
cup
tiba-tiba Kevin mencium kening Megna membuat Megna membulat kan kedua matanya sempurna .
" aku pulang dulu besok aku akan jemput kau dan aku akan antar ke kampus " jelas Kevin seraya tersenyum .
" besok aku tidak ada jam kuliah jadi aku tidak pergi ke kampus " jawab Megna yang langsung memalingkan wajah nya yang tersipu malu .
Kevin tidak lagi menjawab perkataan Megna dia berjalan mendekati Marchel .
" chel kau pulang naik apa? biar sekalian aku antar pulang kau kan baru kembali dari Jepang pasti tidak membawa kendaraan " jelas Kevin memberikan penawaran .
" tidak perlu aku bisa pulang naik taksi "
" aku memaksa dan tidak menerima penolakan " tegas Kevin dan langsung berlalu begitu saja membuat marchel dan Sofi terperanga kaget .
" baik lah aku pulang dulu, daaaa " pamit Marchel pada Sofi dan langsung berlari kecil mengejar Kevin yang sudah berada di depan lift .
terjadi keheningan di antara Kevin dan marchel saat itu sampai di tengah perjalanan Marchel membuka pembicaraan .
" sejak kapan kau mengenal Megna " tanya Marchel sambil melihat ke arah Kevin .
" sebenarnya aku baru menganal dia beberapa hari ini " jelas kevin yang melihat sekilas pada marchel dan kembali melihat ke arah depan .
" benarkah? " tanya marchel kaget .
" kenapa kau begitu terkejut " tanya Kevin sambil terkekeh .
" kau tau tidak pernah ada yang berani mendekati Megna memang aku akui banyak pria di kampus nya menyukai megna tapi mereka tidak berani mendekati Megna karena Megna terkenal dingin dan cuek terhadap pria " jelas Marchel mencoba sedikit memberi tau tentang Megna . " tapi aku lihat dia berbeda terhadap mu " sambung Marchel .
" benarkah? " tanya Kevin antusias .
" benar, tatapan matanya berbeda kepada mu lagi pula dia sama sekali tidak marah saat kau mencium nya biasanya saat pria baru ingin mengajaknya berkenalan saja sudah mendapatkan tatapan membunuh dari Megna " jelas Marchel sambil tertawa kecil .
Kevin dan marchel terus mengobrol sepanjang perjalanan mereka sangat terlihat kalau mereka sudah mulai akrab satu sama lain .
☄️☄️☄️
sepeninggalan Marchel dan Kevin dari apartemen Megna dia langsung masuk dan membaringkan tubuh nya di atas ranjang membuat Sofi terheran dengan sikap nya .
" Megna kau ini kenapa? aku perhatikan tingkah mu sungguh aneh "
" aku tidak apa-apa Sofi " jawab Megna yang sudah mendudukan tubuhnya .
" apa kau sudah mulai menyukai Kevin ?" tanya Sofi serius .
" aku tidak tau, aku sendiri bingung dengan perasaan ku ini setiap kali dia dekat dengan ku jantung ku selalu berdebar-debar Sofi apa mungkin aku terkena penyakit jantung ya " racau Megna .
" hahaha kau ini sungguh konyol Megna " Sofi tergelak tawa mendengar perkataan Megna membuat Megna mendengus kesal melihat nya .
" kalau seperti itu tanda nya mau sudah mulai menyukai nya atau mungkin kau sudah mulai jatuh cinta padanya " sambung Sofi mencoba memberi pengertian .
" mana mungkin seperti itu aku baru mengenal nya beberapa hari " sangkal Megna .
" kenapa tidak mungkin, jodoh tidak ada yang tau Megna . lagi pula Kevin itu sempurna dia tampan baik hati dan terlihat sangat bertanggung jawab " ucap Sofi yang sudah merebah kan tubuhnya di atas tempat tidur .
__ADS_1
" kau bicara seperti itu seakan sudah lama mengenal nya "
" semua wanita mengenal nya hanya dirimu saja yang tidak hahaha " racau Sofi sambil terus mentertawakan Megna .
" bagaimana rencana kau dan marchel mengenai papa mu?" tanya Megna yang sudah tiduran menghadap ke arah Sofi .
" aku tidak tau kata Marchel biarkan semua nya berjalan apa adanya "
" memang benar apa kata Marchel tapi menurutku papa dan mama mu akan menyukai Marchel "
" apa benar begitu Megna?"
" tentu saja asalkan kau jangan terlihat ragu terhadap marchel "
" aku tidak pernah meragukan nya Megna " jawab ketus Sofi yang malah membuat Megna tertawa kecil .
terjadi keheningan diantara mereka berdua yang sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing . Megna dengan pemikiran nya mengenai perkataan Sofi yang mengatakan kalau dirinya mulai menyukai Kevin .
" apa benar yang di katakan Sofi " gumam megna dalam hatinya .
" Megna apa kau sudah tidur?" tanya Sofi .
" belum " jawab Megna singkat .
" besok kita libur bagaimana kalau kita pergi ke bioskop?" ajak Sofi .
" tidak aku malas "
" ayolah Megna aku mohon " ucap Sofi memohon pada Megna .
" iya aku akan mengajaknya tapi tidak seru kalau kau tidak ikut, ya Megna aku mohon " jelas Sofi sambil terus mencoba membujuk Megna .
" kalau aku ikut aku akan menjadi obat nyamuk kalian berdua " jawab Megna dengan sedikit kesal .
" tidak akan Megna kau tenang saja aku juga akan mengajak Kevin " jelas Sofi yang sudah beranjak dari duduknya mencari-cari sesuatu .
" hei kau mencari apa?" tanya Megna yang sudah terduduk memperhatikan Sofi yang terus kesana kemari mencari sesuatu .
" aku mencari ponsel mu dimana ponsel mu "
" untuk apa ponsel ku? apa ponsel mu rusak " tanya Megna
" tidak aku ingin menghubungi Kevin dimana ponsel mu cepat lah sedikit "
" untuk apa menghubungi nya dia pasti sedang sibuk dan besok dia juga pasti harus bekerja karena dia bukan anak kuliahan seperti kita Sofi " jawab Megna malas .
" nah ketemu " teriak Sofi yang sudah menemukan ponsel megna " kalau tidak ditanya dulu kita tidak akan tau dia sibuk atau tidak " jelas Sofi yang mulai mengutak-atik ponsel megna .
" kau menyimpan nomer Kevin dengan nama apa?" tanya Sofi yang tidak menemukan nomer Kevin di daftar kontak Megna .
" aku tidak menyimpan nya "
" APA! bagaimana bisa begitu Megna " kesal Sofi pada sahabatnya itu . " pasti ada di daftar panggilan " racau Sofi sendiri .
Tut Tut Tut Sofi menghubungi nomer ponsel Kevin tapi sudah yang ketiga kalinya belum ada jawaban .
__ADS_1
" kenapa tidak di jawab " ucap Sofi sangat pelan .
" kan sudah aku bilang dia sibuk Sofi "
" siapa tau dia masih dijalan " jelas Sofi sambil terus berusaha menghubungi nomer Kevin .
sudah panggilan ke lima masih juga belum ada jawaban sampai saat panggilan ke enam akhirnya Kevin menjawab .
" hallo " sapa Kevin dari ujung telfon .
" hai Kevin ini Sofi Megna ingin bicara dengan mu " sahut Sofi yang langsung memberikan ponsel itu pada Megna membuat Megna melotot melihat Sofi yang sedang menahan tawa nya .
" aku tidak ingin bicara dengan nya " bisik Megna pada Sofi supaya tidak terdengar oleh Kevin .
" sudah bicara saja cepatlah " racau Sofi memaksa Megna agar mau bicara dengan Kevin .
mau tidak mau Megna mengambil ponselnya dan bicara dengan Kevin .
" hallo Kevin " Sapa Megna .
Kevin mendengar suara Megna malah tersenyum sumringah seperti mendapatkan sebuah kejutan besar .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung
__ADS_1