Wanita Dengan 2 Suami

Wanita Dengan 2 Suami
21. PANIK


__ADS_3

" Maaf Kyle...aku lapar ... " ucap Virgi sambil memegang perutnya yang keroncongan.



" Eat ? " tanya Kyle. Virgi mengangguk.



" Ok..." Kyle kemudian menuju ke pesawat telpon yang ada di dekat tempat tidur dan segera menghubungi hotel untuk memesan makanan .



Sementara itu Virgi menuju ke kamar mandi , ia mandi terlebih dulu karena tubuhnya juga terasa lengket.



Setelah selesai mandi , ia mengambil baju ganti di lemari. Dan kemudian mendatangi Kyle yang duduk di sofa dengan beraneka ragam makanan yang di pesannya.



Virgi yang kelaparanpun segera menyantap makanannya dengan lahap.



' Kau belum makan? ' tanya Kyle seperti biasa dengan hp nya yang sudah di translate .



" Yes " jawab Virgi.



" Hemmm... " Kyle mendehem panjang. Ia sebenarnya cukup kesal dengan sikap Harvey , sudah membawa Virgi seharian dan ia yakin dia pasti melakukan aktifitas ranjang dengan Virgi , namun tidak memperhatikan makan Virgi. Betapa tidak perhatiannya.



" Kamu mau ? " tanya Virgi sambil memberikan makanan langsung ke mulut Kyle. Kyle pun menerima suapan Virgi dan memakannya . Ia sebenarnya juga belum makan karena tidak nafsu makan sebab Virgi tak bersamanya. Mereka pun makan berdua . Virgi bergantian menyuapinya dengan Kyle. Karena komunikasi sulit, mereka hanya bisa mengekspresikan dengan tindakan .


.


.


.


.


Sesudah selesai makan Kyle menemani Virgi menonton televisi. Virgi tiduran di sofa bersandar di paha Kyle. Sedang Kyle duduk sambil membelai rambut Virgi.



" I miss you..." ucap Kyle. Virgi cuma tersenyum. Ia tahu Kyle merindukannya karena seharian ia bersama Harvey. Ia tak ingin membalas kerinduan Kyle karena ia terlalu capek. Ia tak akan sanggup melayani Kyle setelah seharian aktifitasnya dengan Harvey yang begitu menguras tenaganya.



Pikiran Virgi juga kacau , Harvey benar benar semaunya sendiri. Ia sudah melarangnya mengeluarkan di dalam karena tak ingin calon bayinya tidak jelas siapa Ayahnya. Namun justru Harvey melakukannya.


.


.


.


Seminggu kemarin Kyle ...Hari ini Harvey... Dan aku juga belum dapat tamu bulanan bulan ini... Semoga saja tidak jadi... Karena aku tidak akan tahu siapa Ayah anakku nanti...


.


.


.


Kyle yang seolah mengerti apa yang di rasakan Virgi tidak mau memaksa Virgi. Ia tidak mengajak Virgi berhubungan. Saat Virgi mulai mengantuk , Kyle mengajaknya tidur di kamar. Namun ia cuma memeluk Virgi dan ikut tidur dengannya tanpa aktifitas \*\*\* seperti yang kemarin kemarin di lakukannya.


.


.


.


...****************...


.


.


.


.


Keesokan paginya, Virgi terbangun dalam pelukan hangat Kyle.



" Good morning babe.." sapa Kyle sambil tersenyum dan mengecup kening Virgi.

__ADS_1



" Kyle...." Virgi membalas senyum Kyle dengan senyuman manisnya. Kyle tetap bersikap seperti biasa. Ia seperti tidak mempermasalahkan tentang kemarin. Ia seolah tak marah padanya.



" Let s traveling ..." ajak Kyle . " Gunung Batur? "



Virgi mengangguk. Sepertinya Kyle ingin mewujudkan keinginan Virgi yang sempat pending kemarin gara gara Harvey.



Sesudah mandi dan berganti pakaian , Virgi dan Kyle turun menuju ke restoran. Mereka sarapan pagi terlebih dahulu sebelum bepergian.



" Wow... Seafood ..." Ucap Virgi senang saat Pelayan restoran mengantarkan pesanan Kyle.



Lobster besar, udang , dan ikan bakar. Kyle tahu Virgi sangat menyukai makanan seafood. Berkali kali mereka makan di restoran berbeda saat jalan jalan , Virgi tetap memilih menu seafood . Ia seolah tak bosan meski memakan itu setiap hari.



Kyle tersenyum. Ia merasa senang melihat senyum cerah Virgi.



" Gutten appetit (selamat makan) " ucap Kyle.



Virgi berdoa dulu sebelum ia memulai makan. Demikian pula dengan Kyle. Pria tampan itu ternyata juga sosok religius . Ia berdoa cukup lama dan kemudian mengusap kedua tangannya ke wajahnya sambil berucap 'Amin'.



Virgi dan Kyle kemudian memulai makan. Virgi mulai dengan mengambil udang dan ikan bakar. Sedang Kyle membuka cangkang lobster dan kemudian mengambil dagingnya. Namun bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk Virgi.


.


.


Ya ampun...pria ini... So sweet banget... Ga mikirin diri sendiri dulu...tapi malah aku... 😍


.


.



" Latzte nacht hast du mich gefuttert...heute bin ich dran ...." ucap Kyle.


(Tadi malam kau menyuapiku...sekarang giliranku..."


" Aku gak tau kamu ngomong apa... Pakailah bahasa yang aku mengerti...Indonesia ...speak indonesia..." kata Virgi.



" Indonesian laguange?...ok...I wil learn.." ucap Kyle.



" Iyain deh...nggak ngerti dia omong apa.." Virgi mengangguk. Ia menikmati makanan suapan demi suapan dari Kyle.



" Kyle...you too...eat..." ucap Virgi asal.



" Ok.." "jawab Kyle singkat. Ia akhirnya turut makan setelah menyuapi Virgi.



Setelah selesai makan , Kyle dan Virgi menuju ke loby hotel untuk bertemu sopir yang biasa mengantar mereka.



" Hallo Mister Kyle " sapanya ramah saat melihat Kyle dan Virgi yang berjalan berdampingan menghampiri nya.



" Hi.." jawab Kyle.



" Halo juga mbak Virgi..."



" Iya bang.."

__ADS_1



" Berdua saja non...suami satu lagi tidak di ajak? " tanya Sopirnya sambil tertawa.



" Hehe...apa sih bang.. Bang kita hari ini mau ke gunung Batur..." Virgi dengan cepat mengalihkan pembicaraan.



" Selalu siap mengantar non.." sahut sopirnya cepat. " Sekarang non?" tanya sopirnya.



" Iya... "



" Mobilnya di depan non...silahkan.." sopir itu pun segera berjalan terlebih dahulu. Sedang Virgi dan Kyle mengikutinya di belakang.



" Baby..." Kyle mengulurkan tangannya pada Virgi. Virgi yang tahu maksud Kyle pun segera mendekat. Ia menyambut tangan Kyle yang kemudian berpindah ke bahu Virgi. Kyle ternyata ingin berjalan dengan merangkul bahunya.



Kyle tersenyum dengan begitu manis menunjukkan rasa bahagia yang memenuhi isi hatinya. Virgi sesaat mendongak menoleh pada Kyle dan kemudian tersenyum pula.


.


.


Sudahlah.. Di nikmati saja...Aku senang bersama Kyle .... Dan tinggal beberapa hari saja dia di sini... Aku akan memberikan kebahagiaan untuk nya meski hanya sesaat...


Dia terlalu tampan..terlalu indah...dan dia tampak seperti seorang pecinta sungguhan..


Ia memperhatikan aku seperti aku ini istri sungguhan nya...


.


.


.


" Virgi..."panggil seseorang saat ia hendak memasuki mobil dengan Kyle.



Virgi menoleh ke arah orang yang memanggilnya, dan ia begitu terkejut saat melihat siapa orang itu..



" Papa..." Spontan ia melepaskan diri dari Kyle dan menjauh darinya. Ia hanya bisa munutup mulutnya yang terbuka lebar menatap sosok pria yang kini ada di hadapannya. Dia adalah Papa kandungnya sendiri. Papanya seorang pengacara hebat dan terkenal tegas.



" Kenapa kau ada di sini?..Dan siapa pria bule itu? " tanya Papanya.


.


.


.


Oh My God....mati aku ...Papa justru memergoki aku dengan Kyle...


Bagaimana ini...😱😱😱


.


.


" Aku...Aku.."



Kyle menatap Virgi yang nampak kaget dan kebingungan melihat Pria yang tampak berwibawa di depannya itu.



" Dia..." Virgi benar benar tidak tahu bagaimana harus menjelaskan itu pada Papanya. Ia tidak mungkin jujur bilang kalau Kyle adalah suami keduanya.


.


.


Tuhan...tolong aku ....


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2