The Cool Beauty

The Cool Beauty
Episode 26


__ADS_3

Kevin masih memeluk Megna berusaha untuk menenangkannya . Megna ikut terpukul dengan kejadian yang menimpa keluarga sahabatnya itu karna bagi Megna keluarga Sofi juga adalah keluarga nya Megna sangat menyayangi orang tua Sofi jika Megna merasa merindukan ibu dan ayah nya dia akan segera datang kerumah Sofi untuk bertemu dengan orang tua Sofi sekedar melepas rindunya pada orang tua kandung nya yang berada jauh dari nya .


" sebaiknya kita menunggu di luar " ucap Kevin pada Megna yang masih berderai air mata melihat Sofi tergeletak lemas di ranjang rumah sakit .


Megna menganggukkan kepala nya dan berjalan beriringan bersama Kevin keluar ruang rawat Sofi .


" duduk lah " ucap Kevin saat mereka sudah sampai di salah satu kursi tunggu yang ada di koridor rumah sakit .


" apa semua akan baik-baik saja hiks .. hikss " ucap Megna yang sudah mulai menangis kembali .


" jangan menangis aku tidak sanggup jika harus melihat mu menangis seperti ini "


" tapi aku takut Sofi tidak bisa menerima kenyataan aku tau benar bagaimana Sofi dia sangat mencintai papa nya sesibuk apapun papa nya " jelas Megna di sela tangis nya .


" aku mengerti tapi kalau kau terus menangis seperti ini Sofi juga akan merasa sangat sedih " ucap Kevin memeluk Megna dengan erat .


" tenang lah Sofi membutuhkan mu di saat seperti ini " sambung nya .


Megna masih terus menangis di dalam pelukan Kevin sampai akhirnya dia mulai merasa tenang setelah menangis terus menerus .


" sebaiknya kita pulang dulu " ajak Kevin yang melihat keadaan Megna yang acak-acakan .


" tidak aku tidak mau pulang aku mau menunggu Sofi dan papa Albert sadar " tolak Megna .


" disini sudah ada marchel dan nyonya kelly kau lihat keadaan mu jika Sofi melihat mu seperti ini dia akan bertambah sedih " bujuk Kevin supaya Megna mengikuti kemauan nya untuk pulang .


Megna melihat keadaan nya dan benar saja dirinya terlihat begitu kacau .


" tapi aku sungguh tidak bisa meninggalkan Sofi dalam keadaan seperti ini " ucap Megna dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca lagi .


" besok pagi-pagi kita akan kembali kemari " bujuk Kevin .


" apa kau berjanji akan mengajak ku kemari lagi besok pagi? " tanya Megna memastikan .


" tentu saja aku akan menemani mu malam ini " ucap Kevin seraya mengusap lembut pipi Megna dan megna langsung menghambur memeluk Kevin .


setelah susah payah akhirnya Megna mau diajak pulang oleh Kevin mereka berpamitan dengan Marchel dan mama Kelly untuk pulang dan akan kembali lagi kerumah sakit besok pagi .


☄️☄️☄️

__ADS_1


di perjalanan hanya ada keheningan diantara Megna dan Kevin mereka disibukan dengan pemikiran mereka masing-masing sampai Kevin dengan mendadak menepikan mobil nya di tepi jalan .


Kevin mengeluarkan ponselnya dan menghubungi seseorang sedangkan Megna hanya melihatnya heran .


" hallo tuan " sapa Alex dari seberang telpon .


" hallo Lex , kosong kan jadwal ku untuk dua hari kedepan " titah Kevin memberi perintah tanpa mau di bantah .


" tapi ada apa tuan kenapa mendadak seperti ini? " tanya Alex bingung .


" aku akan menjelaskan nya nanti dan ya besok pagi tolong antarkan beberapa pakaian ku ke apartemen calon istri ku aku akan menginap disana beberapa hari kedepan " ucap Kevin serius tanpa melihat kearah Megna yang sedang melongo kaget mendengar penjelasan Kevin barusan .


" jika ada file yang harus aku tanda tangani kau bawa juga besok " sambung nya .


" baik tuan " jawab singkat Alex yang langsung mengerti kalau sedang terjadi sesuatu dengan bos nya itu .


Kevin mematikan panggilannya dan menatap serius ke depan sampai akhirnya dia mengubah posisi duduknya menghadap ke arah Megna yang masih menunggu penjelasan dari Kevin mengenai perkataan nya tadi kalau dia akan menginap di apartemen nya .


" kenapa kau melihat ku seperti itu " tegur Kevin yang melihat Megna sudah menatap nya dengan serius .


" apa maksud nya kau ingin menginap di apartemen ku tanpa minta ijin terlebih dahulu pada ku? " oceh Megna pada Kevin tanpa di duga Kevin malah memajukan kepalanya dan langsung mencium bibir Megna dengan lembut sontak saja megna membelalakkan matanya kaget dengan serangan tiba-tiba yang di lakukan oleh Kevin .


cukup lama mereka bergelut dengan aktivitas di dalam mobil sampai akhirnya Megna mulai kehabisan napas dan mengakhiri ciuman mereka dengan napas yang menggebu-gebu .


Dengan kening yang masih menempel pada kening Megna Kevin mulai bicara .


" aku mencintaimu mu Megna " ucap Kevin dengan serius .


" aku juga mencintaimu mu " jawab Megna yang langsung memeluk Kevin dengan erat membuat Kevin tersenyum sumringah .


Kevin melepas kan pelukan Megna dengan perlahan dan mengusap pipi lembut Megna .


" apa sekarang kita sepasang kekasih? " tanya Kevin yang berhasil membuat pipi Megna merona malu dan langsung mengalihkan pandangannya agar tidak terlihat oleh Kevin .


" ayo kita pulang apa kita mau semalaman berada dipinggir jalan " racau Megna dengan menahan malu nya mengingat kejadian yang baru saja terjadi antara dirinya dan Kevin .


" kau belum menjawab pertanyaan ku " ucap Kevin kekeh pada pertanyaan nya .


" apa sekarang kita sepasang kekasih? " ulang Kevin dan mendapat anggukan dari Megna pertanda persetujuan dari nya .

__ADS_1


Kevin tersenyum bahagia mendapatkan jawaban dari Megna akhirnya dia berhasil meluluhkan hati gadis yang selama ini dia kejar dan yang ada dipikiran Kevin saat ini dia harus segera memberi kabar pada tuan Jordi ayah dari Megna .


☄️☄️☄️


matahari sudah mulai tinggi cahaya nya masuk melalui celah-celah tirai dikamar Megna membuat Megna segera terbangun dan mengingat sesuatu .


" Sofi " ucap lirih Megna seraya mendudukan tubuhnya di tempat tidur dan dia mengedarkan pandangannya di sekitar kamar seperti mencari seseorang .


" apa semalam hanya mimpi " racau Megna sendiri .


setelah lama berperang dengan pikirannya sendiri Megna memutuskan untuk segera mandi dan pergi kerumah sakit untuk melihat keadaan sahabatnya .


seusai mandi dan sudah berpakaian dengan rapih Megna melangkah kan kakinya keluar kamar bermaksud untuk pergi ke dapur membuat sarapan tapi langkah nya terhenti saat dia melihat seseorang sedang tertidur di sofa ruang tv nya membuat Megna tersenyum bahagia .


" ternyata semalam bukan mimpi " gumam Megna dalam hati seraya melangkah kan kakinya mendekati Kevin yang masih tertidur dengan pulas nya .


" sebaiknya aku buat sarapan dulu " ucap Megna yang sudah berjongkok dihadapan Kevin yang masih tertidur .


akhirnya Megna pergi meninggalkan Kevin yang masih tidur dengan pulas untuk membuat sarapan dirinya dan juga Kevin .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2