The Cool Beauty

The Cool Beauty
Episode 23


__ADS_3

setelah Megna meninggalkan mereka dan diikutin oleh Sofi di ruang tivi , Marchel mulai terlihat gusar dan itu terlihat sangat jelas bagi Kevin .


" kau kenapa chel? apa kau sedang ada masalah? " tanya Kevin .


" aku ingin meminta pendapat mu Vin " sahut Marchel yang mulai ingin membagi kegelisahan nya pada seseorang sebelum nya Marchel tidak pernah mau membagi masalahnya pada orang lain termasuk pada Sofi karna Marchel tidak ingin orang lain ikut mencemaskan masalahnya tapi beda untuk sekarang entah kenapa Marchel seperti nyaman untuk mengatakan masalahnya pada Kevin mungkin Kevin bisa menjadi teman baiknya pikiran Marchel .


" baik lah katakan " jawab Kevin yang mulai serius .


" malam ini aku harus menemui papa nya Sofi " ucap Marchel dan sedikit menjeda perkataan nya .


" lalu apa masalahnya? " potong Kevin .


" aku takut orang tua Sofi tidak menyukai ku " sambung Marchel sambil menyenderkan kepalanya di atas sofa .


Kevin berpindah duduk di samping Marchel dan menepuk pundak laki-laki itu .


" apa kau mencintai Sofi dengan tulus? " tanya Kevin serius dan Marchel langsung menegakkan posisi duduk nya .


" tentu saja aku mencintai nya aku sangat mencintainya " jawab Marchel tegas .


" kalau begitu katakan seperti itu pada papa nya Sofi " jawab santai Kevin . " tidak ada orang tua yang ingin melihat anak nya memilih orang yang salah aku yakin orang tua nya Sofi juga seperti itu mangkanya mereka ingin bertemu dengan mu " sambung nya .


" aku yakin kau orang baik Marchel walaupun kita baru kenal tapi aku sangat yakin kalau kau bisa membuat Sofi bahagia itu sangat terlihat dari perlakuan mu pada Sofi " sambung Kevin lagi .


" aku sangat berharap orang tua Sofi juga berpikir seperti mu " ucap Marchel sambil menghembuskan napas nya dengan kasar dan menundukkan kepalanya .


Kevin kembali menepuk pundak marchel .


" tenang lah semua akan baik-baik saja, kalau kau begitu gugup aku dan megna akan menemani mu nanti malam bagaimana? " tawar Kevin dan marchel langsung mendongakkan kepala nya melihat Kevin .


" terima kasih kawan " jawab Marchel langsung memeluk Kevin dan disambut baik oleh Kevin .


" baiklah kalau begitu aku akan menghubungi asisten ku supaya mereka mengantarkan pakaian ku kemari " ucap Kevin


" mana mungkin aku menemui calon mertua mu dengan pakaian kantor begini kan " sambung Kevin sambil terkekeh dan marchel hanya tersenyum senang saat tau kalau Kevin adalah orang yang baik yang bersedia membantu masalah nya saat ini .


di dalam kamar megna sedang duduk sambil memainkan ponsel nya di tepi ranjang .


" Megna aku ingin cerita " ucap Sofi yang sudah mendudukan tubuhnya disamping megna .


" cerita lah sejak kapan kau mau cerita saja meminta ijin " jawab Megna .


" malam ini Marchel bilang dia akan menemui papa ku " ucap Sofi dengan sendu .


Megna langsung menghentikan aktivitas nya dengan ponsel dan melihat Sofi yang sudah tertunduk menahan tangis nya .


" semua akan baik-baik saja Sofi tenanglah kenapa kau begitu khawatir sejak kemarin " ucap Megna yang langsung merangkul sahabatnya itu .

__ADS_1


" aku juga tidak tau Megna kenapa aku jadi sangat khawatir aku merasa akan ada hal buruk yang akan terjadi " ucap Sofi yang sudah mulai menangis .


" jangan bicara yang tidak-tidak semua akan baik-baik saja ada aku disini aku akan selalu menemani mu " jawab Megna mencoba menenangkan Sofi .


" tunggu disini aku ingin melihat Kevin dulu " Megna berdiri dan berjalan meninggalkan Sofi di dalam kamar nya


setelah Megna keluar dari kamarnya dia bingung karna sudah tidak melihat keberadaan Kevin tapi dia melihat jas Kevin masih berada di sofa .


" marchel dimana kevin? " tanya Megna pada Marchel yang sedang terduduk diam .


" tadi dia pergi untuk menelpon " jawab Marchel tanpa melihat ke arah Megna sedikit pun .


Megna semakin bingung melihat tingkah sepasang kekasih yang juga sahabatnya itu yang tidak seperti biasa menurutnya .


" Lex tolong kau bawakan pakaian santai ku ke apartemen xxx " ucap Kevin sambil menelpon dan megna hanya mendengarkan di belakang Kevin .


" baik tuan apa tuan tidak pulang ke apartemen tuan "


" aku belum tau aku sedang ada acara dengan calon istri ku cepat kau antar pakaian ku " jawab jelas Kevin dan langsung mematikan panggilan nya .


" Kevin " panggil megna karna melihat Kevin sudah selesai bicara di telpon .


" megnaaaa kau mengagetkan aku " jawab Kevin sambil berbalik menghadap Megna .


" duduk sini " ajak Kevin yang sudah menarik kursi di meja makan karna memang sekarang mereka sedang ada di dapur .


Megna mendudukan tubuh nya pada kursi yang sudah di tarik oleh Kevin dan diikuti oleh Kevin yang juga duduk di sebelah Megna .


" tadi Alex asisten ku " jelas Kevin .


" kenapa kau meminta untuk diantarkan pakaian ganti kemari? apa kau akan menginap disini? " tanya Megna .


" haha aku akan menginap disini kalau kita sudah menikah " jelas Kevin .


" aku serius Kevin " ucap Megna yang sudah menatap dingin Kevin .


" iya iya jangan melihat ku dengan tatapan seperti itu kau sungguh seram " sahut Kevin sedikit menjeda ucapannya .


" tadi Marchel cerita pada ku kalau dia akan menemui papa nya Sofi malam ini " sambung Kevin .


" lalu? " tanya Megna masih bingung tapi saat Kevin ingin melanjutkan penjelasannya nya Megna kembali bicara .


" eh tunggu sebentar apa Marchel menceritakan masalah nya pada mu? " tanya Megna kaget .


" iya, memang kenapa? " tanya Kevin yang jadi ikut bingung .


" tidak biasa nya " ucap Megna pelan .

__ADS_1


" lalu apa hubungannya dengan kau meminta di antarkan pakaian dengan asisten mu? " tanya Megna lagi .


" karna kita akan menemani marchel kerumah orang tua nya Sofi " jawab santai Kevin


" APA! " teriak Megna terkejut dan langsung dibungkam oleh tangan Kevin .


" jangan berteriak kau ingin seperti tinggal di hutan saja " ketus Kevin yang sudah melepaskan tangannya dari mulut Megna .


" kenapa kau tidak meminta pendapat ku dulu kalau kita akan ikut kerumah Sofi " jawab Megna kesal .


" aku khawatir pada marchel dia terlihat begitu gusar "


" benarkah? " tanya Megna tidak percaya .


" iya mangkanya aku menawarkan diri untuk menemani nya agar dia sedikit lebih tenang "


" Sofi juga terlihat begitu khawatir dia tadi baru saja menangis, apa semua akan baik-baik saja Kevin? " tanya Megna yang sudah mulai ikutan tidak tenang .


" tenang lah kalau kalian bertiga semua nya merasa khawatir dan berpikiran buruk semua akan gagal sebelum berperang " jelas Kevin mencoba memberikan pengertian agar lebih tenang dalam situasi seperti ini .


" bagaimana aku bisa tenang aku tidak bisa melihat Sofi menangis dia sudah aku anggap seperti adik ku " ucap Megna yang sudah mulai berkaca-kaca .


" hei jangan ikutan menangis aku juga tidak bisa kalau melihat mu sampai menangis " ucap Kevin yang langsung membawa Megna kedalam pelukannya .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2