
Saat Kyle pergi keluar kamar hotel untuk mencari makanan bersama Virgi , ia diam diam memasuki kamar mereka. Ia menempatkan beberapa kamera kecil dan menyembunyikannya di tempat tempat yang tidak bakal di ketahui oleh keduanya.
" Kalau aku punya rekaman mereka dan menunjukkannya pada Mama dan Papa , mereka pasti akan menyuruhku menceraikan Virgi..." gumam Harvey setelah ia selesai memasang nya.
" Tapi... Rasanya kesal juga... Bilang ogah ogahan... Kena genjot sekali sudah nadah...Virgi sialan... Semalaman main sudah tidak ingat padaku lagi.. Wanita setan.. Cinta ...cinta ...cinta apa... Cuma ucapan saja ..giliran sudah tau rasanya tuman kerasan... Asem..." rutuk Harvey kesal.
Ia begitu kesal melihat tempat tidur yang berantakan . Selimutnya tak karuan . Bantal guling juga berserakan. Ia bisa membayangkan bagaimana permainan yang dilakukan istrinya dengan pria bule itu.Bagaimana dia menyetubuhi istrinya. Ia tak memungkiri , ia sebenarnya ia juga cemburu pada Kyle . Namun mengingat kebohongan Virgi yang ia menepiskan jauh jauh rasa kesalnya itu.
" Segitu sukanya dengan K\*\*\*\*\* bule...\*\*\*\* !!!" maki Harvey sambil menendang kursi di depan meja rias yang ada di dekatnya hingga jatuh. " Dasar \*\*\*\*\* !!"
Harvey keluar dari kamar itu dengan wajah marah. Membayangkan Virgi dan Kyle di kamar itu membuatnya begah. Ia benar benar ingin segera keluar dari kamar yang menyesakkan dadanya itu.
.
.
.
.
...****************...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Sedang Kyle dan Virgi berjalan berdampingan menyusuri sekitar pantai setelah mereka selesai makan. Mereka kemudian bersantai di sebuah tangga yang berwarna warni.
Kyle duduk sedang Virgi berdiri di depannya sambil berselfi ria seorang diri. Ia mengambil gambarnya sendiri dengan kamera hpnya. Sedang Kyle cuma melihat tingkahnya sambil tersenyum .
Kyle mengenakan celana panjang hitam dengan kaos coklat keabu_abuan yang press bodi sehingga tampak jelas tubuh kekarnya. Lengannya pun terlihat besar. Benar benar seperti tubuh olahragawan.
Rambut Kyle yang berwarna kecoklatan nampak lebih terang terkena cahaya matahari. Sepasang alis hitam tebal dengan garis tegas, mata tajam dan teduh , hidung yang begitu mancung dan bibir tipis yang tersenyum menambah keelokan paras tampan Kyle . Dengan jam tangan di tangan kiri pula, ia bak seorang superstar. Tinggi , gagah, tampan ,dan macho satu paket komplit .
" Was has du gesehen..." tanya Kyle sambil menyunggingkan senyum manisnya pada Virgi .
(Kamu lihat apa...*)
Virgi menoleh ke Kyle. " Lagi lagi bahasa alien... Coba ucapkan sesuatu dengan bahasa yang ku mengerti..." ucap Virgi.
Kyle cuma tersenyum simpul. Ia dan Virgi sama sama tak mengerti dengan yang mereka ucapkan.
Kyle mengetik hpnya dan menunjukkannya pada Virgi.
' Kamu cantik '
" Hemmm.... " Virgi menahan senyumnya dan memasang wajah manyun dengan aegyo di wajah baby face nya. " Gombal "
' Real ' Kyle seolah mengerti ucapannya. Virgi tersenyum simpul.
" Jadi bule memang suka cewek indo yang gosong gosong gini ya... " ucap Virgi sambil tertawa .
" What? "
" Lupakan ...Forget.." ucap Virgi asal.
" No , I won't. " sahut Kyle cepat.
" Hah?" Virgi bingung tak mengerti Kyle. Kyle mengetik sesuatu di hp nya dan menunjukkannya pada Virgi.
' Aku tidak mau melupakanmu... '
" Oo... Jadi kamu kira aku menyuruhmu melupakan aku...hehe.." Virgi tersenyum
__ADS_1
' That's not what I mean ' Virgi menunjukkan tulisan di hp nya setelah ia mengetiknya di google translate untuk menjelaskan jika bukan itu maksudnya.
" So ?.."
" Thank you Kyle... Kamu membuat aku merasa aku berharga " Virgi mengucapkan itu meski Kyle tak mengerti bahasanya.
" Hmmm?? " Kyle tampak tak mengerti.
" Kita jalan jalan lagi Kyle..." ajak Virgi sambil menunjuk ke pantai.
Kyle segera bangkit. Ia tahu maksud Virgi . Ia lalu berjalan di sisi Virgi .
Banyak mata terutama para wanita menatap Kyle dengan decak kagum.
" Tampannyaa...." Beberapa gadis remaja yang tiba tiba berkumpul di depan Kyle.
" Keren..." mereka begitu mengagumi Kyle.
" May I take picture with you.." tanya salah seorang gadis mereka.
Virgi sesaat melirik kepada para wanita yang terkagum kagum pada Kyle.
" Haaah..." Virgi menghela nafas panjang. Kyle sesaat terdiam . Ia lalu meraih tangan Virgi dan menggenggamnya.
" Kyle..." Virgi menatap Kyle karena kejutan skin ship nya.
" She is my wife... Meine frau...Is..tri ku..." ucap Kyle sambil menunjukkan tangannya yang menggenggam jari jemari Virgi pada wanita wanita yang mengaguminya. " Sorry " Kyle menolak dengan tegas permintaan gadis gadis itu.
Virgi membuka mulutnya. Ia dibuat ternganga oleh sikap manis Kyle itu.
" Oo...sudah menikah ya... " ucap gadis yang kecewa itu pun kemudiam segera pergi.
Kyle tak menjawab. Ia malah mengarahkan kamera hp nya ke Virgi dan kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Virgi. Dan mengambil beberapa gambar mereka berdua. Dan satu foto juga ada yang menunjukkan tautan kedua tangan mereka.
" I just want you " Kyle mengatakan dengan jujur jika yang diinginkannya untuk berfoto bersama hanyalah Virgi.
.
.
.
Ya Tuhan...Kyle ini...Pria ini sangat romantis...😍
.
.
.
.
Virgi benar benar tersanjung dengan perlakuan manis Kyle. Sikap Kyle membuat nya merasa begitu tersanjung.
Dan tak hanya itu saja. Kyle mengajaknya melangkah bersama dengan bergandengan tangan. Menjelajahi beberapa tempat wisata. Mengunjungi beberapa toko dan memberikan beberapa barang seperti topi , kaca mata juga beberapa camilan yang mereka makan sambil berjalan.
Mereka menyewa tikar dan payung besar. Kyle berjemur sambil tiduran setelah mereka bermain ombak di tepi pantai. Saling mencipratkan air dan tertawa lepas. Virgi duduk di sisi Kyle sambil bermain membuat istana dari pasir putih.
Mereka menunggu saat sunset untuk mengabadikan pemandangan indah itu.
' Kenapa kau dulu langsung mau di suruh menikah denganku...juga mengeluarkan uang banyak untuk pernikahan kita ? ' tanya Virgi dengan g translate nya.
' Itu tidak banyak... Just a litle bit... Separo gaji pekerja terendah di jerman saja tidak sampai... Maaf..' terang Kyle.
" Hemm..."
' Kalau di sini nilainya cukup banyak '
__ADS_1
' Apa iya ?' tanya Kyle sambil tertawa kecil. ' Aku akan memberikan lebih banyak nanti kalau aku sudah bekerja kembali.. Berikan nomor acount kamu...'
" No " sahut Virgi.
" Why?" tanya Kyle. Virgi cuma menggeleng.
' Virgi... Aku cuma berlibur di sini selama 1 bulan... Dan sudah 2 minggu aku disini. Setelah itu aku akan kembali ke Jerman... ' Kyle menjelaskan keberadaannya.
.
.
.
Jadi....Kyle akan pergi...
.
.
.
Virgi terdiam. Baru kali itu ia mendapat perhatian berharga. Dan ternyata hanya akan begitu singkat. Benar benar seperti menitipkan benih di rahimnya dan kemudian menghilang. Padahal ia baru saja merasakan setitik bahagia dengan perlakuan manis Kyle setelah begitu banyak kekecewaan dari Harvey.
.
.
Padahal baru sebentar aku merasa bahagia... Aku merasa di cintai... Sebentar lagi dia akan menghilang...
Aku akan kembali pada kehidupan ku dengan Harvey...
.
.
Dalam hati kecil Virgi , ia merasa sedih akan berpisah dengan Kyle. Namun saat mengingat keberadaan Kyle adalah untuk membuatnya hamil agar pernikahannya dengan Harvey selamat dari kehancuran , ia tak bisa berkata apa apa.
Ia memang baru bertemu dengan Kyle , baru mengenalnya. Tapi kedekatan mereka dari hubungan badan yang terjadi , membuat Virgi merasa bahagia. Dan ia tak memungkiri itu. Ia sedikit menyukai Kyle..
' Aku akan membantumu untuk hamil.. Kau dan suami mu menginginkan keturunan kan ?' Kyle menunjukkan tulisan hasil ketikannya.
.
.
Benar...aku tak boleh melupakan ini dan terbuai dalam kisah romantis tak berguna ini...
Suamiku yang sebenarnya adalah Harvey...
Dan pria ini...Kyle.. Aky cuma butuh benih dari mu..
Aku tidak boleh memiliki perasaan padanya..
Anggap saja bonus kenikmatan sesaat...
Aku harus hamil dan melahirkan cucu untuk keluarga ku dan Harvey...
Pernikahan dengan Kyle ini cuma main main...
.
.
" Meskipun cuma permainan...bolehkan jika aku menyukaimu sebentar sebelum kau pergi? " tanya Virgi sambil menatap sosok Kyle yang berdiri dihadapannya.
" Say with the translate" ucap Kyle.
.
.
Cinta itu tak butuh banyak kata Kyle.. Karena itu akan menjadi basa basi saja...Mari kita tunjukkan dalam perbuatan saja... Suami kedua sementara ku...
.
.
Virgi menarik baju Kyle hingga tubuh jangkung Kyle merendah dan wajahnya begitu dekat dengan Virgi.
Sesaat keduanya saling berpandangan . Dan tanpa kata Virgi mendekati Kyle dan mendaratkan bibirnya di atas bibir Kyle.
Kyle termangu sesaat saat merasakan bibir tipis dan lembut itu menyentuh bibirnya. Matanya tampak terbelalak.
Ia sebenarnya heran , kenapa Virgi melanggar ucapannya sendiri. Namun karena Virgi terus bermain di bibirnya , ia pun mengerti. Virgi ingin memanfaatkan sisa waktu yang tinggal sebentar itu untuk melepaskan semua perasaan nya.
Kyle pun akhirnya membalas ciuman Virgi . Kedua tangannya merekuh tubuh Virgi dan kemudian mengangkat tubuh Virgi dalam gendongannya. Ia tak ingin Virgi kesulitan dengan tubuh pendeknya. Sehingga ia mengangkat Virgi sembari terus memberikan ciuman mesra padanya.
' Love me Virgi...as I love you ....' Kyle mencumbu Virgi di tepi pantai yang kini tengah menampilkan the best sunset dengan pemandangan menakjubkan itu. Senja memerah dengan cahaya yang memantul di air laut seperti cermin memantukan bayangannya. Merah memancar seperti gelora asmara dalam dada mereka.
Mereka mengabaikan pandangan mata orang orang di sekitarnya. Mereka terus berciuman dengan mesra seolah hanya mereka penduduk di muka bumi ini. Saling berpagutan meluapkan segenap rasa hati mereka.
Dan itu semua dilihat langsung oleh Harvey yang sedari tadi juga ada di pantai itu. Melihat mereka dari kejauhan.
__ADS_1
" Dasar P\*\*@cur rendah... Kau benar benar menikmati semua ini ya...." Harvey mengucap dengan geram .Ia mengepalkan tangannya kuat kuat. Ia kini benar benar panas dengan pemandangan langsung di depannya itu. Ia marah, murka dan kesal melihat itu. Dadanya terasa sesak dan sakit bak disiram lava mendidih yang meluluh lantahkan semua perasaannya. Ia benar benar di bakar api cemburu.