Wanita Dengan 2 Suami

Wanita Dengan 2 Suami
34. MEMBALASMU


__ADS_3

Kyle mengubah panggilannya dari panggilan suara ke panggilan video sehingga ia bisa melihat gambar Virgi yang begitu lama di rindukannya itu terlihat nyata.



" Virgi... I miss you so bad..." ucap Kyle yang nampak begitu bahagia bisa melihat sosok perindunya itu. " I wanna hug you ...so baaad..."



Virgi pun juga terharu , ia sudah kehilangan harapan saat ia kehilangan kontak dari Kyle sejak hp nya di rusak Harvey. Iapun begitu merindukan sosok suami keduanya yang dulu pernah memberinya sebuah kenangan manis dan indah. Bersamanya ia merasa di cintai dengan tulus. Ia benar benar di perlakukan sebagai seorang ratu. Kyle menunjukkan cintanya melalui sikap dan perhatiannya. Ia juga tidak merasa berat menuruti semua keinginan Virgi.



" Bagaimana kabar mu Kyle...kau baik baik saja di sana kan..." ucap Virgi dengan air mata haru.



" Yes... uhmm..No.. No... Im not fine... My life isn't complete without you... " ucap Kyle jujur. Ia benar benar tidak sedang baik baik saja karena hidupnya terasa tidak lengkap tanpa Virgi.



" I ...I mean...aku punya banyak hal yang ingin aku katakan padamu , honey... But I have to work now.. " Kyle berucap dengan bahasa bercampur Indonesia Inggris. Ia mengatakan jika ia harus bekerja sekarang. Dan itu sepertinya bukan sebuah kebohongan. Kyle sedang memakai kemeja rapi dan back ground tempat ia melakukan Video call seperti kantor perusahaan.



" Save my number.. Please Don't change again.. I will call you again..."



Virgi mengangguk . Ia bisa mengerti jika Kyle sedang bekerja karena perbedaan waktu di negara Indonesia Jerman.


.


.


Mungkin disana siang sedang disini malam...


.


.


" Meine frau...wartet auf mich..." ucap Kyle. Virgi cuma mengangguk karena tidak mengerti apa yang di ucapkan Kyle.


( Istriku...tunggu aku..)*

__ADS_1


.


.


.


.


.


Virgi ketiduran saat Harvey kembali ke kamar mereka saat hari sudah cukup larut malam. Ia begitu kesal melihat Virgi yang tertidur begitu nyenyak sementara ia habis di interogasi oleh kedua orang tua dan mertuanya.



" Itu cuma kekhilafan sesaat Pa , Ma...Aku tergoda oleh teman sekolah ku dulu..." Harvey mencoba memberi penjelasan pada mereka.



" Kau itu harus sadar Harvey...Kau sudah menikah. Dan istrimu sedang hamil. Bisa bisanya kau main gila seperti ini..." ucap Mama Harvey menyalahkan putranya.



" Kau benar benar membuatku malu... Malu pada besanku..juga pada menantu ku... Dasar bocah tidak tahu diri..." Papa Harvey pun juga tak kalah kesal bahkan ia sampai melayangkan pukulannya ke muka Harvey dengan keras hingga Harvey jatuh .




" Kalau sudah seperti ini sekarang bagaimana...??" tanya Papa Harvey lagi.



Harvey cuma tertunduk tak berani melawan . Ia anak yang terlalu patuh pada orang tuanya sehingga ia memilih diam. Orang tuanya selama ini begitu memanjakannya dan tak pernah sekalipun main pukul padanya. Dan itu pertama kalinya seumur hidup di usianya ia di hajar orang tuanya.



" Alicia itu teman sekolah mu dari sekolah yang dulu kan... Berarti teman sekelas kau dan Virgi dulu..." kata Mama Virgi.



" Ya ampun Harvey... Sebenarnya apa yang ada di otakmu itu... Virgi itu sudah cantik , baik, dan sedang hamil pula... Apa kurangnya dia sehingga kau tergoda wanita lain.." kata Mama Harvey.


__ADS_1


" Kalau seperti ini terus bagaimana.. Virgi memintai bercerai...Kau bagaimana Harvey? " tanya Papa Virgi.



" Tidak Pa... Aku tidak mau bercerai.." jawab Harvey. " Aku masih mencintai Virgi " lanjutnya. Mendengar itu para orang tua itu terdiam.



" Pernikahan itu bukankah semua keputusan ada padaku sebagai suami?... Kalau aku tidak mau cerai...maka itu tidak akan pernah terjadi bukan? " tanya Harvey.



Semua membenarkan ucapan Harvey itu. Apalagi Papa Virgi seorang pakar hukum . Ia tahu betul kebenaran akan hal itu.



" Kalau begitu tinggalkan kekasih gelapmu itu. Dan bujuklah Virgi supaya dia tidak jadi bercerai denganmu. " kata Papa Virgi kemudian.



" Ya...lakukan itu demi keutuhan rumah tanggamu..juga demi bayi kalian " kata Papa Harvey pula.



Dan setelah itu Mereka pun menyuruh Harvey tinggal di rumah Virgi untuk membujuknya. Sedang Kedua orang tua Harvey kembali ke rumah mereka..


.


.


Virgi ini benar benar ya... Sudah membuat aku tersudut..dihajar Papa...eh..dia enak enakan tidur ...Dasar wanita sialan...


.


.


' Akan ku kerjai kau untuk membalasmu Virgi...'



Harvey membuka lemari dan laci kamar Virgi seperti mencari sesuatu. Dan ia menemukan benda yang ia inginkan. Sebuah tali pita kain gulungan.


__ADS_1


" Ini saja... Ini bisa ku pakai .... huh...rasakan pembalasanku Virgi...." ucap Harvey sambil tersenyum menyeringai sambil melangkah menghampiri Virgi yang tengah tertidur pulas.


__ADS_2