TRyING TO GET IT

TRyING TO GET IT
menunjukan bakatnya


__ADS_3

sementara itu rizda terus menerus bolak balik untuk memberikan minuman semua karyawan yang ada disitu dia sangatlah berkeringat sambil berdesah karena ia kecapean sudah melakukannya satu jam tetapi ia harus berusaha mati Matian untuk melakukannya dan melanjutkannya dengan sabar


beberapa jam kemudian ia sudah selesai dan ia tidak sanggup lagi berdiri dia ada ditangga yang begitu sepi hanya saja ada seseorang perempuan memberikan botol yang berisi air minum mineral kepada rizda dengan wajah dingin ternyata


ia bernama Tia berambut pendek ia adalah karyawan baru di perusahaan ini menjadi pengurus pembuatan elektronik canggih


"ambilah"ujar Tia menaruh botol itu didepannya


"siapa kau"ujar rizda


tetapi ia dicuek lalu pergi meninggalkannya rizda mengambil botol itu karena kehausan ia meminumnya dengan lahap ketika selesai ia perlahan lahan berdiri dan pergi dari situ


ternyata Tia belum pergi jauh ia hanya dan terus memperhatikan rizda yang sedang pergi menjauh lalu tersenyum


"aku menemukanmu sobat"ujar Tia ternyata ia adalah sahabat masa kecilnya yang dulu rizda membantunya dari pembulian ia ditugaskan Fajri untuk membantunya kalau menghadapi masalahnya tanpa sepengetahuannya


ketika itu menejer Rika dan juga yang lainnya sedang melakukan pekerjaannya tiba tiba dalam sekejap laptop semua karyawan diheck oleh orang jenius membuat kata sandi salah dan leptop mereka kena virus dan didalam fail penting yang ada dileptop terancam


semua orang sangat takut terutama menejer Rika karena tanggung jawabnya lalu ia memanggil orang yang ahli dalam bidang Ilmu IT


tetapi tidak ada yang bisa satupun mereka terus mencobanya berkali kali terpaksa ia menelfon kepada bosnya, hanya saja hansung ada ruang rapat yang sangat penting membuat ia tidak bisa mengangkat teleponnya


"matilah aku"ujar menejer Rika yang sangat khawatir dan menyuruh mereka coba lagi terus menerus tetapi tidak bisa membukanya


tiba tiba rizda datang dan pergi mengambil leptop itu dengan wajah serius sebenarnya Rika ingin menghalanginya hanya saja ia ditahan Tia


."tenanglah dia bisa melakukannya" ujar Tia kearahnya


"apa kau gila dia hanya petugas kebersihan mana mungkin dia bisa menyelesaikannya"ujar Rika kearahnya dengan suara berteriak


"aku akan tanggung jawab kalau fail ini akan hilang"ujar Tia dengan wajah serius membuat Rika terdiam


"aku sudah selesai"ujar rizda hanya melakukan 5 menit


membuat orang sangat terkejut ketika mendengarkannya lalu semua karyawan memperhatikan leptopnya ternyata sudah memperbaiki dan virusnya tidak ada lagi lalu failnya tidak terjadi apa apa membuat mereka menatap rizda dengan wajah tidak percaya


"siapa dia, apa benar benar dia hanya petugas kebersihan"ujar karyawan itu


"kau,,,"ujar Rika memperhatikan leptop lalu melihat rizda


"aku akan pergi bekerja lagi"ujar rizda langsung pergi dari situ semua yang ada didalam terus memperhatikan rizda


"dia benar benar luar biasa"ujar karyawan itu yang ada di dekatnya Rika

__ADS_1


begitu juga Tia ia langsung pergi meninggalkan mereka tanpa berkata kata ketika ia dijalan menuju tempatnya ia melihat rizda yang sedang menunggunya didepan pintu dan menghampirinya


"masuklah"ujar Tia kearahnya


ketika masuk rizda terus memperhatikannya yang lagi duduk santai


"apa kau yang dikirim oleh ayahku"ujar rizda dengan nada serius membuat Tia terdiam dan melirik rizda dengan wajah tersenyum


"benar, nona"ujar Tia


"apa yang kau lakukan tadi "ujar rizda menatapnya dengan tajam suara begitu serius


"kau benar benar cerdas aku yang melakukannya, karena untuk dirimu nona,aku tidak tega kau sering diusil dan dihina karena kau menjadi petugas kebersihan dan menutup identitasmu"ujar Tia


"hah, kenapa kau melakukan berbahaya untuk merugikan perusahaan demi mengujiku kalau aku tidak bisa melakukannya tadi kau akan dapat masalah Tia "ujar rizda kearahnya


Tia mendengarkannya terdiam karena rizda atau sahabat masa kecilnya masih mengingatnya dan mengkhawatirkannya lalu tersenyum


"kau masih mengingatku"ujar Tia


"aku hanya menebaknya saja karena wajahmu sangat familiar"ujar rizda


"begitu ya aku melakukannya karena aku ingin kau dinaiki jabatan nona, maafkan aku karena aku sudah melakukan berbahaya"ujar Tia


"aku tidak butuh bantuan siapapun untuk naik jabatan, aku akan melakukannya sendiri"ujar rizda lalu pergi


ketika pergi Tia sudah memasangkan alat pendengar atau penghubung ditelingannya ternyata kata kata rizda sudah didengar oleh ayahnya membuat ayahnya dikantor tersenyum karena anaknya mulai dewasa dan ingin mandiri


"kerja bagus, aku ingin kau melindunginya"ujar dahyun


"baik tuan"ujar Tia ternyata Tia dan ayahnya merencanakan itu semua


ketika rizda sudah menjauh dari tempat Tia dengan wajah dingin seketika berubah menjadi wajah senang


"apa aku tadi sangat keren, tau rasa kalian berdua apa kalian pikir aku bodoh kalian menggunakan alat komunikasi untuk menyelidikiku


"ujar rizda ternyata selama ini ia mengetahui alat komunikasi yang ada ditelingannya Tia sehingga berpura pura tidak mau dibantu dan sok keren


"untung saja ada dia aku bisa naik jabatan"ujar rizda dengan suara senang sambil melompat lompat


hansung datang duduk dikantornya yang baru datang ia sudah mengetahui karena menejer Rika sudah menceritakan semua kejadian yang sebenarnya bahwa rizdalah yang menyelamatkan file yang sangat penting hansung mendengarkan ia tersenyum


"dia benar benar hebat ini mungkin kesempataku untuk berdekat denganya"ujar hansung

__ADS_1


ketika besoknya rizda dipanggil Aulia dan juga Rika untuk menaiki jabatannya ternyata jabatannya sangatlah tinggi menjadi asisten pribadi bosnya


"apaaa"ujar rizda seperti tidak mempercayainya


"kau berhak karena kau sudah menyelamatkan perusahaan ini fail yang kau selamatkan kemarin ada uang perusahaan sebesar triliun jadi bos sangat tertarik denganmu selamat ya ,aku tidak tahu kau punya potensi dan aku rasa kau tidak cocok menjadi petugas kebersihan lagi"ujar aulia sambil membawakan baju asisten yang sudah disiapkannya


"benarkah, aku benar benar seperti tidak mempercayainya, kalau begitu aku mengganti bajuku dulu ya"ujar rizda langsung mengambil tas ditangannya Aulia lalu dengan cepat pergi meninggalkannya dengan wajah ceria


"apa ini masuk akal petugas kebersihan tiba tiba menjadi asisten pribadi bos, padahal aku saja menjadi menejer utama perlu 3 tahunan"ujar Rika


"ini benar benar sulit dipercaya"ujar aulia sambil wajah takjub


ketika selesai ia tidak pergi kekantor bosnya melainkan untuk pamer dengan teman temannya dan juga bosnya yang dulu


"wow, aku pikir itu bukan kau ternyata benar benar kau,kau sangat cantik memakai baju ini"ujar sila


"jangan lupakan kami ya ketika kau sudah gajian,"ujar suri


"apa kau bilang aku selalu cantik dan tenang saja aku akan mentraktir kalian kalau Aku udah gajian"ujar rizda dengan wajah sombong


gina hanya terdiam dan tidak berkata apa apa ia hanya takjub kepada rizda karena baru beberapa bulan ia bisa naik jabatan begitu tinggi


"maafkan aku selama ini"ujar gina menunduk kepala mereka berempat kearah mereka dengan wajah tersenyum jahat


"aku akan memaafkanmu, asalkan kau mengerjakan pekerjaan mereka bertiga apa kau mau lakukannya" ujar rizda kearahnya untuk mengerjainya


"baiklah aku mengerti"ujar gina tak disangka ia langsung setuju membuat mereka berempat kaget terdiam lalu ia pergi mengerjakannya


"oh ya aku harus pergi bos sedang menungguku aku penasaran siapa dia, aku rasa dia sangat tua"ujar rizda sambil suara mengejek bosnya


"apa kau bilang kau salah dia sangatlah ganteng dan usianya masih 24 tahun gitu"ujar suri


"biar ganteng tapi kudengar dia sangat dingin kau harus berhati hati dengannya"ujar sila


"justru dia dingin banyak menyukainya pantas saja kau mendapatkan seperti mantanmu itu kau benar benar bodoh"ujar suri membalas sila dengan suara mengejek


"kau"ujar sila menunjuknya ingin memukul hanya saja Rini menghalanginya sampai ia tenang


rizda melihat tingkah mereka berdua sambil memegang kepalanya lalu pergi ruang itu


ketika ia masuk ia langsung menunduk badan secepat kilat sebelum ia melihat hansung


"terima kasih Sudah mengangkatku menjadi asisten pribadimu aku sangat senang"ujar rizda ia langsung berdiri tegak dan membuka matanya lalu terdiam kearah hansung yang sedang menatapnya

__ADS_1


"kau"ujar rizda berteriak sambil menunjuknya karena kaget


__ADS_2