Unattainable Woman

Unattainable Woman
GACOK


__ADS_3

gisya...apa kamu tidak ke kampus hari ini? " ujar ayahnya gisya


" tidak ayahh.." ujar gisya


" bahayaa nanti anak anak itu berulah lagi, kalau aku masuk hari ini..


" ini bukan hari libur..! " ujar ayah nya gisya


" kalau tidak kemana mana kamu pergi temani ibu mu ya ? " sontak ayah gisyaa..


" tidaaakk..aku ada kuliah pagi hari ini, ya ampunn aku harus pergi ke kampus di banding pergi bersama ibu..rempong! " ujar gisya.


..


letty...!! kalau kamu tidak keluar dari kamar mu, ibu akan panggil kan ambulance untuk mu! " ancaman ibu letty kepada nya.


" terus aku harus bagaimana...? arhgggg, mereka sepertinya bakal berulah lagi.." ujar letty dengan cengeng manisnya


..


kamu harus kuat morin..patrick bisa kamu manfaatin hari ini, tenang...tenang " ujar morin di hadapan cermin..


" tapi kalau mereka nekat lagi, ha..bagaimana ya? " sambung morin..


tidakk..aku tidak akan takut! " ujar morin


masing msing dari mereka, benar benar gugup untuk masuk ke perkuliahan karena hal yang menuai masalah dengan anak anak kemarin. tapi segala hal memaksakan mereka harus kuat untuk menghadapi mereka.


karena masalah super aksi nekat tersebut, mereka lebih berhati hati untuk menghadapi masing masing dari masalah tersebut. mereka juga kerap menyalahkan masalah ini kepada sheka, dengan berontak yang pernah di lakukan sheka itulah awal mulanya masalah itu membludak seperti ini.


" liat aja kamu shekaaa " ujar gisyaa


" tunggu aja nanti, semua ini gara gara kamuu (sheka)!! " ujar letty


" awas aja kalau kamu masuk hari ini !! " ujar morin


mereka menyiapkan pembalasan kepada sheka, karena ulah nya itu yang membuat mereka ikut ke dalam masalah besar di fakultas.


HUH !! akhir nya sheka mengabari ku soal malam tadi, aku hampir putus asa saja, dia hilang seperti itu..apa dia sudah bangun,..bukan kah dia harus ke fakultas hari ini.." ujar alta


kringgggg..kringgg..!!


alarm pun berbunyi..


sheka yang hampir tak terbangun di kala hari ini, karena jam tidur yang benar benar terganggu, oleh kegiatannya sendiri. sheka nampak nya belum mendengarkan bunyi alarm nya, namun sheka terbangun oleh telpon yang berdering.


sheka : iyaaaaa?


alta : hey bangun..kamu gak ke kampus hari ini?


sheka : tauu ahh liatin mata mau kebuka apa enggak..


alta : makanya kamu mandi sanaaa...?


sheka : kamu cengeng banget..pagi pagi udah telpon aku


alta : khawatir aja..😓

__ADS_1


sheka : ya udahh aku tutup dulu mau mandi nih


alta : oke..semangat ya hari ini.." sambil usai mematikan telpon


" kayak nya kamu tau aja masalah yang lagi viral di fakultas.. gimana kalo aku tidur saja, males ngeliat Hate hate but missing me ! huaaahh " ujar sheka..


..


morin melihat panggilan dari alta, namun morin enggan untuk menjawab panggila dari alta.


" ribut nih orang, gak tau sheka udah jadi buronan di fakultas.." ujar morin..


morin pun tiba di fakultas, morin sambil mengawasi anak anak lainya. namun morin berusaha untuk bersikap seperti biasanya. tidak memutup kemungkinan rasa gugup yang datang secara tiba tiba pun kian membuat sekujur tubuhnya menjadi kaku


" aku harus tenang..its fine! " ujar morin


" heyyy sheka mana? " ujar gisya menghampiri morin


" tau ahhh gelap !! " ujar morin menjawab gisya


..


" duhh mereka berdua lagi..mau lewat kemana aku!! " ujar letty..


yaaahh..yah, aku harus melihat kelas ku! aku ngumpet kesana dulu.." ujar letty.


mereka berbondong bondong untuk melihat setiap jadwal kelas dan pembimbing yang telah di umumkan oleh yayasan. letty pun segera berlari ke kelas setelah melihat jadwalnya.


tapi nampak nya berdiri sosok revan yang tak jauh dari kelas letty..


" iihhhh apa aku harus salto salto gitu biar dia gak ngeliat aku " ujar letty..


" heyy teman teman..mau ngeliat seleb sabun cuci..tuhh orang nya! " ujar revan sambil menertawakan letty..


letty pun pura pura untuk tidak mendengarkan ocehan revan dengan teman temannya. belum lama jantung yang serasa hilang pun berdebar kencang, lantaran letty mengetahui bahwa dia berada di kelas yang sama dengan gisya..


" salahh kelass..keluarr woyyy! " ujar gisya kepada letty..


letty pun terdiam dan tak melawan ujaran gisya kepadanya.


letty pun duduk di pojokan sambil tak menghiraukan ocehan dari teman di kelasnya.


morin pun pergi menuju ke kelas yang sudah di bagikan, morin di dampingi oleh patrick, morin pun merasa tenang seakan akan anak anak lain tidak akan mengusik nya. namun ternyata, morin pun sadar bahwa dia berada di satu kelas yang sama dengan letty dan gisya. patrick pun kembali ke kelasnya.


" cobaan apa lagi ini..." ujar morin


" yaaahh..kalian janjian yaaa, atau sengaja masuk ke kelas ini, supaya viral sama kelas yang ada di depan sana! " ujar gisya


" waaaww!! gituu..." ujar morin


" alahh ributtt !!" ujar letty sambil beranjak pergi..


letty melihat segerombolan anak anak kemarin menuju ke arah kelasnya..


" wah..wah, apa aku harus menelpon ibu biar mereka tau galaknya emak emak itu !


gisya dan morin pun gugup saat mengetahui anak anak kemarin menuju ke arah kelas mereka.

__ADS_1


" apa aku harus membawa batu.." ujar gisya..


" aku harus pura pura gila nih.." ujar morin..


mereka pun masuk dan dua di antaranya menghadang pintu masuk. letty pun mundur dengan perlahan, reva yang masuk dan menghantam meja morin..


reva VS morin


" berdiri kamu !! " ujar reva..(x)


" kamu yang duduk !! " ujar morin..(x)


geo VS letty


" kamu yang bilang majikan..emang siapa yang babu? " ujar geo kepada letty..(x)


" bukan babu..kamu tukang sapuuu!!! " ujar letty spontan (x)


revan VS gisya


" ku dengar tadi kicauan mu sampai terdengar di kelas ku..kecilin bisaa? " ujar revan kepada gisya (x)


" bisaaaa ! menjauh dulu 20 meter dari ku !!! " ujar gisya kepada revan


mereka bersaut satu sama lain, kelas yang benar benar kacau dengan kedatangan mereka membuat situasi kian memanas.


STOPP !!! kalian ngapain di sini..ayoo kita gak usah berurusan sama KUPU KUPU KAMPUNG seperti mereka!!!


" ujar denis..


mendengar kata kata yang begitu pedas, yang di lontarkan oleh denis. mereka pun terdiam dan tak mengucapkan sepatah kata pun. walaupun terdengar kasar tapi mereka memilih enggan tidak menjawab denis dari gisya, morin maupun letty.


denis pun membawa teman temannya pergi dari kelas itu. namun sheka membuka pintu di hadapan mereka..


" KALIAN MAU KEMANA !!! kamu#kamu#kamu..sambil menunjuk wajah reva, revan, geo maupun denis.


semua terdiiiiiiiiiaaaaaaaammm!!!


hanya ada suara kicauan burung..kwakkk,kwakkk!


..


tapi tak lama kemudian sheka pun berlari, denis pun mengejar sheka, sehingga denis terjatuh dan tangan kirinya terkena goresan di lantai. melihat denis yang terjatuh sheka pun pergi dan kembali ke kelasnya.


" kirain mau jatohin aku, rupaa nya kamu yang jatuh sendiri..tuhan memang selalu adil wkwkwkwk " ujar sheka..


" sialann perempuan itu..tunggu saja pembalasan ku !! " ujar denis.


denis pun pergi bersama teman teman nya, untuk mengambil beberapa perban dan obat luka. mereka kesal dengan kelakuan sheka, seperti tak kenal takut kepada siapa pun.


" kamu tenang aja..dia gak bakal tenang dengan ulah nya tadi " ujar revan kepada denis.


aku yang bakal kasi dia pelajaran!! " ujar geo..


hhmm tidak..itu urusan ku bukan urusan kalian " ujar denis.


mereka pun kompak untuk memberi pelajaran kepada sheka.

__ADS_1


" pasti mereka sekongkol mau kasi pelajaran sama aku... heloooo kirain kalian mau kasi duit apa, pelajaran Ha..Aku udah banyak belajar, kalian yang butuh itu! bukan aku..


..


__ADS_2