Wanita Pilihanku!

Wanita Pilihanku!
Episode 40


__ADS_3

"Soo?"


"Jadi aku ingin minta bantuan kamu buat bikin brosur, setelah jadi akan aku cetak", Kata Arkan.


"Sekarang?" Tanya Rissa.


"Kalau bisa sih secepat nya, karena kata Pak RT perlombaan nya di mulai minggu depan",


"Oh ya kalau kamu mau, kamu bisa bantuin aku buat sebarin brosur nya", Kata Arkan lagi.


"Aku usaha in deh mas, nanti malam aku bikin nya besok aku berikan sama mas", Ucap Rissa memastikan.


"Kalau gitu besok ku tunggu selebaran nya",


"Iya, mas tenang aja", Sahut Rissa dengan tersenyum.


"(Hm... ku kira mau bahas tentang nikah, ternyata tentang perlombaan)" Gumam Rissa di dalam hati nya.


"Eum... Riss..."


"Kenapa mas?" Tanya Rissa dengan keheranan karena Arkan tidak melanjutkan ucapan nya.


"Eeee...."


"Kenapa sih? Jangan buat aku penasaran ah", Rissa pun semakin penasaran dengan apa yang akan di ucap kan oleh Arkan.


"Eh ngga jadi deh", Kata Arkan sambil cengengesan.


Rissa pun merasa geram dengan Arkan, karena ia sangat penasaran dengan apa yang akan di ucap kan oleh Arkan.

__ADS_1


"Eumm Riss", tiba-tiba Arkan berkata lagi.


"Haa?" Jawab Rissa dengan kesal.


Arkan yang melihat ekspresi wajah Rissa menjadi sedikit menciut nyali nya.


"Aku mau tanya sama kamu",


"Kalau semisal ada cowok yang lebih mapan melamar kamu, kamu terima atau kamu tetep sama aku?" Tanya Arkan dengan gugup, karena ia takut menyinggung perasaan Rissa.


Rissa yang daritadi memasang ekspresi kesal pun tiba-tiba berubah raut wajah nya.


"Maksud mas?" Tanya Rissa balik.


"Kalau semisal ada cowok yang sudah mapan lalu melamar kamu, kamu terima atau nunggu aku sampai sukses?" Kata Arkan memperjelas ucapan nya.


Rissa pun terdiam cukup lama, dan tiba-tiba ia memegang tangan Arkan dengan sangat erat.


"Tunggu aku sukses sayang, setelah itu aku akan menikahi mu", Ucap Arkan dengan hangat sambil membelai rambut Rissa lembut.


Rissa yang mendengar itu pun langsung tersipu malu.


"Mau jalan-jalan ke taman?" Tanya Arkan menawarkan kepada Rissa.


"Yuk",


Setelah mereka membayar pesanan mereka tadi di kasir, mereka pun berjalan bersama menuju taman.


Di tengah perjalanan tiba-tiba Rissa berhenti dan melihat ke arah seorang penjual es krim.

__ADS_1


"Kamu mau?" Tanya Arkan.


Rissa hanya menjawab dengan mengangguk kan kepala nya.


"Tunggu sebentar di sini, biar aku yang beliin", Kata Arkan sambil berlalu pergi menuju ke penjual es krim itu.


Tak menunggu lama Arkan pun datang dengan 2 es krim vanilla di tangan nya.


"Ini satu es krim untuk tuan putri", Kata Arkan sambil memberikan es krim itu kepada Rissa.


"Terima kasih",


Mereka pun berhenti dan duduk di sebuah bangku yang ada di situ dan menikmati es krim nya masing-masing.


"Enak?" Tanya Arkan.


"He'eh, enak, manis es krim nya", Jawab Rissa sambil memakan es krim tersebut.


"Kayak aku dong, manis hehe", Ucap Arkan dengan cengengesan.


"Haha bisa aja kamu", Sahut Rissa dengan tersenyum.


"Oh ya mas, ayah tadi nelpon aku kata nya kok kamu ngga pernah ke sana lagi", Kata Rissa lagi.


"Gimana kalau besok kita ke sana, nanti sekalian aku cetak selebaran nya", Usul Arkan.


"Ide bagus, kebetulan besok jam ngajar ku dikit",


"Kalau gitu, besok aku jemput kamu",

__ADS_1


Setelah itu mereka pun memutuskan untuk pulang ke rumah di karenakan hari sudah mau beranjak sore.


__ADS_2