Tumber Line

Tumber Line
Chapter 22


__ADS_3

"Echa mama masakin nasi goreng kesukaan kamu" ucap mama Echa. Echa yang baru akan duduk di bangku meja makan segera mendudukkan dirinya dan menatap menu makanan itu dengan mata berbinar.


"Aaaa mama tau aja deh Echa lagi pengen sarapan ini" ucap Echa dengan raut wajah bahagia.


"Iya dong, yaudah buruan kamu makan, ntar kamu telat lagi ke sekolah" ucap mama Echa tersenyum menatap Echa.


"Iya ma" ucap Echa. Kemudian Echa pun mengambil nasi goreng itu dan mulai memakannya. Namun ketika Echa sedang menikmati sarapan pagi nya terdengar notif pesan dari HPnya. Echa pun melihat siapa pengirim pesan tersebut dan terkejut ketika melihat pesan tersebut dari Nanda. Dia pun membuka pesan tersebut dan mulai membacanya.


Ting...


Nanda😝


Cak maaf ya gue gak


ke sekolah hari ini


gue izin selama dua hari


soalnya kakek gue sakit


cak


^^^Ya ampun nan, iya nan gak papa^^^


^^^kok, cepat sembuh ya buat kakek lo^^^


Iya cak makasih ya lo


emang ter the best deh


yaudah gue berangkat dulu


ya cak see you cak

__ADS_1


^^^Iya hati-hati di jalan ya nan^^^


^^^See you Nanda^^^


Setelah membaca pesan dari Nanda. Raut wajah Echa kini berubah menjadi sedih. Mama Echa yang melihat perubahan raut wajah anaknya pun menjadi heran.


"Kenapa sayang, kok habis nerima pesan muka nya gitu? " tanya mama Echa.


"Nanda gak ke sekolah hari ini ma, dia izin dua hari, ya berarti Echa sendiri dong disekolah nanti" ucap Echa dengan raut wajah sedih. Selera makannya pun hilang.


"Emang nya Nanda kemana sayang kok izin sampai dua hari? " tanya mama Echa.


"Kakek Nanda sakit ma jadi dia izin gak ke sekolah buat jenguk kakek nya" ucap Echa.


"Ya ampun, sakit apa kakek nya ca? , semoga cepat sembuh kakek nya Nanda" ucap mama Echa.


"Aamiin, Echa gak tau sakit apa ma" ucap Echa sembari mengangkat kedua bahu nya.


"Yaudah gak papa sayang dua hari kok kamu gak bareng Nanda, kamu harus tetap semangat buat sekolah oke? " ucap mama Echa.


"Jangan gitu dong sayang harus semangat" ucap mama Echa. Echa pun mengambil nafas pelan


"Oke ma semangat" ucap Echa dengan tersenyum.


"Nah gitu dong, lanjut lagi makannya biar kamu makin semangat" ucap mama nya. Namun Echa menolak.


"Gak deh ma, Echa langsung ke sekolah aja ya ma bye ma assalamu'alaikum" ucap Echa terburu-buru menyalami tangan sang mama.


"Iya udah kamu hati-hati ya sayang" ucap mama Echa. Kemudian Echa pun pergi keluar dari rumah nya dan segera memasuki mobil yang sudah ada supir didalamnya.


****


Kelan saat ini sedang berada di ruangan basket sambil mengamati apa saja yang kurang untuk pertandingan tiga hari ke depan. Setelah mengamati dan tidak ada satu pun yang kurang Kelan segera pergi dari ruang basket dan kini dia sedang berjalan santai sambil melihat pemandangan pagi ini. Di saat sedang berjalan dia tak sengaja berpapasan dengan Riko ketika melihat Riko kelan langsung membuang muka. Riko yang melihat itu hanya menghela nafas. Kemudian Riko pun melanjutkan jalannya menuju perpustakaan.

__ADS_1


Kelan masih berkeliling di area sekolahnya hingga dia tidak sadar bahwa pulpennya jatuh. Echa yang kebetulan baru tiba di sekolah dan tidak sengaja melihat pulpen Kelan jatuh dia segera mengambil pulpen itu.


"Kak Kelan" ucap Echa setengah berteriak. Kelan yang merasakan ada yang memanggilnya, dia pun membalikkan tubuhnya ke belakang.


"Apa? " tanya Kelan setelah dia melihat bahwa Echa lah yang memanggilnya.


"Pulpen kakak jatuh nih" ucap Echa sambil menyerahkan pulpen itu kepada Kelan. Kelan pun mengambil pulpen itu dari tangan Echa.


"Oh iya makasih" ucap Kelan. Kemudian dia ingin melanjutkan kembali langkah kaki nya. Namun lagi-lagi Echa menghentikan langkah Kelan.


"Tunggu kak" ucap Echa sambil menahan bahu Kelan.


"Apa lagi? " tanya Kelan.


"Kakak kok cuek banget sih sama aku, aku salah ya kak kalau pengen deket sama kakak atau suka sama kakak salah ya? " tanya Echa.


"Gak salah, cuman gue yang salah" ucap Kelan yang membuat Echa tidak mengerti apa maksud dari perkataan Kelan.


"Maksud kakak apa? " tanya Echa tak mengerti.


"Lo mau tau maksud gue apa? " ucap Kelan. Echa hanya menganggukkan kepalanya.


"Gue salah karena gue udah buat lo suka sama gue" ucap Kelan.


"Kenapa harus salah kak? " tanya Echa lagi.


"Hati gue gak bisa nerima lo maupun orang lain" ucap Kelan. Echa merasakan hati nya perih saat ini dia hanya terdiam. Kelan pun segera pergi berlalu dari sana. Tak lama Kelan pergi Echa pun segera pergi menuju kelas nya.


****


Sampai sini dulu ya


Jangan lupa dukungan and coment:)

__ADS_1


Okey


__ADS_2