Unattainable Woman

Unattainable Woman
COPY TASTE


__ADS_3

letty pun melihat di sosial media milik nya. ada sebuah tempat yang lagi viral nya di pusat kota. tempat yang baru di buka, yang cukup menarik. letty pun kepo dengan tempat tersebut, dan membuka akun profil dan foto di sosial media akun tempat tersebut @xxxxxxx. karena rasa penasaran, letty pun mengajak teman teman nya untuk pergi ke tempat tersebut. mereka sambil menunggu teman teman yang lain untuk berkumpul. teman teman nya juga setuju untuk pergi ke tempat yang baru di buka itu. tak lama mereka pun berkumpul dan memutuskan untuk beralih ke tempat yang akan di tuju.


" yok kita kesana mumpung belum rame" ujar salah satu teman letty..yok yok, cabutt!


..


..


mereka pun tiba di tempat tersebut. " bagus ya tempat nya asyik nih buat foto foto" ujar teman teman nya letty.


tempat tersebut rupa nya, tempat lama yang di design baru dengan tembok berwarna grey campuran putih, di hiasi dengan tanaman biji kopi yang di gantung di tiap tiap sudut, lampu lentera dan simbol tulisan HITAM RUANG BAHU yang cukup besar. letty pun mengambil foto semenarik mungkin dan di unggah di sosial media nya.


tak sedikit yang menyukai unggahan dari postingan nya tersebut, apalagi dengan pertanyaan dan komentar positif yang menanyakan dimana alamat tempat tersebut. letty mendapatkan pujian speeti layak nya seleb atau endorse dengan mendapatkan like yang cukup banyak dari unggahan postingan nya tersebut. media sosial pun begitu heboh dengan postingan letty.


giysa, morin dan sheka juga melihat postingan yang di unggah oleh letty.


letty di tempat itu, duh baru aja mau kesana..eh dia nya juga kesana..apesss" ujar sheka melihat unggahan postingan letty.


" ini kan tempat yang dulu, terakhir kapan yaa.. owhhh sekarang sudah di ganti jadi RUANG HITAM BAHU rupa nya " ujar morin yang mengenal tempat itu.


di mana sih tempat itu kepo kepo ahh " ujar gisya sambil mencari tempat tersebut.


karena letty merasa pengikut nya sudah mulai membanyak, letty pun segera mengunci sosial media nya.


belum lama letty mengunci sosial media nya pengikut nya seolah olah bertambah dari yang sebelum nya. hal ini membuat letty merasa jadi sorotan di akun akun yang lain.


tak lama kemudian morin pun datang dengan teman teman yang lain, karena morin dulu kerap ke te tempat itu sebelum tempat itu berganti nama. karyawan di sana juga mengenal morin, lantaran karyawan nya tidak berubah sama sekali.


akhir nya morin duduk bersebelahan dengan meja teman teman nya letty, letty sedang sibuk mengambil foto dengan yang lain, tanpa di katahui morin. morin mengira letty sudah beranjak pulang dari tempat itu.

__ADS_1


gisya pun tau dengan alamat tempat tersebut, gisya pun segera bersiap siap dan menunggu jemputan bersama dengan teman laki laki dan teman perempuan nya. karena tak mau kalah dengan letty, gisya pun segera bergegas pergi ke tempat tersebut. bukan gisya nama nya kalau tidak kepo dengan urusan letty, bahkan orang lain.


setiba di sana gisya malah bertemu dengan sheka.


ngapain sih dia ikut ikut kesini, iihhhh bisa bisa gak ada meja kalau dia yang duluan sampai ke dalam" ujar gisya sambil menambrak baru sheka dari belakang..


" apaaaannn sih ni orang gak liat apa, biasa aja kali neng " ujar sheka sambil mengenali gisya..


gisya pun duduk di depan meja teman teman nya morin, namun gisya tidak melihat morin. morin sedang pergi ke toilet dan gisya pun santai dengan posisi meja terkahir yang di berikan oleh salah satu karyawan tersbut.


hahaha ini meja terakhir, kamu bakal sia sia...cepet pulang aja deh " ujar gisya sambil melihat sheka yang berada di luar.


tak lama kemudian letty pun masuk dan morin pun kembali ke meja nya, tak di sangka mereka bertiga sama sama kaget dengan posisi meja yang sangat berdekatan. masing masing dari mereka membuang muka.


eh teman teman ituu tuh wkwkwkwkw ..iya iyah kampungan " ujar letty membisikan teman temannya sambil menoleh ke arah gisya dan morin.


duh panas teman teman ada yang gak terima sama keadaan hidup nya" ujar gisya membalas letty dengan suara yang begitu keras..


teman teman letty pun menoleh ke arah meja morin dan gisya dengan penuh sinis. sambil melihat dari atas ke bawah kepada morin dan letty. karena dengan pandangan yang seperti itu morin sengaja melepas sepatu nya.


pandang tu puas puas.." ujar morin kepada teman teman letty.


kayak kecakepan aja melirik orang iri bilang BOS!!! " ujar gisya kepada teman teman nya untuk menyindir temannya letty.


sheka pun masuk dan di sambut dengan baik oleh karyawan di tempat tersebut.


" usir aja lah mas kan gak ada meja " ujar gisya sambil melirik ke arah sheka.


karyawan sedikit heran dengan aksi dari mereka, yang begitu sengaja dalam berbicara, namun karyawan tersebut tetap memberikan senyuman dan melayani mereka dengan sebaik mungkin.

__ADS_1


morin pun membuang muka, dan letty pun memandang sinis sheka dari bawah hingga ke atas.


mendengar dengan ucapan gisya, karyawan tersenyum dan menutup pintu sambil mengantar sheka ke pintu menuju ruang atas.


ngapain dia" ujar morin..


kayak gak ada tempat lain aja " ujar letty..


"mas di lantai atas ruang apa yaa? " ujar letty menanyakan salah satu karyawan di dekat nya.


oh di lantai atas hanya ada kamar dan kantor pemilik tempat ini " jawab karyawan tersebut.


"letty pun terdiam dan tidak mengatakan sepatah kata pun.


mendengar jawaban karyawan tersebut, morin dan gisya pun terdiam dan tidak berkomentar apa apa. mereka secara diam diam kepo dengan gerak gerik sheka.


sheka adalah teman dari pemilik tempat tersebut. yang kebetulan juga teman akrab dari kakak nya. sheka sering menghabiskan waktu senggang di atas, karena sunyi dan tidak berbising. sheka pernah menulis kisah pemilik tempat tersebut. dimana kisah tersebut di dalam paragraf yang pernah di curi oleh jeny. karena pemilik tempat tersebut sudah percaya kepada sheka, sheka pun di beri tempat di ruang lantai atas.


biar biar lah mereka mau berkata apa, mereka hanya suka mengada ngada setelah melihat kedatangan ku tadi..karena dari sudut pandang mereka sudah terlihat seperti itu " ujar sheka.


mas..mas papan yang ini nanti di gantung ya " ujar sheka sambil menyeru karyawan yang hendak turun.


kenapa sih kalian sebajingan itu letty, morin, gisya..tanpa kalian sadar dengan hasil tulisan ku sendiri. sebaik nya kalian tidak usah tau banyak, aku senang terhadap malu yang kalian tunda untuk sementara waktu, sementara kalian tidak tau itu. semoga kalian lekas pulang, sehingga kalian bertiga tidak ada waktu memberi kan ku tatapan seperti tadi.


soal nya aku suka ngeri dengan tertawa ku sendiri..wkwkwkwkwk" ujar sheka sambil tertawa..


sheka memandang dari lantai atas..bahwa mereka sama sama tidak mau seri satu sama lain. mereka seperti berlomba tenar dan adu pamer.


sudah lah itu urusan mereka, terlebih morin yang jago mengada ngada " ujar sheka sambil melihat ke arah meja mereka bertiga.

__ADS_1


syukur mereka gak lihat aku"..wkwkwkw ujar sheka


__ADS_2