
Marchel terus tertawa melihat wajah kesal Megna yang sangat lucu baginya . sedangkan Megna hanya mendengus kesal karena tingkah sepasang kekasih yang sangat menyebalkan seperti marchel dan Sofi dan sial nya mereka adalah teman baik Megna .
" kalian benar-benar menyebalkan marchel " oceh Megna sambil memukul lengan marchel dan langsung beranjak dari duduknya menuju kamar .
sampai di kamar Megna langsung mendudukan tubuhnya sambil memainkan ponsel miliknya sampai akhirnya terdengar suara pintu kamar mandi terbuka .
" cepat lah mandi kita akan berangkat pergi menonton film " ucap Sofi yang mulai duduk di meja rias .
" kalian saja yang pergi aku tidak "
" kenapa begitu tadi malam kan kau sudah berjanji padaku, lagi pula kau sudah mengajak Kevin kan "
" dia tidak bisa dia sibuk banyak rapat yang harus dia hadiri " jelas Megna malas padahal Kevin sudah berjanji akan menjemput dia siang ini tapi dia sudah terlanjur malas karena kejahilan yang di lakukan oleh Sofi .
" ya sudah kalau begitu aku pergi berdua saja bersama Marchel " ucap Sofi dengan nada kecewa .
sepeninggalan nya Sofi dan marchel dari apartemen nya Megna menghabis kan waktu di depan televisi menonton film action kesukaan nya .
" aku sungguh bosan " ucap Megna sendiri .
" apa dia benar-benar tidak jadi menjemput ku " gumam megna dalam hati sambil terus memperhatikan ponsel nya berharap ada kabar dari Kevin .
" ah kenapa aku jadi berharap dia datang sihhh " teriak Megna karena kesal dengan pemikiran nya sendiri .
kurang lebih sudah dua jam Megna duduk diam di depan televisi menonton film kesukaan nya dan tiba-tiba terdengar suara bel dari depan Megna sempat melihat jam di dinding yang sudah menunjukan waktu pukul satu siang sebelum akhirnya dia beranjak untuk membukakan pintu .
ceklek pintu terbuka dan nampak lah seseorang pria sedang memegang bucket bunga mawar merah yang menutupi wajah nya membuat Megna memiringkan wajah nya agar bisa melihat siapa orang itu .
" maaf kan aku " ucap orang itu sambil menyerahkan bucket bunga kepada Megna .
sontak saja Megna terkejut karena yang datang adalah Kevin .
" kenapa kau minta maaf " tanya Megna .
" karena aku datang terlambat "
" masuklah dulu " ajak Megna .
Kevin masuk ke dalam apartemen Megna terlihat jelas dari pakaian Kevin yang masih mengenakan setelan jas hitam khas orang yang baru pulang dari kantor .
" aku lelah sekali " racau Kevin menyenderkan kepala nya pada sofa .
" apa kau baru pulang dari kantor? " tanya Megna yang sudah mendudukan tubuh nya di samping Kevin .
" iya, ini bunga untuk mu sebagai permintaan maaf ku " ucap Kevin seraya memberikan bucket Bunga itu pada Megna .
" kau tidak salah kan sudah aku bilang kalau kau sibuk tidak usah datang " sahut Megna seraya meletakan bunga itu di pangkuannya .
" lagi pula Sofi dan Marchel sudah pergi dari tadi " sambung Megna .
" benarkah?? apa mereka meninggalkan kita? " tanya Kevin .
" mereka tidak meninggalkan kita tapi aku yang bilang kalau kau tidak bisa ikut karena sibuk " sahut Megna yang sudah berjalan ke arah dapur untuk membuatkan Kevin minum .
__ADS_1
" kenapa kau bilang seperti itu kan aku sudah bilang kalau aku akan ikut " sahut Kevin kesal .
" karena aku tau kau orang yang sibuk sudah lah jangan memaksakan diri mu " racau Megna sambil menyerahkan capuccino panas pada kevin, " minum lah dulu " sambung Megna .
" aku tidak suka jika ada seseorang yang meninggalkan pekerjaan nya hanya karena diriku " oceh Megna yang sudah mulai melanjutkan nonton nya .
" tapi aku tidak meninggalkan pekerjaan mu Megna aku sudah menyelesaikan nya "
" ceh terserah pada mu " jawab Megna ketus sambil melirik tajam pada Kevin .
terjadi keheningan di antara mereka berdua dan tiba-tiba kepala Kevin jatuh diatas bahu Megna membuat Megna terkejut .
" hei dia tidur " ucap Megna saat melihat mata Kevin sudah tertutup rapat .
" pasti dia sangat memaksakan untuk menyelesaikan pekerjaan nya sampai dia sangat kelelahan seperti ini "
dengan sangat hati-hati Megna memindah kan kepala Kevin ke pangkuan nya tapi sebelum nya Megna sudah menaru bantal agar Kevin merasa nyaman .
cukup lama Megna menunggu Kevin bangun sampai akhirnya Megna mulai mengantuk dan mulai ikut tertidur di sofa dengan tangan yang memegang pipi Kevin .
☄️☄️☄️
sedangkan di dalam salah satu mall terbesar di Amerika sepasang kekasih terlihat sedang berjalan-jalan mengelilingi mall, ya siapa lagi kalau bukan Marchel dan Sofia .
" sayang sebaiknya kita sarapan dulu karena kau tadi tidak sarapan " ajak Marchel pada Sofi sambil terus memegang erat tangan kekasihnya itu .
" baik lah " jawab singkat Sofi sambil tersenyum manis .
akhirnya mereka berdua memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu di dalam salah satu restoran di mall itu .
" kau mau makan apa? " tanya Marchel yang sudah memegang buku menu .
" pasta " jawab Sofi singkat .
" baik lah kami pesan pasta dua dan minum nya jus jeruk dua " ucap Marchel pada pelayan yang melayani nya di restoran itu .
" sayang kau kenapa? " tanya Marchel heran karena melihat Sofi lebih banyak diam .
" apa kau tidak bahagia aku pulang? " sambungnya .
" bukan seperti itu " ucap Sofi . " aku hanya sedang memikirkan papa ku semenjak dia bilang kalau dia ingin menemui mu perasaan ku selalu saja tidak enak " sambung Megna mencoba menjelas kan perasaan nya saat ini .
" tenang lah aku akan menemui papa mu malam ini "
sontak saja pengakuan dari Marchel itu membuat Sofi tersedak karena sedang menikmati pasta yang baru saja dihidangkan oleh pelayan .
" hati-hati saat makan " ucap Marchel seraya memberikan jus jeruk kepada Sofi .
" apa kau akan menemui papa ku malam ini ? " tanya Sofi memastikan .
" tentu saja " jawab Marchel yakin .
" apa kau sungguh yakin? " tanya Sofi sekali lagi .
__ADS_1
" apa aku terlihat meragukan? " tanya Marchel yang langsung meraih tangan Sofi dan menggenggam nya . " tenang saja semua akan baik-baik saja " sambung marchel seraya memberikan kecupan hangat di punggung tangan Sofi .
" aku percaya dan yakin pada mu " jawab Sofi dengan senyuman nya yang manis .
mereka berdua menikmati makanan mereka hingga habis tidak tersisa lagi .
" sudah kenyang? " tanya Marchel dan hanya di jawab anggukan oleh Sofi .
" ayo kita pergi menonton " ajak marchel yang langsung menggandeng tangan Sofi dengan erat .
" tapi aku ingin es cream " rengek Sofi sambil bergelayut manja pada lengan Marchel .
" dasar manja masih saja suka dengan es cream " ucap marchel sambil terkekeh dan mengacak-acak rambut Sofi membuat Sofi mengerucutkan bibirnya kesal .
Sofi dan marchel terus menikmati waktu mereka berdua di mall dengan terus bersenang-senang tanpa mereka tau kalau saat ini Megna dan Kevin masih tertidur dengan lelapnya di sofa dengan posisi yang masih sama .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung