
Part 7....
Semua suda beristirahat setelah makan malam. Hanya Alex, Alvaro, Ray dan Aby yang tidak tidur karena mereka vampire dan vampire tidak membutuhkan tidur. Mereka semua duduk di dekat api unggun.
"Apa yang kau katakan itu benar ?" Tanya Aby memecahkan keheningan di antara mereka. Aby mengalihkan pandangannya dari api unggun menatap Alvaro sebagai isyarat menunggu jawaban.
"Yang mana ? Banyak yang kukatakan." Balas Alvaro.
"Ceritakan semuanya. Kau bilang bangsa vampire akan melindungiku bukan ? Mereka juga vampire. Jadi tidak ada salahnya jika mereka juga tau." Jelas Aby.
Alex dan Ray hanya diam menyimak percakapan mereka.
"Jadi, apakah kau....." ucap Alex ragu.
"Azura Salvador." Lanjut Ray.
"Jadi, kau merubah namamu ? Pantas saja kau tidak pernah ditemukan. Dan....... kau juga merubah penampilanmu ?" Tanya Alex.
Aby hanya menatapnya datar dan beralih menatap Alvaro.
"Kalian tidak perlu tau tentang ku. Aku hanya ingin tau ceritamu, Alvaro." Ucap Aby.
Alvaro menghela nafasnya dan menatap balik Aby.
"Sudah kukatakan, jika kau ingin lebih jelasnya datanglah pada ibuku. Maka kau akan tau segalanya, karena ibuku lah yang tau semuanya." Balas Alvaro.
Aby menyeringai mendengar perkataan Alvaro.
"Apa menurutmu aku akan percaya pada orang lain setelah apa yang aku alami ? Dengar, aku tidak percaya pada siapa pun di dunia ini kecuali diriku sendiri." Jelas Aby dengan wajah datar nya.
"Tapi kau percaya pada Mr. Robert." Balas Alvaro.
"Kau tau, ada beberapa alasan yang membuatku percaya padanya." Sambung Aby.
Aby mengalihkan pandangannya dari Alvaro dan menatap sekeliling hutan.
"Ada apa ?" Tanya Ray.
"Keluarlah. Aku tau kau di situ." Ucap Aby sambil menatap tajam 1 pohon di depan mereka.
"Wah wah wah.... aku tidak menyangka kau akan mengetahui keberadaanku." Ucap seseorang yang keluar dari balik pohon itu sambil terkekeh.
Aby dan ketiga lelaki itu berdiri. Ray hendak pergi membangunkan teman* mereka yang lain namun di jegah oleh Aby.
"Jangan bangunkan mereka." Ucap Aby.
"Hahahaha..... kenapa Aby ? Ah..... bukan, namamu bukan Aby. Kenapa Azura ? Apa kau akan terus menyembunyikan identitasmu ?" Ucap orang itu sambil tertawa.
"Urusanmu dengan ku, Artha. Jangan libatkan mereka." Desis Aby sambil menatap tajam orang yang di panggil Artha.
__ADS_1
"Woah.... apa kau benar benar sudah berubah ? Kau tidak bisa menepis sebuah kenyataan yang ada Aby. Kau adalah pembunuh. Dan ironis nya, yang kau bunuh dengan kejam adalah ibumu sendiri." Ucap Artha sambil menyeringai.
"Aku bukan pembunuh." Jawab Aby tajam.
"Siapa yang peduli ? Semua bukti mengarah padamu." Balas Artha.
"Tidak. Dia tidak bersalah." Ucap Alvaro yang sudah berada di depan Aby.
"Hai pangeran. Apa kau berpihak pada nya ?" Tanya Artha. Alvaro hanya diam tidak menjawab.
"Well.... semua yang berpihak padanya akan dibunuh." Ucap Artha datar.
"Aku bisa melindungi diriku sendiri. Lindungilah yang lain." Bisik Aby pada Alvaro.
Aby menatap tajam Artha.
"Apa kau pikir kau bisa mengalahkanku ?" Tanya Aby.
"Kenapa tidak ? Setidaknya kita sama sama dari bangsa demon." Tawa Artha menggelegar.
Aby hanya diam tidak membalas ucapan Artha.
Dia menatap Artha tajam, dengan menahan emosinya agar tidak lepas kendali. Dengan kecepatan vampire nya, Aby sudah berada di belakang Artha. Belum sempat Artha menyadari keberadaan Aby, Aby sudah menghajar Artha hingga tubuh Artha menghantam pohon dengan keras. Artha menyeka darah yang keluar dari mulutnya.
"Apa hanya ini kekuatanmu ?" Ejek Artha,
Aby hanya diam menatap Artha datar, Artha yang hendak menyerang Aby, tiba tiba tidak bisa menggerakkan kakinya untuk melangkah. Saat dia melihat ke bawah, kakinya telah terikat dengan sulur sulur tanaman dan tanah yang menutup seluruh kakinya hingga betisnya.
Saat Artha berhasil melepas 1 kakinya, Aby mengeluarkan kekuatan blood controller nya. Dan seketika itu juga, Artha memekik kesakitan dan terjatuh sambil memegang jantungnya.
"Aaaaaaahhhhhhhh....!!!!" Teriak Artha dengan muka yang menahan sakit. Tak lama darah keluar dari mulutnya, Artha masih sempat berusaha untuk berdiri namun seluruh tubuhnya seakan akan lumpuh dan jantungnya sakit seperti di remas secara paksa hingga tidak mampu memompa darah lagi. Perlahan namun pasti Artha meregang nyawa di depan Aby, Alvaro dan yg lainnya. Dan Aby hanya menatap semua itu datar.
"Bangunkan mereka dan kembalilah ke tempat utama." Ucap Aby dan hendak pergi.
"Apa kau tidak akan ikut kembali ?" Tanya Alex.
"Tidak." Jawab Aby.
"Jika kau tidak ikut kembali kami akan di diskualifikasi." Ucap Ray.
"Kalian tidak akan di diskualifikasi." Ucap Aby dan hilang dari hadapan merek bertiga.
"Dia monster." Ucap Alex tiba tiba.
"Ya. Dia benar benar menyeramkan. Bahkan Dia membunuh orang tanpa harus bersusah payah." Lanjut Ray.
Alvaro hanya diam tidak ikut berbaur dengan ucapan temannya.
"Ku rasa kita tidak perlu melindunginya. Justru dia yang harus melindungi kita." Ucap Alex.
__ADS_1
Yang di angguki oleh Ray.
>>>>>>
Di ruang kepala sekolah....
Mr. Robert, kepala sekolah Imortal High School adalah seorang Vampire. Dia sedang berdiri di depan jendela ruangannya melihat matahari yang mulai menampakkan dirinya.
"Apa yang membuatmu pagi pagi buta menemuiku kemari Aby ?" Tanya Mr. Robert.
"Kau menipuku ?" Ucap Aby dengan suara datar. Mr. Robert membalik kan badannya menghadap Aby.
"Kau bilang, mereka yang mencariku tidak ada disekolah ini. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Kau bilang, tidak akan ada yang tau identitasku jika aku mengikuti kelas biasa. Dan nyatanya, mereka tau. Apa maksudmu ?" Ucap Aby sambil menatap tajam.
Mr. Robert berjalan menuju tempat duduknya.
"Duduklah Aby. Kita bicarakan ini baik baik." Ucap Mr. Robert sambil menunjuk kursi untuk Aby. Aby hanya diam sambil tetap menatap Mr. Robert tajam.
"Aku tidak main main Mr. Robert." Desis Aby.
"Banyak yang belum kau ketahui Aby." Balas Mr. Robert tenang.
"Apa yang belum ku ketahui ? Beritahu aku." Tanya Aby.
"Belum saatnya. Jika sudah saatnya kau akan tau semuanya." Jawab Mr. Robert.
Aby memejamkan matanya dan menghembuskan nafasnya kasar.
"Jika saatnya. Kapan saat itu akan tiba ? Ini sudah 7....... Ah bukan. Lebih tepatnya 8 tahun berlalu. Dan aku tidak tau apa apa." Ucap Aby. Nada suaranya lebih keras dari biasanya.
"Ikutlah Alvaro ke kerajaan vampire dan temui ratu Liana. Maka kau akan tau semuanya." Ujar Mr. Robert.
"Aku tidak akan kembali ke kelas khusus." Balas Aby sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.
"Ya. Kau akan kembali ke kelas istimewa. Besok datanglah lagi ke ruanganku. Kau bisa pergi dan beristirahat." Ucap Mr. Robert.
"Dari awal aku tidak mengikuti kelas apapun. Kau hanya menyuruhku berlatih, dan setelah itu kau menyuruhku menlaksanakan sebuah misi. Kenapa sekarang aku harus mengikuti kelas ?" Tanya Aby.
"Semua sudah berbeda Aby. Kau tidak perlu lagi berlatih, karena kau sudah cukup hebat. Bahkan aku yakin kau bisa menghancurkan sekolah ini dalam sekejap. Sudah saat nya kau mengetahui semua Aby." Jelas Mr. Robert.
Aby menaikkan sebelah alisnya.
"Apa maksudmu ?" Tanya Aby.
"Kau akan tau nanti." Jawab Mr. Robert.
Aby mendengus mendengar jawaban Mr. Robert. Dan dia pun menghilang dari hadapan Mr. Robert.
"Tidak salah lagi. Kau lah anak yang diramalkan itu." Gumam Mr. Robert.
__ADS_1
"Ah..... aku yakin kakek, ayah dan ibumu akan bangga padamu." Lanjut Mr. Robert lirih.
>>>>>>