Wanita Dengan 2 Suami

Wanita Dengan 2 Suami
32. KEPUTUSAN FINAL


__ADS_3

" Kau salah Harvey...aku tidak menginginkannya... Aku melakukan itu karena muak dengan sandiwara palsumu..." kata Virgi tanpa basa basi.



" Apa iya?...Yakin sudah tidak mau denganku? Sudah tidak cinta pada ku? " tanya Harvey sambil tersenyum mengejek.



" Cintaku sudah memudar karena sikap mu. Kau berselingkuh dengan wanita lain "



" Cih... Selingkuh?...Yang benar saja... Kau seharusnya merasa beruntung Virgi...Suami mana yang bisa terima wanita bekas di sentuh pria lain...Aku sudah sebaik ini menerima kau dan bayi mu... Kalau orang lain, kau mungkin sudah di buang...Jadi kalau aku punya wanita lain , biasa saja lan...11 12 dengan yang kau lakukan...Kita ini sudah sama sama kotor... Jadi jangan sok suci lagi..." ucap Harvey sambil menatap Virgi tajam.



" Tau bedanya aku dan kau Harvey... Aku bukan wanita rendahan sedang kau pria pendosa... Kau berzina dengan wanita yang bukan mahram mu. Sedang aku dan Kyle sudah menikah dengan seijinmu pula.."



" Kau sudah lupa ya bagaimana kau menyerahkan kegadisanmu dulu padaku...Apa waktu itu kita sudah menikah? " Timpal Harvey.



Virgi tertohok. Ia terdiam sambil menatap Harvey dengan tajam. Ingin ia menyangkal semua itu namun kenyataan tak bisa di tolak. Dan itu merupakan sebuah penyesalan terbesar bagi Virgi.



" Aku menyesal...aku menyesali semua itu...Aku menyesal mau melakukannya, aku menyesal termakan bujuk rayu, aku menyesal menikah denganmu , dan yang terbesar aku menyesal pernah mengenalmu...aku menyesal mencintai pria seperti kau Harvey!! " ucap Virgi dengan mata sembab dan bibir bergetar.



Namun itu di tanggapi senyum oleh Harvey.


" Huh..Akhirnya kau jujur juga ...kau bilang kau mencintai ku..hahaha... Virgi Virgi... Kau itu cinta mati padaku... Sampai kapanpun itu tidak akan berubah kan... "


.


.


.


Astaga.... Aku bilang apa...mulut ku ini... Aduh...bodoh sekali...Dia pasti akan lebih menginjak injak aku nanti...

__ADS_1


.


.


.


.


" Sekarang kau mau apa?..Ayo bilang dengan jujur...Kau masih mau pernikahan kita lanjut atau cerai... Mumpung seluruh keluarga kita berkumpul semua di sini.... Kalau mau cerai... Aku akan mengatakan nya pada mereka sekarang..." tantang Harvey yang merasa di atas awan . Ia yakin Virgi pasti tak akan berani melawannya. Apalagi meminta perpisahan di depan seluruh keluarga mereka.



" Apa kau bisa menjadi suami yang baik untukku dan Ayah anak ini ?..."



" Apa aku masih kurang baik padamu?" tanya Harvey balik.



" Lupakan kemarahanmu, hilangkan kebencianmu, hapus dendammu ... Juga tinggalkan Alicia... Kita mulai lagi semua dari awal lagi dengan baik...Apa kau bisa Harvey? " tanya Virgi kemudian. Ia masih mencoba sedikit menurunkan ego nya demi keutuhan rumah tangga nya. Ia ingin memberi kesempatan bagi Harvey dan bagi dirinya andai pernikahan mereka masih bisa di selamatkan.




" Setidaknya bersama kau dan dia...hidupku tidak terlalu monoton... Wanita itu ibarat sayur..Kalau setiap hari kau cuma makan sayur itu itu saja, kau pasti bosan kan... Jadi perlu selingan..." Virgi terdiam. " Mencintai mu seorang itu memuakkan Virgi....."



Virgi menghela nafas panjang dengan ucapan menyakitkan Harvey.



" Baiklah...Aku mengerti... Sepertinya aku telah salah menilai mu Harvey.. Cintaku buta....Dan Kebodohan terbesarku adalah mencintaimu Harvey... Sekarang , karena benang kusut ini sudah terurai mari kita luruskan semuanya... HARVEY.. AKU MINTA CERAI " Virgi pun membuat keputusan finalnya.



Virgi menguatkan hatinya. Manusia seperti Harvey bukanlah orang yang cocok menjadi pendamping hidupnya. Sampai kapanpun dia tidak akan berubah apalagi kembali tulus mencintainya seperti sebelum nya. Itu mimpi yang tak akan pernah terwujud.



Harvey tersenyum simpul. " Yakin berani bilang itu ke orang tua kita ? "

__ADS_1


.


.


.


Kau pikir aku main main?...Jangan besar kepala..Kau pikir karena aku masih mencintai mu aku tak berani melepasmu?...


Harvey...aku sudah muak dengan semua ini...muak dengan semuanya...


Aku capek bersandiwara...aku capek menunggu kau yang tak mau sadar diri dan terpuruk kian dalam ke jeratan dosa...


Kalau ku teruskan... Sama saja aku berada di neraka..Neraka dunia sebelum neraka sesungguhnya...


Mari kita akhiri semua ini Harvey...


Aku akan meninggalkan kau dulu Harvey...baru kemudian pergi selamanya dengan bayi ini...


.


.


.


.


Virgi melangkah menuju ke pintu kamarnya..Ia sempat menyenggol sedikit tubuh Harvey yang menghalangi jalannya. Kemudian ia membuka kunci pintu kamarnya dan melangkah keluar.


.


.


Hah?...Dia serius??...Dia sungguh sungguh mau berpisah denganku??...


Apa dia mau mengatakannya sekarang di hadapan keluarga???...


Gawat.. Ini Gawat!!!


.


.


Harvey dengan cepat menyusul Virgi yang sudah menemui kedua orang tua mereka yang sedang berkumpul dengan banyak orang. Virgi benar benar telah siap untuk mengatakan pada orang tuanya jika mereka ingin bercerai.

__ADS_1


__ADS_2