
Setelah Yui keluar dari portal dimensi latihan pintu portal akhirnya tertutup dan tidak bisa di masuki oleh siapapun.
Semua orang berlari untuk menolong Yui yang telah berhasil keluar,Tapi semua orang disana tidak tahu bahwa ada seseorang yang masih berada di portal dimensi latihan sihir dan jurus.
"Uh....Dimana aku?",tanya Yui perlahan membuka matanya.
"Jangan bergerak dulu sihir mu masih belum pulih semuanya",kata seseorang yang mengawasinya.
"Zi!,dimana Zi!",Teriak Yui ke orang di sampingnya.
"Siapa Zi,mungkin kamu bermimpi yang aneh aneh ya?",Balasnya.
Yui kemudian memaksakan diri dan pergi keluar tempat itu,Tetapi saat ia sudah berada di luar gelap malam lah yang menyambutnya.
"Sudah berapa lama aku tertidur,kenapa disini sangat gelap?" Yui berlari ke arah jam besar di sekolah.
"Tidak mungkin",ia terjatuh tidak berdaya.
"Tidak mungkin sekarang sudah jam 12 malam".
Saat Yui sedang bersedih,Paman nya zi datang menghampiri nya.
"Ini bukanlah salah mu",kata paman sambil memegang pundak Yui.
Yui pun membalikkan pandangan nya dan berkata,
"Siapa"
Pamanku membalas,
"Tenang adik kecil saya adalah pamannya Zi".
"Pamannya zi?,Kenapa paman ada disini?",Tanya Yui lagi.
"Sebenarnya saya disini hanya ingin memberi tahukan sesuatu kepadamu"
"Memberi tahu apa paman",balas Yui.
Dengan ekspresi yang mulai berubah paman ku mengatakan kepada Yui
"Zi yang kamu kenal sekarang sudah tidak ada lagi di dunia ini,Karena itu hiduplah kau seperti apa yang dikatakan oleh dia saat menyelamatkan mu"
__ADS_1
Angin pun mulai berhembus dan suasana menjadi tenang untuk sementara,Yui yang mendengar perkataan paman sangat terpukul karena mendengar kalau Zi teman satu satunya yang membuat dirinya merasakan namanya kebahagiaan sudah tiada dan mulai pergi menjauh dari dirinya.
"Tidak....Tidak!.........",Teriak Yui syok.
"Zi tidak mungkin....tidak mungkin dia pergi meninggalkan ku tanpa memberitahukan ku terlebih dahulu"
Tiba tiba paman membawa Yui ke suatu tempat yang sangat tidak asing bagi dirinya.
"Paman kenapa kau membawa ku kesini?",Tanya Yui.
"Ku rasa aku tidak perlu menjelaskan nya lagi,karena tempat ini kau dan Zi lah yang lebih tahu.Tempat dimana kau menghabiskan waktu dan bercanda bersama dirinya,tempat dimana pertama kali kau bertemu dengannya,Jadi masuklah",Paman menyuruh Yui untuk memasuki tempat rahasia itu.
langkah demi langkah Yui mulai memasuki tempat rahasia itu.Saat ia memasuki tempat rahasia,Ia merasa ada seseorang yang sedang duduk menatap indahnya malam sendirian,Rasa kesepian,rasa kesakitan terpancar dari bayangan itu.
"Paman aku tidak bisa disini lebih lama lagi",kata Yui beranjak pergi.
"Tidak bisa,kau harus melihat ini dan memeriksa tempat yang kalian sebut dahulu sebagai tempat ShinForever"
Yui tiba tiba terdiam dan perlahan mulai mengeluarkan air mata lagi,
"Paman kamu jahat,Setelah banyak hal yang telah aku lalui,Kenapa kau malah mengatakan kata itu kepadaku sekarang"
Yui pun merasakan ada seseorang yang memanggil namanya
"(Yui... Yui..... syukurlah)"suara samar samar terdengar.
Sontak paman dan Yui terkejut karena mendengar suara seseorang yang seharusnya sudah tiada.
"Paman tadi kamu dengar tidak",kata Yui memegang erat erat paman.
"Oi....oi...Ini tidak lucu lagi loh Yui",paman mulai mengajak Yui untuk keluar dari tempat itu.
Namun,Yui tidak mau pergi karena dia tahu suara yang begitu lemah,Dingin dan kesepian ini.
"Tidak paman,Aku mau ketemu sama Zi disini",Yui pun melepaskan pegangan paman lalu berlari ke arah suara itu berasal.
Seketika setelah menelusuri dari mana arah suara,Yui tiba di suatu tempat yang sudah tidak asing bagi nya lagi Yaitu tempat ia dan Zi bercanda,ketawa,marah,dan bertemu.
"Zi...aku tahu kamu ada disini,Ku mohon jangan pernah tinggalkan aku sendirian.Aku...aku tidak sanggup sendirian disini",Kata Yui terus memanggil nama ku yang sudah tiada.
__ADS_1
Saat ia sudah pasrah dan kecewa,Yui menemukan sebuah surat yang berada di atas kursi yang selalu dipakai Zi untuk melamun dan menenangkan pikirannya.
"Surat...Dari mana datangnya?",Yui pun mengambil surat diatas kursi lalu membacanya.
"Kepada Yui,Jadi kau sudah menemukan surat ini ya,Sebelum itu aku ucapkan terimakasih karena sudah mau berteman dan bercanda bersamaku.Tapi jika kau bisa melihat ini berarti aku sedang berada didekat mu,memelukmu dengan eratnya,Dan untuk terakhir kalinya aku sudah berhasil menyelamatkan seseorang dengan taruhan yang setimpal bagiku.Jadi selamat ya,Jalani lah kehidupan mu karena kau masih memiliki hidup yang sangat berharga...",Air mata Yui mengalir dengan derasnya.
"Tidak Zi, tidak....,Aku tidak akan kuat untuk hidup di dunia ini sendirian",Ia pun mulai melanjutkan membaca surat tadi.
"Jujur, Sebenarnya diriku sudah tidak ingin berlama lama di dunia ini.Namun semua itu berubah setelah aku menemukan mu,Diriku kemudian bertekad untuk melindungi dan ingin menjadi teman mu Yui.Namun karena aku sudah tidak ada di dunia ini jadi aku hanya bisa berharap agar kau bisa mendapatkan seseorang yang spesial bagi mu.Satu lagi,Jika kau masih tidak bisa merelakan ku maka aku hanya bisa memberikan mu ini Yui"
Yui pun membuka isi amplop yang berada di samping surat,Di dalam amplop yang ia buka ternyata berisikan alamat rumah sakit yang menjaga tubuh ku yang asli.
"Tidak mungkin...",kata Yui kaget.
"Jadi selama ini kau menyembunyikan semua itu Zi,Kenapa,Kenapa kau yang berada di sisiku saat itu ternyata hanyalah roh mu.Sementara tubuh mu yang asli masih koma di rumah sakit".
Setelah membaca surat nya Yui kemudian berlari menuju ke rumah sakit yang ku tulis sebelum diriku menghilang dari dunia ini.
"Eee......",paman kaget melihat Yui tiba tiba berlari dengan cepat nya.
"Stop,Mau kemana kau bocah",paman memberhentikan Yui dengan sihirnya.
"Ah.....lepaskan,Dasar orang tua sialan",Kata Yui kesal.
"Apa!!",Paman marah dan menjewer telinga Yui.
"Sakit....sakit....sakit,maaf paman",kata Yui.
Paman kemudian melepaskan nya dan mulai bertanya tentang semuanya.
Setelah cukup lama Yui menjelaskan nya paman pun paham dengan apa yang terjadi.
"Tapi,tidak di sangka rumah sakit yang menjaganya adalah rumah sakit itu",kata paman dengan nada marah.
"Emangnya ada apa disana paman",tanya Yui.
"Tidak ada waktu ayo kita pergi sebelum terlambat Yui",Paman pun mulai mengeluarkan jurus teleportasi nya.
"Baik paman,Walaupun aku tidak tahu tapi baiklah"
Mereka berdua pergi ke rumah sakit tempat dimana tubuhku dirawat.
__ADS_1