Tumber Line

Tumber Line
Chapter 9


__ADS_3

Saat ini Echa sudah sampai di rumah nya dia segera membuka pintu rumah dan berjalan menuju tangga kamar. Sementara sang mama sedang berada di bawah. Sesampainya di kamar Echa segera berbaring di kasur kesayangannya dan dia mengingat satu hal yaitu handphone dia segera membuka hp nya dan membuka sosial media Instagram. Dengan senyum bahagia dia segera melihat pesan, tetapi detik kemudian senyum itu berubah menjadi raut sedih tidak ada balasan atau pun menyukai pesan.


"Gapapa kok kalau kamu gak balas sekarang masih ada waktu lain, dan aku pastikan kamu akan balas pesan ku" ucap Echa dengan wajah yang kembali bahagia, dia yakin suatu saat akan ada masanya Kelan membalas perasaannya. Dia segera melihat lihat postingan Kelan, ada satu foto yang membuat Echa kembali down. Dia melihat Kelan tersenyum dengan seorang wanita yang tidak dia kenal wanita tersebut yang tidak lain adalah Livia Aneska yaitu Kakak kelas satu angkatan dengan Kelan. Karena penasaran akan wanita itu Echa pun membuka akun wanita itu, banyak postingan antara Kelan dan Livia mereka terlihat begitu akrab sekali yang lagi lagi membuat Echa merasa putus asa. Tetapi dia tidak akan menyerah dia akan terus maju ke depan hingga di mana Kelan sendiri yang akan membuat nya berhenti.


****


Pagi ini Echa merasa semangat dia bangun lebih awal dari jam biasa nya, dia sudah tidak sabar bertemu dengan kakak kelas yang sangat dia kagumi. Echa sudah rapi dengan pakaian putih abu abu nya. Dengan rambut yang di tata rapi. Hingga wajah yang natural dia hanya memakai bedak seadanya dan lipgloss yang membuat bibir nya menjadi cerah. Tak lama itu terdengar teriakan sang mama.


"Echa... bangun sayang ntar kamu telat Lo" teriak sang mama dari arah bawah. Echa segera turun dengan wajah yang sangat gembira.


"Ma...Echa dah siap kok" ucap Echa dengan wajah tersenyum yang membuat sang mama kaget.


"Loh tumben kamu udah siap jam segini, biasanya payah banget mama bangunin kamu" ucap sang mama sambil menghampiri Echa.


"Iya ma Echa mau berubah aja, Echa gak mau lagi telat bangun" ucap Echa masih dengan tersenyum.


"Allhamdulillah kamu udah mau berubah sayang" ucap mama Echa dengan lembut.


"Yaudah yok ma ayok berangkat" ajak Echa dengan bahagia.


"Sarapan dulu baru berangkat, ntar kamu sakit perut kalau gak sarapan" ucap mama Echa.


"Hehe iya ma Echa lupa" ucap Echa sambil cengengesan. Kemudian mereka berjalan menuju meja makan. Setelah duduk mereka sarapan bersama. Waktu menunjukkan pukul 06.20 mereka sudah menyelesaikan sarapannya. Mereka berangkat menuju sekolah Echa.


"Sayang nanti kalau di sekolah kamu hati hati ya" ucap sang mama di tengah keheningan.


"Iya ma pasti kok" ucap Echa sembari tersenyum lembut kepada mama nya. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di depan gerbang sekolah. Echa segera turun dari mobil setelah mencium tangan Mama nya. Dia mulai memasuki gerbang sekolah sambil memperhatikan apakah Kelan sudah datang atau belum.


"Kayak nya kak Kelan belum datang deh, tunggu aja deh" gumam Echa, dia berjalan ke sebuah tempat duduk dan duduk di sana sembari memperhatikan gerbang. Tak sampai 10 menit terdengar suara motor yang tak lain adalah Kelan. Echa yang sudah sangat paham akan hal itu segera menghampiri Kelan.

__ADS_1


"Hai kak" ucap Echa dengan wajah tersenyum. Kelan sedikit terkejut akan sapaan tiba tiba tersebut.


"Hmm" ucap Kelan dengan cuek.


"Kak tau gak-" ucap Echa terpotong dengan suara dingin Kelan.


"Gak tau dan gak mau tau" ucap Kelan dengan nada sinis. Echa sempat terdiam dia bukan sakit hati tetapi malah senang karna Kelan mengucapkan lebih dari 3 kata.


"Wahh kak aku bahagia banget kakak ngomong banyak kata sama aku" ucap Echa dengan wajah tersenyum. Kelan merasa heran dengan adik kelas nya tersebut bukannya sakit hati malah tersenyum.


"Serah Lo" ucap Kelan kemudian dia berjalan meninggalkan Echa di parkiran. Echa hanya terdiam di sana seperti orang gila yang senyum senyum sendiri. Hingga tepukan di bahu nya membuat nya Tersadar.


"Cak...Lo ngapain senyum senyum sendiri" ucap Nanda dengan heran.


"Ihh.. Nanda bikin kaget aja sih" ucap Echa dengan kesal.


"Hehe itu nan tadi Echa jumpa sama kak Kelan" ucap Echa dengan malu malu.


"Ihh...Lo kok masih ngejar cak dia itu cuek banget paling dekat nya juga sama Livia" ucap Nanda yang membuat Echa terkejut.


"Nan Lo kenal juga sama kak Livia" ucap Echa.


"Kenal lah siapa juga di sini yang gak kenal sama dia" ucap Nanda kepada Echa.


"Memang dia itu siapa kok terkenal banget" ucap Echa kepada Nanda.


"Udah deh cak nanti aja deh bahas nya pas di kantin" ucap Nanda kepada Echa, kemudian dia menarik tangan Echa menuju kelas mereka. Sesampainya di dalam kelas mereka segera duduk dan setelah itu guru yang mengajar pun memasuki kelas mereka.


Kringg...kring...kring...

__ADS_1


Bel istirahat sekolah telah berbunyi segera saja siswa dan siswi keluar berhamburan menuju arah kantin untuk mengisi perut. Tak terkecuali Echa dan Nanda mereka segera menuju kantin sampai nya di kantin mereka segera mencari meja. Setelah mereka menemukan meja kantin mereka segera duduk dan memesan makanan.


"Nan kak Livia itu siapa sih, kok gue gak kenal ya?" Ucap Echa dengan nada yang heran.


"Kak Livia itu ketua cheersleaders di SMA ini, selain itu selalu aja nempel sama kak Kelan, ganjen banget tau gak" ucap Nanda dengan nada yang terdengar geram.


"Kok gue gak pernah liat ya nan" ucap Echa kepada Nanda.


"Ya iyalah, kemaren gak kelihatan itu karena dia ikut olimpiade cheersleaders nya itu" ucap Nanda


"Ohh..gitu ya nan, cantik gak kira kira, masih cantikan gue atau kak Livia itu?" Ucap Echa dengan bertubi tubi.


"Cak....nanyak nya satu satu dong cak, pusing gue jawab nya" ucap Nanda.


"Hehe iya habisnya gue penasaran" ucap Echa


"Ya lumayan sih menurut gue, tapi tenang aja masih cantikan Lo kok" ucap Nanda


"Huh...untung aja" ucap Echa dengan lega mendengar perkataan Nanda. Berarti dia bisa mengejar sang pujaan hati nya.


"Cak...yok balik kelas udah mau bel kayak nya nih" ucap Nanda.


"Iya nih ayok nan"ucap Echa sembari menarik tangan Nanda, mereka pun segera berjalan menuju kelas mereka.


****


Hay semua sampai sini dulu yaa:)


Jangan lupa dukungan and coment yaa

__ADS_1


__ADS_2