Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 25


__ADS_3

Pagi hari itu Arkan sudah berada di sekolah bersama dengan Pak Ginanjar dan guru-guru yang lain nya.


"Antusias murid-murid memang luar biasa tahun ini, banyak sekali siswa yang mau mengikuti lomba", Ucap Bu Rini, karena memang Bu Rini, Bu Endang, dan Bu Nurul yang mendaftar siswa yang mau mengikuti lomba.


"Syukur lah kalau begitu, itu tanda nya mereka sudah mulai berfikir dengan dewasa", Sahut Pak Ginanjar dengan tersenyum.


"Oh ya Pak Arkan, semua persiapan pentas seni sudah selesai kan?" Tanya Pak Ginanjar memastikan bahwa semua persiapan untuk pentasseni sudah selesai.


"Sudah siap semua Pak", Jawab Arkan dengan mantab.


*Kringg kringg kringg....*


Bel tanda masuk pun berbunyi, para guru kaget karena bel masuk belum di matikan, padahal mereka merasa sudah mematikan nya.


"Loh kok bel nya berbunyi, bukan nya kata nya sudah di matikan?" Tanya Pak Ginanjar dengan ekspresi wajah yang kaget.


"Siapa yang kemarin yang saya suruh untuk mematikan bel nya?" Tanya Pak Ginanjar lagi.


"Saya Pak", Jawab Pak Farhan dengan mengacungkan tangan nya.


"Tapi Pak perasaa kemarin sudah saya matiin bel buat sekarang", Ucap Pak Farhan membela diri.


"Saya saja Pak yang matiin bel nya", Kata Arkan sambil berlalu pergi.


"Aku ikut", Ucap Rissa dengan memegang tangan Arkan untuk mencegah nya supaya tidak pergi terlebih dahulu.

__ADS_1


"Buat apa? Kamu di sini saja, biar aku saja", Jawab Arkan sambil melepaskan genggaman tangan Rissa.


"Kamu pasti ngga tau bel nya di mana kan, aku anterin aja", Kata Rissa sambil mengerjap-ngerjap kan mata nya.


Arkan pun menyetujui nya, Arkan dan Rissa pun berjalan bersama menuju ke ruang guru, entah apa yang di rencanakan oleh Rissa.


Sedangkan Pak Farhan yang melihat tingkah Rissa menjadi curiga, ia yakin kalau ada sesuatu antara Arkan dan Rissa.


Setelah sampai di ruang guru, Arkan segera menuju mesin untuk menyalakan bel, ia pun mematikan mesin itu, sementara Rissa ia mengeluarkan sesuatu dari dalam tas ny.


"Tadi aku coba bikin kue, nih kamu coba enak apa engga", Kata Rissa sambil menyodorkan sebuah kotak makan yang berisi kue kepada Arkan.


"Kayak nya enak nih", Ucap Arkan sambil mengambil sepotong kue dari kotak itu.


...****************...


Flasback kejadian tadi.


Saat itu Rissa sedang berada di ruang guru sendirian, ia terlihat sedang memegang sebuah kotak makan berwarna kuning.


"Gimana cara ku ngasih kue ini ke Arkan ya", Tanya Rissa pada diri nya sendiri.


"Kalau aku kasih langsung ke Arkan di depan guru lain, pasti Pak Farhan akan interogasi aku", Ucap Rissa pada diri nya sendiri lagi.


Rissa pun mendapat kan ide.

__ADS_1


"Ahaa, apa aku nyalain lagi ya bel nya, nanti kan pasti Arkan yang di suruh matiin", Kata Rissa.


Rissa pun berjalan menuju mesin untuk membunyikan bel, ia pun langsung menyalakan nya dan pergi dari ruang guru itu.


Flasback selesai.


...****************...


"Gimana enak ngga?" Tanya Rissa pada Arkan.


"Kalau kamu yang buat pasti enak", Ucap Arkan dengan tersenyum memuji Rissa.


Rissa yang mendengar pujian Arkan menjadi malu-malu.


"Eum, menurut kamu aku bisa jadi istri yang baik ngga?" Tanya Rissa dengan malu-malu.


"Kamu bisa jadi istri yang sangat baik", Puji Arkan.


Rissa yang mendengar itu menjadi serasa ingin terbang, tapi ternyata di tempat lain ada seseorang orang yang sedang mendengarkan pembicaraan mereka.


Siapa kah dia??????


Kalau ada salah kata saya minta maaf,


dan terima kasih atas dukungan nya🙏

__ADS_1


__ADS_2