Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 6


__ADS_3

Menjelang pagi hari Arkan sudah bersiap-siap untuk berangkat bekerja, tetapi karena ia belum sarapan jadi ia memutuskan untuk mampir ke minimarket dalam perjalanan nya menuju ke sekolah.


Arkan pun mempercepat mandi nya, karena ia harus ke mampir ke minimarket terlebih dahulu, setelah sampai di minimarket Arkan pun segera masuk ke dalam minimarket tersebut.


Tapi tiba-tiba ada seseorang yang menabrak nya dari belakang hingga keseimbangan nya goyah dan ia terjatuh, dan kepala nya membentur rak di depan nya


"Aduhhhh", Kata Arkan sambil mengelus kepala nya yang sakit.


"Awww, sakit", Ucap orang yang menabrak nya tadi.


Arkan pun membalik kan badan nya, dan betapa terkejut nya ia dengan sosok yang ada di depan nya.


"(Buset, ni orang apa bidadari cantik bener)" Kata Arkan dalam hati nya.


"Bukan nya di tolongin malah diem aja!" Kata gadis itu sambil marah-marah.


Arkan pun sadar dari lamunan nya.


"Eh kamu gapapa?" Tanya Arkan.


"gapapa gimana, sakit ini", Kata gadis itu sambil marah-marah.


"Sini aku bantu berdiri", Ucap Arkan.

__ADS_1


Arkan pun membantu gadis itu untuk berdiri dan mengobati luka nya.


"Masih sakit?" Tanya Arkan.


"Udah mendingan, terima kasih ya, dan maaf udah marah-marah sama kamu padahal aku yang salah", Jawab gadis itu sambil meminta maaf.


"Tidak apa-apa, lagian ini juga salah ku, seharus nya aku tidak berdiri mematung seperti tadi", Kata Arkan sambil menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal.


"Kamu ke sini untuk berbelanja?" Tanya gadis itu.


"Iya aku ke sini untuk berbelanja", Jawab Arkan.


"Kalau boleh tau siapa nama mu?" Tanya Arkan sekali lagi.


"Ohh jadi nama mu Sari, perkenal kan nama ku Arkan aku warga baru di sini", Jelas Arkan.


"Jadi kamu warga baru di sini", Kata Sari.


"Astaga, aku harus segera ke meja kasir, aku duluan ya Arkan", Kata Sari sambil buru-buru berdiri, yang ternyata Sari bekerja di minimarket tersebut sebagai seorang kasir.


"Eh iya", Jawab Arkan.


Arkan pun juga segera berdiri dan mengambil beberapa snack dan juga minuman, setelah ia selesai mengambil snack dan minuman, ia segera membayar nya di kasir.

__ADS_1


Di saat perjalanan nya menuju ke sekolah ia terus teringat akan wajah Sari, tapi setelah itu ia segera menghapus pikiran nya, karena yang ia inginkan merantau di kampung itu adalah untuk bisa melunasi semua hutang orang tua nya.


"(Aku harus fokus untuk bekerja dan melunasi semua hutang ayah dan ibu, untuk masalah gadis seperti nya nanti saja dulu)" Ucap Arkan di dalam hati nya.


Tak selang berapa lama akhir nya Arkan pun sampai di sekolah dasar Maju Jaya, setelah itu ia segera ke gudang dan mengambil sapu dan segera menyapu halaman sekolah.


"Hai Pak Arkan, selamat pagi", Sapa Lisa, seorang siswa di sekolah tersebut.


"Selamat pagi juga Lisa ", Sahut Arkan.


"Kok kamu sendirian, di mana Rani sama Sheila?" Tanya Arkan.


"Rani sedang mengantar Sheila ke toilet", Jawab Lisa.


"Makanya aku ke sini daripada sendiri an, Rani sama Sheila lama kalau di toilet", Kata Lisa lagi.


"Oh ya, kenapa kamu ngga ikut saja ke toilet?" Tanya Arkan.


"Begini pak, asal bapak tau di toilet itu bau nya minta ampun", Kata Lisa sambil menutup hidung nya.


"Hahahahaha, iya nanti bapak bersihkan", Kata Arkan sambil tertawa.


Arkan dan Lisa pun lanjut mengobrol sampai kedua teman Lisa selesai, dan kembali ke kelas nya.

__ADS_1


__ADS_2