
"Dunia ini akan aku hantui dan ku ganti dengan dunia harem ku sendiri.Sehingga semua perempuan yang ada akan menjadi kekasih ku kelak.....",
Tiba tiba ada sebuah pukulan yang datang ke arah ku.
"Buk!,buk!".
"ngebayangin aja terus!,dunia harem muka aja pas pasan malah berharap jadi raja harem",Kata orang yang memukul ku.
"aduh sakit nih",Kata ku sambil menahan sakit.
"ya makanya jangan ngebayangin yang aneh aneh lagi cukup diriku aja yang ada bersama mu Zi",jawab dia.
Sehingga diriku membalikkan badan sambil marah.
"Siapa yang beran.....Eh kamu ternyata Yui",ucap ku kaget melihat Yui di tempat rahasia ku.
"Ehehe...emangnya siapa lagi coba yang tahu tempat ini?",Balas dia.
"Zi bodoh".
Jika kalian ingin tahu bagaimana kejadian ini terjadi kita akan kembali ke tujuh hari sebelum diriku menjadi lebih dekat dengan Yui.
21 Juni tahun xx,
Saat itu kami sedang dalam latihan sihir dan jurus di akademi.
"Hmm....ikut ngak ya latihan?,Kan diriku tidak memiliki sihir maupun jurus",Kata diriku bimbang.
Tiba tiba ada suara di speaker sekolah,
"Diharapkan untuk seluruh murid yang ada di akademi untuk mengikuti latihan di lapangan dimensi lain milik sekolah!,jika tidak menghadiri maka akan langsung dikeluarkan,sekian", Speaker kemudian dimatikan.
Aku pun mulai panik lagi,
"Gimana nih ikut nggak ya?,kalau kesana masuk aja kagak bisa gimana mau latihan?!,Ah bodo lah yang penting coba aja dulu",Aku pun berjalan menuju lapangan sekolah.
Setelah aku disana banyak sekali orang orang baru yang ku temui,tapi satu hal yang bisa aku pastikan kalau semua orang disana memiliki ilmu sihir dan jurus yang kuat.
Saat aku takjub dengan orang orang disana,ada anak anak dari keluarga kaya yang mulai mendekati ku dan berkata
"Hai kamu yakin bisa masuk?,padahal tahun kemarin ngak bisa sekarang kamu mau ngapain sampah?,jadi anjing penjaga"
__ADS_1
Orang orang disana kemudian tertawa.
"Hahaha benar sekali",
"Hai lihat ada anjing penjaga UI",
"Mana mana"
Orang orang semakin ramai mendekati ku kemudian menghinaku.
Aku pun akhirnya cuma bisa terdiam lagi sama seperti tahun tahun kemarin.
Tapi ada seseorang yang tertawa dengan sangat keras
"Hahaha buat apa kalian melihat sampah itu lebih baik semuanya masuk dan nikamati latihannya di dalam sana"
Hingga akhirnya semua pergi menjauh ke tempat latihan,Namun yang aku tahu suara tadi berasal dari suara perempuan yang sangat aku kenal.
Dan tak lama aku pun mencoba untuk memasuki tempat latihan itu tetapi seperti yang aku duga diriku tidak bisa memasukinya karena tidak memiliki jurus maupun sihir.
"Kesal,Lagi lagi aku tidak bisa masuk",kata ku saat mencoba untuk masuk.
Aku hanya bisa berdiam diri disana sambil menahan tangis,Guru guru yang melihat ku berdiri disana hanya menyaksikan dan mentertawakan ku seperti tahun sebelumnya.
Namun ternyata aku salah,saat ada guru yang menargetkan ku dengan sebuah jurus dicampur dengan sihir tingkat Ki,Ada seseorang yang kemudian melindungi ku dan membawa ku pergi dari tempat itu.
"Diam dan dengarkan!",kata dirinya.
"Hei kau!, sebelum menyuruh orang kenali dulu siapa dirimu kepadaku",kata ku marah marah.
"Dasar kau ini baiklah akan ku katakan.Namaku adalah Al Aziya orang yang merawat mu sejak kecil hingga umur berapa ya?",kata dia lupa.
"Ha?!,Tidak mungkin,masa yang merawat ku masih muda pasti umurnya baru 20 tahun",Kata ku tidak percaya.
Dia membalas,
"Ha!!,Umur gua baru 20 tahun jangan bercanda"
"Umurku adalah 43 tahun dan karena sihir serta jurus diriku bisa awet muda dengan sendirinya",Kata dia sambil bangga.
"Terserah saja",kata ku.
"Tapi kenapa kau baru kemari setelah beberapa tahun berlalu?",kata ku sambil heran.
__ADS_1
"Iya iya aku yang salah,nih ada sesuatu untuk mu",Kata dirinya sambil mengeluarkan sebuah kalung kuno.
Aku pun berpikir kenapa dia memberiku sebuah kalung,kalung yang diberi kan kepadaku berbentuk seperti kalung setengah iblis dan dewa.Dari penjelasan yang bapak itu sampai kan ini adalah kalung yang ada bersama ku saat diriku ditemukan.
Setelah beberapa lama diriku berbicara dengannya tiba tiba ada sebuah ledakan yang berasal dari lapangan akademi.
"Boom!"
"Eh boom boom",kata ku terkejut.
"Zi sepertinya ada sebuah ledakan yang berasal dari akademi",kata bapak itu.
"Iya nih pak,ayo kita lihat",kata ku.
"Baiklah,tapi sebelum pergi jangan panggil aku bapak!,panggil aku Mr.Al",kata bapak itu memukul ku.
"Baiklah pak Al mari pergi"
"Hadeh kamu ini memang susah buat di bilang ya".
Kami pun pergi ke lapangan untuk melihat apa yang sedang terjadi
"ibu aku yakin dimanapun kamu berada kamu selalu melihat ku dan menjaga ku"
"terima kasih karena telah meninggal kan sebuah hadiah dan juga barang pertama milikku yang aku punya sejak masih bayi"
air mata ku keluar sembari langkah kami menuju lapangan tersebut.
Tapi itu hanyalah sebentar karena saat aku menangis Orang tua itu malah mengejek ku dan mentertawakan ku.
"udah besar masih menangis ya dek?,sini om beliin gula gula",kata nya sambil tersenyum.
"Bodoh amat terserah ingat karma is real",balas ku kesal.
"haha mana mungkin karma itu nya....."belum sempat orang tua itu membalas perkataan ku,Tiba tiba dia menabrak pohon karena tidak melihat ke arah depan.
"Awowok,paman tadi kamu bilang apa?,karma ngak nyata makan tuh kar....",Belum juga aku sempat bicara tiba tiba ada burung yang terbarang ke arah ku dan membuat diriku terjatuh.
"Hahaha,Rasakan itu bocah",kata orang tua itu tertawa.
__ADS_1
"huh....lihat saja ya"kata ku menahan air mata.