
kakak, belum ada makan keliatan nya dari tadi, apa mau kita bikinin nasi goreng seperti biasa kak " ujar karyawan kepada sheka.
" enggak ah, tapi aku pengen masakin kalian untuk hari ini " ujar sheka..
bener ni kak,.." ujar karyawan tersebut
iya iyaa..tapi tunggu orang orang di meja itu pulang yaa " jawab sheka sambil menunjuk ke arah meja morin, letty dan gisya
hehehe iya iya kak ntar kita kasi tau yaa " ujar karyawan tersebut dengan gembira.
sebenar nya sheka lapar, dia ingin memasakan karyawan yang lain sambil membawa pulang untuk adik nya di rumah. sheka sambil menunggu morin, gisya dan letty pulang dari tempat tersebut. alih alih menunggu mereka pulang sheka membuat lukisan tulisan dengan tangan dia sendiri. tiba tiba suara ribut terdengar oleh sheka, yang berasal dari lantai bawah. sheka enggan turun walau pun dia ingin tau kekacauan apa yang sedang terjadi di lantai bawah.
karena power penasaran nya full sheka pun turun.
" ada apa ini " ujar sheka kepada karyawan
saya mau kursi di sini pokok nya titik "ujar sosok cowok yang sedang berdebat dengan seorang tanpa menghirau kan perkataan sheka.
morin, gisya dan letty ikut menonton keganduhan di dalam ruangan itu.
" ya tuhan..ya tuhan..semoga orang itu nanti pindah bertengkar kepada gisya " ujar letty sambil melirik gisya.
heyy itu meja kan ada orang nya ngapa kamu yang seenak enak nya gitu haaa " ujar morin kepada orang itu.
alaamakkk kenapa morin yang bertengkar yaa " ujar sheka.
tak lama kemudia cowok itu pergi, sambil menunjuk morin. morin pun menjulurkan lidah nya sambil mengejek ngejek cowok itu. tak lama kemudia gisya sengaja memanjang kan kaki nya agar cowok tersebut terjatuh.
lantas " gubraaaakkkkkkkkkkkk, bukan cowok itu yang terjatuh melainkan sheka yang hampir terpeleset, cowok tersebut menangkap sheka yang hendak terjatuh.
" gawat aku cabuttttt " ujar gisyaa sambil berlari..
..
..
saat melihat cowok itu menangkap sheka. morin dan letty pun memaling kan wajah nya.
" norak itu orang " ujar morin saat memalingkan wajah nya..
__ADS_1
wawwww sweett banget "ujar teman letty. dan letty pun mengajak teman teman nya untuk pulang.
engak ada..engak adaa!yuk buruan cabut " ujar letty kepada teman teman nya.
heyyy untung gak jatuh..cepat bilang terima kasih sama aku!!! " ujar cowok itu kepada sheka.
iyaaa makasih udah nolongin aku............tapi terpaksaaaaaa!!! kamu ngapain ribut ribut di sini haa? " ujar shekaa kepada cowok tersebut.
malah dia yang ribut berdua hilang seleraa " ujar morin
kamu tuh yaaaa!!! " ujar cowok itu sambil geram dengan jawaban sheka.
cowok itu pergi dan sempat menarik rambut sheka dari belakang, dan dia langsung pergi.
morin pun pulang sambilmengambil tas nya di meja
" okeee selamat yahhh " ujar morin sontak kepada sheka.
sheka pun pergi ke dapur karena sudah janji untuk memasakan karyawan karyawan tadi. melihat kejadian itu suami pemilik tempat tersebut datang dan berbicara dengan salah satu karyawan nya. tak lama kemudian dia pun ke dapur mengahampiri sheka.
" sheka kamu tidak apa apa kan, maaf tadi yaa saya kenal kok sama anak itu " ujar pemilik tempat tersebut.
ya kalau begitu kamu lanjut ya " ujar pemilik tersebut sambil tersenyum kepada sheka
kak..kak tadi itu Denis duhh ganteng amat kak..kenapa tadi bukan aku saja ya yang di tangkap sama dia.." ujar salah satu karyawan
iyaa tadi itu spesies punah " ujar sheka sambil menggenggam rambu nya..
sheka, sibuk membungkus makanan untuk adiknya. karyawan lain juga bergantian pada saat makan. sheka tidak jago dalam hal memasak, dia hanya bisa memasak sekedarnya saja. setelah membungkus makanan adik nya, sheka terus memandang tulisan yang di gantung HITAM RUANG BAHU. sheka sangat tau makna di balik kata kata itu, bahkan sheka enggan memberitahu kisah kata kata itu kepada orang lain, termasuk pemilik tempat tersebut.
sheka pun mengambil tas dan notebook nya di lantai atas dan berpamitan kepada karyawan karyawan lain.
" aku duluan yaa semua " ujar sheka.
hati hati ya kak, makasih buat masakan nya " seru salahs atu karyawan.
pada saat sheka hendak pulang, tiba tiba kendaraan nya bertuliskan " HUTANG MAAF INGAT " ,sheka pun terkejut dengan tulisan tersebut. sheka merasa itu adalah tulisan dari cowok tadi yang sudah ribut sama pelanggan dan dirinya.
" astaga ini udah pasti ulah nya, mana malam malam lagi di tulis kayak begini " ujar sheka
__ADS_1
sheka pun pulang sambil memikirkan sesuatu di dalam pikiran nya. sheka memikirkan tulisan tulisan di tempat tersebut. dia berpikir bahwa tidak seharus nya kata kata itu menjadi sebuah pajangan, yang sewaktu waktu orang juga pasti bertanya apa arti dan makna dari tulisan tersebut. di dalam benak sheka, sheka ingin merubah atau mengganti dengan tulisan yang lain. namun sheka bingung untuk alasan nya pada saat meminta ganti atau di ubah kepada pemilik di tempat tersebut.
" bingung gini jadi nya yaa, kenapa aku kemarin tidak menulis kata kata yang lebih bagus, kalo gini kok rasa nya aku seperti menyinggung kehidupan orang " ujar sheka sambil menuju pulang.
..
..
morin pun melihat kendaraan yang ada di depan nya itu adalah kendaraan sheka. morin pun selalu memikirkan ada hubungan apa sehingga sheka bisa masuk ke ruang lantai atas tadi. morin pun merasakan sedikit kegundahan pada saat dia dan sheka mengalami kecelakaan kemarin, walau pun morin sedikit menjauh, karena tulisan jeny berasal dari tulisan tangan sheka sendiri.
tentu nya morin sedikit lebih waspada, karena kemahiran yang ada di diri sheka yang benar benar tak nampak.
" sheka ada niat lanjut gak ya untuk ke depan nya..masa orang seperti dia gak mau lanjutin apalagi di beri pretasi dari yayasan..apa sih keinginan dia " ujar morin sambil membuntuti sheka dari belakang.
tak lama kemudiaan morin berhenti di lampu rambu lalu lintas dan enggan membuntuti sheka, tiba tiba morin mendengarkan teriakan dari seseorang yang menyebut nama nya.
" Morinnnnn Buta kamu itu lampu bukan berhenti!!!!
rupa nya itu teriakan dari gisya..
mendengar teriakan itu morin sadar, karena lampu sudah tidak menyala.
" anjir tu orang...pake acara teriakin orang, gara gara melamunin nama nya sheka, kena sial lagi.." ujar morin
tuh orang buta apa, untung saja tadi aku gak siram pake air, biar dia jalan..katemu lagi ketemu lagi, heran gak bisa bikin orang tenang aja " ujar gisya.
tak lama gisya melewati jalan di tempat ibunya letty, gisya melihat letty sedang berbicara dengan teman teman yang ada di tempat tadi.
" hhmm ada selamatan ciyeee " ujar gisya pada saat melewati rumah letty.
tak lama kemudian ibu gisya menelpon gisya.
" gisya kamu mau pulang apa enggak? " tanya ibu gisya kepada gisya..ini sudah jam berapa ? kamu mau ibu menulis kan alamat rumah..
iya bu..aku akan pulang, sekarang aku sudah di jalan menuju pulang..
ibu gisya pun menutup telpon tersebut tanpa menjawab gisya.
" wewe gombel nelpon emang kayak gitu, di angkat salah gak di angat ngoceh..apa perlu ku sulap lagi perhiasan di rumah biar dia nelpon nya sambil nangis " ujar gisya sambil menuju arah pulang.
__ADS_1
dasar teletubiessssss! huhh