Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 34


__ADS_3

Arkan masih tidak terima ia ingin memberitahukan kepada orang tua nya tentang Rissa, akan tetapi Rissa hanya menggeleng-gelengkan kepala nya.


"Ayo di makan nak", Ucap ibu Arkan pada Rissa.


"Iya bu", Sahut Rissa.


Setelah makan ibu Arkan membawa piring-piring itu ke dapur akan tetapi di cegah oleh Rissa.


"Biar aku saja bu yang cuci piring nya", Ucap Rissa menawarkandiri untuk membantu mencuci piring.


"E-eh ngga usah nak Rissa, kamu tamu di sini jadi ngga usah, biar ibu saja", Kata ibu Arkan.


"Tidak apa-apa bu", Ucap Rissa tetap bersikukuh untuk membantu mencuci piring.


Akhir nya ibu Arkan dan Rissa pun mencuci piring nya bersama-sama, sedangkan Arkan berada di ruang tamu mengobrol dengan ayah nya.


Saat sedang mencuci piring, ibu Arkan pun bertanya kepada Rissa.


"Nak, ibu boleh tanya sebentar ngga?" Tanya ibu Arkan.


"Tanya apa bu?" Tanya balik Rissa.


"Kamu pacar nya Arkan, atau teman nya Arkan?" Tanya ibu Arkan dengan ragu-ragu, ia takut kalau tiba-tiba Rissa tersinggung oleh ucapan nya.


"......." Rissa hanya diam, ia tidak tahu harus menjawab apa kepada ibu nya Arkan.


"Rissa adalah pacar ku!" Ucap Arkan dari belakang Rissa dan ibu nya.

__ADS_1


Rissa dan ibu Arkan pun kaget karena tiba-tiba ada Arkan di belakang mereka.


"Astagfirullah Arkan, bikin kaget ibu saja", Ucap ibu Arkan.


"Mass, bikin kaget saja", Sahut Rissa yang juga merasa kaget.


"Hehe maaf", Kata Arkan sambil cengengesan.


"Kamu itu dari dulu ngga berubah-berubah, udah yuk kita ke ruang tamu", Ajak ibu Arkan.


"Ayo nak Rissa", Ajak ibu Arkan kepada Rissa.


Rissa hanya mengangguk kan kepala nya sambil mengikuti Ibu Arkan dari belakang.


Setelah itu Rissa dan Arkan pun dudukdi sofa yang ada di ruang tamu itu.


"Arkan, bagaimana kalau kamu nginep saja di sini nanti malam", Usul ayah Arkan.


"Tapi yah, bagaimana dengan Rissa?" Tanya Arkan.


"Kita kan punya 3 kamar, kamu tidur di kamar kamu, nanti Rissa kan bisa tidur di kamar yang kosong", Ucap ayah Arkan sambil menghisap rokok nya.


"Bagaimana Riss?" Tanya Arkan.


"Aku terserah Mas aja", Jawab Rissa sambil tersenyum.


"Lagian besok kan tanggal merah", Ucap Rissa lagi.

__ADS_1


"Iya juga ya, ya udah kita nginep di sini saja nanti malam, besok sore baru kita pulang", Sahut Arkan.


"Iya gapapa, terserah Mas saja", Kata Rissa.


"Bagus kalau begitu, nanti ibu siapkankamar nya", Kata ibu Arkan.


"Oh iya nak, kamu ini pacar nya Arkan?" Tanya ayah Arkan sambil meminum kopi nya yang masih panas.


"Iya yah", Jawab Arkan.


Rissa hanya tersenyum.


"Ibu sebenar nya udah tau, tapi ibu ingin memancing Arkan saja", Ucap ibu Arkan sambil tersenyum.


"Arkan juga udah tau kalau ibu cuma mancing Arkan buat bilang siapa Rissa", Sahut Arkan.


"Iya kan Riss", Ucap Arkan melirik ke arah Rissa.


"I-iya", Kata Rissa yang terlihat sedikit gugup.


"Kamu sekarang kerja apa di sana?" Tanya ayah Arkan.


"Dulu aku kerja jadi penjaga sekolah, terus ketemu sama Rissa, lalu aku di angkat jadi sekretaris oleh Pak Suroso, RT di kampung ku", Kata Arkan menjelaskan panjang lebar.


"Ohh", Sahut ayah Arkan.


Mereka pun mengobrol sampai malam hari.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mohon maaf jika ada salah kata dan kalimat, dan mohon untuk dukungannya, dan juga saya minta maaf jika masih ada kalimat yang typo 🙏.


__ADS_2