
hari ini letty terbangun oleh teriakan cekatan dari suara ibunya, yang menyinggung letty karena tak pergi ikut bersama yang lain untuk masuk jadwal semester baru. dengan tak menunggu lama letty bergerak untuk bersiap siap pergi.
" mau tak mau aku harus masuk..tak ada gunanya aku di rumah hanya mendengar ocehan mulut ibu.....okee aku akan mandi !! dasar cerewet itu emak emak..." ujar letty.
" bagus mandi mu sudah jam segini..tak malu kah kau dengan jarak rumah yang begitu dekat, lambat mu seperti itu HA? " ujar ibu letty dengan kicauan nya.
letty pun tak menghiraukan ocehan ibu nya yang seperti itu. letty pun mandi sambil bernyanyi agar suara ibunya bisa sedikit redam. letty pun sambil bersiap siap diri dan membuka sosial media nya. letty pun melihat sosok seleb misterius kemarin mengunggah foto sepatu di tepian pantai.
sosok misterius tersebut ikuti oleh beberapa pengikut yang banyak termasuk letty, morin dan gisya. letty pun takjub dengan unggahan dari sosok tersebut, letty pun ingin mencoba mendekati sosok tersebut, walaupun sangat sangat mustahil itu bisa terjadi.
" bagaimana cara nya agar aku dapat mendekatinya ya? " ujar letty..
tiba tiba morin datang dan mampir di depan sambil berbicara dengan ibunya. letty pun memandang morin dari kejauhan walaupun memang tidak ada gerak gerik yang mencurigakan.
letty pun pergi sambil meneriaki ibunya, karena morin masih ada di situ, letty pun enggan tuk berpamitan kepada ibunya. morin pun dengan angkuh nya saat mengetahui bahwa letty sedang berangkat menuju fakultas.
" hhmm tumben dia gak males malesan.." ujar morin..
duhh rasa nya malu, ngeliat letty berangkatnya seperti itu..padahal jarak ke fakultas tidak lah jauh.." ujar ibuny letty
tak lama berselang membahas letty, gisya pun datang sambil tersenyum dan bercnda kepada ibunya letty.
" bu..liat ada cowok ganteng banget dia mengunggah sepatu pacar nya..duhh sweetttt sekali cowok ini " ujar gisya kepada ibu letty.
gisya tidak mengetahui bahwa morin sedang berada di dalam, gisya pun tertawa dan asyik bercanda bersama ibu nya letty.
gisya bahkan tidak melihat keadaan di sekitarnya.
" bu..aku biasa titip kendaraan yaa, aku mau jalan kaki aja " ujar gisya sambil beranjak pergi..
" dia gak tau kalau ada aku di sini..maka nya dia sesenang itu..tapi dia tadi lagi ngomongin siapa sih? " ujar morin sambil melihat gisya..
bu..kalau gitu aku pergi juga yaa? " ujar morin yang beranjak pergi dari tempt ibu letty..
morin pun sambil membuka pemberitahuan di sosial medianya. rupa nya morin paham dengan apa yang di katakan oleh gisya tadi kepada ibunya letty.
" ohh yang dia maksud tadi ini yaa..dia sedang bersama pacar ny, kenapa gak di upload wajah pacar nya yaa, atau di tandai gitu? " ujar morin sambil melihat beranda sosok seleb misterius terswbut.
__ADS_1
" itu alta yaaa....?morin pun menyapa dan memegang pundak yang di yakini nya sosok alta.
pada saat memutarkn tubuh nya morin terkejut sosok tersebut bukan alta melainkan denis.
" upssss sorry..salah orang! " ujar morin kepada denis..
denis pun diam dan pergi menuju ke pintu gerbang fakultas.
" altaaa...butaaa kali kaki sama mata nya " ujar denis..
morin pun melihat gerak gerik denis, dan mengingat denis sewaktu bersama sama reva dan revan. morin sedikit curiga dengan denis, di tambah lagi dengan sosok revan dan reva yang benar benar sadis di ruang audit kemarin.
" terus kalau mereka bisa di ruang audit, lantas apa yang mereka kerjakan di RUANG BAHU HITAM kemarin ya..jangan jangan diaaaaaaa/// mau balas dendam kepada sheka..
wah !!! seru donk..." ujar morin.
morin pun berusaha mencari tau apakah denis benar benar seperti itu terhadap sheka, morin sengaja untuk berencana agar denis bisa bertemu dengan sheka..
" kalau dia tau sheka ada di fakultas ini kira kira apa yang terjadi sama sheka yaa, dia orang yang nekat mungkin dia juga tak tanggungg tanggung kepada sheka wkwkwk " ujar morin..
morin pun mendengarkan pengumuman di setiap sound yang ada di pojokan tiap ruangan, bahwa ada pergantin tiap kelas dan akan d undur sampai waktu yang sudah di tetapkan.
tak lama morin sengaja di tabrak oleh reva. tapi untung ny morin tidak kenapa napa, mereka pun di kerumuni anak anak yang lain. reva pun berlagak seperti penguasa, namun sayang nya morin tidak diam dengan tindakan kasar reva kepada nya.
" apaaaa..kamu bisa apa haa? " ujar reva kepada morin sambil mendorong morin..
" biasaa aja kali nyet ! " ujar morin sambil mendorong reva dan reva pun terjatuh..
pada saat morin hendak beranjak pergi morin di hadang oleh revan dan denis pas di depan hadapanya.
" kamu mau kemana..." ujar revan kepada morin.
morin pun mundur perlahan sampai tersandar dan reva pun berdiri yang hampir saja menampar wajah morin, patrick yang melihat kerumunan dan menghampiri mereka. saat reva meletakan tangan ke wajah morin, patrick pun menepiskan tangan reva dan perkelahian pun terjadi.
denis pun pasang badan di hadapan patrick yang seolah olah menjadi sosok pahlawan morin, mereka hampir tidak bisa di kendalikan. geo yang tiba tiba datang langsung menengahi patrick dan denis.
" okee..kalau mau di selesaikan, tolong jangan di sini sebelum yayasan mengetahui ini.." ujar geo kepada patrick dan denis
__ADS_1
" dan jangan sampai kamera...(.....)!!"ujar morin kepada denis sambik melihat revan dan reva.
maksud nya apa? " ujar geo kepada morin.
reva pun berdiri sambil menjambak rambut morin, morin pun terjatuh tanpa di tolong oleh siapa pun. gisya melihat pertikaian itu dengan lontaran senyuman sinis dari nya..
" rasain malu..kena deh ! " ujar gisyaa
letty pun sengaja lewat dan melihat morin yang terjatuh di hadapan reva..
" anak itu berulah lagi..tak ada habis habis ny " ujar letty melihat kelakuan reva kepada morin.
" kita gak usah ikut campur.." ujar bisikan geo kepada patrick..
patrick pun tidak bisa apa dengan tindasan mereka kepada morin..
morin yang benar benar malu di hadapan semua orang yang ada di sekitarnya atas perlakukan reva dan teman teman nya. morin pun mencoba tenang dan mereka pun beranjak sambil menertawakan morin.
tiba tiba ada sosok yang berdiri di hadapan denis dan revan yang sengaja menabrak kemudian mendorong reva hingga sama persis nya seperti morin.
sosok itu adalah sheka..
sheka mencoba membangun kan morin, dan meninjak kaki reva, menyimpul kedua sepatu reva menjadi dan satu ikatan.
" siapa yang membela kayuuu manis ini..." ujar sheka berhadapan di depan revan dan denis..
aksi pasang badan yang di lakukan oleh sheka sama sekali membuat revan gugup, denis yang memegang pundak sheka, sheka pun spontan dengan memegang wajah denis.
" aku tidak tega dengan wajah sebersinar ini.." ujar sheka sambil menarik tangan morin dan pergi dari hadapan mereka..
denis pun terdiam seperti terhipnotis dengan kata kata sheka yang di katakan itu.
sheka pun memandang wajah morin yang terpaku dan malu
" kenapa harus sok sok an malu di hadapan mereka.." ujar sheka dan pergi sambil melepaskan tangan morin.
" shittt kenapa harus begini jadi nya..arghhh! " ujar morin sambil menggenggam jemari nya.
__ADS_1
morin pun merasa was was dengan aksi revan dan lainnya, di tambah kegudahanya kepada sheka yang melindunginya.