Wanita Dengan 2 Suami

Wanita Dengan 2 Suami
19. INGIN MEMBUNUHMU


__ADS_3

Virgi dan Harvey kini saling berdiri berhadapan dengan tubuh sama sama polos. Virgi yang bertubuh pendek hanya sedada Harvey nampak melihat ke bawah.


" Tunggu apa lagi... Lakukan seperti yang kau lakukan pada bule itu..." ucap Harvey.


' DEG '


.


.


.


Ya Tuhan bagaimana ini.... Harvey benar benar ingin melakukannya... Bagaimana ini...


.


.


Virgi merasa deg degan padahal ini bukan kali pertama ia dan Harvey berhubungan. Namun rasanya ia benar benar tegang seperti awal mereka melakukannya.


" Jangan melamun saat bersama ku....." ucap Harvey kesal.


" I...iya..." Virgi tak ingin membuat Harvey marah lagi.


.


.


Aku harus melakukan ini jika tidak mau kehilangan Harvey...


.


.


.


.


Oh.. Virgi... Kau memang pintar


Pantesan bule itu begitu tergila gila padamu


Gila.... Aku benar benar gila ..kenapa aku dulu mau membaginya dengan orang lain...


Dimana otakku?...


.


.


Harvey merem melek di buatnya. Sentuhan Virgi benar benar membuatnya seolah terbang ke angkasa.


Harvey melihat rambut panjang Virgi yang terurai . Ia sedikit risih dan ingin menyibakkannya. Ia ingin melihat pemandangan indah miliknya tanpa ditutupi oleh apapun .


Harvey menyibakkan rambut Virgi dan menggulungnya ke atas


Harvey bergerak turun dan mendekat , namun saat hendak menyentuhkan bibirnya kesana, ia melihat sesuatu.


.


.


.


Ini.......yang di tinggalkan bule itu...


Sial... Beraninya dia meninggalkan jejak di sini...Seolah dia menyetempel Virgi adalah miliknya...


Kurang ajar....


.


.


" Lepas " ucap Harvey dengan nada suara marah.


" Hah..." Virgi bengong.


" Aku bilang lepas ! " ucap Harvey dengan suara cukup keras.


Virgi menghentikan aksinya dan kemudian Harvey sedikit mundur.


" Bilang pada bule itu... Dia tidak boleh meninggalkan bekas apapun di tubuhmu... Aku tidak suka melihatnya..." ucap Harvey.


.


.


Oo.. Harvey marah gara gara bekas kiss_mark ini...batin Virgi.


.


.


" Iya..." jawab Virgi. Ia sedikit lega , Mungkin dengan begitu Harvey jadi mengurungkan niatnya.


.


.


aku justru akan menyuruh Kyle membuatnya lebih banyak... Sehingga Harvey tidak menyentuhku...


.


.

__ADS_1


Virgi tersenyum simpul. Ia pun kemudian berbalik hendak memunguti pakaiannya yang tercecer di lantai. Ia merasa aman setidaknya untuk saat itu.


" Mau kemana kau...." kata Harvey.


" Hah?...bukankah tidak jadi? " tanya Virgi balik.


" Apa aku bilang begitu ?"


" Lalu...."


" Lanjutkan " Kata Harvey


' Jadi... Tetap berlanjut...oh tidak...'


" Harvey kau mau apa... " tanya Virgi saat tiba tiba Harvey mendekatinya lagi dan langsung mengangkat tubuhnya. Ia menggendong Virgi dan membawanya menuju ke kamar mandi.


" Bersihkan dirimu dulu.."


" Aku sudah mandi Harvey... Barusan..."


Harvey seolah tak mau tahu. Ia tetap membawa Virgi ke kamar mandi. Dan kemudian menurunkan Virgi di sana. Ia langsung menyalakan kran shower dan mengguyur tubuh Virgi . Dan tak hanya itu saja, Harvey mengambil puf dan botol sabun , ia membersihkan setiap inci tubuh Virgi tanpa ada yang di lewatkannya sedikitpun.Dan itu dilakukan Harvey sendiri.


.


.


Harvey.....


.


.


Virgi tak bisa berkata apa pun. Ia juga membiarkan saja Harvey melakukan apa yang di kehendakinya.


"......" Virgi hanya menghela nafas panjang. Pemuda yang sekarang duduk di bangku kelas 3 itu benar benar mengatur semuanya. Dan ia ingin semua keinginannya di turuti. Semua harus seperti maunya. Virgi yang sudah hapal betul dengan sifat Egois Harvey hanya bisa mengelus dada.


.


.


Aku lupa... Harvey adalah anak manja dan keras kepala ... dia anak tunggal yang selalu mendapat apa yang di inginkannya...


anak orang kaya pula...


Dan dia bukan tipe orang yang setengah setengah...


Dia akan tetap melakukannya... Dia pasti akan menyentuhku ... Dan mungkin ...hari ini aku tidak akan bisa keluar dari kamar ini...


.


.


Virgi berpegang pada dinding kamar mandi saat Harvey membersihkan tubuhnya. Ia hanya bisa pasrah saja .


" Kau tunggu di luar .. aku mau mandi sebentar... Tunggu aku dan jangan pergi... " ucap Harvey setelah ia selesai memandikan Virgi.


Virgi mengeringkan rambutnya dengan hairdriyer. Ia duduk di tepi ranjang.


" Bagaimana ini.. Aku tidak bisa menghindar..." gumam Virgi.


.


.


.


Selagi ia berpikir sambil mengeringkan rambutnya , ia mencari cari cara agar bisa lepas dari Harvey.


Virgi nampak terkejut saay Harvey keluar dari kamar mandi dengan handuk kecil. Sembari jalan , ia juga mengeringkan rambut pendeknya.


' Cepat sekali Harvey kembali...Dia mandi kilat?...Konyol... Dia membersihkan tubuhku begitu lama tapi dirinya sendiri cuma sebentar '


" Tinggalkan itu... Nanti juga tubuh dan rambutmu bakal basah lagi dengan keringat.. "


" Sekarang ? " tanya Virgi sambil meletakkan pengering tersebut.


" Iya...."


" Tapi aku sudah tidak mood...."


" Sudah ...jangan banyak omong... " ucap Harvey mulai kesal.


" Tapi..."


" Cepat "


" Aku lapar Harvey...Bagaimana kalau nanti saja sesudah sarapan... Tadi malam juga aku melewatkan makan malan... "


Harvey yang tak sabaran karena Virgi seperti banyak alasan langsung mendorong tubuh Virgi hingga Virgi terbaring .


" Harvey..."


Harvey tak menghiraukan Virgi. Tangannya dengan cepat melepas piyama yang di kenakan Virgi kemudian segera naik ke ranjang.


" Harvey...." ucap Virgi " Pakai pengaman "


" Hah??!" Harvey mendadak bengong.


" Kau bekas orang lain..."


" Hah?..Bekas orang lain...Hahaha..." Harvey tergelak tawa. Ia sampai tertawa ngakak.


" Jadi dari tadi kau mulek karena mikir itu ya..." Ucap Harvey geli. " Wanita mana yang sudah menyentuh ku... Konyol..."


" Kau kan dengan Alicia.."

__ADS_1


" Bodoh... Itu tidak mungkin.... Dia itu wanita baik baik. Aku baru pacaran dengannya setelah tahu kebohonganmu... " terang Harvey.


.


.


.


Lalu... Waktu itu...Di foto yang dikirimkan Alicia di hotel itu..


Jadi mereka...apa mungkin Alicia bohong padaku..


Tidak...itu tidak benar...


Foto itu nyata...


.


.


" Alicia itu cuma menemani aku minum minum...Dia mendengarkan curhat ku.... Lalu dia mengantarku pulang saat aku teler.. "


" Tapi di kamar mewah itu... Di hotel itu..."


Sangkal Virgi.


" Aku pernah teler dan di bawa ke hotel karena dia tidak tahu tempat tinggalku.. Tapi hotel itu bukan hotel sembarangan.."


.


.


Tentu saja ..itu hotel berbintang lima... Gerutu Virgi.


.


.


" Itu hotel milik keluarganya..."


" Apa??" Virgi begitu kaget.


.


.


Jadi saat Harvey teler , Alicia membawa Harvey ke hotel miliknya...


Pantas saja , dia bebas keluar masuk dan memotret Harvey...


Jadi kemungkinan di hotel itu ... Harvey tidak tidur dengan Alicia...


Harvey saat mabuk kemarin saja sulit di ganti bajunya...


.


.


" Kau ini mikir apa bodoh... Jangan berpikir yang tidak tidak... wanita yang pernah tidur denganku cuma kamu.. Tidak ada yang lain..." terang Harvey.


.


.


Astaga.... Jadi...selama ini aku cuma salah paham... Ku kira dia selingkuh dengan Alicia dan sudah tidur dengannya..Sampai aku mau di suruh menikah dengan Kyle.. sampai seperti ini...


Jadi...yang berselingkuh itu bukan Harvey tapi aku😱😱😱


.


.


" Tapi dia memang pacar baru ku sih...mungkin nanti aku akan melakukannya juga..." canda Harvey sambil tertawa terkekeh.


" Huh..."


Virgi membuang muka karena saking kesalnya. Harvey kian geli melihat kecemburuan Virgi.


" Kau pikir cuma kau saja yang bisa cemburu... ...Bayangkan... Kau melihat dengan mata kepalamu sendiri...istrimu bercumbu dengan pria lain... "


" Apa?" Virgi kaget. Bagaimana mungkin Harvey melihatnya melakukan itu dengan Kyle. Mereka berada di kamar yang berbeda.


.


Tidak... Tidak mungkin...Harvey melihat aku bercinta dengan Kyle...kapan???


.


.


" Bagaimana kau memperlakukan dia, kau menyentuhnya...mencumbunya dengan begitu mesra... Kau memperlakukannya dengan istimewa.. Bahkan lebih dari saat bersamaku... Kau bilang tidak tidak.. Tidak mau dengan nya ... tapi kau justru menikmatinya.. Bahkan tadi kau lebih memilih dengan dia daripada aku...." Ucap Harvey dengan ekspresi penuh kemarahan. Bahkan jemari tangannya ia gunakan untuk memegang leher Virgi seperti hendak mencekiknya.


" Setelah membohongiku...kau masih bisa lebih memilih pria lain ... AKU MEMBENCIMU VIRGI


..SANGAT MEMBENCIMU...RASANYA AKU SEPERTI INGIN MEMBUNUHMU " ucap Harvey geram . Ia mulai menguatkan cengkeraman tangannya di leher Virgi seperti benar benar ingin mencekiknya.


" Harvey....Sa .. kit..." keluh Virgi saat tangan Harvey menyakitinya.


.


.


Apa kau benar benar ingin membunuhku ?


.

__ADS_1


.


__ADS_2