
" Guten morgen , Schatz ..." sapa Kyle saat Virgi terbangun dari tidur di keesokan paginya. Cahaya matahari yang bersinar terang dari balkon dengan jendela kaca di sebelah tempat tidur mereka membuat wajah Kyle yang tersenyum pada Virgi tampak begitu jelas.
.
.
Ah...pria bule ini...Dia tampan... Terlalu tampan... Dan senyumnya itu manis sekali...
.
.
Virgi diam diam terpesona pada ketampanan Kyle bule Jerman yang begitu menawan itu.
' Kyle mungkin menyapa selamat pagi padaku ya...' batin Virgi sambil menoleh pada sosok Kyle yang terbaring di sebelahnya dan menatapnya. Ia cuma membalas sapaan dari Kye itu dengan senyum.
Kyle masih tiduran dengan tubuh atas yang terbuka sedang bagian bawahnya tertutup oleh selimut.
.
.
Ah...Gila... Semalam aku sudah bercinta dengan pria ini ...Entah berapa kali ... Kalau aku tidak bilang capek , Kyle mungkin akan membuatku terjaga sepanjang malam dan terus mengajak berhubungan ...
Pria ini benar benar hebat ...Dia bisa bermain lama , jauh lebih lama dari saat aku bercinta dengan Harvey...
Dan itunya...ahhh tidak... 🤒 🤯
.
.
Virgi benar benar di buat panas dingin oleh milik Kyle yang sangat luar biasa itu.
Ukurannya, dimensinya, diameter nya bahkan panjangnya benar benar '... Mantab !!
.
.
.
' EHM ' 🥴🥴🥴.....
Apalagi permainan ranjangnya.......🥴 Dia bisa memperlakukan wanita dengan baik...
Bagaimana ini...aku menyukai nya...
Cara dia memanjakanku...seperti menghipnotisku...
Berhubungan intim dengannya benar benar candu buat ku.....
.
.
.
.
.
Virgi memegangi kedua pipinya yang merah merona dan terasa panas.😳
Kyle tanpa kata merengkuh tubuh Virgi dan memeluknya dengan erat pula. Padahal saat itu Virgi juga dalam keadaan polos dan bersembunyi di bawah satu selimut yang sama dengan Kyle.
.
.
Oh tidak... Tubuh kami terlalu dekat...Kulit kami saling bersentuhan...Dan.. I..ini...
Tidak... Lagi lagi.... Benda ini...Pisang ambonnya...oh No 😳😳!!!!
.
.
Virgi panik saat tangannya tanpa sengaja menyentuh benda besar panjang yang kini tengah berdiri itu.
" Wei ist das....Du machst mich wieder geil\*..." ucap Kyle sembari memeluk kian erat tubuh Virgi.
__ADS_1
( bagaimana ini..Kau membuatku terangsang lagi )*
" Kyle...kenapa kau selalu berkata dengan bahasa alien yang tak aku mengerti..." ucap Virgi bingung karena tak tau apa yang dikatakan Kyle.
Demikian halnya dengan Kyle , ia pun tak mengerti maksud ucapan wanitanya itu.
" Mein p\*nis..." ucap Kyle
.
.
.
Kyle bilang apa ini...Kenapa sedikit jorok ya...bukankah dia menyebut barang miliknya dalam bahasa asing...Apa dia sedang berpikir mesum?
.
.
Kyle memeluk Virgi erat namun kedua tangannya mencengkeram buah dadanya dan meremasnya pelan. Virgi memejamkan matanya saat jari Kyle mulai memilin ujung bukit kembarnya itu. Tubuh Virgi mulai menegang merasakan sentuhan yang mulai membangkitkan hasrat seksualnya lagi.
.
.
Kami tak bisa berkomunikasi dengan lancar...aku tak bisa bahasanya dan dia tak bisa bahasa ku...
Tapi kami punya bahasa tanpa suara... Yakni bahasa tubuh kami...
.
.
Virgi perlahan berbalik menatap Kyle yang juga menatapnya dengan tajam. Sesaat keduanya saling berpandangan tanpa berkedip sama sekali . Tatapan Kyle seperti tatapan mata elang yang tajam mengincar mangsanya. Ia seperti ingin memakan Virgi bulat bulat.
Tiba tiba saja Kyle mengangkat tubuh Virgi ke atas tubuhnya.
" Kyle..." ucap Virgi saat Kyle mendudukkannya tepat diatas miliknya yang sedang terbangun itu.
Meski tak mengerti yang di ucapkan Kyle , Namun Virgi yakin dari bahasa tubuh Kyle jika Kyle ingin bercinta dengannya...
Tanpa banyak kata Virgi kemudian sedikit menunduk dan mendekat ke wajah Kyle. Sementara bokongnya ia angkat . Seperti orang menungging dengan kaki sedikit terbuka. Ia seolah memberi lampu hijau untuk Kyle. Memberinya ijin untuk memasuki area pribadinya.
Kyle pun mengerti , ia kemudian segera mengarahkan benda kebanggaan pria itu ke inti tubuh Virgi . Menyentuhkannya sesaat dengan pelan dan kemudian menyusupkannya ke celah sempit itu.
" Ehmmm... "
" Do you like it? " tanya nya kemudian
" Yes..." jawab Virgi cepat. Ia bukan orang yang munafik yang mau menjawab mengingkari isi hatinya.
Kyle tersenyum dan mulai melanjutkan aksinya .Ia mendorong miliknya kian merangsek ke dalam . Virgi memejamkan matanya menikmati sensasi luar biasa hebat yang mulai merambat dari inti tubuhnya ke seluruh tubuhnya. Bulu kuduknya pun ikut berdiri.
" Ehmm....ah ...Kyle... " Suara desah manja nya mulai terdengar.
.
.
Tidak adil sekali jika cuma aku yang merasakan ini..
__ADS_1
Kau juga harus mengeluarkan suaramu Kyle...
.
.
Virgi yang berada diatas tubuh Kyle menggenggam kedua tangan Kyle dan kemudian mulai bergerak meliuk liuk seperti ular.Ia menggoyangkan pinggulnya. Ia menggerakkannya pelan dan kian dalam. Ia berpegangan pada Kyle agar aman saat melajukannya. Semakin lama semakin cepat.
" Yes baby... Thats nice...I like it..." ucap Kyle saat menikmati tarian erotis Virgi . Ia tenggelam dalam lautan kenikmatan bersama wanitanya itu. Suara desah nikmat mereka terdengar bersahutan. Keduanya benar benar terlarut dalam surga dunia yang begitu memabukkan itu.
.
.
.
Mereka yang terlalu asik dengan dunianya sendiri bahkan tak mendengar suara ketukan pintu kamar mereka.
Ya , Harvey berdiri di depan pintu kamar mereka dengan maksud untuk mengajak Virgi dan Kyle sarapan bersama.
" Asem... " umpat Harvey kesal saat suara rintih kenikmatan istrinya itu terdengar bersahutan dengan suara pria bule itu. " Kawin melulu... Apa semalam belum cukup... Suara nya saja sampai kedengaran di kamarku... " Gerutu Harvey kesal.
" Sial... Gara gara itu Si Jaguar gue juga ikutan bangun... Mana gak ada musuhnya... Asem sekali si Virgi dan bule itu... Seperti ngeledek gue..." umpatnya kesal.
" Alah persetan ...makan sendiri saja yang banyak.. " Harvey yang kesal akhirnya memutuskan untuk pergi sendiri ke restoran. ucap Harvey sambil memilih resep makanan yang akan ia santap untuk sarapan paginya.
' Terus...apa yang bisa aku lakukan di sini sendiri selama satu minggu... Virgi enak bisa bercinta terus dengan bule itu... Lalu bagaimana denganku... Kalau aku kembali ke rumah semua bakal kacau... Disini pun aku cuma jadi sapi ompong.....Aaah... Ini membosankan "
rutuk Harvey dalam hatinya.
Harvey termenung dengan menyangga dagu kepalanya sendiri. Ia berpikir dan berpikir dengan cara apa ia harus melewati seminggu membosankan seorang diri ? Akankah ia cuma menjadi obat nyamuk untuk Kyle dan Virgi?..Bahakan Alicia pun tak ada di sana. Semua terasa begitu membosankan...
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
.
.
.
.
Sesudah makan Harvey memutuskan untuk berjalan jalan ke sekitar area pantai. Ia melewati beberapa toko souvenir wisata sambil melihat ke sana kemari mencari barang yang menarik hatinya.
Pandangan mata Harvey berhenti di sebuah toko yang menjual alat alat elektronik. Disana ia melihat sebuah kamera CCTV. Sebuah ide gila terlintas di benaknya.
Ia kemudian segera mendatangi toko tersebut .
" Ada yang bisa saya bantu Tuan ?" tanya pegawai toko tersebut.
" Carikan aku sebuah kamera tersembunyi yang bisa merekam dengan jelas gambar nya....Jangan yang blur atau buram...Berikan aku yang terbaik resolusi kameranya "ucap Garvey.
" Baik Tuan.."
__ADS_1
" Baiklah Virgi... Nikmati hadiah dariku .. Sebentar lagi kau tidak akan bisa berkutik jika aku menyimpan rekamanmu...Sekali bilang cerai , aku akan tetap menceraikanmu..."gumam Harvey.