Unattainable Woman

Unattainable Woman
LAGI HEBAT


__ADS_3

Virly melihat sosok laki laki yang duduk di kursi panjang yakni melainkan sosok alta itu sendiri. virly pun mencoba menelpon alta sambil melihat ke arah nya, kelihatan nya alta menyadari bunyi dering panggilan dari nya, namun alta mencoba untuk mematikan panggilan yang jelas jelas itu merupakan panggilan dari virly.


Virly sedikit kesal bercampur ragu untuk mendatangi alta yang tengah duduk sendiri. virly pun berbalik arah karena ragu dan cemas akan ketidakpedulian alta kepada nya.


" Apakah dia seperti itu melihat panggilan ku, apalagi mungkin aku berdiri di hadapan nya saat ini juga.. " ujar virly


..


Sheka pun mengetuk pintu di ruang salah satu yayasan di fakultas nya dan tiba tiba dia melihat notif dari sosok mr.M


" Kalau kamu sedih..itu sudah pasti teman mu, HUJAN.." isi balasan mr.M


" Iyaa..saat ini juga, kamu paham? " isi balasan pesan sheka kepada mr.M


" Hey..kamu kenapa? apakah ada orang yang menyakitimu? " isi balasan mr.M


" Iya..gak tau siapa? " isi balasan sheka..


Karena tidak ada tanda tanda orang yang ada di dalam, sheka pun kembali ke kelas nya dengan membawa lukisan tersebut. terlihat tampak murung raut wajah sheka saat berjalan menuju ke arah kelas nya. denis pun berpapasan tanpa di sadari oleh sheka


" Kenapa muka nya..basah kayak gitu " sontak denis dan mengambil sesuatu yang ada di tangan sheka.


Sheka pun terkejut, dan menatap denis dengan tatapan berkaca kaca..


" Siniiii ! " sontak denis..


Kamu mau apa sih ? " sontak sheka mengambil kasar lukisan tersebut dan terjatuh.


Denis pun mengambil dan membuka lukisan tersebut. Ternyata lukisan itu adalah lukisan pajangan yang telah di rusak oleh nya, denis pun menarik nafas nya dengan debaran tiada henti. denis pun mengalihkan tatapan nya dan memberikan lukisan tersebut kepada sheka.


" Itu milik siapa? " tanya denis tersorot kepada sheka


" Aku..! " sontak jawaban singkat yang terkaku sedih di hadapan denis


Denis pun berbalik sambil menarik ulang nafas enggan terhenti itu.


" Astagaaa kalau dia tau bagaimana yaa? semoga dia tidak memberitahu hal itu kepada pacar nya.


Sesampai di kelas, sheka melihat kelas nya begitu sunyi tanpa ada siswa siswi terkecuali dia. dia baru tahu dosen nya sedang tidak masuk di hari ini. sheka pun mengambil buku dan keluar sambil menghubungi alta.


Sheka membuka notif pesan dari mr.M

__ADS_1


" Kalau kamu ada apa kasi tau aku kamu tulis atau balas pesan ku dengan angka 0..dan gak perlu kamu tulis yang lain aku tau kok, kamu lagi dalam masalah atau bahaya. " isi balasan mr.M


" 0.." isi balasan sheka dengan kode angka sesuai kode dari mr.M tersebut.


Sheka pun menghubungi alta dan mendatangi aĺta di tempat ibu nya letty


..


Virly pun memberani kan diri untuk menemui alta di hari yang bersamaan. Virly pun menghilang kan semua rasa ragu dan takut.


Tap..tap..suara kaki yang mendekati alta. alta pun mengira itu sheka, karena sebelum nya sheka sempat menghubungi nya dan segera menyusul nya


" Hii.." alta pun terkejut karena virly berdiri di hadapan nya..


" Maaf..aku kira....? " ujar alta dan terpotong oleh virly


" Sheka maksud kamu ? sontak virly dengan wajah yang begitu sendu..


" Kenapa kamu di sini, hhmm maaf aku sedang menunggu seseorang, aku akan masuk ke dalam " sontak alta menghindari dari hadapan virly.


" Kamu gak bisa gini terus terusan..orang tua kita udah sepakat, kamu udah tau kan..alta kamu udah dewasa? " tuai virly sambil menahan alta dan menarik salah satu pergelangan alta.


Alta pun mencoba melepaskan tangan virly dari pergelangan tangan nya.


..


Sheka pun menyeberangi jalan dan di buntuti oleh denis. denis pun diam diam ingin melihat siapa yang akan di jumpai oleh sheka, karena melihat gerak gerik sheka nampak begitu bahagia


" Kira kira dia mau nemuin siapa, teman teman nya, atau pacar nya alta? " gumam denis sambil berjalan di belakang sheka.


" Hmm..aku udah kirim nol (0) tuh..kira kira dia bisa ngirim aku malaikat gak ya...ada ada saja orang ini, dia pikir dia siapa, jin kali yaa.." tutur sheka sambil menatap layar handphone nya..


..


" Kamu pulang aja virly, serius sheka mau kesini..aku kesini itu karena dia, maaf ya aku mohon.." ujar alta kepada virly dan membuat virly merasa begitu canggung dengan jawaban alta tersebut.


Virly pun memberanikan diri menarik alta kasar dan mendekap ke bibir alta.


Sheka pun hampir tiba, sheka pun menyeberang dan denis pun melihat virly mencium bibir alta dari kejauhan. sontak denis pun mengejar sheka dan menarik sheka sehingga sheka berbalik dan di peluk oleh denis. denis pun menutup kedua mata sheka dengan ruas tangan nya.


1 detik, 2 detik, 3 detik denis membuka mata sheka dan dengan sekejab mencium bibir sheka. seperti apa yang di lakukan virly kepada alta.

__ADS_1


Alta pun terkejut dan sheka pun mendorong tubuh denis.


" Kamu..apa apaan sih!! " teriak sheka kepada denis.


Saat berbalik, alta pun terdiam saat melihat sheka di peluk dan di cium oleh denis..


" Alta..ini bukan seperti yang kamu kira.." tutur gugup sheka meyakinkan kan alta.


Alta pun beranjak dan memukul denis, mereka berdua saling memukul tak jarang denis melawan pukulan dari alta. denis seolah olah membiarkan alta memukul puas kepada diri nya.


" Ayoo pukul, bukan kan kamu sudah ku selamat kan dari adegan kalian berdua tadi " sontak denis dengan sedikit remehan kepada alta


" Kalian berdua kenapa? " tanya sheka kepada virly..


" Virly kamu gak kenal aku ya ? " sambung sheka


Virly enggan untuk menjawab pertanyaan yang membuat dia dia berkutik sama sekali..


Alta pun menarik sheka tepat di hadapan virly dan denis. sontak denis pun menarik tangan sheka dari alta. sheka pun tepat nya berada di tengah tengah mereka.


" Kenapa sih kalian ini...sakit tau engak? " ujar sheka sambil berselang melihat denis dan alta.


" Denis lepasin aku enggak? " spontan sheka menepiskan tangan denis.


Namun denis tetap mempertahan kan genggaman nya.


" Aku akan lepaskan, tapi biarkan dia yang lepasin tangan kamu..kamu gak sadar mereka berdua bisa ciuman seperti itu, karena ada sesuatu !!! " sontak keras denis kepada sheka.


Sheka pun terdiam dan menatap ke arah virly dan alta.


" Alta kamu ada apa? jawab jujur " tutur sheka dengan nada yang rintih..


" Virly kamu pergi..puas kamu dengan semua ini, lihat semua kacau seperti ini..aku mohon kamu pulang sekarang " ujar alta kepada virly yang membuat virly sontak menangis dan pergi dari hadapan mereka.


" Dia punya ku saja !!! " sontak denis dan menarik dengan kasar sehingga sheka pun terpeluk oleh nya.


" Kurang ajar kamu..sini sheka "ujar alta sambil menarik kembali sheka..


Sheka pun berusaha untuk pergi dari hadapan mereka berdua.


" Kamu gak usah ikut campur " ujar alta kepada denis sambil memegang sheka..

__ADS_1


" Alta sakit..lepasin !! " ujar sheka..dengan menepiskan genggaman alta.


" Enggak ! kamu bisa di apa apain sama ini orang..kamu gak boleh kemana mana, aku di sini itu karena kamu.." ujar alta sambil menunjuk dengan telunjuk jari nya di hadapan denis.


__ADS_2