THE TRUTH MANSION

THE TRUTH MANSION
Chapter 11


__ADS_3

        Do-Kyeong berderap mendekati palang dan mencondongkan tubuh ke luar seolah-olah hendak melompat, lalu melambaikan tangan. Lengannya yang panjang membentuk lengkungan besar seperti pelangi di bawah langit gelap. Kemudian, ia membuat isyarat aneh beberapa kali, tangannya mendorong udara, seolah. olah berkata, Pergilah. Ia bersandar ke palang, lalu menggerak. kan tangan. Ia mengamati sejenak, lalu menggerakkan tangan sekali lagi. Setelah melakukan semua itu beberapa kali, akhirnya Do-Kyeong berbalik ke arah koridor di mana Jin-kyeong sedang berjongkok. Do-Kyeong mulai bersenandung lirih, sama sekali tidak menyadari kakaknya yang sedang berjongkok di ujung koridor. Suara Do-Kyeong yang kasar dan serak sama sekali tidak cocok untuk lagu riang dan berirama cepat yang dinyanyikannya. Suara itu terdengar begitu kikuk di telinga Jin-kyeong sampai hidungnya tergelitik. Tidak tahan lagi, Jin-kyeong mendengus. Dan senandung lirih di koridor pun mendadak berhenti


            “Nuna??”


            “Siapa tadi?”


            Do-Kyeong tidak menjawab


            Jin-kyeong bertanya sekali lagi, “Wanita dari Town?”


            Do-Kyeong tetap tidak menjawab.


            “Cantik.”

__ADS_1


            “Kau melihatnya?” Do-Kyeong balik bertanya.


        Tentu saja. Wanita yang selalu datang ke tempat yang ditakuti para warga Town lain. Wanita yang sering datang demi bertemu denganmu. Wanita yang menunggu sampai bayanganmu hilang sepenuhnya. Wanita yang membuatmu bersenandung dengan begitu menyedihkan. Wanita seperti itu tidak mungkin tidak cantik.


Nuna adalah Panggilan oleh pria untuk wanita yang lebih tua; Kakak.


            “Ya,” sahut Jin-kyeong.


        Jin-kyeong teringat pada bayangan yang berlari melintasi halaman depan. Bentuk tubuhnya kecil. Kucir rambutnya berayun-ayun sementara ia berlari. Bunyi langkah pelan. Seraut wajah terbayang dalam benaknya. Dulu, Do-Kyeong pernah terluka parah akibat tiang besi di tempat konstruksi. Katanya, ia sudah membeli disinfektan dan perban di tokok swalayan, tetapi perban yang melilit lengannya dengan erat terlihat aneh. Jin-kyeong bertanya siapa yang membantu memerban lukanya, dan Do-Kyeong menjawab dengan tergagap bahwa Nenek Konnimlah yang membantunya.


        Keesokan harinya, ketika Jin-kyeong pergi menemui Nenek Konnim untuk berterima kasih, Nenek Konnim justru bertanya dengan heran, “Do-Kyeong terluka?”


        Saat itu pun Jin-kyeong teringat pada wanita itu.

__ADS_1


        Do-Kyeong mengulurkan tangan ke arah Jin-kyeong. “Jangan khawatir, Nuna.”


        Jin-kyeong menyambut uluran tangan Do-Kyeong dan berdiri. “Teleponlah dia. Berkeliaran di jalan malam-malam begini...


        Walaupun dia tidak berkata apa-apa, rasanya pasti tetap menakutkan.”


        Do-Kyeong memutar kenop pintu dan merangkul pundak Jin-kyeong. “Terima kasih, Nuna.”


        Jin-kyeong berbalik kembali ke arah halaman depan, di mana bayangan tadi sudah menghilang.


        Kakak-adik itu menutup pintu dorong di ruangan besar, yang berfungsi sebagai ruang duduk sekaligus kamar tidur, dan berbaring berdampingan. Sebenarnya, ada satu ruangan lagi yang lebih kecil, tetapi sejak mereka membongkar barang-barang mereka di Mansion, mereka sudah tidur bersama di ruangan besar ini. Kakak-adik yang sama-sama sudah dewasa biasanya tidak tidur sekamar, tetapi hal itu tidak penting bagi Jin-kyeong dan Do-Kyeong. Bercak-bercak menyeramkan akibat air hujan selama bertahun-tahun memenuhi langit-langit.


        Semua orang bebas menempati unit-unit yang masih kosong, Jadi, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk memilih unit di lantai paling atas gedung tanpa lift yang sangat panas di musim panas dan sangat dingin di musim dingin. Namun, seolah-olah hidupnya belum cukup susah, Jin-kyeong justru memilih unit paling ujung di lantai tujuh, lantai paling atas. Mereka bisa bertahan di musim dingin. Mereka memang kedinginan karena tidak punya pemanas, tetapi setidaknya ruangan itu tidak kering, jadi tidak terjadi kondensasi. Namun, yang menjadi masalah adalah musim panas. Hujan bocor dari langit-langit.

__ADS_1


__ADS_2