Unattainable Woman

Unattainable Woman
DARI PANTAUAN


__ADS_3

semester baru pun sudah di umumkan. anak anak akan masuk sehari sebelum melanjutkan ke hari pertama memasuki semester baru.


marak dan gencar nya kasus yang menimpa jeny, dan pesan terakhir sheka untuk memberi kan penulisan nya kepada jeny, tanpa di ketahui oleh siapa pun. tidak hanya itu pada saat sheka sempat berpesan kepada pihak dari salah satu yayasan untuk tidak menyudutkan jeny. tentu nya pihak yayasan tetap bersih keras untuk mengijinkan jeny pindah ke fakultas lain. namun pernyataan tersebut sama sekali belum di respon dari pihak jeny. lantaran jeny tidak memenuhi panggilan terkait dengan nama sheka sendiri.


morin yang mendengar bahwa dirinya masuk nominasi untuk ke jenjang study berikut nya. pada saat morin hendak memberi tahukan kepada orang tua nya, orang tua morin tidak menyetujui dengan keinginan morin tersebut. morin benar benar tak habis pikir dengan jalam pikiran orang tua nya.


"bu..aku akan melanjutkan s2 nanti ke universitas yang di ajukan dari yayasan, universitas tersebut cukup terkenal bu..aku ingin mengambilnya untuk itu aku akan dengan sungguh sungguh dalam menaikan prestasiku..


namun ibu morin tidak setuju dengan keinginan morin tersebut" ibu ingin kamu masuk ke univeritas seperti kakak kakak mu, ingat kamu tidak tahu ke depan nya, ibu sudah melihat di hasil dari kakak mu sudah lah, kamu pokok nya gak usah ambil cukup menurut saja dengan ibu dan ayah" ujar ibu morin yang bertentang belakang dengan keinginan morin..


mendengar kak hal itu morin benar benar down. memang morin mempunyai impian untuk bisa masuk ke universitas itu, " kalau begini aku sia sia dengan apa yang sudah aku lewati harus kah aku mengikuti mereka, cukup kakak saja. aku ingin mencapai keinginan ku" ungkapan rasa kesal morin terhadap ibunya..


aku tidak ingin ada kaitan dengn ilmu pemerintahan.." ujar morin..


aku akan pulang, kaki ku sudah membaik..aku tak bisa berpikir dengan keadaan ribut yang seperti ini di sini" ujar morin di rumah bibi nya.


bibi..?


..bibi?"ujar morin memanggil bibi nya..


iya rin kamu manggil bibi ya." ujar bibi nya


bi, aku akan segera pulang aku akan berbicara kepada ibu nanti, karena aku aku pergi bersama teman teman sekelas ku" ujar alasan morin kepada bibi nya..


emang kamu sudah sembuh kan kaki kamu masih sakit rin" jawab bibi morin..


yaa kalau aku gak kemana mana aku juga setres juga bi, aku memutuskan untuk ikut bersama teman temanku nanti..


mendengar kan penjelasan morin seperti itu. bibi nya juga tidak memaksa morin untuk tak pulang..rin kan kamu sendiri di rumah, kalau ada perlu apa apa kamu cepat ngubungi bibi yaa" ujar bibi morin bercampur dengan rasa khawatir..

__ADS_1


iyaa bi, aku pasti ngubungi bibi kok.." ujar morin..


aku mau nangis sebenar nya, mendengar ibu yang tidak setuju dengan kemauanku sendiri seperti tadi..aku ingin menjadi diri aku sendiri tanpa di sama sama kan dengan kakak ku..aku harus pulang" ujar morin sambil mengemaskan pakaian nya..


morin pun segera pulang,.


di rumah sudah tidak ada siapa siapa..kenapa pikiran aku sesunyi ini, morin membuka pesan di group yang menohok soal jeny..


apa aku berikan saja nominasi ini kepada jeny..aku pun sudah seperti ini percuma saja..


eitttttthh gisya kok sibuk ngurusin jeny sih " ujar morin pada saat membaca group..ni orang gak bisa diem aja..kalo di pikir pikir ni anak kayak gak ada orang tua nya, belum lagi letty..gaya nya udah minta ampun..sheka apalagi!


aku udah gak mau lagi kenal sama si sheka..kayak munafik aja, selama ini kenapa dia yang tidak ikut festival kemarin, aku sih mengira bahwa sheka sengaja memberikan karya nya, dia tahu aku juga mengikuti audisi itu..maka dari itu dia buat diri nya heboh biar bisa naik daun aja.."ujar morin


letty pun heboh dengan puji pujian yang lontarkan kepada morin,sheka dan gisya..kok aku saja yang gak ada apa apa, malahan team basket ku sendiri enggan memberiku piagam..kalau aku tau begini jadi nya aku gak sibuk sibuk apalagi sampe bayarin tempat sewa selama tiga jam kemarin ..aku bener bener kapok..


"ya mereka hanya memanfaakan ku, jijik banget ketemu sama orang seperti itu" ujar letty saat mengingat team basket nya..


letty..letty..kau mana bisa seperti aku" kamu cocok nya jagain tempat ibu mu saja" ujar gisya sambil menjatuh kan letty..bahkan letty tak segan segan menyindir letty di hadapan dalam group ..


belum lagi salah satu di dalam group mengatakan bahwa ada salah satu siswi yang pindah ke fakultas lain yaitu alta.." bisa pindah juga itu orang dari sheka ke morin dari fakultas sini ke fakultas sana..ngapa gak sekalian mati aja, banyak banyak bersyukur deh tu orang udah gak ada..


"gila dia berani ceramahin..berani dia gitu sama aku!!" ujar letty


..


aku akan membalas pesan yang lain saja,.." ujar gisya sambil membalas pesan dari teman teman sosial medianya.


gisya juga sama seperti letty, dia sangat agresif untuk berani mengirim pesan atau chat kepasa orang yang di suka oleh nya..

__ADS_1


aku suka sama anak ini, tapi dia pacaran sama anak anak seangkatan dengan nya.." ujar gisya sambil melihat profil cowok yang di sukai oleh nya


duh mana uang habis lagi, aku ingin pergi ke tempat tongkrongan cowok ini.."ayah pulang sore, ibu pasti ngoceh ngoceh dulu kalau di minta uang jajan..resek tu ibu ibu gombel" ujar gisya ..


gisya sempat berpikir untuk mengambil uang ibu nya. karena ibu nya sering meninggalkan rumah dan jarang ada yang tahu, bahwa ibu nya sering menyimpan sesuatu atau uang di berangkas almarhum ibu nya dulu.


" aku akan melihat apakah ibu menyimpan uang di tempat ibu dulu ya, setelah itu gisya kerap sekali mengintip ibu nya pada saat hendak menyimpan kunci kamar. gisya pun melihat ibu nya menyimpan kunci di sebuah gelas hiasan. tak lama ibu nya pergi gisya mencoba mengambil kunci itu.


gisya membuka kamar dengan perlahan, sambil membuka berangkas, dan alhasil tidak ada uang melainkan perhiasan saja. " aku akan mengambil cincin ini dan aku akan menjual nya gak papa mereka tidak memberi ku jajan aku akan berhemat dengan menjual cincin ini " ujar gisya sambil membawa cincin yang hendak di ambil nya..


😅😅 " aku yakin dengan perhiasan sebanyak itu ibu tidak akan tau dengan cincin ini " ujar gisya dengan penuh semangat. gisya pun pergi sambil menunggu untuk di jemput oleh teman nya.


pada saat sedang asyik nongkrong...


hp gisya pun berdering.." ayah menelpon..duh jangan jangan mereka tau lagi..aku harus jawab apa yaa" ujar gisya dengan penuh gugup.


" halloo yah?


" kamu dimana sekarang? " tanya ayah nya


" di jalan yah emang nya kenapa? "jawab gisya dengan penuh drama.


" seperti nya ada yang membuka pintu kamar ayah..dan pintu kamar kamu juga terbuka.." ujar ayah dengan penuh khawatir..


" apa ada yang hilang di kamar ku..atau di kamar ayah? " tanya gisya kepada ayah nya.


" ibu mu bilang tidak ada..ya udah kamu pulang jangan keluyuran..


" iya yahh aku sebentar lagi pulang" jawab gisya dan ayah nya langsung menutup telpon tersebut.

__ADS_1


" aku lupa menyimpan kunci dan menutup kamar ku, untung mereka tidak ada yang curiga..aman amann" ujar gisya bercampur dengan rasa takut dan cemas.


__ADS_2