X ZERO “Where I Became Zero In This Strange World"

X ZERO “Where I Became Zero In This Strange World"
Air Mata


__ADS_3

Sesaat setelah aku sadar,Silauan matahari dan dinginnya air sungai langsung menyambut ku.



Namun seperti yang aku kira,Diriku berada di bebatuan sungai di bawah tempat persembunyian.


Tapi tiba tiba diriku merasakan sakit yang teramat pedih,Saat aku lihat ternyata banyak tulang tulang ku yang patah serta pendarahan yang terjadi di sekujur tubuh ku.



Sementara itu perempuan yang ikut terjatuh bersama diriku hanya mengalami luka luka ringan,Aku pun bersyukur karena tidak ada yang meninggal karena diriku.



"(Aduh!,Sakit sekali seluruh badan ku tidak bisa di gerakkan)",ucap ku dalam hati.



"Tapi syukurlah Yui baik baik saja,kalau misalkan terjadi apa apa dengan dirinya aku tidak bisa memanfaatkan diriku lagi,Karena ia merupakan satu satunya teman yang aku punya",Kata ku.



"Yui tenang saja aku akan menjaga mu,aku tahu mungkin kau tidak ingin aku berada di dekat mu,Tapi jangan khawatir aku akan menjaga mu tanpa kamu ketahui,karena apabila orang-orang mengetahui kamu berteman dengan orang hina seperti ku ini mungkin kau akan malu",bisik diriku di dekat telinganya.



Setelah beberapa lama diriku mulai mencoba untuk bangun dari tempat itu untuk mengantar Yui ke depan asramanya,Walaupun diriku merasa sakit aku tidak peduli,karena demi satu satunya sahabat ku neraka pun akan ku lewati.



Tapi saat aku mencoba untuk bangun tangan Yui tiba tiba memegang bajuku dengan eratnya.Dengan Yui memegang ku seperti itu saja sudah cukup untuk membuatku bangkit lagi,Perlahan lahan diriku berdiri dan mengangkat Yui keluar dari sungai itu.



"Sakit,Sangat sakit tapi aku akan membawa nya ke asramanya pasti,Tunggu saja Yui",Aku membulatkan tekadku.



Langkah demi langkah aku lalui dengan rasa sakit yang begitu pedih,Sepanjang perjalanan ku ke asrama Yui juga banyak darah darah ku yang bercucuran keluar.Suasanya yang begitu sepi,dingin dan gelap membuat ku tidak bisa melihat berapa banyak darah ku mengalir.



Hingga saat kami hampir tiba di asramanya Yui diriku mulai merasakan pusing dan pengelihatan ku mulai kabur,Tapi untung saja aku menemukan seseorang yang berasal dari sekolah yang sama dengan ku.Aku pun memanggilnya dan ia langsung berlari ke arah ku.



"Ada apa kak?",Tanya orang itu.



"Tolong bawa dia ke asrama sekolah,Karena diriku sudah hampir kehilangan kesadaran oleh karena itu tolong bawa dia dan jangan pernah menyebut diriku yang membawanya tapi apabila ia bertanya bilang lah kau yang menolongnya",Balas diriku menyerahkan Yui ke orang itu.



"Baiklah kak,Kalau gitu aku akan membawanya dulu dan namaku adalah Al Aziya",balas dirinya lalu pergi.



Saat mereka sudah pergi akhirnya aku mulai berjalan lagi menuju ke tempat ku seharusnya berada yaitu di tempat persembunyian.Setelah sampai di tempat persembunyian aku pun terjatuh dan melihat banyaknya bintang bintang di langit.



"Indah ya,Sudah berapa lama aku tidak melihat bintang itu?,Semoga ada orang yang mau menolong ku disini dan semoga Yui tidak mengingat diriku karena aku akan menjadi pahlawan yang tidak bisa dilihat oleh orang orang hingga suatu hari ada orang yang sadar bahwa diriku ini ada",Gumam ku.

__ADS_1



Untuk menjadi seseorang yang berarti bagi orang lain,aku bertekad akan menjadi orang yang bergerak dari Zero to Hero dengan cara ku sendiri.Karena itu aku pasti akan melindungi seseorang yang aku anggap berharga,Sampai akhirnya aku tertidur kembali.



7 Bulan kemudian,



Di pagi hari pukul 03.00 WDF.


Diriku akhirnya terbangun dan aku mengeria diriku sudah mati dan berada di neraka atau surga,Tapi aku malah melihat langit langit yang tak aku kenali serta sebuah mantra sihir yang berada di tangan dan samping mata ku ini.Karena aku sudah melewati berbagai hal hal gila aku pun sudah tidak peduli lagi apapun yang terjadi.



Saat aku mencoba untuk berdiri tiba tiba dokter datang dan menyuruh ku untuk beristirahat saja.



"Kamu mau kemana,Jangan dulu kamu baru sadar dan kondisi dirimu sebenarnya sedang dalam keadaan koma,Tapi berkat sihir yang ada di tubuh mu itu kau bisa bergerak tapi tetap saja tubuh asli mu masih koma di dalam sana",Kata dokter itu khawatir.



Seketika aku terdiam.



"Oh,Jadi begitu,Aku masih tertidur dan ini bukan tubuh ku",Dengan santai aku menjawabnya.



Tapi aku pun berpikir lagi..




Dia membalas,


"Ya....bisa dibilang begitulah tapi kali ini berbeda".



"Eh berbeda?",Balas ku heran.



"Iya kali ini kau bisa dilihat oleh orang lain dan rasa sakit yang mau terima juga akan dirasakan oleh tubuh mu yang asli",Dokter itu menjelaskan kepadaku.



Aku pun bertanya,


"Siapa yang membuat sihir ini dan kenapa baru pertama kali ini aku lihat?"



Dokter itu membalas,


"Itu semua karena Ibumu".


__ADS_1


Dokter itu lalu pergi meninggalkan ruangan ku.



"Ibuku?,A...apakah ibuku masih ada?",Kata ku sambil cemas.



Aku pun tak menyangka ternyata ibu juga memikirkan diriku sebelum aku dilahirkan.Tapi aku menganggapnya sebagai orang hina,Aku pun menangis dan kemudian aku merasakan ada seseorang yang memeluk ku untuk menghentikan tangisan ku ini.



"Nyaman",kata diriku.



Setelah semua ini terjadi aku pun di perbolehkan untuk keluar dari rumah sakit dan semua biayanya sudah di tanggung oleh seseorang.Dokter itu mengatakan agar tidak membahayakan keselamatan roh ku,Karena itu juga akan berdampak kepada tubuh asli ku yang masih tertidur.



Aku pun mulai berlari menuju ke sekolah ku untuk melihat satu satunya teman ku yaitu Yui.



Saat aku berlari diriku tidak sengaja menabrak seseorang di dekat taman sekolah itu,Dan saat aku mau menolongnya ternyata dia adalah Yui.



"Yui,kamu tidak apa apa",Kata ku sambil memeluk dirinya.



Dia membalas,


"Kamu siapa lepaskan dasar bajingan!".



Dia pun menyuruhku untuk melepaskan pelukan ku dan kemudian menamparku sekeras kerasnya.



"Dasar sampah,mesum,murahan!",Kata Yui sambil berjalan melewati ku.



Aku pun tak kuasa untuk menahan air mata saat ia mengatakan itu kepadaku,Namun bagaimana lagi mungkin itulah yang terbaik menurutnya.



"Sial,jadi pada akhirnya tetap begini,ditinggalkan sendirian dan dipukuli lagi",Kata ku meninggalkan tempat itu.



Sementara itu,


Yui yang sudah berjalan cukup jauh dari Zi mulai mengeluarkan air matanya.


Dia pun berkata,


"Syukurlah,Kamu masih hidup Zi,Terima kasih,Terima kasih".


__ADS_1


Air mata diantara mereka berdua pun bukanlah air mata sedih melainkan air mata bahagia karena melihat dia selamat setelah 7 bulan tidak pernah bertemu,Namun Yui tidak tahu bahwa Zi yang sebenarnya belum terbangun dan masih koma di rumah sakit.


__ADS_2