Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 23


__ADS_3

Hari itu adalah hari di mana di laksanakan lomba 17 an, balai desa hari itu sangat ramai semua warga datang ingin melihat lomba tersebut.


Arkan yang saat itu sedang berdiri di sebuah kursi kayu untuk memimpin pertandingan voli.


"Semua regu tim silahkan bersalaman dan melakukan suit terlebih dahulu untuk memulai pertandingan", Kata Arkan dengan tegas.


Di lapangan itu terdapat 2 regu voli, yaitu regu Pantang Mundur dan regu SuperBall, perwakilan dari regu itu pun melakukan suit untuk memulai pertandingan voli tersebut.


Dan ternyata regu SuperBall yang memenangkan suit tersebut, alhasil regu SuperBall pun yang memulai pertandingan.


"Baik regu SuperBall silahkan di mulai pertandingan nya", Ucap Arkan.


*Prittt........*


Arkan pun membunyikan peluit nya sebagai tanda di mulai nya pertandingan.


****************


Di tempat lain Rissa sedang mengawasi para peserta lomba makan kerupuk, karena ia di tugas kan oleh Pak RT untuk menjadi juri dalam lomba makan kerupuk tersebut.


"Kerupuk nya tidak boleh di pegang ya adik-adik, dan tidak boleh curang", Kata Rissa sambil mengawasi semua anak-anak yang mengikuti lomba tersebut.


"KAKKK, AKU SUDAHHH", Teriak seorang anak uang sudah menyelesaikan lomba tersebut.


"Baik yang sudah selesai boleh ke sini, dan kita akan langsung ke babak final nya", Ucap Rissa.


"HOREEEE", Teriak anak itu kegirangan.


Rissa pun tersenyum melihat anak-anak yang saat itu sangat senang, karena ia juga sangat menyukai yang nama nya anak-anak.


****************


Oke, sekarang lanjut di tempat lain, yaitu di tempat Indra, ia menjadi juri di perlombaan membawa kelereng dengan sendok.


Semua anak-anak yang mau mengikuti lomba tersebut sudah siap di garis start dan tinggal menunggu aba-aba dari Indra.


"Siap! mulai!", Ucap Indra memulai lomba tersebut.

__ADS_1


"UNTUK SENDOK NYA TIDAK BOLEH DI PEGANG!" Teriak Indra memperingati anak-anak itu untuk tidak melakukan kecurangan di dalam lomba.


Banyak anak-anak yang hanya menonton lomba tersebut, mereka saling memberi semangat kepada teman mereka yang mengikuti lomba.


Saat sedang mengawasi anak-anak, mata nya melihat ke arah anak laki-laki yang memegang sendok nya dan terus berjalan dengan cepat.


"Ehh dek-dek", Kata Indra yang setengah berlari menghampiri anak itu.


Anak itu pun menoleh ke arah Indra, setelah dekat dengan anak itu indra menarik tangan anak itu dari lapangan.


"Yang lain teruskan lomba nya, dan jangan sekali-kali ingin berbuat curang!" Ucap indra memperingati anak-anak itu.


Setelah membawa anak ke meja juri, indra segera mencoret nama nya dari daftar peserta lomba.


"Udah di bilangin ngga boleh curang, kok masih saja curang", Ucap Indra dengan nada kesal.


"Maaf bang", Kata anak itu menundukkan kepala nya.


"Hhh, ya sudah tapi kamu saya diskualifikasi dari lomba", Sahut Indra sambil menghela nafas nya.


"Iya bang", Ucap anak itu.


......................


Sore hari pun tiba.....


Lomba demi lomba pun sudah di lalui hingga tiba lah mereka di penghujung acara.


"Bapak ibu, dan warga yang saya cintai, sampai lah kita pada penghujung acara lomba untuk memeriahkan ulang tahun negara kita tercinta", Kata Pak RT dengan bersemangat.


"Acara lomba akan saya tutup dengan pertandingan bulu tangkis antar panitia, bagaimana Bapak ibu?" Tanya Pak RT meminta pendapat warga.


"Setuju Pak RT", Jawab para warga dengan kompak.


"Bagaimana panitia?" Tanya Pak RT kepada para panitia tersebut.


"Setuju Pak", Ucap Arkan dan yang lain nya.

__ADS_1


"Kalau begitu saya akan bagi 2 tim, yang pertama tim 1, tim Arkan dan Rissa, yang kedua tim 2, tim Abimana dan Indra", Kata Pak RT membagi mereka dalam 2 tim.


Arkan dan yang lain nya pun setuju dengan pendapat Pak RT.


Mereka ber empat pun menempati tempat nya masing-masing.


"Rissa kita jangan sampai kalah", Ucap Arkan dengan sangat bersemangat.


"Ndra, kita juga tidak boleh kalah!", Ucap Abimana yang tidak kalah bersemangat nya dengan Arkan.


*Prittt.....*


Pak RT meniup peluit nya sebagai tanda di mulai nya pertandingan antara tim Arkan dan tim Abimana.


KOK pun melambung tinggi menuju ke arah Abimana dan Indra.


"Ndra tangkap!" Ucap Abimana yang melihat KOK mengarah ke arah Indra.


Indra menangkap KOK itu dan mengembalikan nya kepada Arkan, tetapi Arkan sudah siap menerima KOK itu, KOK semakin mendekat ke arah Arkan, tak lama kemudian Arkan melakukan smash dengan menggunakan raket nya.


Dan benar tebakan nya jika Abimana dan Indra tidak bisa menguasai KOK itu, yahh, tim Arkan berhasil mencetak skor terlebih dahulu.


"Sial", Umpat Abimana dengan kesal.


Setelah 30 menit, akhir nya pertandingan pun di akhiri dengan kemenangan tim Arkan yang mencetak skor 20-12.


"Baik untuk pemenang nya adalah tim Arkan dan Rissa dengan skor 20", Ucap Pak RT dengan memberi selamat kepada tim Arkan.


Abimana dan Indra pun juga memberi selamat kepada Arkan dan Rissa.


"Selamat bro, kagak nyangka gue ternyata elo jago main bulu tangkis", Kata Abimana memuji Arkan.


"Haha, ini semua berkat Rissa, dia yang lebih jago main nya", Sahut Arkan sambil melirik Rissa dan tersenyum.


Rissa pun juga membalas senyuman Arkan.


Abimana dan Indra hanya saling pandang dan menggelengkan kepala nya melihat ke bucin an Arkan dan Rissa.

__ADS_1


Dalam hati mereka masing-masing menggerutu karena melihat Arkan dan Rissa bermesraan di depan mereka.


Mereka juga ingin bermesraan dengan pacar meraka masing-masing tetapi mereka berdua tidak memiliki pacar, sedangkan mereka berdua pun laki-laki jika bermesraan pun tidak mungkin.


__ADS_2