
Harvey menutup kedua telinganya karena merasa seolah suara Virgi dan Kyle yang tengah bermesraan terus terngiang ngiang di benaknya. Ia menangis pilu seorang diri. Menerima semua kesakitan akibat ulahnya sendiri.
Namun saat berkumpul bersama untuk sarapan pagi dan makan malam , ia bisa menutupi semua emosi jiwanya. Ia bisa bersikap dingin dan ketus. Seperti orang yang mati hati.
.
.
.
...****************...
Seminggu pun berlalu....
.
.
Virgi tak banyak bicara saat makan bertiga bersama Kyle dan Harvey. Begitu pula dengan Kyle dan Harvey. Selama makan , mereka tak saling bicara, tak ada obrolan obrolan ringan sama sekali. Padahal dulu sikap Harvey begitu hangat. Kini mereka seperti orang yang tidak saling mengenal. Virgi bisa tersenyum lepas hanya saat ia bersama Kyle.
Kyle tak melulu hanya ingin bercinta di kamar , ia selalu mengajak Virgi jalan jalan. Mengunjungi beberapa tempat tempat wisata di Bali. Mulai dari pantai hingga ke beberapa tempat lain. Seperti ubud tempat berkumpulnya monyet, mengunjungi pura pura terkenal , berkunjung ke taman safari dan kali ini mereka hendak mengunjungi rumah pohon Nusa penida.
Kyle menyewa mobil plus driver yang selalu siap mengantar mereka untuk mengunjungi beragam tempat wisata di Bali. Dan ini adalah acara traveling mereka selanjutnya.
" Tunggu...gue ikut " ucap Harvey saat melihat Virgi hendak memasuki mobil sewaan bersama Kyle.
Kyle dan Virgi menoleh. Mereka nampak heran melihat Harvey mententeng tas ransel menuju ke mobil yang akan mereka tumpangi.
.
.
Tumben Harvey mau ikut...biasanya selalu menyendiri di kamar... Batin Virgi heran.
.
.
Kyle menatap heran pada Harvey. Namun ia tidak melarang Harvey ikut bersama mereka.
Kyle dan Virgi memang selalu mesra saat di kamar saat menikmati saat saat romantis mengarungi malam penuh cinta mereka . Dan Kyle bisa membawanya berlabuh sepanjang malam. Namun di depan Harvey , Kyle menjaga sikapnya. Ia tak begitu menunjukkan perhatiannya pada Virgi.
Virgi masuk ke bagian tengah mobil. Sedang Kyle dan Harvey saling bertatapan seolah bertanya melalui mata mereka. Siapa yang akan duduk bersama Virgi.
Kyle yang sadar posisinya akhirnya mengalah. Ia memilih duduk di samping sopir daripada dengan Virgi.
__ADS_1
Sopir yang biasanya mengantar Virgi dan Kyle heran saat melihat Harvey yang malah duduk dengan Virgi. Biasanya Kyle yang duduk disana dengan Virgi. Dan mereka selalu tampak mesra ,kali ini mengapa malah berjauhan.
Virgi sesaat melihat Kyle , Kyle nampak acuh. Ia lebih heran saat melihat Harvey yang tersenyum saat duduk di sisinya.
" Harvey ? " tanya Virgi . Selama di Bali ini Harvey biasanya diam , dingin ,ketus dan bermuka masam . Tapi kini ia tersenyum manis di sisinya. Virgi benar benar merasa aneh dengan sikap Harvey. Terlebih saat tiba tiba Harvey mendekat. Ia duduk lebih dekat dengan Virgi dan kemudian meraih tangannya.
.
.
Harvey... Kesambet setan dari mana... Kenapa tiba tiba bersikap manis...
Pakek tebar tebar senyum segala....😓
Hemm....
Tapi...
Dia tampan.. Dia tetap tampan...kalau itu tidak perlu di tanyakan lagi..
Aku dulu jatuh cinta padanya karena wajahnya itu..
.
.
" Masih agak lama sampai ke sana kan .. Tidur lah dulu.." ucap Harvey sambil membawa Virgi mendekat . Ia menyandarkan kepala Virgi di bahunya.
Virgi benar benar dibuat kaget dengan perubahan mendadak Harvey.
.
.
Apa Harvey mau baikan denganku ?
Tapi...
Semua sudah kacau seperti ini...
Apa bisa di perbaiki lagi...
.
.
Kyle lebih memilih melihat ke depan sambil sesekali bicara dengan sopir nya.
" Ok... I understand..." ucap Kyle sambil mengangguk saat sopir itu menjelaskan mengenai tempat wisata yang akan mereka tuju.
Kyle kemudian menutup kepalanya dengan topi jaketnya dan kemudian mengalihkan pandangannya ke depan. Ia melihat jalanan ramai yg mereka lewati tanpa sedikitpun ia menoleh kebelakang. Ia begitu enggan melihat Virgi yang nampak mesra di kursi belakang bersama Harvey.
__ADS_1
Virgi tak mau ambil pusing , ia juga tak ingin ribut dengan Harvey , tenaganya sudah ia habiskan saat bersama Kyle . Rasanya sudah terkuras habis tanpa sisa. Ia memang suka bercinta dengan Kyle dan Kyle yang bisa memuaskannya dirinya dengan pergumulan mereka, ia bahkan sampai kurang tidur. Karenanya ia memilih memejamkan matanya dan membiarkan Harvey sesukanya.
Harvey tersenyum . Ia senang Virgi menurut saja . Terlebih Virgi tiduran bersandar di bahunya. Ia merasa seolah ia menang dari Kyle.
Sepanjang jalan terasa sunyi , tak ada yang mengobrol . Padahal biasanya Virgi ngobrol dengan Kyle dengan bahasa pas pasan dan terkadang sopir itu ikutan ngobrol menyambungkan obrolan mereka. Sopir itu fasih berbahasa Inggris karena pekerjaannya mengharuskannya begitu , hampir setiap hari bertemu orang asing dan juga mengantar mereka ke tempat wisata Bali . Namun karena kehadiran Kyle suasananya menjadi canggung. Kyle banyak diam juga Virgi yang memilih tidur.
" Sayang ... Bangun.. Kita sudah sampai..." Harvey membangunkan Virgi.
" Sayang...ups.." Sopir itu keceplosan bicara juga karena mendengar ucapan Harvey. Harvey memang selalu memanggil Virgi dengan ' Sayang ' kadang juga ' Virgi sayang' sejak mereka pacaran dulu. Hanya setelah ketahuan berbohong , Harvey mulai memanggil Virgi dengan ' Kamu ' atau namanya kembali.
" Kenapa ?" tanya Harvey.
" Maaf... maaf.. " ucap Sopir itu.
" Salahnya di mana aku memanggil istriku dengan sayang?" Timpal Harvey yang seolah tahu sopir itu nampak kepo dengan hubungannya dengan Virgi.
" Lho... Bukannya suaminya dia?" tanya sopir itu.
" Aku suaminya.." Tegas Harvey. Virgi yang sudah terbangun mendengar percakapan mereka.
" lihat ! " Harvey menunjukkan cincin couple yang tersemat di jari manis sebelah kanan Virgi. Dan cincin mereka kembar.Dan itu nyata seperti cincin nikah pasangan pada umumnya.
" Tapi kemarin ..." Sopir itu yakin saat Virgi dan Kyle jalan jalan berdua, Mereka juga tampak mesra seperti sepasang suami istri. Bahkan Kyle juga bilang jika Virgi adalah istrinya saat ngobrol dengan nya.
" Dia juga.." terang Harvey " Dia suami nomor dua nya "
" Hah ??!!..." Sopir itu begitu terkejut mendengarnya. Ia sampai bengong di buatnya.
" Lets go " Ajak Kyle pada Harvey dan Virgi agar segera keluar dari Mobil.
Harvey cuma tersenyum melihat kebengongan sopir itu. Harvey kemudian turun dan melangkah bersama Kyle dan Virgi.
" Gi...gila... Ini benar benar gila Wanita muda dengan tubuh mini dan sekecil itu memiliki dua suami?...POLIANDRI???...Dan dua laki lakinya tinggi besar seperti itu?..Yang satu bule lagi... Busyeeet....Ini benar benar gila... " gumam sopir itu terperanjat.
__ADS_1
" 2 pria muda , sama sama tinggi dan kekar... Dan sepertinya mereka sama sama kuat di ranjang ..Anak muda libidonya pasti tinggi .. bisa main lama dan kuat mengulang berkali kali... Bagaimana cara dia melalui malam dengan 2 pemuda itu?....apa dia tidak remuk?.. Minum jamu apa dia sanggup mengatasi 2 kuda liar seperti mereka ????! " Otak sopir itu sudah membayangkan banyak hal.Otaknya sudah traveling kemana mana.😅