
" Jangan bersuara kalau tidak ingin ketahuan Mama dan Papa...bersikaplah seperti seorang istri yang baik jika kau tak ingin rumah tangga kita hancur..." kata Harvey memperingatkan Virgi yang berusaha melawan.
" ....Tapi...aku capek Harvey... Dan lagi... Aku sedang tidak mood..." kilah Virgi.
" Kalau dengan Kyle kau siap 24 jam melayani dia... Lalu aku suami sah mu? "
" ......" Harvey terdiam.
" Mereka menunggu cucu darimu..." tambah Harvey lagi .
Virgi benar benar sedang tidak ingin melakukannya. Terlebih hatinya sedang terluka karena sikap Harvey . Hadiah yang ia kira untuk dirinya ternyata untuk wanita lain. Bahkan saat memberikannya justru di tunjukkan di depan matanya. Ia benar benar sakit hati. Ia seolah tak dihargai oleh Harvey . Keberadaannya sebagai istri tidak di anggap sama sekali oleh Harvey.
" Virgi...Harvey..." panggil kedua orang tua Harvey .
" Kau mau kita bagaimana? " tanya Harvey sedikit mengangkat tubuhnya dari atas tubuh Harvey dengan kedua lengan menyangga badannya , ia melihat Virgi dengan tajam.
.
.
Tentu aku tidak ingin ketahuan Mama dan Papa.. Kalau aku tidak menurut pada Harvey , Mereka bakal tahu kalau kami sebenarnya belum baikan...
Tapi.... Menuruti Harvey .... Itu menyakitkan
Aku cuma sebatas alat untuk memenuhi hasratnya, sedang hatinya mencintai wanita lain....
.
.
.
Virgi terdiam dengan mata mulai berkaca kaca. Dan kemudian ia pun memalingkan wajahnya ke arah lain .
.
.
Ini buntu.... Aku terdesak oleh kebodohanku sendiri...
Dia tidak memberiku pilihan...
Tuhan ....ini menyakitkan...
Saat ini suamiku ada di depanku dan hendak bermesraan denganku...tapi hatinya ada di tempat lain...Hatinya milik wanita lain....
.
.
Virgi mulai menitikkan air matanya saat Harvey mulai merapatkan tubuhnya dan menyentuhnya lagi. Ia tak kuasa melawan kehendak Harvey meski itu berlawanan dengan keinginan hatinya.
" Kalau penurut begini kan manis... " Virgi mendiamkan Harvey dengan semua yang di lakukannya. Ia mengusap air matanya yang mulai keluar membanjir membasahi wajahnya.
" Bersuaralah Virgi....yang keras... Biar di dengar Mama dan Papa..." ucap Harvey lagi.
Virgi tak menjawab . Ia diam saja.
.
.
Sepertinya aku memang salah mencintai Harvey... Aku salah memberikan hatiku pada pria tak berhati ini...
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
Di luar kamar , Mama dan Papa Harvey menguping kamar mereka yang nampak hening.
" Tidak di kunci Pa... Apa kita masuk saja..." ucap Mama Harvey saat menyentuh handel pintu kamar Harvey.
" Apa kita tidak mengganggu mereka ?" tanya Papa Harvey.
" Kita intip sedikit saja..." Mama Harvey tetap ngeyel dan kemudian membuka perlahan pintu kamar Harvey.
" Mm.... Ehm...ah.. . mm..." samar samar terdengar suara pelan dengan desah nafas tak beraturan. Seperti suara yang di tahan. Dan saat pintu terbuka sedikit terlihatlah sosok keduanya yang tengah sibuk dengan aktifitas panas di atas ranjang mereka .
Mama Harvery yang terkejut buru buru menutup kembali kamar putra dan menantunya itu.
" Mereka sedang bercinta, Pa..." bisik Mama Harvey pelan pada suaminya.
" Huuuft...apa ku bilang tadi Ma... Kamu salah dengar... Orang mereka rukun rukun saja..." kata Papa Harvey.
" Kamu salah dengar Dik... Buktinya mereka mesra begitu..."
" Apa iya? "
Papa Harvey tersenyum. " Sudah jangan ganggu mereka lagi....Biarkan mereka menikmati cinta mereka...Mereka masih muda semangatnya terlalu tinggi dan menggebu gebu...Kita kan pernah muda juga..." kata Papa Harvey . Mama Harvey pun akhirnya mengangguk . " Ya sudah...kita juga jangan kalah sama anak kita... Kita bikin adik buat Harvey juga yuk...biar nanti kalau lahir bareng cucu dan adik Harvey " Canda nya lagi.
" Ih..kamu ini Mas...." Mama Harvey mencubit tangan suaminya sambil tersenyum senyum . Sedang suaminya tertawa tawa. Merekapun kemudian segera kembali ke kamarnya sendiri.
.
.
.
.
...----------------...
.
.
.
.
.
.
Hari demi hari di lalui Virgi dengan tenang. Harvey bersikap biasa ssja padanya meski tetap sering memanasi telinganya dengan bertelpon ria dengan Alicia. Kadang juga mereka berjanji bertemu di cafe langganan mereka untuk bertemu.
__ADS_1
Virgi membiarkan Harvey dengan semua yang di lakukannya.
.
.
Alicia masih sekolah...Dia juga putri orang berada... Pasti juga tidak akan mudah tidur dengan suami wanita lain...
Jadi ... Jika tidak melihat langsung...aku tidak akan berprasangka pada Harvey....
.
.
Beberapa minggu kemudian....
Virgi menipu hatinya sendiri dengan pemikiran sugesti yang di buatnya sendiri.
Harvey kembali sekolah seperti biasa walau kadang ia pulang malam karena ada les dsn juga kadang ngopi bersama teman temannya .
Ia tetap bersikap dingin pada Virgi. Jarang bicara dan komunikasi dengan Virgi. Dan jika ingin berhubungan dengan Virgi , tanpa banyak kata ia melakukannya. Dan ia mengharuskan Virgi melayaninya tanpa menerima penolakan.
" Hoooeekkk " Virgi yang tidak tahan dengan rasa mual yang mendera beberapa hari teeakhir ini akhirnya memuntahkan semuanya di toilet kamarnya.
.
.
.
Rasanya benar benar tidak nyaman... Apapun yang aku makan keluar kembali... Tubuhku sepertinya tidak bisa menerima makanan apapun
Badanku juga lemas sekali... Apa mungkin karena Harvey?....Aku kecapekan melayani dia setiap malam... Mana tidak ada jeda pula...
Habis aku tidak mendapat tamu bulanan jadi dia minta setiap hari...
.
.
' Tunggu... Tidak ada tamu bulanan?... Jangan jangan....' Virgi dengan terburu buru mengambil sebuah alat tes pack kehamilan . Ia membeli cukup banyak dulu dan di simpannya.
Ia kemudian masuk ke toilet dan mengetesnya.
.
.
.
Semoga tidak.... Semoga bukan... Semoga aku tidak hamil....
.
.
.
Virgi dengan harap harap cemas menunggu hasil tes muncul di alat itu . Dan betapa terkejutnya saat dua garis merah itu muncul disana.
" Positif?....Aku hamil??....Tidak..tidak...ini tidak boleh terjadi... " Virgi nampak panik dan kemudian mengambil lagi sebuah alat lagi dan mengetesnya lagi.
Sampai beberapa kali dan sudah cukup banyak tes pack bertebaran dengan hasil sama . 2 garis merah. Dan jelas sudah jika ia memang positif hamil.
" Tidak...tidak...kenapa aku hamil sungguhan... Semua hasilnya sama.. Ini berarti aku benar benar hamil....Bagaimana ini...." Ucapnya panik.
__ADS_1
" Ini anak siapa?! ..... Anak Kyle atau anak Harvey??!!! "