
Ya Tuhan....aku benar benar hamil... Tapi...aku bingung... Aku tidak tahu ini anak siapa...Kyle atau Harvey...
.
.
Virgi yang sudah lemas tampak pucat . Ia benar benar tidak tahu siapa Ayah dari anak yang di kandungnya.
Dan saat ia memberitahu Harvey tentang kehamilannya saat Harvey pulang sekolah , Harvey nampak biasa saja. Bahkan terlalu acuh.
" Hamil ya hamil saja... Kau harus bersyukur kan kebohonganmu jadi nyata. Gitu aja kok repot.." ucap Harvey tak peduli.
" Tapi Harvey ... Anak ini tidak jelas Ayahnya..Kau atau Kyle?"
" Kau tanya aku?...Kau yang hamil sendiri saja tidak tahu , apalagi aku " timpal Harvey.
" ...." Virgi terdiam dengan memendam kekesalan. Sikap acuh Harvey membuatnya mulai berprasangka buruk.
" Kau sudah melakukan itu dengan Alicia?" tanya Virgi .
" Kau gila ya... Dia itu putri orang terhormat... Kau pikir dia seperti kau yang mudah memberikan dirimu pada pria..."
' DEG ' ucapan Harvey begitu menusuk batinnya. Ia seperti di rendahkan martabatnya dengan ucapan Harvey.
" Kau pikir aku bukan wanita terhormat?" tanya Virgi kesal.
" Apa kau pantas di sebut wanita terhormat?...Kau mudah sekali membuka kaki mu untuk pria...Pada ku juga si bule Kyle itu.." ucap Harvey.
" Kau..." Virgi tak bisa menyangkal kata kata Harvey itu karena kenyataannya memang seperti itu. Apapun alasan di belakangnya , namun semua terjadi seperti itu.
" Papanya seorang pengacara terhormat, putrinya wanita laknat... Wanita murahan " Harvey pun kian menambah pedas caci makiannya pada Virgi.
.
.
Ternyata benar....aku salah memilih Pria... laki laki yang ku cintai ini ternyata cuma ingin mendapatkan tubuh ku saja... Dia cuma ingin melampiaskan nafsunya saja... Tapi dia sebenarnya tidak mencintai aku...
Aku bodoh sekali dulu mau menyerahkan diru ku padanya... Membuang jauh harga diriku.. Melupakan dosa...melanggar pesan orang tuaku... Bahkan mengikat pria ini dengan cara picik pun berbuah pahit ...
Semua yang aku lakukan tidak pernah benar... Dan akhirnya aku terjatuh sedalam ini...
.
.
__ADS_1
" Mulai sekarang... Jangan menyentuhku lagi " tegas Virgi.
" Cih... Kau yakin tidak rindu sentuhan ku?...Tubuhmu itu sudah terbiasa dengan ku.... Kau akan merana jika tidak ku sentuh... Kau kan cewek \*\*\*\*\*' pasti gatal kan..." ledek Harvey.
" Pokoknya jangan menyentuhku lagi!!" ulang Virgi dengan suara cukup keras.
" Hahaha... Kok sewot... Aku sih terserah kau saja...lagian kau juga bekas pria lain...Setengah jijik juga sih aku menyentuhmu..."
Virgi kian kesal mendengar ucapan Harvey itu. Semakin lama semakin pedas saja dan menyakitkan hatinya.
" Semoga kau tidak dapat penyakit kelamin " ucap karena Virgi saking kesalnya.
Harvey tiba tiba terdiam mendengar itu. Ia jadi teringat sesuatu yang selama ini sama sekali tidak pernah terlintas di benaknya.
' Benar juga...Kyle itu bule... Dia mungkin di luar sana sudah biasa melakukan \*\*\*\* bebas dan berganti ganti pasangan.... Sedang kemarin itu aku main dengan dia dan Virgi...Kalau dia membawa virus penyakit... kalau HIV bagaimana..sipilis bagaimana.....Aku sama sekali tidak memikirkan ini... Saat main dulu pun juga tidak pakai \*\*\*\*\*\*.... Ahhh siaaalll!!! ..... Gawat!! '
Wajah Harvey tiba tiba memucat. Ia berubah pucat pasi dan ketakukan. Ia benar benar takut jika ia sampai ketularan penyakit \*\*\*\* karena perbuatannya.
.
.
.
.
.
" Ikut aku..." kata Harvey pada Virgi yang tiduran karena tubuhnya yang lemas akibat muntah terus bawaan kehamilannya.
" Ke dokter "
.
.
Tumben si Harvey perhatian ....
.
.
" Aku mau cek kesehatan total.. Apakah si bule itu membawa bibit penyakit atau tidak..." terang Harvey .
.
.
Oh...jadi begitu... Bukan memeriksakan aku tapi memikirkan dirinya sendiri...panik kau sekarang Harvey...
.
__ADS_1
.
" Kau sendiri saja...aku mau istirahat.." tolak Virgi. Ia enggan menemani Harvey yang cuma memikirkan dirinya sendiri itu.
" Kau juga harus di periksa...Siapa tahu kau juga ketularan..."
" Aku tidak usah... Sakit paling juga mati ... Buat apa periksa..." kilah Virgi ingin membuat Harvey kian panik.
" Jangan bego ...Kita masih muda... Penyakit masih bisa di cegah.. bisa di obati...makanya periksa... "
" Kau periksa saja sendiri... Aku tidak mau.."
" Kalau kau tidak ikut apa alasanku ke dokter?..." ucap Harvey.
.
.
Oh...jadi dia ingin menggunakan aku sebagai tameng di hadapan oranf tuanya...benar benar kau ini Harvey...
Kalau kau mengajakku karena mengkhawatirkan aku ..mungkin aku akan bersedia...tapi ini parah... Kau bahkan tidak peduli sama sekali padaku...
.
.
" Aku tidak mau ikut..."
" Kau harus ikut!!... Kita periksa berdua...Kalau kau terkena penyakit kelamin aku juga kena akibatnya...Kau, aku dan bayi mu.. Kita semua bisa mati !! " kata Harvey memaksa. Ia tak menerima penolakan sama sekali dari Virgi.
" Kyle itu bule Moslem...dia tidak melakukan \*\*\*\* bebas...Dia pertama kali menyentuh wanita itu aku !!" Virgi pun yang kesal akhirnya mengucapkan semua hal yang di ketahuinya tentang Kyle dari cerita Kyle selama bersamanya.
" Kau yakin?" tanya Harvey masih ragu meski sedikit merasa lega.
" Iya...Dia cerita dia keturunan keluarga muslim yang taat.. Bukan bule penganut \*\*\*\* bebas..."
" Haaah... Bilang dong dari tadi..bikin stres orang saja kau ini..." kata Harvey kemudian.
Virgi berpaling dan memeluk guling nya lagi. Ia hanya ingin tidur saja .
" Kalau begitu....Bagaimana kalau kita main saja... Siapa tahu bayimu butuh nutrisi lagi dariku supaya kau tidak mual mual lagi..." Harvey berniat mengajak Virgi berhubungan lagi.
' Manusia satu ini... Isi kepalanya cuma \*\*\*\* melulu...apa dia tidak tahu arti kata ' Jangan menyentuhku lagi '??' batin Virgi kesal.
__ADS_1