Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 4


__ADS_3

Pagi hari pun tiba Arkan teringat janji nya kepada Pak Nanang untuk menemui nya, Arkan pun bergegas menuju tempat Pak Nanang, saat sampai ternyata ada Pak Tio di sana dan Pak Nanang.


"Eh ada Pak Tio", Ucap Arkan.


"Iya mumpung hari libur saya mau mancing sama Nanang, kamu ngapain di sini?" Tanya Pak Tio.


"Saya di suruh Pak Nanang untuk menemui nya di sini", Jelas Arkan.


"Si Nanang dari tadi belum ke sini entah di mana itu orang", Kata Pak Tio, terdapat sedikit kekesalan di wajahnya.


"Hey, Arkan kamu udah sampai aja di sini", Kata Pak Nanang yang tiba-tiba ada di belakang Pak Tio.


"Kamu ke mana saja sih, saya capek nungguin kamu dari tadi", Sahut Pak Tio dengan wajah kesal.


"Maaf atuh Tio, saya habis pulang ke rumah buat ambil pancingan, nih Arkan buat kamu pancingan nya kebetulan saya lebih satu pancingan nya", Kata Pak Nanang sambil memberikan salah satu pancingan yang di pegang nya kepada Arkan.


"Wahh, terima kasih Pak Nanang", Ucap Arkan sambil menerima pancingan nya.


"Loh Arkan di kasih gratis tapi punya saya kok bayar", Timpal Pak Tio tiba-tiba.


"Kan waktu itu modal saya belum balik", Jelas Pak Nanang.


"Ya sudah dari pada kebanyakan ngomong mending segera mancing keburu ngga dapet ikan nanti", Kata Pak Tio.


Akhir nya Pak Nanang, Pak Tio, dan Arkan pun mulai memancing ikan, di saat semua nya diam karena tidak mau ikan ikan di situ menjadi takut dan tidak mau memakan umpan mereka, mereka pun diam.


Di saat Pak Nanang dan Arkan diam tiba-tiba mereka di kaget kan oleh suara Pak Tio.


"Hiyahhh besar ni ikan nya", Kata Pak Tio sambil mengulur tali pancingan nya dengan sekuat tenaga.


"hufthh akhir nya dapat juga", Kata Pak Tio lagi.


Benar saja Pak Tio ternyata mendapatkan ikan mujair yang cukup besar.


"Wah Pak Tio hebat, ikan nya besar sekali", Ucap Arkan memuji Pak Tio.


"Ya iyalah Tio", Ucap Pak Tio sambil membusungkan dada nya.


Pak Nanang hanya menggeleng-gelengkan kepala nya melihat tingkah sahabat nya, sedangkan Arkan hanya tersenyum.


...----------------...

__ADS_1


Di lain tempat yaitu di kantor kelurahan Pak Suroso sedang berbicara dengan Pak Asep salah satu pegawai sipil di kampung itu.


"Pak Asep di mana ini Pak Tio?" Tanya Pak Suroso kepada Pak Asep.


"Saya juga ngga tau Pak, dari tadi saya telfonin ngga di angkat", Ucap Pak Asep.


"Bagaimana ini kita butuh tanda tangan petugas keamanan di sini, sedangkan petugas keamanan di sini cuma Pak Tio", Sahut Pak Suroso.


"Saya akan mencari di mana Pak Tio", Kata Pak Asep mengusulkan untuk mencari Pak Tio.


"Saya pergi dulu pak", Kata Pak Asep sambil berdiri dari kursi nya.


"Tunggu Pak Asep, saya ikut", Ucap Pak Suroso sambil berdiri dan mengikuti Pak Asep.


......................


"Assalamualaikum Pak RT, Pak Asep", Sapa seseorang yang sedang membersihkan Halaman masjid.


"Walaikumsalam Pak ustad", Jawab Pak Asep.


"Walaikumsalam"


"Kami sedang mencari Pak Tio, Pak Ustad tau di mana Pak Tio?" Tanya Pak Suroso balik.


"Tadi saya lihat Pak Tio sama Pak Nanang mancing di sungai sama warga baru itu, siapa ya namanya.... ah iya Arkan, tadi sama Arkan juga", Jelas Pak Ustad.


"Terima kasih Pak Ustad", Ucap Pak Asep.


"Ayo Pak RT", Ajak Pak Asep.


"Ya, ayo", Sahut Pak Suroso


Pak Asep dan Pak Suroso pun bergegas menemui Pak Tio di sungai sesuai apa kata Pak Ustad tadi.


"Eh itu Pak Tio", Kata Pak Asep sambil menunjuk ke arah 3 orang yang sedang asik memancing.


"Pak Tio", Panggil Pak Suroso mendekati Pak Tio, Pak Nanang, dan Arkan.


"Ada apa ya Pak RT?" Tanya Pak Tio kebingungan.


"Kami cari Pak Tio muter-muter ternyata ada di sini", Ucap Pak Suroso.

__ADS_1


"Ada apa ya Pak?" Tanya Pak Tio yang masih kebingungan.


"Kami perlu tanda tangan Pak Tio soalnya hanya Pak Tio lah petugas keamanan di sini", Jelas Pak Asep.


"Ohh, ya sudah kalau begitu, ayo kita ke kantor kelurahan", Ajak Pak Tio.


"Pak Nanang, Arkan kami pamit dulu ya", Ucap Pak Suroso.


"Iya Pak RT, silahkan", Sahut Pak Nanang dan Arkan.


Pak RT, Pak Asep, dan Pak Tio pun melangkah pergi meninggalkan Pak Nanang dan Arkan.


"Yah tinggal kita berdua doang Arkan", Kata Pak Nanang.


"Iya nih pak, tapi masih mending daripada tinggal sendiri", Ucap Arkan.


"Hahahahha, bisa saja kamu Arkan", Ucap Pak Nanang sambil tertawa.


"Hahahahaha"


......................


Pak Nanang dan Arkan pun memancing sampai jam 2 siang, banyak ikan yang di tangkap Pak Nanang dan Arkan.


"Wah, banyak juga ya hasil tangkapan kita Pak", Kata Arkan.


"Iya nih lumayan juga", Sahut Pak Nanang.


"Oh iya Pak, terima kasih ya Pak atas pancingan nya, ini saya kembalikan", Ucap Arkan sambil mengembalikan pancingan nya.


"Loh untuk apa di kembalikan, udah kamu ambil aja pancingan nya, buat kamu mancing", Kata Pak Nanang.


"Dan ini ikan nya buat kamu aja", Kata Pak Nanang sekali lagi sambil menyerahkan hasil tangkapan nya kepada Arkan.


"Wah terima kasih banyak Pak", Ucap Arkan berterima kasih kepada Pak Nanang.


"Iya sama-sama, saya pulang dulu", Kata Pak Nanang.


"Iya Pak, hati-hati di jalan", Sahut Arkan.


Setelah Pak Nanang pergi Arkan pun segera meninggalkan sungai tersebut dan pulang ke rumah nya.

__ADS_1


__ADS_2