
Harvey kian tersulut emosinya saat ia kembali ke kamar hotelnya dan melihat apa yang dilakukannya dengan bule itu. Mereka berciuman mesra dengan begitu ganasnya. Mulai dari saat masuk kamar hingga sampai di tempat tidur.
" You don ' t mind ? " tanya Kyle ingin tahu Virgi keberatan atau tidak.
' Saya akan pergi setelah ini ... Cuma 2 minggu bisa bersama mu ' Kyle menunjukkan tulisan di hp nya pada Virgi.
Virgi pun mengetikkan sesuatu di hpnya dan kemudian di tunjukkannya pada Kyle.
' I don' t need love... And I don' t want you.. I just need a baby... I must pregnant '
Kyle terdiam sesaat. Ia tahu maksutnya. Virgi tidak membutuhkan cinta, juga dirinya. Dia hanya ingin bayi dan dia harus hamil.
Kyle tak keberatan . Ia bersedia melakukannya. Begitu pula dengan Virgi. Ia sudah membulatkan tekadnya. Ia hanya harus hamil demi keutuhan rumah tangganya. Ia membuang jauh semua perasaan suka atau kagumnya pada Kyle. Ia tepiskan semuanya. Mungkin Harvey akan berubah setelah ia hamil kelak. Dan rumah tangganya akan baik kembali.
Virgi sedikit merasa aneh dengan perlakuan Kyle. Kyle bersikap sangat lembut dan romantis padanya seolah menganggap dirinya benar benar istrinya. Kyle menunjukkan semuanya dengan sikapnya.
" Virgi... " Kyle memejamkan matanya saat Virgi memainkan miliknya dengan mulut , lidah dan tangannya. Memberikan kecupan ringan dan menghisap benda sensitifnya. " Oh Virgi..." Kyle menggelinjang tak kuasa menahan sensasi kenikmatan yang begitu hebat saat Virgi memainkannya. Ia benar benar merasa melayang di atas langit ketujuh saat Virgi kian menguatkan hisapannya.
"Aaah... Thats good ...f\*ck.."
Virgi tetap melakukan aksinya dan sesaat melihat ekspresi Kyle. Ia sedikit geli...Ekspresi dan ucapan nya sedikit mirip dengan video mantap mantap bule yang pernah di lihatnya dengan Harvey.
Waktu itu Harvey mengajak Virgi nonton DVD film di rumahnya. Mereka menonton berdua di kamar Harvey. Dan disana terdapat adegan panasnya. Keduanya sudah panas dingin menontonnya.
" Katanya film tarzan ... Kok isinya gaje..." ucap Virgi yang merasa aneh karena belum pernah menonton film biru.
" Ya gak tau...Tadi aku di kasih Jason.. Katanya film bagus ...makanya aku ajak kamu nonton... Asem ..dia bohong.. Taunya malah film bokep. Pantes dia nyuruh aku ajak kamu nontonnya..biar ada musuhnya..." kata Harvey nampak kesal. Ia kala itu di kerjai teman sekolahnya.
" Sudah...di matikan saja.." Kata Virgi.
" I...iya..iya..." Harvey bergegas menuju ke dekat televisi untuk mematikan mesin dvd player yang sedang di putar itu...
" Astaga... " ucap Harvey kaget saat layar televisi datar raksasanya menampilkan gambar pisang ambon super jumbo dengan ukuran fantastik sedang di sorot dan di perbesar.
" Haa..." Mulut Virgi sampai menganga lebar dengan bola mata membulat seperti bola pingpong karena begitu terkejut melihatnya. Saat itu adalah pertama kali ia melihat benda milik pria dengan versi zoom .
" A..a..a.. " Harvey kelabakan . Ia juga terkejut. Sedikit malu benda milik setiap pria itu tersorot begitu besar di layar kaca. Ia sampai bingung bagaimana menutupi itu dari Virgi. Karena semua tetap nampak jelas.
__ADS_1
" ..What the hell ....a..a..." ucap Harvey gugup . Ia panik dan malu. Juga bingung harus bagaimana saat Virgi melihat hal tersebut. Mereka kala itu sama sama masih polos.
Harvey dengan cepat mematikan player dvdnya tersebut. Namun sepintas terdengar suara menyebut kata ' F\*ck ' saat aksi cangkul mencangkul di mulai. Tarzan dan jane bercocok tanah dan mengeluarkan kata tersebut.
" Maaf.." Ia benar benar kelabakan dibuatnya. Antara kaget karena itu kali pertama ia menonton video parno itu dan juga malu karena dilihat pacarnya. Namun meski begitu nafsunya juga timbul. Kejantanannya juga langsung tegang.
Virgi terdiam dan menunduk malu.Dengan muka memerah semerah tomat.
" Enggak gak Virgi... Punya cowok ...gak sehoror itu semuanya..." ucap Harvey sambil menunduk pula.
" Gi..gitu ya... " ucap Virgi sambil menunduk dengan debaran jantung yang kacau. Otaknya jadi membayangkan yang tidak tidak.
Untuk beberapa saat keduanya terdiam di serang kepanikan. Dan keduanya pun juga berusaha menenangkan diri. Mereka terlarut dalam alam pikirannya masing masing.
" Virgi..."
" I..iya..."
" A...a.. Tidak.." jawab Virgi.
" Lihat saja ...sumpah...aku gak mau ngapa ngapain.. Mau lihat ga... Milikku kan... Berarti milikmu..." ucap Harvey mencoba meyakinkan kekasihnya itu.
" Ta..tapi..."
" Nanti kalau kita menikah kau kan pasti akan sering melihatnya..." Harvey berusaha membujuk kekasihnya. Dalam hatinya sudah timbul suatu niatan tak baik karena terpengaruh hawa nafsunya.
.
.
Virgi harus jatuh ke pelukan ku...
.
.
" Ya? " tanya Harvey lagi.
" Memangnya kita akan menikah? " tanya Virgi balik.
" Tentu saja...kita pacaran tujuannya kan untuk menikah.. setelah kita lulus nanti tentunya.." jawab Harvey cepat.
__ADS_1
Virgi tersenyum. Ia senang ternyata Harvey berniat serius menjalin kasih dengannya.
Saat Virgi sedang sibuk berpikir , Harvey lalu berdiri di depannya. Virgi terkejut saat Harvey tahu tahu sudah berdiri di hadapannya dengan tubuh setengah telanjang. Ia sudah melepas baju atasannya hingga hanya tersisa celana panjangnya dengan gesper yang terbuka.
.
.
Oh...no !!! 😳😳😳🥴😱
.
.
Tubuh indah Harvey yang terbuka membuat mata Virgi membulat lebar. Ia ternganga. Ia baru pertama kali melihat cowok dalam keadaan setengah telanjang. Apalagi itu adalah pacarnya sendiri. Sontak itu membuatnya tercengang.
" H...Harvey..."
Wajah Harvey yang begitu tampan , dan bentuk tubuhnya begitu sempurna membuat Virgi terpana.
.
.
Ya Tuhan.. Cowokku keren sekali... Bagaimana ini... Aku deg deg ser...
Seperti ini saja sudah keren .... Bagaimana kalau terlihat semuanya...😱😱😱
.
.
.
Virgi yang lugu dan polos itu menunduk sambil memegangi kedua pipinya yang terasa panas. Melihat keindahan tubuh Harvey yang begitu mempesona , ia jadi panas dingin di buatnya.
Dan waktu itu Harvey menepati kata katanya. Ia cuma ingin memperlihatkan tubuhnya pada Virgi. Memang tidak melakukan hubungan \*\*\*\* karena Virgi menolak ajakannya . Namun Harvey meminta Virgi memuaskannya dengan tangan dan mulutnya.
Sama seperti yang kini dilakukannya pada Kyle. Ia memainkan milik Kyle dengan tangan , mulut , bibir dan lidahnya. Dan ekspresi Kyle sama persis seperti ekspresi Harvey kala itu. Ia mengeluarkan suara \*\*\*\*\*\*\* nya, erangan keterlenaan karena tak kuasa menahan rasa nikmat yang tiada tara itu terdengar secara continue.
" I Can' t stand anymore..." ucap Kyle yang sudah benar benar tidak sanggup menahan dirinya lagi.
Kyle bangkit dan langsung membaringkan Virgi. Melepaskan segitiga penutup inti tubuhnya. Kemudian membuka kaki Virgi dan mengarahkan langsung senjatanya memasuki celah sempit itu.
Kyle menyerangnya dengan ganas . Ia menggoyangkan pinggulnya dengan keras .Sembari itu iapun memberikan ciumannya pada Virgi.
Virgi pun memeluk tubuh Kyle sambil membalas pagutan mesra dari Kyle.
" Virgiii .... " Harvey yang meihat aksi keduanya tak kuasa lagi menahan dirinya pula . Ia melempar hpnya hingga hancur berkeping keping. Ia tak peduli meski hp nya itu hp super mahal dengan harga selangit. Semua itu tidak ada artinya di banding dengan sakit hatinya melihat secara langsung istriya di setubuhi oleh pria lain. Terlebih Virgi nampak menyukai kebersamaannya mereka.
" Virgi.... " Harvey menangis pilu. Hatinya terasa begitu sakit bagaikan di tikam sembilu. Karena jauh di dasar lubuk hatinya yang terdalam, meskipun ia membenci Virgi yang berbohong padanya , ia sebenarnya masih sangat mencintai istrinya itu. Ya..IA MENCINTAI VIRGI....
Dan ia kini begitu menyesali akan keputusan spontan gilanya . Ia benar benar menyesal. Ia ingin menyakiti hati Virgi namun semua kini berbalik seperti boomerang...Bukan Virgi yang sakit hati melainkan dirinya sendiri.
__ADS_1