
" Papa....kok di sini? " tanya Virgi.
" Aku ada pertemuan dengan klien .... Lalu dimana suami mu... Dan siapa bule ini ?" tanya Papanya menyelidik.
" A... I..itu.. ini...dia..." Virgi bingung bagaimana menjelaskannya. Papanya yang seorang pengacara hebat berotak encer bukan orang yang mudah di bohongi.
" Pa..." Terdengar suara menyelutuk . Virgi hafal betul jika itu suara Harvey. Dan benar, Harvey melangkah mendatangi dirinya dan Papanya.
" Bocah tengil.... Aku mencari cari kamu..." ucap Papa Virgi sambil menepuk bahu menantunya. Harvey tersenyum pada Papa mertuanya itu.
" Virgi tadi keluar duluan mengantar teman yang mau pergi, aku yang menyuruhnya soalnya aku lagi mandi.... Sudah ..sampai sini saja... Antar dia pulang.." ucap Harvey pada sopir Kyle.
" Ya?" sopir tersebut nampak bengong dengan wajah kebingungan.
" Sudah cepat antar dia pergi..Dia mau ke gunung Batur kan.." ucap Harvey sekali lagi pada sopir Kyle agar Kyle cepat pergi .
" Mister Kyle...."sopirnya menoleh pada Kyle. Kyle melihat Virgi dan Harvey , Harvey seperti memberi kode agar Kyle segera pergi.
Tak ingin Virgi mendapat masalah , Kyle pun akhirnya segera pergi dengan sopirnya.
" Bye... " Harvey melambaikan tangan saat Kyle berlalu pergi. Harvey mengantar kepergian mereka dengan senyum sambil merangkul Virgi. Ia tampak puas seolah merasa menang dari Kyle.
.
.
Hehe...dasar bule bodoh...
.
.
" Papa kok ada disini... Kami sedang bulan madu lo...Hadiah dari Mama..." kata Harvey.
" Cih..dasar anak muda....Papa ada pertemuan dengan klien. ... Lalu sekolahmu bagaimana?" tanya Papa Virgi.
" Aman Pa... Aku home schooling..."
" Oh ya?.....Kau harus lulus SMA lo.. nanti sesudah itu kuliah..."
" Iya Pa.."
" Dan Virgi...bagaimana dengan bayimu... Sehat sehat saja kan..."
' DEG'
Harvey dan Virgi langsung terdiam. Merekapun saling berpandangan.
" Ah Maaf kalau kalian jadi tidak enak...Papa cuma khawatir saja... Anak kalian kan cucu pertama ku...Padahal kalian lagi bulan madu di sini.. Bodohnya aku.."
__ADS_1
" Hehe.." Harvey cuma tersenyum.
" Ya sudah...kalian lanjutkan bulan madu kalian..Aku ada janji sebentar lagi bertemu dengan klien... Papa pergi dulu ya..." Papa Virgi buru buru pergi setelah melihat jam tangannya menujukkan pukul 10. Ia harus segera pergi.
" Nanti habis ini Papa langsung pulang ... Kalian lanjut saja acara kalian.."
" Baik Pa..."
Papa Virgi pun akhirnya segera pergi bersama seorang asisten yang selalu membantunya . Setelah mereka tak nampak lagi , Harvey menatap Virgi dengan wajah kesal.
" Kenapa kau tadi malam pergi meninggalkan kamarku dan pergi ke tempat bule itu? " tanyanya .
" Awalnya aku cuma mau mandi dan ganti baju saja .."
" Trus kau bermesraan dengannya sampai lupa waktu dan tidur disana sampai pagi?"
" Tidak.."
" Alah...kau ini...Padahal sudah seharian main denganku, masih kurang minta sama bule itu....kau hyper \*\*\* ?" tanya Harvey.
" Hah? "
" Baiklah kalau begitu ... mulai sekarang sampai 4 hari ke depan sampai bule itu pulang negaranya, Siang denganku malam dengannya... Kau layani kami karena kami berdua sama sama suamimu.. "
" Kau harus hamil kan.. Kau dengar tadi kata kata Papa mu yang ingin punya cucu...Jadi hari ini sampai sore kau denganku...Dan malam kau boleh dengan Kyle..."
" K..kau sadar Harvey? Tidak mabuk?" tanya Virgi tak percaya. Ia pikir Harvey mabuk sehingga bicara melantur.
" Kenapa?...Kau itu sudah bekas di sentuh pria lain Virgi...jadi tidak usah jaim lagi..Nikmati saja pelayanan ranjang dari kami berdua..."
" Ku pikir... Kita sudah baikan... Jadi kita tidak memerlukan Kyle lagi..."
" Baikan?... Huh..jangan mimpi ya... Kau sudah berulang kali membohongiku ... Lalu hanya karena aku mau tidur denganmu kau menganggap semua selesai?...cih...tidak semudah itu...Kau harus merasakan dulu bagaimana rasanya sakit hati.. Kau itu cuma pemuas hasratku saja karena tidak ada wanita lain...Jadi nikmati saja... Bercinta dengan 2 pria berbeda setiap hari.. "
.
.
Ya Tuhan...apalagi ini... Harvey gila... Melayani dia saja aku susah kewalahan , sekarang juga di suruh melayani Kyle...
Tidak...aku tidak akan sanggup bercinta dengan kedua pria super kuat di ranjang ini...
Mereka tipe cowok yang tidak punya rasa capek...Aku bisa remuk kalau 24 jam bercinta dengan 2 pria ini...
.
.
" Pokoknya ingat Virgi...kau harus hamil... Demi keutuhan rumah tangga kita...lanjut atau cerai ..pikirkan itu..." Kata Harvey seraya melangkah pergi meninggalkan Virgi yang terdiam dan nampak shock.
" ATM mu mana? " tanya Harvey.
__ADS_1
" Untuk apa.." tanya Virgi balik.
" Aku butuh HP baru...Dan uang belanjamu lebih dari cukup kan yang di berikan oleh orang tuaku...Jadi aku akan beli hp baru dengan uang itu. Bukankah milikmu itu berarti milikku? Berikan Atm mu... Uang saku ku tak sebanyak belanja bulananmu..."
Virgi menghela nafas panjang. Namun kemudian ia mengeluarkan kartu Atm dari dompetnya dan ia berikan pada Harvey.
" Pinnya masih sama kan..tanggal pernikahan kita? "
" Ya..."
" Kau kembali ke kamar dulu..kamarku.. Tunggu aku sampai aku akan kembali... Jangan kemana mana...Aku akan memberimu pelayanan istimewa di ranjang nanti...Aku tidak kalah dari bule itu kan ..."?ucap Harvey.
.
.
.
Aku memang bodoh...meski Harvey bersikap seperti ini denganku tapi aku tetap tak bisa membencinya...
Aku terlalu mencintai dia...
Aku harus menurutinya dulu sampai kebenciannya padaku hilang...
Mungkin dengan begitu, kita bisa baikan kembali...
Toh ini cuma 4 hari...4 hari lagi Kyle pergi...mungkin setelah itu Harvey akan baik padaku lagi..
Sudahlah...Toh ****** mereka berdua sudah ada di tubuhku...Semua sudah terlanjur terjadi..Menambah 4 hari lagi tidak apa apa kan...
.
.
.
" Virgi..." Kyle melamun sendiri sambil menatap alam pegunungan yang terhampar di depannya.
Kyle memang melihat pemandangan indah di depan matanya. Tapi Pikirannya hanya tertuju pada Virgi. 4 hari lagi ia harus pergi, dan ia merasa berat berpisah dengan Virgi.
.
.
.
.
.
.
.
Harvey menepati kata katanya. Sesudah membeli Hp dan sarapan pagi , ia melakukan hubungan intim dengan Virgi lagi. Dan itu tidak cuma sekali , ia mengulangnya beberapa kali sampai ia benar benar lelah dan kemudian tertidur.
Dan malam harinya sesudah mandi dan berganti baju, ia mendatangi Kyle yang menunggunya di atas tempat tidur. Kyle tahu Virgi kelihatan capek dan kurang tidur , Namun mengingat waktunya bersama Virgi cuma sebentar , ia menepiskan rasa ibanya.
" Lass uns liebe machen...( mari bercinta ).." ucap Kyle yang telah siap di atas ranjang.
.
.
Sudahlah... Bodoh amat... Bercinta...ya bercinta saja..
Memang menyebalkan .... Tapi Kyle sebentar lagi pergi...Hanya sebentar aku bisa bersama dia disini...Manfaatkan kesempatan ini untuk memberikan moment spesial yang tak terlupakan dengannya....
.
__ADS_1
.
" Virgi ...meine frau....Ich liebe dich.." ucap Kyle sebelum ia memulai malam percintaannya dengan Virgi. Ia mendekati Virgi dan memberikan ciuman perlahan dan begitu mendalam pada Virgi. Saling berbalas dan berpagutan mesra hingga akhirnya mereka melayangkan segenap rasa dalam peraduan mereka. Kyle memperlakukan Virgi dengan begitu lembut , seolah ia benar benar mencintai Virgi.