
Saat ini Echa sedang termenung di balkon kamar nya dia memikirkan perkataan Nanda.
"Kenapa sih kak Kelan gak peka sama perasaan Echa, padahal Echa udah banyak ngelakuin segala cara supaya kak Kelan itu luluh " Echa berbicara pada dirinya sendiri dia merasa sangat sedih saat ini.
"Harus dengan cara apa lagi ya supaya Echa bisa buat kak Kelan luluh? " monolog Echa. Echa kembalikan termenung.
Tok... Tok... Tok...
Suara ketukan pintu membuat Echa tersentak dari lamunannya.
"Echa sayang kamu di dalam nak? " ucap seseorang di balik pintu yang tidak lain adalah mamanya Echa.
"Iya ma, mama masuk aja pintunya gak Echa kunci kok" sahut Echa dari dalam kamarnya. Kemudian terdengar suara pintu terbuka mama Echa pun masuk dan segera menghampiri Echa.
"Kamu kenapa sayang? Ada masalah sama sekolah kamu? " tanya mama Echa lembut sambil mengusap rambut anaknya.
"Echa gak papa kok ma" ucap Echa tersenyum.
"Mama tau kamu pasti lagi sedih kamu gak usah bohong sama mama" ucap mama Echa. Echa menghela nafas.
"Ma kenapa sih cowok itu gak peka sama perasaan cewek? " tanya Echa kepada mamanya.
"Setiap laki-laki itu berbeda, mereka ada yang tau tapi tidak ingin memberikan harapan lebih, ada juga yang hanya ingin mempermainkan" mama Echa menjelaskan kepada anaknya.
"Terus Echa harus gimana dong ma? " Tanya Echa.
"Kamu boleh ngejar dia tapi sewajarnya aja ya sayang" ucap sang mama tersenyum.
"Gitu ya ma? " ucap Echa.
"Iya kalau kamu berlebihan yang ada dia ilfeel sama kamu" ucap mamanya.
"Hehe iya juga sih ma" ucap Echa.
"Cheers dear, you can do it" ucap mama Echa memberikan semangat kepada Echa.
"Thanks mom" ucap Echa tersenyum. Mama Echa hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum kemudian berjalan keluar dari kamar anaknya.
"Oke Echa semangat buat besok" ucap Echa pada dirinya sendiri. Kemudian dia mulai merebahkan tubuhnya dan mulai terlelap ke alam bawah sadar.
__ADS_1
****
Saat ini Bara, Aldo dan Juni sedang main ke rumah Kelan. Bara dan Aldo sedang sibuk bermain PS yang ada di rumah Kelan sementara Juni sibuk memakan cemilan. Sedangkan Kelan sibuk memainkan HP nya.
"Lan gimana persiapan untuk tanding basket kita buat minggu depan? " tanya Bara.
"Udah lengkap. Kita tinggal latihan serius buat memenangkan pertandingan Minggu depan. " Ucap Kelan.
"Lo tenang aja Lan kita pasti bisa menangkan pertandingan ini" Ucap Aldo.
"Terus lo sama Livia gimana Lan? " tiba-tiba Aldo bertanya tentang Livia kepada Kelan. Mendengar itu kelan merasa muak.
"Gak penting lo bahas tentang dia" ucap Kelan dingin.
"Tau lo ngapain lo bahas-bahas si kutu air ganjen itu" ucap Bara dengan nada sinis.
"Kemaren dia ngajak gue nonton bioskop cuman gue gak mau" Ucap Kelan. Merasa tertarik dengan topik pembicaraan Bara dan Aldo pun berhenti memainkan game mereka termasuk Juni.
"Terus lo kasih alasan apa Lan? " tanya Juni.
"Tumben lo nanya tong" ucap Bara.
"Gue bilang gue lagi sibuk" ucap kelan.
"Emang dia gak ngadu ke bokap lo Lan, biasanya kutu air mah suka ngancam lo" ucap Aldo.
"Gue ancam balik" Ucap Kelan. Mereka terkejut dan semakin penasaran.
"Cara lo ngancam dia gimana Lan? Kok bisa lo ngancam dia? " tanya Juni sambil mengunyah kerupuk.
"Gue bakal aduin ke bokap nya dia kalau anak nya itu sering keluar masuk club malam" ucap Kelan. Sukses membuat temannya terkejut.
"Ha lo serius? " tanya Bara, Aldo dan Juni bersamaan.
"Iya gue serius" ucap Kelan.
"Emang lo tau dari mana? " tanya Aldo penasaran.
"Karena gue tau makanya gue berani ngancam dia" ucap Kelan.
__ADS_1
"Lo liat nya kapan Lan? " tanya Juni.
"Waktu itu gue keluar beli perlengkapan tanding basket kita, gue pulang udah agak larut terus gue liat Livia keluar dari club. " Ucap Kelan.
"Gue udah yakin sih cewek kayak dia itu gak bener" ucap Bara.
"Iya bener tu" Ucap Aldo.
"Yaudah deh Lan kita balik ya udah malam juga ni" Ucap Bara.
"Iya hati-hati di jalan" ucap Kelan.
"Aman bro" ucap Aldo. Kemudian mereka turun kebawah dan berpapasan dengan mamanya Kelan.
"Eh mau kemana? " tanya mama Kelan.
"Mau balik tante hehe" ucap Aldo.
"Kok tumben cepat banget balik nya? " tanya mama Kelan.
"Besok sekolah tante, takut nya kesiangan" Ucap Bara memberi alasan.
"Ohh iya tante lupa besok sekolah ya, yaudah kalian hati-hati di jalan jangan ngebut" ucap mama Kelan memperingatkan.
"Aman tante, pamit ya tan assalamu'alaikum" ucap mereka bersamaan.
"Wa'alaikumussalam" jawab mama Kelan.
"Lan kita balik" ucap Aldo.
"Iya" Ucap Kelan. Kemudian mereka keluar dari rumah kelan menuju motor mereka masing-masing.
****
Sampai sini dulu ya
Jangan lupa dukungan and coment:)
Jangan lupa follow juga:)
__ADS_1