TRyING TO GET IT

TRyING TO GET IT
memegang ahli perusahaan yuhan


__ADS_3

ketika sampai, Fajri atau asisten ayahnya menjadi asisten pribadinya dan memperkenalkan rizda semua karyawan yaitu bos baru ketika semua karyawan menunduk bentuk rasa hormat kepadanya


rizda memakai baju hitam stainless nya sangat menawan dan cantik ia memakai topi lalu memakai kecemata hitam kearah karyawan semua itu dengan tatapan seperti bos besar


"hai, semuanya perkenalkan aku rizda yuhan, aku baru saja pulang dari luar negeri ketika aku mendengarkan ayahku sakit dan hanya mengandalkan aku seorang, aku akan mengalihkan perusahaan yuhan ini, mohon kerja sama kalian" ujar rizda yuhan tersenyum kearah mereka


sehingga orang disana menunduk kepala dengan bersemangat


"mohon kerjasamanya" ujar serentak karyawan itu


lalu rizda perlahan lahan menjauh dan pergi keruangannya dan mengawalnya ada 10 orang hanya ia sendiri sehingga ia sedikit tidak terbiasa tetapi sebagai ketua perusahaan besar dan terkenal ia dijaga seperti ratu karena ia ahli waris perusahaan itu


dan Fajri menjaga ketat atau semua pengawalnya itu adalah tentara frofesional Karena ia tidak mau terulang lagi seperti ayahnya


ketika sampai rizda duduk tempat duduk ayahnya dan melihat fotonya ayahnya dan ibunya diatas meja lalu tersenyum


"paman, aku ingin melihat semua berkas, aku ingin memeriksa pekerjaan kalian selama ini" ujar rizda kearah Fajri


"baik nona" ujar asisten Fajri


ketika itu ia sibuk seperti biasanya dan memeriksa satu persatu berkas perusahaan itu dengan teliti


Fajri melihat perubahan rizda ia sangatlah senang dan tersenyum kearahnya


ternyata rizda sedang mencari info tentang siapa yang meneror dia dan menikam ayahnya selama ini, ia memeriksa berkas karena ia ingin mencari bukti atau petunjuk hanya saja ia melakukannya sia sia karena ia tidak menemukan Sama sekali


lalu ia teringat hal cctv yang ada dirumahnya yang sedang polisi selidiki


dengan cepat ia memainkan leptopnya untuk mendapatkan cctv dari polisi atau menyalinkannya dengan otaknya yang sangat jenius apa lagi tentang IT


tak lama kemudian ia mendapatkan rekaman cctv tanpa sepengatahuan Fajri dan polisi itu karena kalau mereka tahu nyawanya akan terancam


"keluarlah, aku ingin sendirian" ujar rizda kearah Fajri


"baik nona" ujar asisten Fajri ia masih ragu untuk keluar tetapi perintah bosnya tidak pernah ia melanggarkannya


karena ia khawatir dengan tuan mudanya ia menyuruh 5 anak buahnya untuk menjaganya dari luar dan memakai senjata tajam lalu memakai trompong untuk meriksa dijendela dengan teliti dan didepan pintu memakai baju karyawan biasa hanya saja didalam saku celananya ada pistol untuk jaga jaga dan mereka semua memakai alat komunikasi


sementara itu rizda sedang melihat cctv, dan ia melihat orang yang membunuh ayahnya hanya saja ia memakai topi,masker dan jubah untuk menutup identitasnya

__ADS_1


tetapi rizda tidak menyerah dan menyelidiki memakai caranya sendiri ,dengan kejeniusannya ia melakukannya seperti orang frofesional tak lama kemudian ia mendapatkan wajah orang itu dengan menganalisis semua orang yang mencurigakan lalu ia terdiam karena ia mengetahui siapa itu


"100%" ujar rizda dengan suara serius?


"paman masuklah" ujar rizda


Fajri mendengarkannya lalu ia masuk dan menundukkan kepalanya


"ada apa nona"ujar Fajri


"aku ingin kau menyuruh karyawan untuk merahasiakan identitas ku, karena aku ingin menyelidiki kasus ayahku" ujar rizda


"baik nona" ujar Fajri ia membalik hanya saja Rizda memanggilnya ulang


"oh, aku lupa besok aku ingin kau menjaga perusahaanku karena aku mengandalkanmu" ujar rizda dengan suara begitu lembut


"baik nona, terima kasih sudah mempercayaiku" ujar fajri membalik ulang dan menunduk baru ia berbalik ulang perlahan lahan pergi menjauh


lalu ia mengerjakan berkas itu dengan baik karena itu tanggung jawabnya juga sebagai ahli waris diperusahaan itu


keesokan harinya ia pergi ke kantor polisi dan mencari ketua mereka tetapi ia langsung memasuki tempat agen rahasia semua orang yang berada disitu kaget karena ia melihat rizda ternyata adik ibunya ada disitu


"aku ingin mendaftar menjadi polisi dan menyelidiki kasus presedir yuhan karena ia kuanggap seperti ayahku" ujar rizda ia membohongi karena ia tidak mau identitasnya karena ia tidak mempercayainya kecuali pamannya


"hei gadis kecil, pergilah ini bukan tempatmu" ujar polisi itu yang meremehkan rizda


tetapi ia tidak peduli lalu ia perlahan lahan masuk dan melihat layar lebar ternyata mereka masih saja menyelidiki cctv yang ada dirumahnya


"kau!" ujar orang tadi itu


"ada apa kau menemukan sesuatu" ujar pamanya


"oh ya dia adalah mata mata polisi sepertiku" ujar pamanya dan melirik rizda semua orang itu terkejut dan terdiam


"apa sudah menemukan identitas orang itu" ujar rizda dengan suara serius


mereka hanya terdiam dan melanjutkan pencarian


"aku mengizinkanmu untuk membuktikan kepada semua orang supaya mereka percaya keahlianmu" ujar pamannya

__ADS_1


"mana mungkin kau mendapatkan orang itu, jangan banyak omong kosong kau" ujar orang tadi itu


" terima kasih" ujar rizda


ia langsung duduk dimana leptop itu yang tersambung dilayar lebar dan menggunakan seperti kemarin untuk membuktikan kejeniusannya


10menit kemudian ia selesai dan semua orang disitu sangatlah kaget karena mereka menyekidikinya sudah berhari hari


"apa kalian sudah tau keahliannya" ujar pamannya kearah yang mengejek rizda


"aku memilih dia ketempat orang itu" ujar rizda menunjuk orang itu yang mengejeknya tadi


"kau memilihnya" ujar pamannya karena ia kaget


"apa!kau memilihku padahal aku mengejekmu tadi dasar aneh" ujar orang itu ia bernama Reem


"baiklah, aku pikir kau sudah menyelidiki satu persatu polisi disini" ujar paman dengan wajah pasrah dan ia sangat menyayangi rizda bagaimana juga ia adalah anak dari kakak kandungnya


dan rizda siap siap mengambil peralatan alat komunikasi polisi dan tanpa mereka sadari rizda sudah membuat alat canggih atau melihat mengedeteksi benda benda yang sangat berbahaya untuk keselamatannya dibagian lensa matanya


ketika masuk Reem menyetir mobil


"kenapa kau memilihku" ujar Reem karena ia merasa ia tidak bisa diandalkan karena ia hanya mengetahui bertarung dan tidak pintar


"karena kau tidak akrab denganku" ujar rizda dengan nada serius Reem mendengarkan ia kaget ketika mendengarkan rizda


"aku barusan menemukan gadis sepertimu" ujar Reem sambil melihatnya di kaca yang ada diatasnya


perlahan lahan reem melihat kaca spionnya ternyata 5 mobil sedang mengikuti mereka


"siapa mereka?" ujar Reem


rizda penasaran dan ia menengok kebelakang ternyata itu mobilnya Fajri yang sedang digunakan tentara yang ia sewa


"hiraukan saja, dia adalah pengawalku" ujar rizda


"pengawal!sebenarnya siapa kau" ujar Reem ia terkejut karena mobil itu sangatlah mewah dan ada 5 mobil yang isinya sangatlah banyak


"jangan banyak tanya,," ujar rizda

__ADS_1


perlahan lahan 2 mobil itu ada disamping kanan dan juga kiri mobil mereka untuk mengawasi darisitu reem mempercayai perkataan rizda dengan wajah terkejut


__ADS_2