X ZERO “Where I Became Zero In This Strange World"

X ZERO “Where I Became Zero In This Strange World"
BANGKITNYA SI SAMPAH


__ADS_3

Sekarang Selasa tanggal 23 Juni,banyak sekali perubahan yang terjadi di sekitarku.Sejak insiden yang ku alami diriku sekarang menjadi roh, Sedangkan tubuh ku yang asli masih terbaring tak berdaya di rumah sakit.



Akademi,pukul 09.30 WDF.



"Dahulu kala ada sebuah insiden yang terjadi terhadap 8 negara yang sudah lama akrab.Insiden yang terjadi menyebabkan banyaknya korban jiwa serta warga warga yang kehilangan rumahnya.Namun penyebab dari insiden ini sendiri masih menjadi misteri yang tidak pernah di bicarakan oleh orang orang lain.Konon kabarnya hanya satu orang yang menyelesaikan insiden tersebut....",Kata guru.



"Ha...bosannya.Apalagi ini sejarah yang selalu diriku dengar dari orang orang di desaku",Kata ku bosan mendengar pembelajaran.



Di saat aku melamun diriku terus berpikir bagaimanakah untuk menjadi lebih kuat.



"Banyak sekali yang sudah aku alami dan sekarang aku sudah menjadi roh dan memiliki sebuah keistimewaan yang masih belum ku ketahui.Yui apakah aku harus memberitahu dia?",gumam ku dalam hati.



"Tapi tunggu dulu dia kan tidak ingat aku,apakah dia mau mendengarkan nya atau tidak ya?",Kata ku memikirkan nya lagi.



(Sementara itu di kelas Yui)



"Hacim!,uh....kok aku bersin ya?",Kata Yui heran.



"Nanti setelah jam pelajaran berakhir apakah aku harus ke tempat rahasia Zi lagi ngk ya?"



"Kalau nanti dia marah gimana?,Apakah dia mau mendengarkan penjelasan ku atau nggak?",Pikir Yui.



(Hingga akhirnya mereka berdua tidak mendengarkan pembelajaran karena sibuk memikirkan cara agar bisa berbicara satu sama lain).



Saat setelah jam pelajaran berakhir diriku mulai beranjak dari tempat dudukku dan pergi ke tempat rahasia yang ku temukan.Yah walaupun udah kagak jadi rahasia lagi karena sudah ada satu orang yang mengetahuinya sih.Sebelum diriku pergi ke tempat rahasia itu aku terlebih dahulu membeli beberapa makanan di kantin.


Saat aku sedang menuju ke kantin ada seseorang yang memakai jaket berlari dengan cepat lalu menabrakku,Akupun terjatuh cukup keras sementara orang yang menabrak ku menghilang entah kemana.



"Aduh,Sakit nih pantat kena keramik,Bahkan orang yang menabrakku aja kabur emang gua setan apa".



"Eit bukan itu masalah terpenting,Roti melon yang di jual terbatas nanti habis lagi...!!!",kata Diriku tidak mempedulikan nya dan mulai bergegas ke kantin dengan menahan sakit di pantat.



Sedangkan itu orang yang menabrak diriku tadi tersenyum sinis sambil mengawasi gerak gerik ku di atas menara lonceng tanpa diriku sadari.


Saat diriku sampai di kantin banyak ku lihat orang orang yang sedang berebutan untuk membeli makanan yang ada disana,Yah


walaupun begitu semua pandangan sinis kepadaku tetap ada serta sifat yang merendahkan orang miskin oleh orang kaya pun masih berasa kepadaku.



Dengan berbagai cara aku bergerak untuk membeli roti kesukaan ku itu namun banyak dari mereka yang selalu mencoba untuk mendorong ku,Hingga aku berhasil untuk mencapai barisan paling depan untuk membeli roti terbatas itu.



"Bun roti melonnya dua",Kata ku kelelahan.

__ADS_1



"Maaf dek roti melonnya sudah habis terjual",Kata si penjual.



"Lah kok habis Bun?,yang dua roti itu emangnya apa buah sembako?",kata ku heran.



"Habis ya habis!",Bentak si penjual.



lalu tiba tiba ada seseorang yang berada di sampingku dan berkata...



"Pelayan roti melonnya dua dan nggak pakai lama".



Si penjual pun dengan cepat mengambil roti melon yang tersisa lalu menyerahkan nya kepada orang itu.


Karena tidak terima aku pun mengalihkan pandangan ku ke arah si pembeli itu dan mengatakan,



"Sialan...,Kenapa malah kau yang mendapatkan roti melon yang dianggap oleh si penjual buah sembako itu kepadaku hah!!".



Seketika itu aku melihat wajah orang yang tidak asing oleh ku.


Wajah yang begitu cantik,rambut yang merah ke Kuningan serta mata yang indah itu mengingatkan ku bagaimana rasanya pertama kali bagiku untuk tersenyum.


Dia tidak lain dan tidak bukan adalah Yui.




Ia pun mengambil segelas air dingin dan menumpahkan nya kepadaku lalu pergi meninggalkan ku kebasahan di sana.


Diriku hanya bisa terdiam dan pandangan ku tiba tiba mengarah kebawah karena apa yang ku harapkan dikelas sepertinya hanyalah omong kosong belaka.


Karena sampah hanya akan tetap menjadi sampah selamanya.



"Sial terjadi lagi"



"ternyata aku tidak pernah bisa akrab dengan siapapun nampaknya,apakah aku orang nya membosankan atau karena aku orang aneh dan miskin",Kata ku menggigit lidahku.



"kalau begitu gimana aku bikin ini jadi lebih mengasikkan",Tiba tiba seseorang berbisik kepadaku.



Tapi anehnya saat itu waktu berhenti dan semua orang menjadi terdiam,Sedangkan kami berdua masih bisa bergerak seperti biasa.


Dengan cepat aku menghindar dan berkata,



"Kamu siapa,dan apa maksud mu tadi".



Dia membalas,"Jawabannya sederhana aku adalah aku dan maksud ku adalah aku ingin membunuh mu dasar anak dari perempuan rendahan.


__ADS_1


"apa yang kau bicarakan",balas ku tidak mengerti.



"Dasar!,anak dan ibu ternyata sama sama sampahnya.Aku katakan kau itu hanyalah sebuah black hole yang tidak di inginkan oleh banyak orang sama seperti ibumu",Balas orang itu.



"Ibuku,black hole?",Balas ku lagi tambah bingung.



"lebih simpelnya lagi ibumu adalah sampah dan ia hanyalah anjing yang mengibaskan ekornya untuk semua laki laki yang memelihara nya"



Saat orang itu mengatakan itu aku pun terkejut dan mulai mengamuk.



"Aku tidak tahu kamu siapa dan mau nya apa.Tapi aku tahu satu hal,kau bajingan tidak pantas untuk hidup karena sudah menghina orang tua ku!"kata ku marah.



Tanpa aku sadari diriku hilang kendali dan semua yang terjadi tidak ku ketahui.Karena saat kemarahku mulai meluap luap di dalam diriku serasa ada sesuatu yang mulai menutup mata ku dan berkata,


"Biarkan aku yang melakukannya".



Hingga satu aku tersadar kembali diriku melihat dia berada di pojok kantin sambil ketakutan.



"Hei sialan kau mengapa berada disana?!",tanya ku marah.



"Monster,Sampah,Black hole ternyata kau masih hidup",Kata ia ketakutan.



"Ayo kesini kita selesaikan masalah ini"



aku pun mulai mendekat kepadanya.



"jangan mendekat dasar sampah!",ancam dia ketakutan.



lalu saat aku sampai ketempat nya,dia pun menghilang seketika tanpa jejak,Padahal diriku tidak mengalihkan pandangan dan juga mengedip kan mataku dari dirinya. tapi kenapa dia bisa menghilang lagi.



Sesaat setelah dirinya menghilang semua yang ada disana menjadi kembali normal serta waktu yang terhenti mulai bergerak kembali.



"Sial,ada apa lagi ini sebenarnya?",Kata ku sambil menggerutu.



Sementara itu Yui yang membeli dua roti melon tadi menangis ketakutan di tempat rahasianya Zi.



"Aduh gimana ini?,Apakah Zi marah ya karena aku mengambil rotinya?"



"Dan sikap ku tadi kepadanya tadi sangat tidak pantas aku lakukan,Mungkinkah dia tidak akan pernah mendengarkan penjelasan ku",Kata Yui membeku ketakutan.

__ADS_1



__ADS_2