona saya malah semakin menyukai teman anda itu" jawab santai Kevin sambil terkekeh dan malah membuat Sofi terperanga mendengar ucapan Kevin barusan .


" apa aku tidak salah dengar? apa Kevin menyukai megna? " gumam Sofi dalam hati .

__ADS_1


" nona apa anda tidak apa-apa ?" tanya kevin dengan melambai-lambaikan tangannya didepan wajah sofi . sontak saja Sofi langsung terperanjat kaget dan tersadar dari lamunannya .


" ti-tidak tuan saya baik-baik saja " ucap Sofi terbata-bata .


" nona apa bisa aku meminta nomer ponsel teman mu itu? aku ingin meminta maaf secara langsung kepadanya " ucap Kevin yang langsung pada niatnya ingin mendapatkan nomer ponsel gadis yang semalaman penuh mengisi pikiran nya itu .


" apa dia baru saja meminta nomer ponsel megna? apa dia benar-benar menyukai megna? bahkan wanita yang mengejar-ngejar dirinya saja tidak mungkin memiliki nomer ponsel Kevin dan dia secara langsung meminta nomer ponsel megna" ucap Sofi yang terus berbicara sendiri didalam hatinya .


" apa kau meminta nomer ponsel megna?" tanya Sofi memastikan.


" ya nona apa tidak boleh?" tanya Kevin santai .


" tentu saja boleh tunggu sebentar" dengan semangat Sofi mencari nomer ponsel megna di ponselnya setelah ketemu dia langsung memberikan nya pada Kevin . dengan senang hati Kevin menerima dan langsung mencatat nomer ponsel Megna diponsel pribadinya .


" terima kasih nona " ucap Kevin sambil mengembalikan ponsel milik Sofi . " nona siapa nama mu?" tanya Kevin sambil mengulurkan tangannya kepada Sofi .


" oh ya aku Sofia panggil saja aku Sofi " jawab Sofi yang menerima uluran tangan Kevin . " aku sahabat baiknya Megna " jelas Sofi sambil tersenyum . " tuan maaf sepertinya aku harus segera masuk karena aku sudah terlambat untuk masuk kelas ku " sambung Sofi sambil terkekeh .


" baiklah nona maaf sudah menghambat mu " tutur Kevin sambil tersenyum manis dan mempersilakan Sofi melajukan mobilnya .


tidak butuh waktu lama Kevin sudah sampai di kantornya dengan terus menyunggingkan senyuman manis nya sampai membuat para karyawannya keheranan melihat ekspresi Kevin yang terus saja tersenyum tanpa ada yang menyapanya. ya Kevin memang tidak akan tersenyum kalau tidak ada yang menyapanya terlebih dahulu .


Kevin langsung masuk kedalam lift kusus petinggi perusahaan karena Kevin adalah seorang Presdir diperusahaan itu .


tinggg pintu lift terbuka dan Kevin langsung melangkah kan kakinya menuju ruangan nya itu dan melewati sekertaris nya begitu saja tidak seperti biasanya dimana Kevin selalu menanyakan aktivitas nya di kantor sebelum masuk ke ruangannya .


"tumben sekali pak Kevin tidak menyapa ku bahkan dia tidak melirik ku sama sekali tidak seperti biasanya " gumam Grace sekertaris Kevin dikantor yang sudah menyukai Kevin sejak lama dan sudah menyalah artikan sapaan Kevin setiap harinya dia menganggap Kevin juga menyukainya sebenarnya Kevin tau tentang perasaan sekertaris nya itu tapi dia tidak peduli karena baginya hal seperti itu sudah biasa dia rasakan dan dia tidak akan peduli .


ceklek Kevin membuka pintu ruangannya dan segera masuk dia terlebih dulu membuka jasnya dan menggantungnya di tempat bisa dia menaruh jas nya setalah itu dia langsung mendudukan tubuhnya di kursi kebesarannya sambil terus tersenyum memandangi nomer yang baru dia dapatkan tadi .


" apa aku hubungi dia sekarang saja ya " ucap Kevin bicara sendiri .


" tapi sepertinya dia masih didalam kelas sebaiknya nanti saja "

__ADS_1


Kevin malah mengambil telpon yang ada dimeja kerjanya dan menekan tombol yang langsung terhubung ke Alex asistennya itu .


" Lex datang keruangan ku sekarang " titah Kevin yang langsung mematikan tanpa peduli dengan jawaban asisten nya yang masih sangat terkejut karena setahu dia bosnya itu hari ini mengambil libur dan menyuruhnya mengosongkan jadwalnya hari ini tapi kenapa tiba-tiba bosnya itu ada dikantor .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


..


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2