Unattainable Woman

Unattainable Woman
MAJUNYA AMARAH


__ADS_3

denis berdiri tegap di celah lorong dan memandang tulisan yang sudah pasti ulah sheka. tak ada satu pun yang berani lewat di depan hadapan denis, dengan sontak tajam raut sinis denis.


lagi lagi, denis berdiri dan menundukan kepalanya, seperti orang yang tertidur. revan pun menepuk pundak denis, denis tak sedikit pun pangling dengan kehadiran revan.


" kok lemah gini hayolah..bangkit!!! " ujar revan berdiri di sebelah denis.


denis pun menegakan kepala nya dan tersenyum miris, seperti nya ada sesuatu yang akan di perbuat oleh nya setelah membaca tulisan itu.


revan pun pergi menuju arah ke kelas sheka. dan berteriak, kepada seluruh isi di dalam kelas tersebut.


" jika melihat mereka sampaikan salam ku kepada kaki mungil mereka berempat !!!! " ucap keras revan dan balik menemui denis.


mereka tidak menjawab sepatah kata pun yang di lontatkam oleh revan.


..


reva pun bersama geo sengaja, melewati di depan kelas anak anak perempuan tadi.


" kira kira..mereka bakal ngapain yaa di hari ini..sudah ingin teriak aku " ujar reva menolehkan pandangan nya ke kelas itu.


morin pun berjalan dengan muka yang memerah di tambah emosi dengan ulahnya reva dan geo yang sengaja menabrak nya.


" kau liat muka morin memerah seperti itu " bisik letty kepada gisya..


" iyaaa..dengar saja apa yang di katakan nya tadi..NERAKA !! dia mungkin ahli waris apinya..ssttt ! " bisik gisya balik kepada letty.


morin pun melesungkan wajah nya saat hendak masuk ke dalam kelas, melihat wajahnya yang tidak mungkin untuk di beritahukan mengenai revan tadi pun, membuat seluruh isi di kelas ragu untuk mengatakan apa pun.


" mo...rin? " ujar salah satu anak anak di kelas..


morin pun terhenti dan memandangi wajah yang telah menyebut nama nya dengan penuh rasa takut.


" ADA APAA NGOMONG YANG JELAS !! " spontan morin sambil menyandarkan anak tersebut ke pojokan dinding..


" tiiiii..tiii..tidak ada gak jadi .." ujar ketakutan kepada morin


tiba tiba ada sosok perempuan yang menghampiri letty dan gisya,


" heh...tadi revan kesini..diaa cari kalian !! " sontak perempuan itu kian amblas kabur dari hadapan mereka.


letty dan gisya mencoba mengatakan kepada morin..


" duluan..." ujar letty..


" kamuu yang duluan..gini aja kita suit siapa yang kalah kasi tau ke morin sekarang !!


1


2


3...


1


2


3..


ha..gis? kamu kasi tau cepat.


" ssttt..! " kode verifikasi gisya kepada morin dengan antusias


" ngapain sih !!! " sontak morin

__ADS_1


" hehh !!! revan dan yang lain nyariin kita °°■ ! ujar tegas gisya sampai sampai membuat seluruh isi kelas terdiam.


" ha....masa sih !!! " sontak morin menundukan kepada nya di bawah mejaaa


" mereka manaa !! " kepit kaku morin melihat ke arah pintu luar..


" yaaa kirain kamu mau celetukin kepada merekaa ! " terikan keras letty kepada morin


lagian tadi serem amat muka " sambung letty.


..


HAYYYY semuaaaa..sapa senang sheka di hari ini..


everybody..!!!! " ujar sheka sambil gemulai


" hellooooo ada orang yang mau cari kitaa !! " sontak gisya..


BIARLAH BERLALU !!! " ujar sheka dengan mengada ngada..


mereka pun duduk di kursi masing masing, morin yang melongok melihat sheka serba aneh di hari ini. gisya pun heran kepada sheka, letty pun menggelengkan kepala nya sambil menggerling wajah sheka dengan senyuman yang belum pernah di lihat sebelumnya.


"OWHHHHHHH !!!! TAUUUU !!! sontak gisya dan morin serentak !! sambil menoleh ke arah sheka..


' sssssstttt !! " spontan sheka sambil menoleh mereka..


tapi tunggu dulu..siapa yang mencari tadi maksud nyaa.." ujar sheka menatap gisya..


gisya memberitahukam kepada sheka tentang pesan revan kepada anak anak di kelasnya, mereka pun heran kenapa tidak ada kehebohan mengenai tulisan itu. jam masuk pun berlanjut kala dosen sudah mulai masuk ke dalam kelas mereka. mereka pun mendengarkan penjelasan dari dosen tersebut sambil membuka obrolan group mereka.


jelang beberapa saat, dosen memanggil nama sheka dengan memberi pertanyaan singkat kepads sheka.


hhmm..ada seorang parkir yang berjalan karena ad sesuatu dia berlari bagaikan bak pencuri yang sedang tertangkap? pertanyaan nya adalah






berapa banyak kah orang yang menangkap nya?




" pernyataan ini saya tujukan kepada sheka, dan bebas bebas saja siapa yang mampu menjawabnya.." ujar dosen tersebut.


saya pak ! " ujar salah satu siswi di kelas tersebut..


silahkan ! ' ada helm seseorang hilang, mereka melaporkan ke kantor polisi, hingga akhirnya dia di penjara dan kabur..seluruh orang mencarinya karena telah menjadi buronan..


ada yang lain..


yaaa pak !! " ujar salah satu yang mengangkat tangannya..


silahkan ! ' ada seseorang yang terlindas di jalan, dia berlari dan menolong orang itu, dia di tuduh sebagi pelaku dan berlari di kejar oleh semua masa..


ada lagi.." ucap dosen tersebut sambil memandang gisya, morin, letty dan sheka..


# seorang parkir itu mendapatkan rejeki yang tak terduga,, dia berlari yang artinya dia ingin segera pulang.

__ADS_1


# dia menangis karena dengan hal itu, semua keluarga menangkap nya yang artinya memeluk erat seorang tukar parkir itu


..


..semua tercengang dengan jawaban sheka yang benar benar jarang dapat di talarkan. dosen pun menatap dengar binar binar sembari melepaskan kaca mata nya.


kamu ada pertanyaa untuk saya " jawab dosen itu sambil berdiri..


iyaa pak..


apa kurs terpenting orang berhasil dan seseorang yang sukses !!


hhmmm " ujar dosen tersebut..banyak arti dari persoalan itu, tentu nya punya senjata dengan teory, dan tafsiran !


saya minta teory yang asal nya dari kamu sendiri? bukan dari seorang ahli.." sontak dosen kepada sheka.


berhasil adalah sebuah hasil mimpi untuk diri sendiri..


sukses adalah sebuah perwujudan dari semua mimpi mimpi di setiap orang.


..


oke !! minggu depan kamu saya ajukan menjadi asisten saya..agar kamu tak menggangu junior mu lagi..


sheka tercengang dengan imbuhan sebagai pengganggu..


" walah siapa lagi nih kalau bukan ulah mereka " ujar sheka ..


sheka pun heran dengan mulut manis sebagai baku tombak mereka kepadanya. di tambah lagi dengan denis yang pendai dengan timbun fitnahnya


" kali kali kau karang bunga, biar dapat di kenal..ini pandai sekali kau karang cerita..biar semua orang dapat terkenal.." sambung sheka dengan kekesalannya.


bel istirahat pun berbunyi..


sheka pun bergegas dengan tampang sok polosnya. sheka pun membawa mereka morin, gisya dan letty untuk terjun melihat tingkah dewa sakti atau denis yang kerap di sebutnya.


" cepat ..cepat !! " sontak sheka sambil mengikat rambut ny.


" kau mau buat lantai jadi gulung berapa? 2,4, atau 10 ! " ujar morin..


" pengen kasi pisang monyetku (Geo) " ujar letty yang seolah olah dapat membelah bumi dan laut.


" lahh nonton senggokong nihh " sontak gisya ..


mereka pun keluar dan melewati tiap kelas yang ada di hadapannya. kala itu geo yang berdiri di depan mereka pun tak mau minggir, hingga mereka kompak untuk menabrak geo seperti yang telah di lakukan geo dan reva sebelumnya.


geo pun memantul, kala geo membalas..ada saja dari mereka yang mendorong geo hingga terjatuh..


" mana istri tiri mu tadi haa ! " sontak morin kepada deo yang terjatuh..


geo pun berdiri dan mereka berempat pun berlari, geo hampir gila menghadapi mereka yang sudah seperti membuly dirinya.


" revaaann ! " sontak gisya


mereka pun sontak bergegas tersusun rapi di belakang badannya sheka sambil menunjuk ke arah revan.


sheka seketika mundur kala melihat denis berdiri di belakang revan.


" pura pura mundur.." ujar sheka..


biar di yang datang !! " sambung sheka..


tak ada langkah kaki dari revan dan denis. denis pun benar benar menumpahkan amarah nya dan melaju menghampiri sheka yang di tinggal kabur oleh gisya, morin dan letty.

__ADS_1


__ADS_2