
"A... Apa... Apaan ini!!", Teriak ku melihat sosok yang ada dalam cermin
"He... Tidak usah kayak gitu juga kali Zi", balas ziya yang mencoba untuk menenangkan ku
Alasan kenapa diriku terkejut tidak lain dan tidak bukan adalah wujud ku yang ada di cermin. Dulu wujud ku sangatlah lesu dan tidak ada otot sama sekali, tapi sekarang entah kenapa aku melihat tubuh yang begitu bugar dan juga mata yang begitu tajam. Tidak hanya itu perubahan ku juga meliputi kekuatan, keahlian, dan juga beberapa hal lainnya berkat Ziya yang ada di tubuhku.
"Hoah!, Kalau begini aku pasti bisa di akui kan Ziya?!", Tanya ku dengan semangat
"Um... Kalau gitu mustahil Zi."
"Eh mustahil?, Kenapa mustahil!!", Teriak ku terkejut mendengar jawaban dirinya
"Ya karena wujud mu hanya bisa dilihat oleh orang-orang yang benar-benar mengakui dan menganggap mu sebagai teman nya saja", ucap Ziya dengan serius
Setelah beberapa informasi yang ku dapat dari Ziya akhirnya aku mendapat kan intinya yaitu, 'diriku sudah berubah'.
"Iya, iya terserah mu, udah 4 jam lebih aku jelaskan tapi baru sekarang kau paham", balas ziya kelelahan
"Makasih Ziya", balas ku kesenangan
Akhirnya kami pergi dari tempat itu dan menuju ke dimensi yang dibuat oleh King si boneka yang licik.
"Hei, Haikal kau mau tahu sesuatu yang baru", ucap King kepada Haikal
__ADS_1
"Apa itu King!", Balas Haikal
"Nampaknya seseorang yang sedang kau tunggu tunggu akhirnya bangkit dan akan segera datang ke sini, jadi kau bersiaplah dan habisi mereka", ucap King mencoba untuk mengendalikan Haikal
"He... Begitu ya kalau benar, King mohon bantuan mu lagi", balas Haikal dengan santai
"Untuk apa?, Kau kan sudah kuat", jawab King pura pura tidak peduli
"Ha kok kayak gitu?, Ayolah King, ayolah", balas Haikal memohon kepadanya
"Baiklah, kalau begitu kau harus patuh kepada ku sekali lagi ok!", Ucap King dengan pandangan menatap tajam kepada Haikal.
"Baiklah!."
"Ayo Ziya!, Kita harus menghentikan perbuatan King dan membebaskan 8 orang yang tersisa", ucap ku sambil berlari
"Iya ayo Zi!", Balas nya
Kami berdua masih tetap melanjutkan perjalanan menuju ke dimensi King, tapi berbeda dengan keadaan dimensi di luar sana.
Setelah beberapa bulan berlalu sekolah yang diriku tempati mulai berubah. Sudah banyak bangunan bangunan yang direnovasi dan sistem kasta sudah dihilangkan.
Namun semua itu tidak lah membaik. Sekolah yang dulu bisa digunakan untuk semua berubah menjadi sekolah khusus bangsawan kelas atas. Peraturan itu dibuat oleh seseorang yang berasal dari keluarga Alif yaitu Yui. Alexa Hanabi Yui adalah salah satu keluarga bangsawan terkaya dan tertinggi di dunia. Namun dibalik semua hal yang ia lakukan tersimpan perasaan takut terhadap sesuatu.
__ADS_1
"Yui, apakah kau siap?", Tanya seseorang yang berada di balik pintu.
"Baik, aku siap", balas nya sambil meletakkan make up
"Kalau begitu turunlah sudah banyak yang berdatangan", ucap orang itu
"Baik aku akan segera turun", balas Yui sekali lagi.
Setelah mendengar ucapan Yui orang itu pun pergi kebawah untuk mengabari orang tua Yui.
"Sudah waktunya kah", ucap Yui yang mulai berubah.
"Zi andaikan kau ada disini apakah kau akan menghentikan ku?", Lanjut nya lagi
"Tidak mungkin kan, sudah berumur 18 tahun dan kita masih bersama. Tapi kenapa hanya pada tragedi itu membuat kebersamaan kita menjadi hilang?. Aku memang salah, kenapa aku tidak bisa bersamamu?."
"Yui!, Ayo turun nak."
"Iya Bu, aku sekarang juga turun", Yui pun pergi dari kamarnya sambil menutup sebuah foto yang berbingkai bunga di dekat tempat make up nya.
"Oh ya Ziya?, Sekarang hari apa ya?", Tanya ku tiba-tiba
"Eh, sekarang kan hari Sabtu. Oh iya kamu sudah berumur 19 tahun kan, selamat ya Zi", ucap Ziya senang
__ADS_1
"Bukan itu Ziya, ada sesuatu yang dari tadi mengganggu ku. Apakah kita bisa kembali lagi ke suatu tempat dengan cepat?", Tanya ku kepada Ziya gelisah.