
Kevin masih terus menenangkan Megna sampai terdengar suara bel dari depan apartemen Megna .
" itu pasti Alex , aku tinggal sebentar " ucap Kevin melepas pelukan seraya mengelus lembut pipi Megna .
" aku ikut " jawab Megna cepat dan langsung berdiri mendahului Kevin .
" apa kau takut aku melarikan diri dari sini? " tanya Kevin dengan nada meledek nya .
" ceh, kau sungguh menyebalkan " Megna berdesis kesal melirik Kevin .
mereka berdua berjalan beriringan menuju pintu depan .
ceklek Kevin membuka pintu dan tampak lah Alex di depan dengan kudybag di tangan nya .
" tuan ini pakaian anda " ucap alex sopan seraya menyerahkan bawaan nya .
" terima kasih Lex , kenalkan ini calon istri ku " ucap Kevin memperkenalkan Megna yang berdiri di samping nya .
" nona, kenalkan saya Alex asisten pribadi tuan Kevin kalau sekiranya nona butuh sesuatu jangan sungkan menghubungin saya " sapa Alex pada Megna dengan senyuman .
" jangan sungkan tuan Alex dan saya bukan calon istri tuan anda " jawab Megna dengan penuh penekanan .
" silakan masuk dulu tuan Alex " ajak Megna mempersilakan Alex untuk masuk .
" tidak perlu nona saya harus kembali ke kantor " jawab Alex .
" permisi tuan nona " pamit Alex seraya menundukkan kepala nya sopan dan di balas anggukan oleh Kevin .
waktu sudah menunjukan pukul tujuh malam dan Kevin masih bersantai di depan televisi di apartemen Megna .
" kevin apa kita tidak jadi ikut ke rumah sofi? " tanya Megna yang sudah mengenakan dres selutut berwarna mustard dengan riasan natural menambah aura kecantikan nya .
" kau sangat cantik " puji kevin dengan terus menatap Megna kagum .
" sudah banyak yang bilang begitu bukan hal baru " jawab Megna terkekeh geli dengan perkataan nya .
" kau belum menjawab pertanyaan ku " sambung Megna .
" iya kita akan pergi kerumah Sofi " jawab Kevin dengan sedikit kesal .
" lalu kenapa kau belum bersiap? "
" untuk apa buru-buru kalau yang punya acara saja masih tidur " jelas Kevin seraya menunjuk kearah Marchel yang tengah tertidur di atas sofa .
" astagaaaaa " ucap Megna terkejut .
" cepat bangun kan dia Kevin "
" apa Sofi sudah bangun? " tanya Kevin .
" sudah dia sedang mandi "
" yasudah kalau begitu biar Sofi saja yang membangunkan marchel " jawab Kevin santai .
" yasudah kalau begitu kau juga pergi mandi dan bersiap" ucap Megna seraya menarik-narik tangan Kevin agar segera berdiri .
dengan terpaksa Kevin beranjak dari duduknya dan mengikuti Megna menuju kamar mandi yang berada di kamar tamu .
__ADS_1
" mandi lah aku akan menunggu mu di luar " ucap Megna setelah meletakan bungkusan yang berisi pakaian Kevin dan hanya dibalas anggukan oleh Kevin .
Megna kembali ke kamar nya setelah mengantar Kevin mandi dan di dalam kamar megna sudah melihat Sofi sedang duduk di depan meja rias .
" Sofi kekasih mu itu masih tidur dengan pulas " oceh Megna kesal .
" APA! " teriak Sofi kesal dengan perkataan Megna .
" iya cepat lah bangun kan dia "
Sofi beranjak meninggalkan Megna di kamar nya dan tidak sengaja berpapasan dengan Kevin yang ingin kembali mencari Megna , untuk sesaat Sofi tertegun melihat ketampanan Kevin yang sudah menggunakan pakaian casual nya jauh lebih tampan dari Kevin yang biasa dia lihat mengenakan pakaian kantor nya .
" hei kenapa kau bengong dimana Megna ? " tanya Kevin memecah lamunan Sofi .
" ehh iya Kevin Megna ada di kamar nya kau kesana lah dulu aku ingin membangunkan Marchel " jawab Sofi gugup dan langsung berlalu meninggalkan Kevin dan Kevin hanya menaikan bahu nya melihat tingkah aneh Sofi .
" megnaa " panggil Kevin seraya masuk begitu saja ke kamar megna tanpa permisi .
" kenapa kau masuk tanpa permisi hah! " oceh Megna kesal pada Kevin .
Kevin hanya terkekeh geli melihat wajah kesal Megna .
" dimana sisir aku ingin merapikan rambut ku " tanya Kevin .
Megna mengambilkan sisir dan menyerahkan nya pada Kevin .
mereka berempat sudah siap dengan tampilan nya masing-masing dan segera beranjak untuk pergi kerumah Sofi .
" chel kau bawa mobil mu bersama Sofi biar aku bawa mobil ku sendiri bersama Megna " ucap Kevin setelah sampai di basemant apartemen .
" oke " jawab Marchel singkat dan langsung menarik tangan Sofi untuk masuk kedalam mobil nya .
" silakan masuk tuan putri " racau Kevin setelah membukakan pintu mobil sport hitam miliknya .
" ceh, kau sungguh berlebihan " oceh Megna langsung masuk begitu saja ke dalam mobil Kevin .
Kevin dan Marchel sudah melajukan mobil nya masing-masing tapi Kevin merasa heran karna melihat Megna sangat gusar dan tidak bisa duduk dengan tenang .
" apa kursi mobil ku kurang nyaman nona " tanya Kevin tiba-tiba di tengah perjalanan mereka .
sontak saja megna langsung menengok ke arah Kevin dan menatap nya dengan tajam .
" jangan menatap ku seperti itu kau sedari tadi terlihat sangat gusar "
" apa semua akan berjalan dengan lancar Kevin? " tanya Megna .
" haha kau bertanya seakan ini adalah hari lamaran mu " racau Kevin mencoba mengalihkan pikiran Megna .
" aku serius Kevin " jawab Megna datar .
" semua akan baik-baik saja tenang lah " jelas Kevin .
" aku yakin tenang ya " ucap Kevin sambil memegang tangan Megna . Megna hanya mengangguk mengiyakan perkataan Kevin .
selang berapa lama Kevin dan Marchel sudah memarkirkan mobil nya di halaman rumah Sofi .
" kenapa aku sangat tegang " racau Sofi sambil memegang erat tangan marchel .
__ADS_1
" semua akan baik-baik saja " ucap Kevin seraya mencium pucuk kepala Sofi .
Sofi memencet bel dan tidak butuh waktu lama seorang pelayan membukakan pintu rumah itu .
" non Sofi sudah sampai mari masuk non " ucap pelayan itu dengan sopan dan Sofi hanya tersenyum getir .
" non duduk dulu disini bersama temannya biar bibi panggilkan tuan dan nyonya sebentar " pelayan itu segera pamit meninggalkan Sofi untuk memanggil tuan Albert dan nyonya Kelly yang tidak lain orang tua dari Sofi .
hanya ada keheningan diantar mereka semua sampai terdengar suara hentakan kaki dari arah tangga mengalihkan pandangan mereka .
" mama papa " ucap lirih Sofi .
" mama " Sofi langsung memeluk wanita paruh baya itu saat sudah dekat dengan nya .
" tenang lah nak semua akan baik " ucap mama Kelly menenangkan putrinya .
" Megna kau kemari juga " sambung mama Kelly saat melihat sahabat putri nya itu yang sudah dia anggap seperti putri nya sendiri dan megna langsung memeluk hangat mama Kelly .
marchel dan Kevin menyalami mama dan papa Sofi bergantian .
" bukan kah anda Kevin smith? " tanya papa Albert saat menjabat tangan Kevin membuat Kevin terkejut .
" iya tuan ternyata anda mengenal saya " jawab sopan Kevin .
" tentu, perusahaan kita masih menjalin kerja sama " jelas papa Albert seraya melepaskan tangan Kevin .
" benarkah? maafkan saya tuan saya tidak bisa mengingat dengan jelas para clien saya " jelas Kevin dengan penuh penyesalan .
" tidak apa-apa nak sangatlah wajar karena kita baru bertemu sekali " ucap papa Albert yang melihat raut tidak enak di wajah Kevin .
" duduklah " sambung papa Albert sambil melihat ke arah Marchel dan di balas dengan senyuman oleh marchel .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
bersambung