Tumber Line

Tumber Line
Chapter 2


__ADS_3

Kelano Argantara Putra murid kelas XII IPA 1. kebanggaan SMA Garuda Jaya. Dan dia anak dari pemilik sekolah tersebut yang tak lain adalah anak sulung dari Karin Amalia dan Rian Keland.Dia mempunyai satu adik perempuan bernama Nada Kelamalia yang saat ini sedang menduduki bangku SMP. Kelan itu panggilan dari seorang Kelano yang sangat genius dalam semua bidang baik di bidang akademik maupun non akademik dia sudah banyak mengharumkan nama sekolah nya ini dengan segala prestasi nya.


Sudah banyak meraih piala,medali emas dan perak serta piagam maupun sertifikat. Dia juga mengikuti dua ekskul yaitu eksul piano dan bola basket. Kelan sangat menyukai piano baginya piano itu sudah menjadi sebagian dari hidup nya. Piano itu ada di saat dia sedih maupun bahagia. Dua hal yang tidak di sukai kelan yaitu Mersya dan bahasa Inggris. Mengingat kejadian saat menbarak gadis itu sepertinya dia anak baru di sekolah ini di lihat dari seragam nya sepertinya baru membuat mood seorang Kelano down seketika.


Ntah lah mengapa dia sangat tidak suka dengan gadis itu. Yang Kelano pikirkan gadis itu hanya akan menjadi benalu di dalam hidup nya. Saat ini kelano berada di ruang perpustakaan dia memegang buku tapi pikirannya melayang layang ntah ke mana bisa di bilang saat ini dia sedang melamun.


Kelano tidak bolos, dia keperpustakaan karna harus mempersiap kan olimpiade piano untuk dua bulan ke depan. Di saat sedang melamun dia di kejutkan oleh ke tiga sahabat nya yang usil siapa lagi kalau bukan Bara Alexander biasa di panggil Bara, Junior Aldebaran biasa di panggil Juni, dan yang terakhir Aldo Anggara biasa di panggil Aldo.


"Duarrr....diam diam bae lo lan" ucap Bara sambil mengejut kan Kelan. Dan Kelan pun terkejut. Tetapi Kelan segera mengganti wajah terkejut nya dengan ekspresi datar.


"Iya ni lan. lo kenapa kok kayak melamun gitu" ucap Juni. Satu hal yang perlu kalian tau junior alias Juni ini rada rada lola.


"Heh...Somplak emang Kelan itu lagi melamun bukan kayak tapi emang melamun.!" ucap Aldo menjelas kan kepada Juni. Aldo geram dengan ke lolaannya Juni. Dan Juni hanya mangut mangut saja.


"Berisik." Satu kata keluar dari bibir Kelan. Dan jangan lupa julukan seorang Kelan ice prince bermulut pedas. Memang Kelan ini sangat pedas ketika berbicara dan juga dingin.


"Lan lan...masih aja lo dingin sama sahabat lo sendiri, eh iya btw lo kenapa melamun nggak biasanya lo kayak gini lan?" Ucap Bara melihat Kelan heran dengan sikap nya biasanya Kelan sangat fokus pada buku yang sedang di baca nya.


"Iya nie lan gak biasanya lo kayak gini. Atau jangan jangan lo ada cewek ya lan. Wah parah lo gak kasih tau kita kita" ucap Aldo seraya menepuk nepuk punggung Kelan.

__ADS_1


"Haa...Kelan punya cewek siapa lan kenalin ke gue dong mana tau pindah hati ke gue" ucap Juni sambil tertawa. Tetapi ke tiga temannya hanya diam saja.


Krikk...krikk...krikk...


"Lucu banget lo kayak ketek ayam" ucap Bara sambil mempiting kepala Juni.


"Enak aja lo katain gue kayak ketek ayam" ucap Juni merasa kesal.


"Diam lo pada berisik amat." Lima kata keluar dari bibir Kelan.


"Wahhh....babang es kita ngomong lima kata ni" ucap Aldo antusias mereka pun tertawa terkecuali Kelan dia hanya menatap datar teman temannya. Kelan merasa kesal dan segera pergi dari hadapan teman temannya. Membuat mereka hanya mengelus dada sabar dengan sikap dingin Kelan.


"Rooftop" ucap Kelan singkat. Dan memang bel keluar main sudah berbunyi sejak 5 menit yang lalu. Mereka pun mengikuti Kelan menuju rooftop. Sampai nya di rooftop. Mereka pun merebahkan diri di sofa dan mereka segera membuka hp nya masing masing. Tiba tiba saja Juni berbicara.


"Eh iya...katanya ada murid baru" ucap Juni. Membuat kedua temannya bangkit dari sofa terkecuali Kelan dia hanya berbaring tidak berniat ikut andil dalam pembicaraan mereka.


"Ahh...yang bener lo cewek apa cowok?" Ucap Bara terdengar antusias. Bara memang tidak pernah bosan membahas cewek dia terkenal sebagai raja PHP.


"Setau gue sih cewek Bar soal nya kata orang dia itu cantik punya lesung Pipit lagi dan dia juga pintar bahasa Inggris. Idaman gue banget tu." Sahut Aldo tiba tiba. Membuat Bara semakin antusias.

__ADS_1


"Namanya siapa Al?" Ucap Bara bertanya kepada Aldo.


"Namanya sih kayak nya Mersya, Mersya gitu lah orang orang manggil nya Echa." Ucap Aldo sembari tengah berpikir dengan nama gadis itu.


"Gue mau dapat nomor Whatsapp nya dong" Tiba tiba saja Juni berbicara membuat mereka tertawa kecuali Kelan cowok itu tidak berminat sama sekali membahas cewek apa lagi yang pandai berbahasa Inggris dia sangat membencinya.


"Macam iya aja lo iya kali lo bisa dapatin Jun jun" ucap bara masih tertawa. Dan itu malah semakin membuat Juni kesal.


"Lan" panggil Aldo kepada Kelan dan si empu hanya membalas dengan gumaman.


"Hmmm" balas Kelan singkat.


"Lo gak tertarik sama anak baru itu?" Tanya Aldo kepada Kelan.


"Gak" ucap Kelan singkat. Dan dia beranjak pergi dari rooftop. Membuat teman temannya hanya menghela nafas kesal dengan sikap si ice prince sekolah ini.


****


Hay readers ketemu lagi kita:)

__ADS_1


Jangan lupa coment and dukungan yaa biar aku bisa lanjutin cerita nya hehe:)


__ADS_2